MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Berbincangan Pagi Hari.


__ADS_3

Alif masuk kedalam melihat istrinya baru saja siap dengan meyisir rambutnya saat ini,Alif mendekati istrinya itu sambil memeluk wanita cantik itu.


"Kamu terlihat cantik pagi ini sayang,aku senang melihat kamu seperti ini."ucap Alif sambil sabil mencium pipi istrinya itu.


"Jangan cari-cari kesempatan lif ini masih pagi,kita akan berangkat kekantor." ucap Afiyah tidak mau suaminya itu nantik membuatnya kacau.


"Emang kenapa sayang,memanganya aku tidak boleh memeluk istri cantik aku ini."ucap agak jahil pada istrinya.


"Nantik kamu pengen lagi lif kita akan berangkat sebentar lagi."kata Afiyah saat ini yang sudah selesai dengan berdandan.


"Kalau aku ingin lagi kamu bisa apa sayang,kamu itu tidak bisa menghentikan aku kalau sudah megiginkan kamu saat ini?canda Alif pada Afiyah dan tingkah jahilnya.


"Sudah Lif kamu jangan macam-macam aku baru siap berdandan masa mau mandi lagi,lepaskan tangan kamu dariku lif"kata Afiyah pada Alif saat ini megeratkan pelukannya pada istrinya itu.


"Tidak akan aku lepas sayang kamu pagi ini kerena aku menginginkan kamu lagi." ucap Alif dengan senyuman jahilnya.


"Alif jangan gila kamu,aku tidak mau aku sudah siap berdandan,jangan sampai kamu hancurkan lagi."Tegas Afiyah pada suami gilanya itu.


"Aku memang gila kerena istri aku yang cantik ini." ucap Alif sambil tersenyum pada Afiyah saat ini menatapnya dengan mata tajamnya.


"Lif hentikan tingkah gila kamu ini,ayok kita turun mama dan papa sudah menunggu kita."icap Afiyah mencari alasan bisa lepas dari ulah suaminya gilanya itu."


Alif sedikit mendoromg istrinya itu kedinding kamar itu.


" Tidak usah megalikan pembicaraan sayang.ucap Alif dan menepelkan tubuhnya itu pada istrinya yang sudah agak ketakutan kerena ulahnya itu.


"Sudah Lif,Jagan gila seperti ini,ayoh lah lif berhentilah mengaguku nantik kita kesiangan dan kasihan mereka menunggu kita."ucap Afiyah lembut pada suami itu.


"Baiklah tapi ada syaratnya kamu kasih aku ciuman satu saja dibibir manis kamu itu." pintak Alif oada Afiyah saat ini.


"Alif"ucap Afiyah terputus karena suaminya itu sudah mendaratkan ciuman dibibir ranum itu.


"Sudah ayok kita keluar sekarang."ucap Alif pada Afiyah tampak kesal padanya.


"Dasar suami gila aku sudah cantik begini dandan aku rusak lagi."kerutuk Afiyah pada suaminya.


"Ayok,apa kamu mau berdiri saja disitu? ucap Alif santai dan berjalan duluan.

__ADS_1


"Dasar kamu gila"ucap Afiyah masih saja megerutu akibat ulah suaminya itu.


Alif hanya terseyum mendengar omelan istrinya itu yang berada dibelakangnya saat ini sambil merapikan pakaiannya yang acakan ulah Alif.


Sampi dibawah mereka berdua sudah ditunggu oleh kedua orang tuanya Alif saat ini,Alif duduk di Istrinya.


"Pagi pa,ma maaf kami terlambat turun ma." ucap Alif santai.


"Tidak masalah Lif kami paham kalian berdua saat ini."ucap pak wira menjawab santai pada putranya itu,kerena dia tahu anak gilanya itu baru melakuakan sesuatu pada Afiyah,pak wira terseyum kerena ada bekas liftif Afiyah dibibir putranya.


"Ada apa pa,melihat Alif seperti itu dan kenapa kalian berdua terseyum padaku? tanya Alif sedikit penasaran.


"Apa gak bisa kamu biarkan istrinya kamu itu istirahat sedikit saja,yang semalaman kamu gempur dia,pagi masih kamu ganggu juga menantu mama itu lif,lihatlah bibir kamu itu ada liftif Afiyah tigal dibir kamu itu.ucap mama Alin pada pautranya itu dengan terang-terangan padanya.


"Ah mama tidak tahu saja pengantin baru,kayak tidak pernah merasakan saja. "ucap Alif sedikit kesal pada mamanya itu sambil mengambil tisu yang berada di meja makan itu dan kehapus bekas bibi Afiyah itu.


" Biarkan saja ma,kita nantik bakal cepat dapat cucu."timpal pak Wira pada istrinya.


"Benar jiga kata papa itu,kamu harus terus semagat seperti itu agar Afiyah cepat hamil mama akan menjadi nenek.ucap mama Alin semangat.


"Diamlah Lif kamu makan sarapannya,"ucap Afiyah megalikan pembicaraan Alif.


"Kamu tidak usah malu seperti itu sayang,mama hanya bercanda saja kerena suaminya kamu itu bertingkah gila.ucap mama alin santai.


"Ya ma,Afiyah tidak apa-apa kok."


"Apa kamu mau ikut dengan Alif pagi ini ke perusahaan ? tanya mama alin pada menantu nya itu.


"Iya ma,ada yang ingin Afiyah lihat diperusahaan papa karena ada kejangalan di laporan setahun ini alaif tidak berada disini."ucap Afiyah pada mertuanya itu.


"Secepat itu kamu menemukan nak,papa tidak pernah percaya saja kamu bisa melakukannya ini secepat ini."ucap pak Wira agak senang.


"Iya pa,pagi ini Alif mau melihat data ulang kita diperusahaan saat ini,dan ada satu lagi la Afiyah menemukan pegelapan dana perusahaan selama setahun ini,semenjak aku tidak ada disini."jelas Alif saat ini.


"Ya pa,aku menemukan uang perusahaan masuk rekening pribadi seseorang.


"Aku hari ini mau melihat data itu dari bagian keungan pagi ini agar masalah ini cepat selesai pa,agar kita tidak rugi lebih bayak lagi.

__ADS_1


"Apa kamu tahu lif siapa orang yang berani seperti ini pada papa.?


"Saat ini aku belum bisa meyimpulkanya pa,Alif masih mencari bukti terlebih dahulu,setelah mendapatkan itu semua baru kita tahu siapa orang sudah merusak perusahaan kita."


"Papa juga berharap bukan mex orang selama ini,kerena selama ini mex tidak perna macam-macam dengan papa."


"Kita belum tahu motif ini seperti apa pa,jadi kita belum bisa meyimpulkanya mex ikut dengan ini semua."


"Papa berharap jangan mex orangnya karena papa tidak bisa menghukumnya selama ini dia sangat banyak membantu papa,apakah mungkin mex yang berbuat seperti itu? ucap pak wira saat ini.


"Kita belum tahu pa,semoga saja tidak pa,kerena salama ini dia tidak banyak macam bersama Alif."


"Kamu hati-hati dalam bertindak nak janga gegabah,carilah bukti itu betul-betul kerena kalian berdua sekarang yang papa harapkan."


"Iya pa semoga saja apa yang kita inginkan cepat selesai pah karena Aku harus cepat kembali ke tanak air"


"Ya"ucap pak Wira sedikit terseyum pada putranya itu.


"Kamu sudah siap sayang kita berangkat sekarang?


" Sudah,ayok kita berangkat."Ajak Afiyah pada Alif.


"Apa papa akan kekantor hari ini? tanya Alif pada papanya itu.


"Papa agak siang nantik kekantor ada yang ini papa temui pagi ini."


"Baiklah pa,kami berangkat dulu ya."ucap Alif mencium tangan kedua orang tuanya itu,dan juga diikuti oleh istrinya.


"Kami berkat ya ma."kata Afiyah pada mama Alin saat ini.


Mereka berdua saat ini berangkat berdua ke perusahaan pagi ini dengan hati yang tidak tenang,Alif juga memikirkan Mex.


"apa benar mex juga ikut andil,apa aku bisa memaafkan dua."


Kata hati Alif saat ini berkata sendiri sambil mengendarai mobilnya ke perusahaan dengan pelan.


***********

__ADS_1


__ADS_2