MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Mulai Merindu.


__ADS_3

Hapir satu bulan Alif tidak bertemu istrinya saat ini berada di negara orang,jarak jauh antara mereka berdua saat ini membuat dia rindu akan istrinya itu.


Namun saat ini dia belum dapat mengunjungi istrinya itu keitalia saat ini kerena pekerjaan Alif juga menunpuk.


Saat ini Alif hanya dapat menahan rasa rindu yang di tahannya terhadap istrinya,Alif menahan segala yang yang berhubungan dengan istrinya itu,namun Alif dapat menahan ini karena sebentar lagi mereka akan mengadakan acara pernikahan dan pesta mereka setelah habis bulan ini Afiyah akan kembali ke tanah air untuk hidup bersama Alif.


Hari ini Alif lagi makan siang dengan Danil asistennya,tidak segaja Alif bertemu dengan teman sewaktu sma dulu, zakia itu nama gadis itu dari dulu gadis yang bernama zakia ini menyukai Alif dari SMA.


Zakia lewat di depan Alif tidak segaja wanita itu melihat Alif lagi fokus makan,Alif tidak mengetahuinya bahwa ada yang sedang memperhatikan mereka saat ini.


"Alif"Pangil Zakia pada pria tampan yang sedang pokus dengan makan siangnya saat ini.


"Zakia",jawab Alif tampak sedikit kaget kerena sudah lama juga mereka tidak bertemu semenjak tamat dari SMA.


"Hai apa kabar kamu zakia,sudah lama kita tidak ketemu.


"Seperti inilah keadaanku sekarang Lif,aku sangat disibukan dengan perusahan papaku sehinga aku tidak ada di negara kita ini,kerena selama ini aku berada diluar negeri.


"Kamu apa kabar Lif."tanya gadis cantik itu pada Alif.


"Sama seperti kamu saat ini kia,kita didak jauh berbeda selama ini."jawab Alif santai..


"Ohh ya apa kamu sudah makan siang kia?"


"Sudah Lif kerena aku tadi bertemu rekan bisnisnya papa jadi langsung makn siang bersama mereka."


"Apakah kamu tidak mau makan lagi denganku kia?"basa basi Alif pada teman lamanya itu.


"Tidak Alif,terimakasih bayak atas tawarannya,kapan-kapan kita bisa makan bersama,soalnya aku harus kembali cepat ke perusahaan kerena ada miting dadakan hari ini."


"Gitu ya,tidak masalah kapan-kapan kita akan makan bersama kerena kita sudah lama tidak bertemu,pasti bayak yang tidak aku tahu tentang kamu saat ini kia."


"Perubahanku tidak terlalu Lif,masih sama seperti dulu kita masih SMA."ucap Zakia penuh dengan maksud.


"Baiklah aku harus kembali lagi ke perusahaan Lif,kapan-kapan kitaa sambung lagi pembicaraan kita ini,semoga kita bertemu lagi Lif."


"Oh ya silakan kia,aku juga mau kembali ke perusahaan setelah siap dengan makan aku ini.


"Sampai jumpa lagi Lif,"ucap Zakia sambil berlalu dari Alif saat ini masih melihat Zakia.

__ADS_1


"Boss" kok kayak gitu kali memperhatikan nona itu,apa dia mantan bos ya." tanya Danil pada bosnya itu.


"Apaan sih kamu jangan semarangan berkata kamu,dia itu yang selalu meyukaiku waktu SMA dulu,tapi aku tidak pernah membalas rasa suka dia kepadaku sampai kami tamat aku selalu cuek terhadapnya."


"Tapi tuan suka terhadapnya bukan?"


" Tau dari mana kamu,kalau aku suka sama dia sudah dari dulu dia sudah aku jadikan dia itu kekasihku."


"Benarkah itu tuan?"


"Benar" sedikit saja aku tidak pernah merasa suka pada kia,aku hanya berteman baik saja dengannya tak kebih.",


"Jangan munafik tuan mana mungkin tuan tidak menyukai cewek secantik dia."


"Kamu itu kapan keponya dengan kehidupan aku Danil,jaga omongan kamu itu,nantik ada yang dengar jadi lainn ceritanya."


"Baiklah aku tidak akan bertanya lagi tuan"ucap danil sudah mulai takut dengan apa yang baru dibilang Alif pada nya.


"Makan tu makan siang kamu itu tidak usah bahas itu lagi,sebentar lagi kita akan kembali ke perusahaan."ucap Alif pada asistennya itu.


"Baiklah tuan"Danil menghabiskan makan siangnya denga diam tidak bertanya lagi pada bosnya itu lagi.


Sampai di perusahan saat ini Alif langsung keruangannya,kerena sudah ada pak wira sedang mentii kedatangan dirinya.


Alif masuk kedalam ruangan itu dengan agak tergesa-gesa dia tahun papanya sudah menunggu cukup lama.


"Selamat siang pa,apa papa sudah lama menunggu aku?" tanya alif pada papanya.


"Tidak terlalu lama papa disini nak" jawab pak wira pada putranya itu.


"Papa sendirian datang kesini?"


"Tidak" sama mama."


"Tapi aku tidak melihat mama ada disini pa?"ucap Alif agak bingung.


"Mama kamu masih ada didalam ruangan istirahat kamu saat ini lagi buang hajat."


" Ohhh,tapi ada apa papa dan mama datang kesini,apa ada sesuatu membuat papa datang menemui aku disini?

__ADS_1


"Tunggu mama kamu saja,biarkan dia yang menjelaskan ini sama kamu nak."


"Baiklah pa aku tunggu mama saja."ucap Alif tidak bertanya lagi pada papanya saat ini.


Alif maelajutkan pekerjaannya kembali saat ini,menjelang mamanya siap dengan buang hajatnya.


"Lif kamu sudah sampai?"tanya mama alin baru saja dari ruangan pribadi Alif saat ini.


"Barusan ma aku samapai"ucap Alif menjawab kata mamanya itu.


"Ada apa mama datang menemui aku kesini hari ini? ucap Alif melihat mamanya itu.


"Begini nak tadi pagi Anan sudah menghubungi papa,katanya Afiyah sudah bisa kembali 2 Hari lagi kesini,jadi mama dan papa memutuskan untuk mempercepat acara yang sudah mama rencanakan,rencana mama kamu empat hari lagi kamu harus melansungkan pernikahan ulang kamu bersama istrinya kamu,mama haya ingin kamu cepat bersama istrinya kamu saat ini,dan papa sudah menuruti semua ini apa yang diminta oleh Afiyah pada kamu kami sudah mengabulkan semua itu.


"Tidak masalah ma,lebih cepat lebih baik ma,karena Aku saat ini sudah sangat merindukan Istriku ma."


"Baguslah kalau kamu setuju,kerena dua hari lagi istri kamu akan kembali,tapi sayang dia tidak langsung kesini nak dia akan kejakarta dulu katanya anak temanya akan ulang tahun dua hari lagi.


"Tidak masalah ma aku akan meyusul Afiyah kesana ma.


"Itu terserah kamu saja nak,karena Afiyah adalah istri kamu.


"Ya sudah kita berdua akan pulang karena kami sudah siap semua apa yang kita butuhkan semuanya sudah dipersiapkan,kita menunggu hari H nya.


"Terimakasih ma,pa"Aku bersyukur memiliki kalian saat ini.


"Karna kamu satu-satunya permwaris kami nak."


"Ya sudah papa tingal dulu,jangan lupa kamu kasih tahu tentang ini sama istrinya kamu."


"Baiklah pa,nantik aku akan menelponnya."


"Semagat nak,papa senang melihat kamu bahagia seperti ini."


"Terimakasih pa."ucap Alif memeluk papanya itu.


Kedua orang tua Alif keluar dari rungan anaknya itu ada rasa kebahagian saat ini mereka rasakan,melihat wajah tampan anaknya itu terlihat bahagia kembali tidak murung seperti beberapa tahun belakangan ini semenjak ditingal oleh Afiyah,Alif sangat murung dia jarang terseyum tatapannya selalu dingin pada semua orang.


************

__ADS_1


__ADS_2