
Dua bulan setelah mereka bersama menghabiskan libur bersama sahabat, Orang-orang yang terdekat dengan Afiyah selama ini,senang, sakit sama-sama dirasakan oleh para sahabatnya itu.
Saat Afiyah hendak berangkat ke toko Mama Alin,Afiyah merasa tubuhnya merasa tidak baik-baik saja saat ini, saat ini Alif lagi menunggunya didalam mobil untuk mengantar isrinya itu ke toko sekalian Alif ke perusahaan nya.
"Ada apa Sayang kamu kelihatan tidak sehat hari ini?"Tanya Alif memperhatikan istrinya itu tampak sedikit pucat pagi ini.
"Entahlah Mas, aku sedikit tidak enak badan, kepalaku agak pusing entah kenapa?" jawab Afiyah sedikit tudak semangat.
"Kamu gak usah ke toko dulu jika gak enak badan!!! "larang Alif pada Afiyah.
"Tidak apa Mas, aku bayak kerjaan hari ini!!"jawab Afiyah sedikit memaksakan dirinya.
"Jangan paksakan diri kamu Sayaang jika tidak sangup,Nantik aku suruh Danil untuk mengerjakan kerjaan kamu ditoko dibantu juga oleh kariawanku yang lain."kata Alif sedikit kawatir pada istrinya itu.
"Tidak usah Mas, itu akan membuat repot Danil, karena lebih banyak kerjaanya lagi yang diurunya."sambung Afiyah sedikit tidak suka jika pekerjaanya dilimpahkan pada orang lain.
"Tidak Masalah sayang, asal kamu bisa istirahat hari ini."kata Suaminya lagi.
"Ayok kita berangkat Sekarang?"Ajak Afiyah pada Suaminya itu yang sedang menatap nya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
"Kamu ini keras kepala Sayang,kita kerumah sakit sekrang,kamu harus berobat sekarang, tidak ada penolakan dari pada kamu tidak kemana-mana hari ini."ucap Alif penuh tekanan pada istrinya itu.
"Baiklah!! " jawab Afiyah pasrah mengikuti apa kata suaminya itu,jika tidak dia tidak akan dikasih kemana-mana hari ini oleh Alif.
"Aku akan merantau kamu berobat dulu, Habis itu aku lansung megatar kamu ke toko!!"ucap Alif pada istrinya itu.
"Apa kamu tidak akan terlambat hari ini Mas?"
"Terlambat juga tidak ada orang yang akan memarahiku sayang."
"Maafkan aku jika membuat kamu repot pagi ini Mas."ucap Afiyah sedikit tersenyum pada Suaminya itu lagi pokus menatap kedepan karena lagi meyetir mobilnya.
"Kamu istriku sayang, tidak mungkin aku membiarkan kamu sakit."jawab Alif singkat.
Tidak lama Mereka berdua sampai dipikiran rumah sakit, Alif akan membawa Afiyah masuk kedalam kerena Afiyah sudah sedikit oyong,kepalanya bertambah sakit saja.
"Kamu gak apa-apa Sayang?"
"Tidak mas, tubuhku merasa sedikit berat untuk aku bawah berjalan."ucap Afiyah kembali duduk kembali kedalam mobil dan meyandarkan tubuhnya kembali di tepat duduk mobil itu.
"Tunggu aku akan memagil perawat untuk membantu kamu masuk kedalam!! "ucap Alif meningalkan istrinya itu sendiri didalam mobil itu.
Alif sangat kawatir dengan keadaan istrinya saat ini, dia cepat-ceoat meminta pada kariawan yang bertugas pagi ini untuk membantu membawa isrinya itu masuk kedalam.
Setelah Afiyah dibawa masuk kedalam dengan mengukan kursi roda saat ini Alif tidak bisa tenang melihat istrinya itu hanya tetbaring lemas diatas tempat tidur ruang UGD itu.
"Tuan Alif bisa keluar dulu kami akan memerikaa istrinya anda dulu."ucap Salah satu dokter pada Alif.
__ADS_1
"Baiklah Dok!! ucap Alif pasrah
Alif mondar mandir diluar menunggu Dokter keluar dari ruangan UGD itu, ada apa dengan istrinya itu.
Alif saat ini memutuskan tidak Masuk kantor kerena Istrinya sedang tidak baik-baik saja, Alif menyuruh Danil datang kerumah sakit untuk megantarkan berkas yang perlu ditanda tanggalnya saat ini.
"Tuan Apa Yang terjadi dengan Nona saat ini?" ucap Danil pada Bosnya itu.
"Entahlah dia tadi sangat pucat, aku sangat takut dia kenapa-kenapa!! "ucap Alif sangat kawatir dengan keadaan istrinya itu, sudah hampir satu jam dokter didalam belum juga keluar.
"Kenapa Dokternya lama sekali memeriksa istriku Danil?"ucap Alif tidak tenang saat ini.
"Anda telang dulu Tuan,Dokter lagi memeriksa Nona saat ini."ucap Danil pada bos nya itu.
"Aku tidak bisa tenang jika lama seperti ini Dokter itu memeriksa Istriku!! "
"Tenanglah Tuan,semoga saja tidak ada peyakit yang serius pada Nona Afiyah."
"Semoga saja Tidak Kenapa-kenapa pada istriku Danil."kata Alif sedikit bersandar diding yang dekat dengan pintu ruangan istrinya itu sedang diperiksa oleh dokter.
Danil hanya menatap Bosnya itu,sangat kawatir dengan istri dia saat ini, ada rasa salut pada Bosnya itu karena Alif sangat meyanyangi istrinya itu, dari dulu mereka waktu bepacaran, Alif tidak bisa melupakan istrinya itu walau waktu itu dia sudah bertunagan dengan anak sahabat orang tuanya,sedikit saja Alif tidak melirik wanita itu, Alif hanya santai dan cuek pada wanita pilihan papanya itu.
Tidak lama Dokter keluar dari dalam ruang UGD itu, Alif dengan cepat bertanya ingin tahu bagai mana keadaan istrinya itu saat ini.
"Bagai mana Dok dengan keadaan istrinya saya?"ucap Alif tidak sabar.
"Maafkan kami tadi agak terlambat keluar karena kami harus memastikan hasil labor dulu tuan Alif!!! "ucap Dokter itu pada Alif.
"Anda tidak usah merasa cemas karena istrinya Anda saat ini baik-baik saja hanya saja sedikit kelelahan kerena kondisinya Nona Afiyah saat ini lagi hamil."ucap Dokter pada Alif tersenyum.
"Apa Dok ? Istriku Hamil!!! Alif sedikit kagat dan ada rasa senang karena sudah lama dia berharap istrinya itu kan hamil lembali.
"Selamat Tuan Alif Anda akan menjadi Ayah kembali untuk anak kedua anda."ucap Doter itu.
"Terimakasih Dok!!! ucap Alif senang.
"Tapi Nona Harus dirawan untuk beberapa hari disini karena saat ini Nona Afiyah sangat lemas!! "kata Dokter itu lagi.
"Baiklah Dok."ucap Alif megikuti apa kata Doter untuk kebaikan istrinya dan calon anaknya yang ada di rahim Istrinya saat ini.
"Anda Bisa menemui Nona Afiyah setelah dipindahkan kekamar inap."ucap Dokter itu lagi.
"Baiklah Dok,terimakasih banyak atas bantuannya hari ini."ucap Alif
"Tidak sudah sungkan begitu tuan Alif, itu sudah jadi tanggungjawab kami disini."ucap Dokter itu.
"Kalau begitu saya undur diri dulu untuk melanjutkan pekerjaan saya,Anda bisa menemui istri Anda dikamar inap."ucap Dokter itu pergi meningalkan Alif dan Danil diruangan itu.
__ADS_1
Alif langsung menuju kamar rawat Afiyah karena dia sudah sangat kawatir dari satu jam menunggu istrinya itu diluar ruang UGD.
Alif melihat istrinya itu tersenyum karena dia senang akhirnya Afiyah dikasih juga hamil anak kedua mereka,Alif memeluk istrinya itu denga rasa sayang dan bahagia hari ini kabar yang tidak diduganya.
"Sayang aku senang kamu bisa hamil lagi anak kedua kita, pasti Lian sangat senang jika mendengar kabar ini."ucap Alif pada istrinya itu.
"Aku senang Mas,aku dianugerahi lagi permata yang indah itu lagi padaku."ucap Afiyah bahagia.
"Terimakasih kamu mau hamil anakku lagi untuk kedua."ucap Alif mencium bibir manis istrinya itu tampa ada malu dengan asistennya itu berada disana.
"HammHammm,, Deheman danil Membuat Afiyah ketawa mendengar Danil September itu.
"Haaaa...Haaa!!keta Afiyah terdengar di ringan itu.
"Sayang kamu kenapa ketawa?Ada yang licu?"
"Mas kamu ini memang tidak peka ya,lihatlah jomlo berkarat itu."ucap Afiyah pada alif melihat kearah Danil yang kesal pada Bosnya itu.
"Makanya kamu cari pasangan Danil, jika tidak mau melihatku dengan istriku."canda Alif pada Asistennya itu.
"Sekarang memang dunia kalian tuan,lihat saja nantik jika aku menemukan gadis baik seperti Nona, aku akan melebihi gaya kalian berdua ini."ucap Danil santai.
"Cari dulu baru ngomong!! "ucap Alif santai saja.
"Lihat Nantik tuan,aku kan mengalahkan gaya bercinta kalian ini."balas Danil lagi tidak mau kala.
"Aku Tunggu Danil kamu membawa Wanita dalam 6 Bulan ini, kamu bisa buktikan itu, aku akan Megasih satu rumah mewah untuk hadia jika kamu bisa menikahi gadis yang baik."tantang Alif pada Asistennya itu.
"Baiklah sapa takut tantangan tuan itu, secepatnya saya akan membawa Wanita baik seperti Nona Afiyah pada Anda."ucap Danil tidak takut pada Bosnya itu.
"Sudah ,,kok jadi kayak gini sih kalian berdua."ucap Afiyah tidak senang suaminya itu terlalu jahat pada Asistennya itu.
"Kamu tidak usah kawatir sayang, aku ingin saja dia cepat dapat pasangan."bisak Alif pada Istrinya itu.
"Kamu boleh kembali Lagi ke perusahaan setelah aku siap menandatangani berkas ini."ucap Alif lansung duduk disofa tunggu yang ada dikamar rawat itu.
"Baiklah Tuan."
"Mana Berkas itu, sini aku akan meyelesaikannya."ucap Alif santai.
"Ini tuan, ada beberapa yang harus tuan tandatangani kerena hari ini berkas ini dibutuhkan untuk miting siang nantik dengan perusahaan yang sudah bekerjasama dengan kita."ucap Danil menujukan apa saja yang harus ditandatangani oleh bosnya itu.
"Sudah selesai sekarang kamu boleh kembali Dinil,mungkin untuk beberapa hari ini aku tidak bisa ke kantor dulu, aku serakan semua pekerjaan padamu."
"Baiklah tuan!!Saya permisi undur diri dulu,Nona Afiyah semoga cepat pulih dan selamat atas kehamilan kedua anda."ucap Danil sopan pada Istrinya Bosnya itu
"Terimakasih banyak Danil."
__ADS_1
"Aku pergi dulu, permisi!! "ucap Danil meningakkan Afiyah dan Bosnya diruang rawat Afiyah.
*********