MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Akhirnya Hari Yang Ditunggu Tiba Juga.


__ADS_3

Hari ini Kedua pelatih itu sudah berada dai ruangan yang akan mengadakan akat nikah pada hari ini,Afiyah tanpak cantik dengan kebaya tubuhnya sehinga Alif tidak dapat memalingkan matanya saat ini.


"Sudah jangan kamu lihat terus dia nantik pangantin wanita malu"ucap jamal mulai megusili Alif sedang memandang istrinya itu.


"Kamu ini jangan ganggu aku tuan jamal,kamu ingin tahu kenapa aku melihatnya seperti itu,kerena dia tampak cantik sekali hari ini,sehingga mataku ini tidak bisa melihat pada yang lain."


"Dasar kamu ini,sebentar lagi kamu akan bisa melihat dan memiliki tubuhnya itu,bersabarlah Lif."ucap jamal pada Alif.


"Itu pasti kerena aku sudah lama menatikan saat-saat seperti ini."


"Maka nantik siap acara resepsinya kamu langsung gempur itu ististrinya kamu itu,jangan biarkan malam pengantin kamu tertudah tuan Alif.ucap jamal santai pada rekan bisnis nya itu.


Tidak lama akad nikan yang dimintak oleh Afiyah itu atas keinginannya sendiri itu dilakukan kembali dikediaman Pramaja.


Akad nikan dimulai dengan keheningan diruangan yang sudah dihias secantik rupa itu,tedegar kata sah untuk kedua kalinya Afiyah hari ini betul-betul menjadi istri sah Alif secara agama dan negara,bukan nikah sirih lagi,pernikahannya bersama Alif sudah tidak tertutup lagi dia kalangan rekan bisnis Alif dan tuan Wira.


Setelah akad nikah dilangsungkan juga acara resepsinya pernikahan mereka berdua saat ini.


Afiyah berdiri diaftar yang telah disiapkan oleh penangung jawab atau penetia yang sudah disiapkan oleh wo pernikahan mereka berdua.


"Sayang kamu tampak cantik sekali hari ini dengan memakai kaun pengantin ini.


"Apa sih kamu Lif"wajah Afiyah tampak memerah sedikit kerena rayu suaminya itu.


"Aku berkata sebenarnya sayang,aku tidak merayu kamu,karena hari ini benar-benar cantik."


"Apa sudah siap kamu itu merayu istrinya kamu itu?ucap jamal naik keatas palimanan untuk mengucapkan selamat pada sahabat istrinya itu dan yang sudah dianggap adik oleh jamal.


"Selamat ya Afiyah kamu akhirnya nikah juga dengan orang yang sangat kamu sayangi."ucap Aisy pada sahabatnya itu sambil berpelukan.


"Selamat yang Fiyah akhirnya kamu bisa bahagia dengan dia,"ucap jamal selalu meyidir Alif.


"Terimakasih kak,Aisy kalian sudah datang ke acara kami berdua saat ini."ucap Afiyah senang melihat sahabat dan ada jamal yang dianggap sebagai kakak selama ini yang menjaganya selama ini.

__ADS_1


"Kamu jaga adikku,jangan pernah kamu bikin dia sedih dan kecewa lagi atas sikap kamu sama dia selama ini Alif."ucap jamal pada Alif sagat penuh dengan tekanan.


"Saya akan menjaga dia untuk selamanya."ucap Alif sungguh-sungguh pada jamal.


"Kami undur diri sekalian ya fiyah karna kami akan langsung kembali sore ini kejakarta."ucap Aisy pada sahabatnya itu.


"kok cepat kali si Aisy lo pulang nya??"


"Besok mas jamal harus berangkat keluar kota untuk bekerja disana selama satu minggu Fiyah,jadi aku harus nyiapkan keperluannya."


"Baiklah" lo hati-hati ya."ucap fiyah sedikit sedih.


"Jangan lupa Fiyah kamu harus sering-sering berkunjung ke Jakarta untuk melihat kami,jangan perna kamu melupakan kita ya."


"Tidak akan pernah gue melupakan kalian berdua,Kalian lah yang gue punya saudara selama ini yang selalu membantu gue."


"Ya sudah kami pamit ya."ucap Aisy menigalkan Afiyah dan Alif yang masih melihat kepergian mereka berdua.


"Hai sayang jangan sedih begitu ada aku disini bersama kamu."


"Tersenyumlah selalu seperti ini sayang tamu lagi ramai melihat kita."


"Ya"ucap Afiyah sambil tersenyum bahagia hari ini.


Afiyah merasa capek hari ini karena sudah seharian berdiri di membuatnya merasa lelah bayak tamu dari kalangan bisnis Pak wira dan Alif datang megucapkan selamat kepada mereka berdua.


sore ini tiba-tiba saja Regi dan Tiara datang dan menghampiri sahabatnya itu.


"Fiyah kamu sangat cantik sekali hari ini,lihatlah kamu fiyah seperti ratu."puji Tiara pada Afiyah tampak terseyum kerena orang yang sudah lama tidak bertemu semenjak pindah kejakarta fiyah tidak pernah bertemu lagi dengan Tiara dan Regi kerena setelah itu Afiyah memutuskan untuk ke Italia.


"Auuu Tiara aku sangat merindukan kamu,sudah lama kita tidak bertemu,apa kabar kamu?"tanya Fiyah pada sahabatnya itu.


"Alhamdulillah aku sehat fiyah,selamat ya kamu bisa nikah sama Tuan Alif yang gagah itu,bagai mana cerita kok kamu bisa sama dia sih? bisik Tiara pada fiyah saat ini.

__ADS_1


"Panjang ceritanya karena saat itu aku tidak pernah cerita sama lian berdua."


"Selamat ya Fiyah,semoga pernikan kamu langeng ya,ucap Regi pada Afiyah.


"Terimakasih ya kak sudah datang hari ini,aku senang lihat kalian ada diacara kami."ucap Afiyah pada kedua temannya itu.


"Selamat ya tuan Alif akhirnya anda bisa mempersunting dia,karena kalau tidak pasti orang lain bisa mendapatkan gadis cantik itu." ucap Regi becanda.


"Tidak akan pernah aku biarkan dia bersama orang lain tuan Regi,kerena ada aku didalam hatinya."balas Alif pada Regi.


"Ahhh kalian ini kalau bertemu tidak pernah tidak bersetegang sih."ucap Tiara pada kedua pria itu.


"Kok kamu gak pernah ngabarkan kita sih Fiyah diamana kamu berada tiga tahun ini,kerena aku pernah kejar target nyari kamu,namun orang-orang yang tidak ada yang tahu kami kemana,orang kantor pusat segaja meyemuyikan keberadaan kamu."


"Benar Tiara aku lari dari pria disebelah aku ini saat itu,kerena dia....pada.. "ucapan Fiyah terpotong oleh suaminya itu.


"Kerena dia tidak mau bertemu aku lagi,dia sangka saat itu aku sudah menikah dengan wanita yang dijodohkan oleh orang tuaku."


"Yang benar saja fiyah,kasihan sekali kalian ini manahan rasa yang sangat menyakitkan kalian berdua saat itu."


"seperti itulah kenyataan kisah cinta kami Tiara."ucap Afiyah santai.


"Tapi pada akhirnya kalian bisa juga bersatu bukan,aku senang kalian sudah menikah kalau ngak dia itu akan selalu cemburu padaku fiyah" Ucap Regi pada kedua pengantin itu.


"Ya salah siapa juga gak jujur waktu itu anda sendiri bikin saya merasa seperti itu"ujar Alif tidak mau kalah.


"Kamu mau tahu reaksinya dua hari itu dia memintak kamu padaku terang-terangan waktu itu,aku tidak mau fiyah watu itu sungguh menyedihkan dia saat itu."


"Mana ada seperti itu sayang."santai Alif sedikit malu.


"Benar itu??"


"Kalau iya aku jawab kamu jiga tidak akan mempercayai aku saat itu."jawab Alif.

__ADS_1


"Terimakasih ya kamu sudah berjuang selama ini untuk mencari aku." seyum fiyah sangat senang Suaminya itu masih mencintainya sampai saat ini.


*********


__ADS_2