MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Alif Sangat Kesal Dan Merasa Marah Hari Ini


__ADS_3

Mama Alin sampai dirumah mencari keberadaan suaminya itu saat ini karena tidak sabar berbagi kabar itu dengan suaminya, Mama Alin masuk kekamar saat ini pak Wira lagi duduk disofa dikamar itu dengan santai sambil membaca koran didepannya.


Mama Alin terseyum melihat suaminya itu saat ini,kerena sangat senang Mama Alin langsung memeluk suaminya itu,sambil tersenyum kerah suaminya itu.


"Kenapa kamu ini Ma, kelihatannya kamu senang hari ini?"tanya pak Wira pada istri nya itu.


"Papa tahu gak hari ini Mama sangat senang dan bahagia,kerena kita sudah punya cucu pa."ucap Mama Alin sangat bersemangat menceritakan pada Suaminya.


"Cuci apanya ma,kita punya anak satu,sudah setahun lebih putra kita itu tidak berhubungan dengan wanita manapun, kerena dia masih menunggu istrinya itu sampai saat ini,jangan ngaco kamu Ma."ucap pak Wira tidak percaya pada omonga istrinya itu.


"Papa ini gak percaya apa yang mama bilang."ucap Mama Alin sedikit kecewa pada suaminya itu.


"Kamu jangan mikir yang tidak-tidak Ma, Alif itu sangat mencintai istrinya, jadi dari mana datangnya cucu kita Ma."ucap Pak Wira masih saja tidak mau kalah.


"Pa,lihatlah dia dihp Mama ini dia sangat tampan dan lucu,dia mirip kali dengan Alif waktu kecil."ucap Mama Alin memperlihatkan poto yang dikirim oleh Tiara tadi kepada suaminya itu.


"Yang benar saja Ma kita sudah punya cucu,lihatlah dia mirip dengan Alif kecil."ucap Pak Wira mulai percaya pada istrinya itu, setelah apa yang dilihatnya dilayar datar benda pipi ditangan istrinya itu.


"Bagai mana,apa Papa sudah percaya pada Mama?"ucap Mama Alin pada suaminya yang tampak bingung itu.


"Tapi itu anak siapa Ma,tidak mungkin Alif menghamili orang lain."ucap Pak Wira pikirannya yang kotor itu.


"Dasar kamu ini,buang pikiran kotor kamu itu Pa,putraku tidak seperti yang kamu pikirkan itu,ini anak Alif bersama Afiyah."ucap Mama Alin pada Suaminya.


"Apa,, yang benar saja kamu ma,mana mungkin Afiyah hamil."ucap Pak Wira sangat kaget apa yang baru didegarnya itu.


"Tadinya Mama tidak percaya Pa,tapi setelah apa yang Dikatakan oleh istrinya Regi,Mama mulai percaya karena Tiara meyemuyikan ini semua pada kita,kerena Afiyah tidak mau diri celaka saat hamil, Afiyah masih takut sampai saat ini zakia akan meyelakai dirinya jika memberi tahu dimana dia sekarang."

__ADS_1


"Kasihan menantuku itu, hidupnya tidak pernah merasa bahagia dengan kehidupan selama ini dia jalani semenjak dia kecil,Kasihan Afiyah disaat dia hamil pasti dia sangat menderita Ma."ucap Pak Wira sangat sedih dan merasa sangat bersalah pada menantunya itu.


"Kita diundang untuk datang ke pernikahan Kakak sepupunya Minggu ini, kita bisa ikut dengan Regi dan tiara nantik,tapi kita harus menyemuyikan ini semua dari Alif dulu."ungkap Mama Alin.


"Kenapa begitu ma?" tanya Pak Wira agak bingung.


"Kerena Afiyah belum bisa memaafkan Putra kita pa sampai saat ini,kita bisa menunggu nya sampai dia siap."jelas Mama Alin pada Suaminya itu.


"Kita juga tidak bisa memaksanya Ma,mungkin dia belum bisa melupakan kejadian itu,membuatnya merasa kecewa pada suaminya."ucap Pak Wira menghela nafas panjangnya.


"Apa papa bersedia menjeguk Cucu kita pa?"tanya Mama Alin sangat senang.


"Baiklah Papa tidak sabar ingin mengendongnya,pasti dia sangat lucu Ma."Pak Wira terseyum membayangkan cucunya itu.


***


Lain tempat saat ini Alif yang lagi sibuk didepan Leptop yang ada dimeja kerjanya saat ini,maun tiba-tiba saja Zakia datang Masuk kedalam ruangannya itu tampa sopan.


"Siapa yang mengizinkan kamu masuk kesini."ucap Alif sabgat jengkel pada Zakia.


"Maafkan tuan Alif,saya sudah menahanya tapi dia tetap saja meksa untuk masuk keruangan tuan."ucap Sekretaris Alif.


"Kamu bisa keluar. "ucap Alif pada Sekretaris nya itu.


"Dan kamu kamu silakan pergi dari sini, aku tidak ada waktu untuk melayani kamu,Hari ini pekerjaanku sangat bayak."ucap Alif pada Zakia yang masih berdiri mematung didepan meja Alif.


"Masak kamu tega megusirku Lif,aku sudah bela-belain datang kesini untuk bisa bertemu dengan kamu Lif."ucap Zakia tidak punya malu sedikit saja.

__ADS_1


"Cukup Zakia aku tidak pernah menyuruh kamu datang kedini,dan jangan pernah lagi kamu kesini,lupakan cinta kamu itu Zakia,kerena sampai kapanpun aku tidak akan mencintai kamu."ucap Alif terang-terangan menolak Zakia.


"Tapi Lif aku sangat mencintaimu,bisakah sedikit saja kamu membagi cinta itu untukku?"ucap Zakia pada Alif.


"Tidak,, sudah berulang kali aku megatakan ini pada kamu,wanita seperti apa kamu ini Zakia,aku tidak perna bisa membagi cintaku yang sudah aku berikan pada istriku sepenuhnya."ucap Alif lagi dengan kesal pada Zakia.


"Lif,, aku mohon padamu Lif membalas cintaku, sudah lama aku menyukai kamu Laif."ucap Zakia lagi tampa malu sedikitpun.


"Pergilah dari sini Zakia,sebelum kesabaran ku habis."ucap Alif menatap Zakia sangat marah.


"Perlu kamu ingat Lif,aku akan melakukan apa saja untuk mendapatkan kamu,ingat itu lif.",ucap Zakia kesal Pada Alif megusirnya dari ruangannya.


"Aku tidak akan pernah takut dengan apa yang kamu katakan padaku,sekarang sialakan tingalkan tempat ini."ucap Alif megusir Zakia untuk kedua kalinya.


"Ok,, aku Akan pergi dari sini kerena aku tidak akan diam saja,lihat saja nantik aku akan melakukan apa saja asal kamu bisa menjadi milikku."Ancam Zakia pada Alif.


"Pergilah dari sini Zakia."ucap Alif sangat geram dengan kelakuan Zakia padanya.


"Baiklah,, aku pergi. "ucap Zakia meninggalkan ruangan Alif dan bejalan keluar seperti model yang sedang memperagakan model pakaian yang sedang dikenakkan.


Alif sangat kesal pada zakia,semenjak Afiyah meninggalkan dia dan juga Alif tahu Zakia mengancam Istrinya itu,membuat Alif merasa jijik dengan Zakia sapai saat ini.


Alif megusap mangkanya dengan kedua tanganya kerena Emosih ulah wanita sialan itu,sampai kapan Zakia mengangunya kerena Alif sangat tidak suka dengan tingkah dan perlakuan wanita itu padanya,Zakia tidak mau berenti megejarnya, Alif cukup prustasi memikirkan Hal ini.


"Apa yang harus aku buat pada wanita sialan itu,semenjak dia hadir dikehidupanku,tidak pernah aku bisa hidup tenang kerena ulahnya itu,aku sudah menolak dia mentah-menta tapi masih tetap saja dia mendekatiku."ucap Alif berbicara sendiri saat ini.


" Gila,,perempuan tidak ada malu sedikit saja,sudah berulang kali aku menolaknya masih saja mendekatiku, apa lagi mengacamku,Lama-lama aku bisa gila dibuatnya."ucap Alif lagi sendiri diruangan itu.

__ADS_1


Alif duduk sambil merenungi nasibnya saat ini sudah setahun lebih dia tidak tahu dimana istrinya sekarang,Alif sudah menghabiskan waktu setahun lebih untuk menunggu Afiyah datang padanya,namun sampai saat ini waktu itu hanya sia-sia saja.


**********


__ADS_2