MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Kata selamat dari Mantan


__ADS_3

"Selamat ya May, kalian berdua sangat serasi!!" kata Mama Alin yang baru saja sampai dengan Tuan Wira saat ini.


"Terimakasih bayak Ya buk sudah menyempatkan datang ke acara kita berdua."Balas Maya pada Mama Alin.


"Kami yang agak terlambat datang Karena Om Kamu Baru sampai Vin." kata Mama Alin.


"Gak apa Tante, hadir dihari ini Kami sudah senang, Om sudah datang." kata Kevin pada Orang tua Alif.


"Saatnya kamu bahagia Nak, jangan sedih lagi Kevin sudah bersama kamu."kata Mama Alin memeluk Maya senang akhirnya gadis yang dipeluknya ini menemukan orang yang benar-benar mencintainya dan meyayanginya dengan hati yang tulus.


"Ya buk, Maya akan bahagia sama Mas Kevin mungkin dia jodoh buat Maya." kata Maya Pelan pada Mama Alin.


"Kalau begitu kami pamit ya, selamat buat kalian sekalian berdua, hidup bahagialah May,kami senag lihat kamu sudah ada yang jaga."Tuan Wira pada sepasang Pengantin itu.


"Terimakasih banyak om!! " jawab Kevin senang.


Mama Alin turun dari tempat sepasang pengantin itu, dan saat itu juga Danil datang dengan istrinya saat ini, lama Maya menatap kedua orang yang ada di hadapannya itu saat, namun Kevin lebih cepat memegang tangan istrinya itu sedikit Mesra di hadapan Danil dan Yesi.


"Hai May!!sapa Yesi pada Maya" Selamat ya atas pernikahan kamu dan tuan Kevin ya." kata Yesi sedikit kikuk pada Sepasang Pengantin itu.


"Terimakasih sudah datang ke pesta kami." Jawab Maya seadanya, kerena Maya tidak mau bayaknbicara saat ini.


"Selamat ya May,aku senang kalian akhirnya menikah."kata Danil tidak bisa bicara banyak kerena dia masih segan pada Kevin saat ini Maya adalah istrinya.


"Terimakasih banyak Mas,kamu sudah datang keacara kami,aku senang melihat Mas dan Mbak yesi bahagia, jadi tidak ada lagi yang perlu Mbak yesi cemaskan, karena Aku sudah menikah dengan orang yang aku cintai dan orang yang benar-benar mencintaiku seorang." kata Maya Sedikit menekankan pada kedua orang itu.


"Jangan ada lagi kesalapahaman kita nantik tentang aku dan Mas danil Mbak, aku akan hidup bahagia dengan suamiku yang sangat mencintai aku.Jelas Maya pada Yesi dan Danil.


"Kalau begitu kami permisi ya,selamat tuan Kevin untuk anda sudah memenangkan hati maya."kata Danil menigalkan pangung itu.


Kevin hanya diam saja apa yang diucapkan Danil dengan senyum masam pada Danil, kerena belum sepenuhnya saat ini Danil bisa melupakan Istrinya itu.


"Sayang apa kamu baik-baik saja ?" tanya Kevin pada istrinya itu.


"Emangnya aku kenapa Mas?" kata Maya balik bertaya pada suamainya itu.

__ADS_1


"Mungkin saja kamu merasa bagai mana gitu setelah bertemu Danil alias mantan."goda Kevin pada Istrinya itu.


"Biasa aja Mas, gak ada rasa apa-apa lagi dihatiku, semuanya sudah aku berikan untuk kamu."balas Maya Sedikit tersenyum pada suamainya itu.


"Benarkah itu sayang ?"kata Kevin senang.


"Benar!! " singkat Maya menjawab kata Suaminya itu.


"Terimakasih kamu sudah memberikan cinta dan rasa sayang kamu padaku!!" kecup Kevin dipipi istrinya itu.


Kalian ini jika ingin Mesra-mesra nantik saja pas siap acaranya."kata Kenzi datang berempat dengan Istrinya juga sepasang manusia yang suka ribut itu, siapa lagi bukan Maisi dan Albert.


"Selamat ya kak,semoga kalian bahagia dan lageng sampai maut memisakan."kata Kenzi lagi seriusnya.


"Selamat Ya may,semoga kamu bahagia hidup dengan kak Kevin jangan pernah lagi sedih, jalankan hidup dengan semestinya."puluk Ririn pada sahabatnya itu.


"Terimakasih banyak My friend."balas Maya Senang.


"Aku gak dipeluk sih masak kalian berdua saja yang pelukan. "kata Maisi agak ngambek pada kedua orang yang berpekukan itu.


"Sini Oncong aku juga ingin peluk lo!!" kata Maya memeluk ketiga sahabatnya itu,dengan air mata bahagia saat ini mereka habis akan kerena jam Pesta sudah Selesai para tamu jiga sudah tidak ada lagi diruangan itu sore ini.


"Suda Ken, ko peluk istrinya gue." kata Kevin cemburu pada adik sepupu nya itu.


"Dia cemburu May!!" bisik Kenzi pada Maya.


"Kita kerjai sekalian Ken!!! " ajak Maya pada sahabatnya itu.


"Apa kamu ingin aku gendong Kekamar May, kerena aku lagi baik hati di hari bahagia kamu ini." pancing Kenzi biar Kevin bertambah marah padanya.


"Adik sialan lo, masak aku ada disini berani lo nawarin bini gue untuk megendonganya, awas saja jika lo berani, kenak lo pakai tinju ku ini."kesal Kevin pada Sepupunya itu.


"Alah untuk hari ini saja aku bisa memeluknya kak, masa kamu cemburu,istrinya aku saja tidak marah, iyakan Rin?" ucap Kenzi pura-pura.


"Coba jika lo berani nyentuh istrinya gue, abis lo."ancam kevin geram pada adik sepupunya itu.

__ADS_1


"Sapa yang akan megedongku Mas, aku mau nya kamu yang gendong!! "manja Maya pada Kevin.


"Isss jijik gue lihat lo kaya gitu May." kata Ririn dan Maisi bersamaan.


"Iss kalian gak tahu saja Pegantin baru ." kata Kevin lagi meyambung kata kedua gadis cantik itu.


"Lo ngapin bigung saja Disitu Al, lihat kita disini?" kata Kevin pada Asistennya itu.


"Gak tuan aku cuma lihat kalian saja kok, enak bangat seperti kalian berempat bersahabat kayaknya aku iri sama kalian semua."ujar Albert tersenyum pada kelima orang yang dihadapanya itu.


"Lo gak punya teman Ya ?" tanya Maisi asal ceplos saja mulutnya itu.


"Enak saja lo bilang gue gak punya teman. " kata Albert pada Maisi.


"Sepertinya akan ada petir dan badai lagi ni May!! Sayang ayok kita turun dan kembali kekamar kita." ajak Kenzi pada Istrinya.


"Kita juga Ingin kekamar mau main lato-lato saja." kata Kevin acuh dan cuek ssaja membawa istrinya itu menuju kamarnya saat ini meningalkan dua orang yang lagi berantam itu.


"Mayyyy Awas kamu aku kan balas,kalain kenapa tega sih nigalin aku sama Si es balok ini." kata Maisi Berteriak pada sahabatnya itu.


"Daaaaa Mai kami mau istirahat dulu, semoga kalain itu jodohh!! " ketawa Maya pada Maisi saat ini ditingal sendirian.


"Sekarang kamu mau cari gara-gara Sama aku bukan ?", mari kita mulai Maisi ucap Albert juga mengendong Maisi masuk kedalam kamarnya saat ini.


"Hai lepas Es balok gue,lo mau apa sih!! " kesal Maisi pada Albert saat ini tidak mau menurunkan Maisi dari gendong.


"Sebaiknya kamu diam, bawel!! " kata Albert yang masih Mengendong Maisi.


"Kak gue mohon turunkan dari gedongan lo ini, elo mau kemana bawak gue Sih. " umpat Maisi masih saja Mulutnya itu tidak henti-henti megomel pada Albert saat ini.


"Diam muluk itu gak, jika tidak Jagan Salahkan gue akan menghabisi kamu bentar lagi.


"Gila lo ya!!! "kesal Maisi yang masih digendong Albert.


Albert hanya tersenyum licik mengedong gadis yang suka cari gara-gara dengannya itu.

__ADS_1


*************


__ADS_2