
Pagi ini Fiyah akan sampai dibandara,Alif sudah menunggu kedatangan setengah jam yang lalu,Afiyah keluar dari bandara mencari orang sudah hampir satu bulan ini tidak dia temui dan dirindui nya itu.
Afiyah tanpak senang hari ini sampai ditana air yang dia tinggalkan selama tiga tahun lamanya,hari ini Afiyah megijakan lagi kakinya di tanah kelahirannya ini.
Paras cantik dan angun itu membuat semua para lelaki yang melihatnya itu tampak terpesona pada Afiyah saat ini.
Afiyah berjalanegituti karidor bandara mencari sang pegeran hatinya,Afiyah mencari Alif namun dia tidak menemukan suaminya itu,kaki Afiyah merasa capek berjalan mencari orang yang sangat dirindui nya itu,pada Akhirnya Afiyah menyerah juga untuk mencari Alif,Afiyah berenti di bangku dan duduk sebentar untukelepaskan lelah berjalan mencari Alif.
"Dasar suami gak ada aklak,kata mau jemput aku sudah capek kayak gini nyariin,dia gak nongol-nongol entah kemana orangnya,kalau gak jadi jemput bilang dong biar Aisy yang jemput,Dasar Alif."
Kalau tahu begini aku tidak mau menikah dengan kamu dan tidak pernah aku kembali lagi kesini,"Repet Afiyah saat ini pada Alif merasa kesal,Afiyah mengambil HPnya untuk menlpon sahabatnya itu.
Pas Afiyah lagi asik mencari nama Aisy tiba-tiba saja ada yang menutup matanya dari belakang,Afiyah terdiam dia tahu itu adalah Alif kerena bau dari parfumegenal orang yang sedang menutup matanya itu.
"Buka Lif aku tahu itu kamu,jangan bercanda"ucap Afiyah sambil melepas telapak tangan itu dari kedua matanya.
"Kamu megenalku sayang"ucap Alif tersenyum saat ini karena istrinya tahu dari bau tubuhnya.
"Ya pastilah kamu dari dulu tidak pernah berubah memakai parfum Lif,maka dari tubuh kamu aku tahu itu kamu,sudah bertahun kita berpisah aku tidak akan pernah melupakan bau kamu.
"Baiklah,kita pulang kamana sekarang,apa langsung ketempat Aisy??"ucap Alif pada Afiyah.
"Kita ketempat Aisy saja kerena hari ini ulta anaknya aku tidak mau melewatkan ulta kopenakan aku Lif.
"Baiklah kita berangkat sekarang,ayok sayang biar aku bawak barangnya."
"Ayok"
Afiyah dan Alif meningakkan bandara itu menuju rumah Aisy dan jamal hari ini,tidak sampai 15 menit menepuh perjalanan akhirnya mereka berdua sampai dirumah sahabatnya itu.
Afiyah turun dari mobil dan membawa Alif masuk kedalam untuk mencari sahabatnya yang sudah lama tidak bertemu.
Aisy yang lagi asik menyiapkan rekorasi acara putranya itu,tidak ingat hari ini Afiyah akan kembali,Aisy kaget melihat Afiyah sudah berada didepannya saat ini,suara pekikan kedua orang itu terdekat diseluruh ruangan rumah Aisy itu.
"auuuuuuu Aisy"
"auuuuuuu Afiyah kamu sudah berada disini sekarang,aku gak ingat bahwa kamu pulang hari ini,aku sangat merindukan kamu fiyah," ucap Aisy pada sahabatnya itu sambil memeluk sahabatnya itu.
__ADS_1
"Dasar lo ini masak semalam gue baru memberitahu lo,masa bisah lupa sih."
"Sumpa aku benar-benar lupa fiyah,kerena aku sibuk hari ini."
"Habib mana Ais aku sangat merindukannya." "Dia lagi pergi sama mas jamal,paling bentar lagi kembli."
"Alif mana fiyah katanya kamu jemput dia?"
"Mungkin dia kembali keluar lagi karena segan lamu lagi sibuk."
"Kamu bawak masuk Alif dong,bentar lagi mas jamal akan kembali. "
"Aku pangil dia dulu ya" ucap fiyah pada Aisy namun orang yang akan dipngilnya nongol sendiri dari pintu depan dengan jamal suaminya Aisy.
"Hai Lif"sapa Aisy pada Alif .
"Apa kabar Aisy?"
"Seperti ini Lah keadaanku saat ini Lif jadi ibu rumah tangga,gurus anak."
"Ya baguslah Aisy bukanlah sudah ada jamal yang membiayai hidup kamu saat ini."
"Sayang kamu bikin kopi untuk kami dulu nantik ngobrolnya."ucap jamal pada Aisy.
"Baiklah kalian bisa tungguin kami diruang tengah aja."
"Kami mau duduk dibelakang saja,kamu bisa antar kopi kami kesana.
"Baiklah mas,aku bikin dulu ya." ucap meningalkan Alif dan jamal berdua.
Aisy kedapur bersama sahabatnya itu untuk membuat kopi untuk suaminya mereka.
"Fiyah apa kamu akan nginap disini malam ini?ucap fiyah pada sahabatnya itu.
"Maafkan gue ya Aisy,malam ini kami harus ke Bandung kerena besok pagi akan ada piting baju pengantin yang akan kami pakai dihari pernikahan kami Aisy,kerena hari penikahan ini dipercepat dari pertama yang sudah ditentukan.
" kok gitu sih Fiyah jadi kita kayak mana mau certa."ucap Aisy sedikit sedih.
__ADS_1
"Hari ini kita masih bisa cerita Aisy."
"Ya kamu cerita pendek saja tentang kamu itu kok bisa nika sama Alif.?"
"Aisy itu semalam sudah gue ceritaka kayak mana terjadinya pernikahan kami penuh dadakan,Lo saja yang tidak mendegar penjelasan gue semalam.
"Aku lupa ya Fiyah"cegir Aisy pada sahabatnya itu.
"Aaaah dasar pelupa kamu yang belum lagi tua sudah pikun kamu Aisy."
"Ya kayak mana lagi sudah seperti itu,paktor umur Fiyah."
"Aisss lo ini ada saja tingkanya ,nantik benaran pelupan lo baru rasa."
"Ya jangan doakan Fiyah,entar benaran bisa kapok juga aku.ucap Aisy sedikit takut.
"Makanya jangan sering-sering lupa."ucap Afiyah pada Aisy yang lagi masak air."
"Sini gue bantu masukan kopinya,damana lo tarok gula sama kopinya?"
"itu dilemari ada atas kelapa kami fiyah,kamu bisa ambil disitu."tunjuk Aisy pada sahabatnya itu.
"Baiklah"Afiyah mengambil gula dan kopi itu dari lemari yang baru ditunjukan oleh aisy dan Afiyah masukan gila dan kopi mmk?dalam gelas yang baru diambilnya.
"Fiyah apa sehabis menikah kamu akan menetap di bandung bersama Alif?"
"Ya tentu Aisy gue ikut suami dimana tinggal,lo jangan bersedih seperti itu kita masih bisa bertemu."
"Pasti merasa sepi Fiyah gak ada kamu."
"Hai kita ini sudah lama berpisah,sepi darimananya,suasana itu akan sama Aisy ada gue disni atau tidak,itu tidak terpengaruh sama sekali Aisy."
"kita sudah sama-sama menikah Aisy tidak mungkin kita akan seperti dulu lagi,gue bakal sering berkunjung kesini,bukannya kita tidak jauh lagi Aisy,kita bisa saling berkunjung jika kamu merindukan gue."
"Ya sudah kita antar kopi ini dulu abis itu kita cerita,sebelum acara ulta habib dimulai."
"Ok kita kesana sekarang." Ajak Afiyah untuk bergabung sama suaminya mereka masing-masing.
__ADS_1
Sampai ditaman belakang rumah Aisy kedua pria itu tampak serius berbicara entah apa yang sedang dibahas oleh mereka berdua,Aisy melihat itu hanya diam saja tidak mau bertanya pada suaminya itu kerena jamal tidak suka akan jika istrinya mencampuri urusannya,Afiyah menaruh kopi yang sudah dibikinnya tadi di depan kedua orang itu,tidak bayak bicara.aisy dan Afiyah ikut duduk dengan suaminya itu untuk sekedar berbincang-bincang melepas rindu.
***********