MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Kedatangan Tuan Cal Ke kediaman Pramaja


__ADS_3

Beberapa hari setelah kedatangan Tuan Cal datang ke Indonesia, untuk menyelesaikan masalah yang dibikin oleh putrinya selama satu tahun lebih pada Alif.


Hari ini dihari libur pas untuk berkunjung dengan baik rumah keluarga pramaja itu kerena waktu bersama keluarganya adalah saat waktu libur seperti hari libur saat ini.


Tuan Cal hari ini menuju ke kediaman Keluaga Tuan Wira untuk memintak maaf pada keluarganya yang sudah dipermalukan dan diganggu ketenangan oleh putrinya selama satu tahun belakangan ini.


Tuan Cal sampai dirumah mewah itu yang diantar oleh asistennya.


"Kita sampai tuan besar!! "


"Ohhh ya."tuan Cal agak tertegun karena baru sadar dari lamunannya.


"Ada apa tuan, anda baik-baik saja?"


"Ahh ya,,aku baik saja Kamu tidak usah kawatir."


"Kalau begitu kita turun tuan.!! ".


"Ohh ya,,baiklah kita turun sekarang."ucap Tuan Cal turun dari dalam mobil yang membawanya.


Tuan Cal berjalan dimana pintu rumah itu selalu terbuka jika ada Tuan rumahnya di rumah.


"Tingtongggg!!"Asisten Tuan Cal memencet bell yang ada dirumah Pak Wira.


"Permisi!! "


"Ya!!sahut Bik Ning dari tergopo-gopo lari dari dapur keluar untuk membukakan pintu.


"Permisi!! ucap sekali lagi Asistennya tuan Cal.


"Ya,,tuan cari siapa ya?"tanya Bik Ning kerena tidak pernah bertemu orang dihadapannya itu sebelumnya.


"Saya dan Tuan besar ingin bertemu Tuan Wira dan keluaganya, apa mereka ada?"


"Ada Tuan,, silakan anda masuk dulu sebentar saya pangilkan taun Wira."ucap Bik Ning memperselakan duduk tamu Tuannya itu.


"Ohh ya,terimakasih bayak Buk."


Tuan Cal dan asistennya masuk menunggu Pak Wira datang diruang tamu dirumah besar itu.Bik Ning menangil majiakannya itu ke kamar mereka saat ini mereka belum keluar berolah raga pagi.


"Tok.. tok..!! "


"Tuan, nyonya!! pagii bik Ning.


Pintu kamar terbuka, Mama Alin melihat bik Ning ada depan kamarnya langsung bertanya kerena bingung tidak bisanya dia mencari Mama Alin kalau tidak ada diperlukan.


"Ada apa Bik?"

__ADS_1


"Maafkan saya menganggu nyoya."ucap Bik Ning sedikit tidak enak hati.


"Tidak apa Bik,ada perlu Bik?"tanya Mama Alin lagi kerena bigung.


"Tidak nyonya, diruag tamu ada yang mencari Tuan,saya tidak tahu nyoya, kerena saya lupa menanya namanya."


"Besok jangan sampai lupa lagi bik tanya nama tamunya!! "ucap Mama Alin


"Suruh menunggu dulu,bentar lagi kami menemuinya."


"Bailah nyoya, saya permisi dulu."


"Alif apa tidak ada diruangan kerjanya, kamu pagil juga Alif sana ya."


"Baiklah nyoya."


Bik Ning Juga menangil Alif diruang kerjanya dan setelah itu Bik Ning kembali melanjutkan aktivitasnya lagi.


Alif duluan datang menyapa Tamunya siang ini kerena Alif juga kenal dengan Tuan Cal Ayah Zakia.


"Selamat siang Tuan Cal, apa kabarnya?"ucap Alif ramah.


"Tuan Alif,, maaf jika kami menganggu istirahatnya pas hari libur anda!! "


"Tudak apa Tuan, santai saja."ucap Alif tetap ramah dan tersenyum pada Orang tuanya Zakia.


"Selamat Datang dirumah kami Tuan Cal."ucap Pak Wira meyalami tamunya itu dan bersikap ramah.


"Saya yang seharusnya berterimakasih Tuan Wira kerena sudah mau meriah kehadiran kami disini."


"Tidak apa Tuan Cal,ada angin apa ini Tuan Cal datang menemui kami disini?"tanya Pak Wura lagi.


"Sebernarnya saya kesini sudah marasa tidak enak hati pada Keluaga Tuan Wira, kerena ulah putriku rumah tangga Putra anda selama satu tahun bekakangan ini tidak baik-baik,saya sangat malu atas kelakuan putriku."


"Kami tidak mempermasalahkan ini semua Tuan Cal, asal jangan sampai lagi menyentuh menatuh dan menganggu putraku lagi."


"Saya mintak maaf atas ini semua,saya akan membawa putriku kembali keluar negeri, untuk tingal bersama saya lagi,dan tidak akan membiarkan dia menganggu putra anda lagi dan Keluarganya."


"Ok,, asal janji anda bisa anda pegang!!"jawab Pak Wira.


"Tuan Alif,, saya minta maaf atas kesalahan ini semua,kerena putriku sangat mencintaimu maka ini semua terjadi."


"Aku sudah berkali-kali bilang pada Putri anda waktu kami masih sma dulu,aku tidak pernah membalas cintanya dan aku sudah menolaknya berkali-kali, aku hanya angap dia teman tidak lebih, sampai sekarang aku tidak pernah menaruh hati padanya."ucap Alif santai dan sopan pada Tuan Cal.


"Saya sudah berkali-kali mengingatkan ini pada putrinya saya, tapi dia masih bersikeras, ingin mendapatkan anda Tuan."


"Sekarang terserah anda bagai mana cara anda agar putri anda tidak terobsesi pada putra saya Tuan Cal!! "

__ADS_1


"Aku akan membawa dia menjauh dari negara ini dan tidak akan membiarkan dia mendekati anda lagi Tuan Alif."


"Aku juga mintak maaf kerena kejadian kemaren dengan istri ku, aku menolaknya karena aku tidak mau dia kasar pada istriku."


"Saya juga mintak maaf atas kejadian itu tuan."


"Tidak apa Tuan, kami paham."ucap Pak Wira


"Ulah putriku sekarang perusahaanku jadi terancam, semua pemilik saham terbesar menarik sahamnya dari perusahaanku."


"Jika Soal ini aku tidak tahu menahu Tuan Cal, kerena sampai sekarang aku tidak melakukan apapun pada perusahaan Tuan,sahamku ada di perusahaan Tuan Cal masih aman aku belum pernah bertindak jauh kerena masalah ini."ucap Alif menjelaskan ini semua karena dia tahu ini semua ulah jamal,agar putrinya itu tidak sombong dan sukah merendahkan orang lain yang tidak punya seperti istrinya Afiyah saat itu.


"Mungkin saja para pemegang saham menilai putri anda dengan tingkah yang tidak baik selama ini, bisa saja itu penyebab mereka menarik saham itu kembali."ucap Pak Wira santai dan menatap Tuan Cal dengan biasa saja.


"Sekali lagi saya mohon maaf atas semua ini Tuan Wira,atas ketidak nyaman Keluaga anda kerena peragai putriku."ucap Tuan Cal kembali.


"Tidak masalah Tuan Cal, kami tidak pernah memperpanjang masalah ini."


"Kalau begitu saya mohon pamit untuk kembali pulang."ucap Tuan Cal


"Maafkan kami sudah menganggu kenyamanan Anda siang ini!! "ucap Asistennya Tuan Cal.


"Tidak apa Tuan, kami senang anda datang kerumah kami."Ucap Alif ramah.


" Kalau begitu kami permisi dulu."ucap Asistennya tuan Calon lagi dan beranjak keluar dari rumah besara itu dan masuk kedalam mobil bersama tuan Calon dan menigalakan kediaman pak pramaja itu.


Alif hanya tersenyum melihat ke Papanya saat ini dan dengan santai Alif masuk kedalam rumah kembali.


"Lif papa butuh bicara pada kamu!! "


"Ada apa Pa?"


"Apa kamu tidak melakukan sesuatu pada mereka Nak?"


"Tidak Pa,aku tidak tahu tentang ini semua,aku masih diam saja belum. melakukan apa-apa pada perusahaan mereka, asal jangan sampai putrinya itu melakukan kesalahan lagi pada istriku."jelas Alif santai.


"Syukurlah jika kamu tidak melakukan ini. "


"Papa curiga padaku?"


"Bukan begitu Lif,kita tidak setega itu menghacur orang, jangan sampai kamu melakukan ini semua."


"Alif sudah bilang Pa,Alif tidak melakukan apapun."ucap Alif lagi pada papanya itu.


"Papa Percaya pada kamu ingat ada yang diatas yang melihat kita Nak, kita serahkan masalah ini padanya,pasti ada jalan keluarnya."


"Iya pa, terimakasih banyak,Papa masih mengingat Alif atas semuanya."ucap Alif tersenyum.

__ADS_1


**********


__ADS_2