
Sampai dikamar yang sudah dipesan tadi Alif meyuruh istrinya itu masuk terlebih dahulu,kerena Alif sudah menyiapkan suprise untuk istrinya itu.
Afiyah masuk dan mehiduapkan lalu yang masi mati pas dia masuk,Alif menekan salar yang ada didinding sehingga Penerangan diselutlruh ruangan tampak mewah itu terlihat semua.
"Wowwww,ini bagus sekali Lif,kamu sudah merencanakan ini semua sebelum kita kenisi."ucap Afiyah tampak kagum dengan ruangan itu yang sudah dihias penuh dengan bungaa itu,seperti apa kamar pengantin yang baru menikah seperti itu saat ini dilihat oleh Afiyah.
"Iya sayang aku sudah menyiapkan ini sebelum kita kesini"ucap Alif pada istrinya itu.
"Terimakasih ya Lif kamu sudah membuat aku bahagia hari ini,aku juga senang kamu melakukan untuk aku." ucap Afiyah senang sambil memeluk suaminya itu dengan cinta,dan tidak lupa Afiya mencuim Alif duluan.
Alif hanya diam saja apa yang dilakukan istrinya itu,kerena tidak sadar Afiyah mencium suaminya itu duluan saat ini.
"Kamu tidak malu lagi sudah menciumku duluan sayang?
"Tidak kita sudah menikah,kata kamu aku tidak boleh malu lagi padamu,sekarang aku mencium kamu mala bertanya,aneh kamu ini."
"Tidak masalah sayang,apa kamu menyukai tempatnya?
"Aku suka sekali apa yang kamu sungguhkan hari ini membuat aku kagum dan senang."ucap Afiyah penuh dengan Senyuman yang tirlihat manis bibirnya itu.
"Kita istirahat dulu mari kita masuk kedalam ada yang lebih memukau lagi untuk kamu hari ini."ucap Alif pada istrinya itu.
"Ayok" ajak Afiyah pada Alif.
Afiyah berjalan masuk kedalam ruangan itu sampai di depan ranjang Afiyah tampak kaget melihat yang ada di hadapannya itu,kerena kamar itu seperti kamar pengantin yang akan bulan madu,memen yang seharusnya sudah terjadi beberapa hari yang lalu di Jepang gagal kerena adanya msalah diperusahan papa Alif.
__ADS_1
Namun saat ini Alif menganti memen itu kembali walau tunjuan mereka kesini untuk berlibur hanya ingin bersenang-senang kerena mereka sudah melakukan itu sebelum berangkat bulan madu.
Hari ini Alif akan meyenangkan hati dan membuat istrinya itu bisa merasakan memen bulan madu mereka seperti apa pengantin lain lakukan untuk orang yang dicintainya itu bisa bahagia bersamanya, itu juga yang dilakukan Alif buat wanita yang selama ini dicintainya itu.
"Alif apa ini kamu betul-betul melakukan itu seperti apa yang kamu ucapkan kema tadi?ucap Afiyah dengan menutup mulutnya merasa terharu apa yang sudah lakukan suaminya itu saat ini.
"Iya sayang,memeng kita masih pengantin baru walaupun kamu sudah aku miliki seutuhnya,kita hanya mejalamkan saja hari ini,megigat apa yang sudah tertunda,jadikan ini kenangan untuk kita berdua sayang."ucap Alif memeluk istrinya itu dari belakang.
"Aku senang dan bahagia saat ini Lif,terimakasih kamu sudah melakukan ini semua untuk aku,dengan merekor kamar ini seperti kamar pegantin."ucap Afiyah pada Alif yang lagi mencium pipi nya itu dengan hidung mancungnya itu.
"Itu aku lakukan hanya untuk kamu wanita yang bertahun-tahun berada dalam hatiku,nama kamu selalu ada dihatiku tidak ada yang bisa mengantikannya."ucap Alif dan terseyum pada istrinya itu yang ada dipelukannya saat ini.
"Terimakasih banyak kamu meyimpan nama itu dihati kamu lif,aku bahagia bisa menikah dengan kamu,aku berharap kita seperti ini sampai menua nanti cinta dan kasih sayang kamu itu tetap terjaga hanya untuk aku seorang,dan begitu juga dengan aku."ucap Afiyah membisikan itu pada Alif.
" I love you to."balas afiyah pada suaminya itu.
Lama mereka larut dalam rasa cinta mereka saat ini,Afiyah juga sudah bisa menahan apa saat ini yang sudah diucapkan pada Alif semenjak menikah baru ini Afiyah dengan tulus berkata pada Alif.
Alif terseyum saja pada istrinya itu kerena baru mendegar lagi kata itu dari mulut istrinya itu sudah lama mereka berpisah baru ini Afiyah berkata lagi pada Alif.
"Aku senang mendengar itu dari bibir manis kamu ini sayang,aku akan membalas kata itu kembali dengan ini..... ucap Alif langsung menbukam mulut istrinya itu dengan bibirnya saat ini sehingga Afiyah tidak dapat bernafas dengan normal membuat Afiyah sesak oleh suaminya itu.
"Apa kami menyukainya sayang? icap Alif melepaskan ciuman itu.
"Apanya?tanya Fiyah kembali.
__ADS_1
"Mau lagi "ucap Alif langsung mendapatkan ciuman itu kembali.
Kali ini Afiyah juga sudah terbuai oleh ciuman Alif saat ini, sehiga Afiyah mengikuti apa yang diinginkan suaminya saat ini,Afiyah pasrah saja apa maunya Alif saat ini.Alif tidakn bisa berenti lagi kali ini kerena sudah terbawa nasfsunyut sudah sampai keubun-ubun,Alif tidak dapat lagi manahan rasa yang sudah bergejolak itu,jiwa kekelakianyan itu saat ini sudah menegang dibalik jins yang menempel di silakangnya saat ini.
Hari ini mereka melakukan untuk kedua kalinya yang tadi siang sudah dikantor membuat Afiyah merasa kesal pada suaminya itu,tapi lain saat ini mereka sama-sama membutuhkan itu.
"Dengan keringat yang bercucuran ditubuh mereka yang sedang bergulat diranjang itu dengan panasnya saat ini,Alif terus memacu nafasnya itu sudah tidak terkonrol lagi kerena saat ini Alif belum mencapai puncak kenikmatan itu.
Mateka sama-sama berjuang untuk mencapai nikmatnya surga dunia itu,Afiyah dan Alif sama-sama tumbang diranjang itu dengan nafas yang tidak beraturan kerena saat ini mereka sudah merasakan kenikmatan itu.
"Kamu bahagia sekarang sayang sudah menjadi istriku,tetaplah seperti ini selamanya disampingku,jadilah ratuku selamanya dihatiku."ucap Alif mencium bibir manis itu lagi.
"Aku Bahagia lif hidup bersama kamu,aku akan tetap disamping kamu suka dan duka,dan aku akan selalu menjadi ratu dihati kamu ini"ucap Fiyah saat ini sambil menujuk dada bidang Alif.
"Aku harap kamu tetap memegang kata-kata itu sayang."ucap laif terseyum pada istrinya itu.
"Tidurlah kita istirahat dulu pasti kamu merasa lelah bukan?ucap Alif memeluk istrinya itu.
"Mammm,ucap Afiyah tidak bisa berbicara lagi karena sudah kelelahan.
Sore ini mereka berdua tertidur diranjang itu,hari ini merekan benar-benar malakukan seperti apa pengantin baru yang sedang berbulan madu berdua saja bersama orang yang dicintainya,dan sikap romantis Alif saat ini sudah meluluhlantakan hati Afiyah sehingga membuat Afiyah tidak dapat menolak dan menjawab Kata-kata suaminya itu,hati Afiyah tampak senang dan bahagia kerena alaif benar-benar mencintanya.
Sore ini mereka berdua benar-benar tertidur dengan nyeyak sehiga mereka tidak meyadari hari sudah malam saat ini,Afiyah terbagun kerena perutnya merasa keroncongan kerena dari siang mereka belum sempat makan siang,afiyah melihat Alif gagah dengan tidurnya yang menghadap padanya,Afiyah mendekatkan hidunganya itu kehidung mancungnya suaminya itu,dengan senyuman yang terkembang dibibir seksi itu.
*************
__ADS_1