MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Berlibur Bersama Kelurga


__ADS_3

Enam tahun waktu sudah berlalu semenjak kejadian itu Afiyah hidup tenang dengan suami dan putranya yang sudah berumur enam tahun saat ini.


Hari ini Afiyah berlibur di jakarta bersama Ketdua sahabatnya saat ini yaitu Tiara dan Aisy mereka berada dirumah sahabatnya itu,dengan rasa bahagia Mereka dapat berkumpul kembali seperti di dulu.


Afiyah baru bisa melupakan kejadian itu setelah enam tahun umur putranya kerena Alif juga tidak mau mengingat itu lagi,sekarang Alif ingin membahagiakan hidup keluarga kecilnya bersama dengan bahagia.


"Fiyah,,bagai mana sekarang keadaan kamu, apa sudah merasa membaik setelah kejadian itu dek?" ucap Jamal menatap Afiyah sudah sebagai adik baginya selama ini.


"Sudah enam tahun itu sudah lewat kak,aku benar-benar sudah hilang diigatanku sekarang, karena aku tidak mau hidup merasa bersalah lagi pada Tuan Cal,Dia kehilang anaknya, menyebabkan luka dalam di hatiku."ucap Afiyah dengan senyumannya.


"Syukurlah kamu bisa keluar dari beban itu Dek!! "kata Jamal lagi dengan senang melihat Afiyah sudah seperti biasanya.


"Kami sampai takut jika ingat saat itu kamu salalu memintak maaf pada Tuan Cal,rasa bersalahmu padanya."


Aisy melihat Setelah kejadian itu Afiyah sediki depresi kerena rasa bersalahnya pada Ayah Zakia,Afiyah selalu meyalakan dirinya kerena kematian Zakia saat itu.


"Sudah jangan diingat lagi sayang!! "ujar Jamal pada Aisy.


"Kita Jalan yok bawak anak-anak main ke ancol yok!! "Ajak Tiara menyambung pembicaraan mereka saat ini, kerena Tiara juga tidak mau mengingatkan kejadian itu kembali pada temannya itu.


"Itu ide bagus sayang."kata Regi bersemangat.


"Betul itu kita sudah lama tidak bermain di pantai Ya!! " sambung Alif


"Baiklah kita kesana karena masih satu minggu kita disini jadi kita habiskan untuk berlibur bersama-sama."semagat Tiara.


"Tidak masalah."ucap Afiyah pada Akhirnya.


Mereka bertiga tersenyum kerena akhirnya sahabatnya itu mau juga ikut kepantai bersama keluarga kecil masing-masing dari ketiga keluarga itu.


Ketiga keluarga itu berangkat dengan keluarga masing dengan memakai kendaraan masing, Afiyah berada di samping suaminya tersenyum pada Alif yang sedang meyetir mobil.


"Kamu senang sayang kita bisa berkumpul kembali dengan mereka?"


"Aku senang mas, sudah lama kita tidak seperti ini bersama mereka,aku merindukan saat seperti ini lagi bersama sahabat aku."

__ADS_1


"Aku akan melakukan apa saja untuk kamu agar kamu selalu bahagia bersamaku."ucap Alif memegang tangan istrinya itu dan mencium tangantan itu.


"Terimakasih Mas kamu sabar mengurusku selama ini!!"ucap Afiyah pada Suaminya itu


"Sudah Jagan mengingat masa itu saatnya kita bahagia Sayang, aku tidak mau lagi melihat kamu terpuruk dan menyalakan hidupmu atas semua itu." ungkap Alif menatap istrinya itu sangat sayang.


"Aku tidak akan lagi Mengingat itu lagi Mas, aku sudah membuang jauh dari pikiranku."ucap Afiyah membalas tatapan sayang suaminya itu dengan cinta.


"Aku senang lihat kamu seperti ini, tersenyum kembali setelah apa yang kamu rasakan selama ini."


"Aku akan selalu bahagia Mas bersamamu,kamu tidak usah takut lagi aku baik-baik saja, kamu tidak usah takut lagi melihatku terpuruk seperti beberapa tahun yang lalu."jelas Afiyah


"Bunda kita Benar mau kepantai ?"tanya Lian yang antusias ingin kepantai, kerena semenjak lahir tidak pernah pergi kepantai.


"Iya sayang nantik kamu pasti puas bermain disana Bunda dan Ayah akan mengajak kamu bermain."ucap Afiyah pada Lian.


"Benar itu Ayah?"


"Benar,, nantik kita main ombak jagoan Ayah."ucap Alif pada putranya itu dengan senyumannya.


"Hore,,pasti seru Ayah Bunda, Lian tidak sabar ingin bermain di pantai. "ucap Lian dengan riang.


"Lian Janji Bun tidak akan nakal,Lian akan main sama Ayah saja tidak akan jauh dari Bunda dan Ayah.


"Pintar jagoan Ayah, Ayah suka jika Lian penurut."ucap Alif tersenyum pada Putra nya itu.


"Lian mau Main sama Adik Lintang saja nantik Bun,karena Kakak Ara tidak mau bermain dengan Lian."ucap Lian sedikit sendu kerena putri pertama Tiara dan Regi tidak mau bermain deang Lian.


"Yah sudah tidak masalah jika Lian tidak mau mau main sama Kak Ara, tapi Lian harus jaga Adek Lintang ya!! "


"Lian Akan jaga Lintang dengan baik, seperti Ayah jaga Bunda." ucap Lian apa adanya.


"Baiklah,, kita sudah sampai sayang."ucap Alif pada Putra dan istrinya itu.


"Mari kita turun,janji jagoan Ayah tidak akan nakal!! "

__ADS_1


"Janji Ayah Lian tidak akan nakal."ucap Lian menghadapkan tangannya pada Ayah nya itu dan mereka tos, kerena mereka selalu kompak.


"Ok kita turun,ayok jagoan ayah!! "ucap Alif membawa turun istri dan putranya itu untuk bergabung bersama Jamal dan Regi gang lagi menunggunya.


"Mari kita kesana Dekat papa Jamal Dan Om Regi. "Ajak Afiyah pada putranya itu.


" Ayok Bun kita kesana. "


Mereka bertiga bergabung dengan Kedua keluaga uang sedang menunggunya itu,Afiyah berdiri bersama dua sahabatnya itu tegan rasa bahagia mereka semua bisa jalan bersama seprti saat ini bisa mengajak keluarga mereka berkumpul dan mengajak anak-anaknya bermain.


Mereka semua masuk kedalam Taman ancol itu untuk mengajak anak-anak bermain di tepi pantai, kerena Lian sangat senang bermain tepi pantai itu,Alif menghabiskan waktunya untuk bermain bersama Lian,jika sudah di rumah mereka jarang seprti ini, kerena sudah sibuk dengan Aktivitas masiang-masing hanya malam saja mereka punya waktu untuk bersama.


"Ayah,, Lian Senang bisa bermain ombak saat ini, besok-besok kita akan bermain lagi kepantai ya yah!! "


"Jika ayah punya waktu nantik kita akan kebali, kita berlibur kesana Sama Bunda, kita akan habiskan waktu kita lagi disana betsama Bunda."


"Ok, tapi Ayah jangan lupa ya, janji Ayah padaku."ucap Lian mencium pipi Ayahnya itu.


Afiyah tersenyum melihat putranya itu sangat dekat dengan Ayahnya itu,kerena Alif selalu berusaha membagi waktunya bersama Putrajaya itu sesibuk-sibuk apapun Alif tetap meluangkan waktunya sebentar untuk bersama Putranya itu.


"Ada apa sayang kamu melihatku seprti itu?"tanya Alif penasaran.


"Kamu itu kebiasaan Mas, menjanjikan sesuatu pada Lian Mas, natik Mas sibuk belum bisa untuk menepati janji Mas,Lian akan kecewa Mas."


"Tapi selama ini, aku selalu menepatinya sayang, sesibuk apapun aku akan tetap meluangkan waktu untuk kalian berdua."jawab Alif santai.


"Lian tidak akan memaksa Ayah Bun, jika Ayah sibuk, Lian mengerti Bun,Ayah itu seperti apa."sambung Lian santai


"Terimakasih jagoan Ayah,kamu bisa mengerti Ayah."ucap Alif pada putranya itu sambil merusak kepala putranya itu.


"Kamu selalu seprti ini sampai dewasa nantik nak, sayang sama Orang tua kamu dan mengerti dengan keadaan."ucap Afiyah pada putranya itu.


"Lian akan mengingat kata-kata Bunda sampai Lian dewasa."ucap Lian terseyum manis dengan wajah tampan dan imutnya itu.


"Makasih Ya nak."ucap Afiyah memeluk putranya itu dengan bahagia.

__ADS_1


Mereka bertiga berpelukan dengan kasih sayang dan rasa cinta yang mereka kasih pada keluagan kecilnya itu.


*********


__ADS_2