MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Memutuskan Akan Ikut Dengan Suaminya


__ADS_3

"Mas selama aku disini, aku belum ada ke rumah Nenek sebaiknya kita jeguk Nenek Mas hari ini." Ajak Afiyah pada suaminya itu.


"Nantik saja sore sayang!! "ucap Alif masih pokus dengan Lian Bermain.


"Baiklah!! "


"Apa kamu sudah siap ikut denganku kekota Sayang?"


"Kenapa bertanya seperti itu kamu Mas!! "


"Kerena aku sudah tidak mau jauh dengan kamu lagi, sulit untukku berada jauh dari kamu sayang."


"Aku siap saja Mas, jika aku takut masalah ini tidak akan pernah selesai jika aku tidak melawan Wanita itu."


"Percayalah padaku sayang, aku akan menjaga kalian dengan baik selama kamu berada di disisiku."


"Aku percaya sama kamu,aku juga tidak mau lagi diam disini hanya untuk mengalah pada wanita itu yang membuat rumah tangga kita Hancur."


"Aku ingin kita mejalankan hidup bersama-sama lagi seprti dulu bukan saat sekarang kita berjauhan, rasanya aku tidaknya bisa menjalankan ini semua."ucap Alif menatap istrinya itu dengan serius.


"Aku terserah kamu saja,kapan kamu bawak kami, aku akan ikut saja."kata Afiyah dengan senyuman manisnya.


"Baiklah Minggu ini kamu sudah bisa ikut denganku lagi dirumah kita."kata Alif sangat senang Istrinya tidak sekeras pertama dia bertemu kemarin.


"Bagai mana pekerja kita Mas?"


"Mereka akan bekerja dirumah kita,untuk skurity mereka akan dikembalikan lagi ke perusahaan, hanya pegawal untuk kamu saja yang selalu megawasi kamu." ucap Alif santai.


"Baiklah kalau begitu, nantik sore kamu harus temanin aku kerumah Nenek, kita juga mintak izin pada mereka semua."


"Baiklah nyonya Alif,aku akan menemani kamu kemana kamu mau."senyuman sepasang Suami-istri itu terpancar rona bahagianya.


Alif sangat bahagia akhirnya istrinya itu mau ikut dengannya kekota karena dia sudah tidak mau hidup terpisa lagi, kerena anaknya butuh kasih sayang dari kedua orang tuanya.


Afiyah juga berpikir sama Dengan suaminya itu, demi putra satu-satunya mereka melakukan ini semua agar Lian merasakan keluarga yang lengkap.


Sorenya Alif mengantarkan Istrinya itu ketempat Sang Nenek yang dua minggu ini tidak bertemu dengan mereka semua.


Sampai dirumah Nenek Afiyah melihat mereka lagi bersantai diteras rumah, yang sering dilakukan Afiyah saat masih tingal dirumah Nenek.


"Asalamualaikum..!! "ucap Afiyah dan Alif bersamaan dengan mengendong Lian Alif bejalan disamping istrinya itu,Pino melihat iparnya itu sangat senang, adiknya itu sudah bahagia bersama Suaminya lagi.


"Walaikumsalam!! "jawab sang Nenek.


"Kemana Saja Kamu Nak susah dua minggu kamu tidak berkunjung ke sini?"tanya Sang Nenek.


"Maafkan Fiyah Nek,Kerena Afiyah banyak kerjaan jadi belum sempat kesini, apalagi Mas Alif di kota."Alasan Fiyah pada Nenek nya itu.

__ADS_1


"Jadi kapan kamu sampai Nak Alif?"


"Tadi pagi Nek, aku baru sempat kesini Nek kerena Dua minggu ini aku tidak diindonesia Nek." jawab Alif apa adanya.


"Gitu ya,cicit nenek kamu sehat-sehat saja ?"ucap Sang nenek pada Lian lagi digendong Alif.


"Liza kamu bikin Minum dulu untuk Alif!! "


"Baiklah Nek!! "Liza kedapur untuk bikin Minum.


"Aku Akan membantu Liza dulu ya."ucap Afiyah pada Suaminya itu.


"Ya!! " icap Alif.


Afiyah kedapur Menyusul Liza kedapur,Afiyah melihat kakak iparnya itu lagi memasak air panas dikompor.


"Za, apa kabar kamu?"ucap Afiyah pada Liza.


"Aku baik Fiyah,bagai mana dengan kamu?"


"Seperti yang kamu lihat sekarang za." ucap Afiyah dengan senyuman.


"Maafkan kami belum sempat jalan keVilla kamu Karena Mas Pino lagi sibuk kerena Kerjaan sangat menumpuk bangat."


"Tidak Apa,aku mengerti kok, pengantin baru."kata Afiyah santai.


"Santai saja Za, kita temanan jadi tidak salah aku membantu kamu, mungkin setelah ini aku tidak bisa lagi karena Mas Alif tidak mengizinkan aku bekerja lagi, dia suruh aku pokus merawat dan menjaga Lian saja."jelas Afiyah pada temanya itu.


"Tidak Apa Fiyah, patut saja kamu tidak diizinkan lagi, kerena kamu istrinya."


"Aku Akan kekota ikut dengan Mas Alif Za, mungkin minggu ini!! "


"Benarkah itu Fiyah!! "


"Ya! " balas Afiyah dengan senyumannya


"Aku senang Fiyah akhirnya kamu mau juga ikut dengan suami kamu." ucap Liza senang.


"Aku jadi berpikir Za, jika aku berdiam disini juga tidak ada gunanya,untuk apa aku mengalah demi orang yang tidak aku kenal sama sekali."


"Gitu dong itu baru temanku,jangan mudah meyerah."ucap Liza senang.


"Mari kita bawak minuman ini kedepan."ucap Liza pada temannya itu.


Mereka berdua bergabung kembali dengan Nenek dan Pino ada diteras.


"Ini Nek minumnya ucap Fiyah pada Nenek, dan menarik teh itu didepan Suami dan kakaknya itu.

__ADS_1


"Terimakasih Ya dek."ucap Pino.


"Kak apa kamu tidak mau bergabung dengan kami di perusahaan pusat, kerena kinerjanya kakak selama bekerja dipakrik bagus, sebaiknya aku tarik kakak untuk kekantor pusat saja."ucap Alif pada Pino.


"Bukan Kakak tidak mau Lif kerena Disini tidak ada yang menjaga Nenek,ibuk dan ayah jarang berada di desa ini,jadi aku tidak bisa meningalkan Nenek sendiri disini."jawab Pino pada Adik iparnya itu.


"Nenek bisa kakak bawak kesana tingal bersama kakak dikota."


"Nenek sudah tuan Nak,jadi Nenek tidak mau lagi kemana-mana, Nenek akan tetap disini."jawab Sang Nenek.


"Kamu pahami saja Lif,untuk sementara waktu biar saja kami bekerja disini dulu, kerena aku juga nyaman bekerja disini."ucap Pino dengan senyumannya.


"Jika kakak sudah berubah pikiran hubungi aku atau Afiyah."ucap Alif pada Kakak iparnya itu.


"Nek,, mungkin Fiyah akan ikut kekota kembali bersama dengan Mas Alif dalam waktu dekat ini!! "


"Kamu sudah berubah pikiran Nak, syukur lah jika kamu sudah mau ikut dengan suami kamu lagi,nenek senang kamu akan ikut Alif lagi, kerena tidak baik jika hidup berjauhan dengan suami kamu Nak."


"Iya Nek, Fiyah juga berpikir seperti itu,sampai kapan aku akan hidup seperti ini."jelas Afiyah pada Sang Nenek.


"Jadi kapan kalian akan kekota?"


"Mungkin Tiga hari lagi Nek, aku juga tidak bisa lama-lama meningalkan perusahaan ku, banyak kerjaan yang harus aku kerjakan."ucap Alif pada semua orang yang disana.


"Baguslah itu, lebih cepat lebih baik, nenek senang kalian bisa tingal bersama lagi."


"Terimakasih Nek."ucap Afiyah memeluk nenek nya itu dengan sangat sayang.


"Jangan perna lupakan Nenek ya Nak, karena kalian berdua yang nenaek punya sekarang." ucap Nenek sedikit sedih.


"Aku tidak akan pernah melupakan nenek, aku akan berkunjung kesini jika Mas Alif tidak sibuk Nek."


"Nenek percaya pada kamu, karena cucu nenek ini tidak akan pernah melupakan nenek."ucap Sanga Nenek sangat sedih akan berpisah lagi dengan cucu perempuannya satu-satunya itu.


"Nantik jika ada waktu kami akan berkunjung kekota untuk melihat kamu Fiyah."ucap Pino.


"Aku pasti sangat senang jika kalian semua datang ketempat kami."ucap Alif senang


"Kamu harus jaga adik dan keponakan ku Lif, jika kamu tidak ingin berpisah lagi dengan mereka berdua."canda Pino lagi


"Pasti kak aku akan menjaga mereka berdua."


"Bagus itu,, jangan pernah buat dia sedih lagi Lif,buatlah istrinya kamu bahagia Lif."


"Aku berjanji pada Kakak, aku kan membahagiakan Adikmu itu."ucap Alif melihat Istrinya itu tersenyum padanya.


*********

__ADS_1


__ADS_2