MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Keseruan Makan Siang Bersama Mama Alin.


__ADS_3

"Cukup ma,lihat menatu kamu itu sudah malu, ulah mamaku yang tak ada rem jika mulutnya itu berbicara seenak jidatnya saja,sungguh malang aku punya mama seperti ini."ucap Alif sedikit tidak semagat mamanya itu terlalu ceplos kalau berbicara.


"Kamu itu kudu bersyukur bisa punya mama seperti aku ini Lif,mana ada mertua seperti aku ini bisa berbicara jujur pada menantunya,kerena dia itu juga putriku juga,kamu jangan hiraukan ucapan mama ini Afiyah,mama hanya ingin mengingatkan suami gila kamu itu."


"Masa mama tega megatai anak sendiri gila sih."ucap Alif kesal pada mamanya itu.


"Afiyah besok kalian berdua berangkat bulan madu kejepang mama sudah pilihkan tempat gang bagus untuk kamu bulan madu menghabiskan waktu berdua dengan suami gila kamu itu,agar mama cepat memiliki cucu dari kelian berdua."ucap mama alin semangat semagatnya.


"Iya ma,Terimakasih ya ma memilikan tempat untuk bulan madu buat kami berdua."sambung Afiyah saat ini terseyum pada mertuanya itu.


"Kamu tenang saja fiyah tidak ada yang akan menggangu waktu kalian berdua,nikmatilah waktu itu nak sambil kalian berdua berlibur.


"Iya ma,"ujar Afiyah senang kerena mertuanya itu perhatian padanya.


"Sudah ma makan dulu Alif sudah lapar,buruan sayang ambilkan aku nasinya dan lauknya."ucap Alif menghentikan biar mamanya itu tidak bayak bicara lagi.


Afiyah mengambilkan nasih dan lauk untuk suaminya saat ini,setelah siap Afiyah meletakkan didepan Alif.


"Ini makanlah,biar kamu itu tidak selalu kesal pada mama,sela Afiyah agar suaminya itu tidak kesal lagi pada mamanya itu.


"Bagai mana tidak kesal sayang,mama selalu bikin kita malu jika didepannya."ucap Alif santai.


"Apa kata kamu bikin kamu malu,hanya ada mama dan kalian berdua saja disini sama siapa kalian berdua malu.Repet mama Alin pada putranya itu.


"Sama siapa lagi bukan sama mama."ucap Alif apa adanya.


"Sekarang makan dulu Lif sudah adu mulutnya sama Mama."rerai Afiyah suaminya itu.


"Bukan salah aku sayang tapi mama yang mulai duluan."ucap Alif tidak mau kalah pada mamanya itu.


"Sudah Lif,aku tidak mau lagi dengar kamu ribut sama mama."


"Ayok makan ma,biarkan saja dia,nantik dia bakal diam sediri."ucap fiyah pada mama alih tampak senang pada menantunya itu.


"Afiyah jika nantik mama gak disini lagi kamu urus ya Alif dengan baik."ucap mama Alin berbincang sambil makan siang dimeja kaman siang ini.

__ADS_1


"Afiyah akan menjaga Alif dengan baik ma."


"Emangnya aku ini anak kecil ya sayang harus diurus."


"Tidak seperti itu maksud mama sayang, mama ingin Afiyah lebih perhatian pada kamu,dan mengurus semua keperluan kamu butuhkan,karena Afiyah itu istrinya kamu Lif.


"Ya tentu saja Afiyah akan menjaga aku ma,dia itu istrinya aku ma,jadi mama gak usah memikirkan semua itu.


"Alif akan baik- baik saja nantik mama gak perlu risau lagi, kerena ada aku yang kan mengurus semua kebutuha Alif ma. " ucap Afiyah tulus pada mama Alin.


"Mama percaya pada kamu fiyah,mama akan senang meningalkan dia disini nantik karena ada kamu yang mengantikan senua."


"Ya ma,Aku kanelakukan apa yang mama pintak padaku."


"Terimakasih sayang sudah mengerti mama." senyum kedua wanita itu tampak manis.


Alif melihat dengan matanya ada kata nyaman dan senang saat ini melihat mamanya bisa dekat sama istrinya saat ini.


Alif berharap hubungan mereka berdua baik- baik saja untuk kedepanya agar tiada lagi yang mrngaggu kebahagiannya itu lagi.


Selesai makan Afiyah pergi ke taman belakan sambil melihat-lihat tanaman apa saja pada taman mama ltu.


"Fiyah kamu peyuka tanaman juga? tanya mama Alin


"Dulu pas kuliah fiyah suka sama tanaman bunga ini ma,semenjak fiyah menetap di jakarta aku sudah tidak punya waktu lagi untuk mengurus semua itu." ucap fiya pada mertuanya itu.


"Sekarang tidak sibuk lagi kamu Fiyah kamu itu sudah bisa merawat tanaman mama sukai ini,lihatlah mawar ini sangat cantik."


"Kalau mama gak ada dirumah nantik tentu aku yang akan menjaga mawar cantik mama ini."balas Afiyah juga suka pada tanaman yang dirawat di taman mama alin.


"Baiklah mama senang kamu mau merawat ini semua fiyah." Mama alin memeluk menantunya itu.


"Mama bukan Afiyah yang tingal dirumah ini nanti ya tentu fuyah yang akan merawat ini semua,terus siapa lagi ma."sambung Alif dari belakang mereka.


"Kok kamu disini si Lif biarkan kami berduaan sama istrinya kamu dulu."kesal Mama alin pada putranya itu.

__ADS_1


"Oooh tidak bisa ma,itu istrinya aku gak ada yang bisa mengambil adariku,"canda Alif pada mamanya.


"Iss dasar anak gak tau diri kamu,kalau gak mama yang berusaha nyari Afiyah tidak akan kamu menikah dengan menatuku ini." kesal mama Alin pada Alif.


"Alif tahu itu ma,Alif berterimakasih bayak kepada mamaku yang cantik ini kerena bukan dia yang mencari istrinya aku ini,mungkin saja aku blm bisa menikahi nya sampai sekarang."ucap Alif memeluk mamanya itu dengan gemas.


"Sudah ahh Lif kamu itu sudah punya istri masa kayak anak kecil gini sama mama." ucap mama alin megisap kepala putra nya itu.


"Sini sayanng peluk juga mama." pinta mama alin pada menantunya itu hanya terseyum melihat kedekatan Alif dengan mamanya,Afiyah juga berhaburan kedalam pelukan mama alin sambil meneteskan air mata hari.


"Sudah kita bukan sedih-sedih sekarang ini,mama merasa bahagia punya kalian berdua saat ini,fiyah kamu harus selalu dekat dengan Alif dan selalu menjadi pegigatnya jikan mama tidak ada bersamanya.."


"Iya ma,Fiyah akan selalu bersama Alif dan akan mengingatkan dia jika sala langka."


"Apa sudah siap dramanya yang kalian bertiga lakukan?ucap pak wira datang dari dalam ke taman itu.


"Papa sudah pulang ujar mama Alin."


"Sudah ma,papa cuma sebentar saja ada urusan dengan menejer keuangan."


"Emang ada apa pa,apa ada masalah dengan perusahaan kita,apa aku tidak tahu selama ini pa?"


"Tidak ada masalah diperusahaan kita saat ini papa ingin perusaah kita disini untuk meyutikan dana untuk perusahaan kita di Amerika Lif.


"Apakah separah itu perusahaan kita disana,semenjak aku disana tidak ada apa-apa dengan perusahaan kita.,ada apa pa,tolong beri tahu padaku masalah perusahan itu?"


"Saat ini saham kita turun trastis ada yang membocorkan produk baru kita kepada perusahan lain,sehingah membuat kerugian kita bayak lif.


"Ini pasti ada orang dalam yang merencanakan itu pa,"potong Afiyah saat ini,apa sebaik aku membantu papa disana seminggu ini pa dari pada kami harus bulan madu, perusahaan itu sangat berharga buat keluarganya kita pa."


"Maksudnya kamu sayang kita batalkan bulan madu ini kita berangkat ke Amerika untuk membantu papa."ucap Alif tidak percaya pada istrinya itu akan berpikir seperti itu.


"Tidak nak kalian akan tetap pergi bilan madu,soal ini biarkan papa yang tangani."


"Tidak pa aku dan Alif akan tetap berangkat besok,aku tidak mau melihat papa dibodohi oleh orang peyusup yang ada disana."ucap Afiyah benar-benar yakin ada orang yang bermain dibelakang ini semua,kerena mudah bagi Afiyah menemukan titik masalah itu, kerena sudah bidangnya dia selama bekerja diperisahan pak sarif dan tuan Akan.

__ADS_1


*************


__ADS_2