
"Jangan ditembak pak,dia anakku. "ucap Tuan Cal tiba-tiba saja datang bersama Pak wira dilokasi itu.
"Zakia Menyerah lah jangan lari nak,Papa sangat menyanyangi kamu Nak,serahkan diri kamu pada polisi."ucap Tuan Cal pada putrinya itu.
"Tidak,,aku tidak mau dipenjara Pa, maafkan Zakia Pa."ucap Zakia Berlari menjauh dari Mereka semua.
"Jangan lari Nak,, ucap Tuan Cal pada putrinya itu sambil berteriak.
"Berenti Ucap Polisi itu lagi memperigatinya Zakia Jangan sampai lari.
"Nak jangan lari....ucap Pak wira terputus kerena mendengar letupan senjata polisi itu.
"Dorrrrr.. "
"Zakia!! "pekik Tuan Cal pada putrinya itu.
Tuan Cal terpaku diam melihat putrinya tumbang di depan matanya sendiri malam ini.
Tuan Cal berjalan berlahan ketempat putrinya itu dengan air matanya yang jatuh dopipinya saat ini.
Semua orang yang berada ditempat itu hanya bisa diam terpaku melihat Tuan cal putrinya terjatuh lemah di tanah.
"Zakia!!pangil tuan Cal pada putrinya itu yang lemas terkulai kerena tembakan di perutnya.
"Pa maafkan aku sudah bikin Papa malu kerena ulahku,Maaf Zakia papa sudah meyakiti mama, Zakia mintak maaf pada Mama."ucap Zakia terbanta-banta menahan sakit di perutnya itu.
"Bertahanlah nak, Papa akan membawa kamu kerumah sakit. "ucap Tian cal mau mengakat Zakia.
"Tidak usah pah karna Zakia tidak sanggup lagi menahan rasa sakit ini,aku juga mintak maaf pada Alif dan istrinya Pa, aku sudah jahat pada mereka.ucap Zakia yang melihat Afiyah adan Alif tidak jauh berdiri darinya.
Zakia melambaikan tangannya pada Alif dan Afiyah tidak jauh darinya,dan setelah itu Zakia lemas, tangan yang melambai tadi terjatuh terkulai ditanah.
"Zakia jangan tingal Papa Nak."'tangis tuan Cal pada putrinya yang tidak bernyawa itu lagi.
__ADS_1
Pak wira yang melihat tuan Cal terpuruk kerena putrinya telah tiada,pak wira juga merasa kehilangan juga.
"Sudah Tuan cal mari kita bawa jasad putri kamu pulang."ucap pak Wira menenangkan Tuan Cal.
"Maafkan putriku tuan Wira pada keluarga anda dia sangat bersalah,aku iklas dengan kepergian putriku."ucap Tuan cal memeluk Pak wira.
Semua orang yang ada disana membawa Tuan Cal kembali kerumah nya dan jasad putrinya itu.
Afiyah meresa bersalah kerena kematian Zakia juga kerena dia juga, jika masalah ini tidak ada pasti tidak ada koban.
"Sudah sayang Jagan bikin dirimu bersalah dengan kejadian ini semua."ucap Alif pada istrinya itu.
"bukan seperti itu mas,coba kamu pikirkan Mas juka kamu tidak bertemu kembali dengan Zakia dulu pasti ini tidak akan terjadi.
"Jangan megigat itu lagi Zakia sudah tenang disana,besok kita akan mengantarkan dia ketempat pertirahatan terahirnya."ucap Alif pada istrinya itu.
"Sini aku bantu kamu megomres luka kanu itu,maafkan aku tadi lambat menyelamatkan kamu,kalau aku tidak bekerja sama dengan pihak polisi mungkin saja kita tidak bisa menangkap semua penjahat itu."
"Terimakasih Mas,kamu sudah menyelamatkan aku,kalau tidak ada kamu entah apa yang terjadi padaku mungkin saja kita tidak bisa bersama lagi."ucap Afiyah menagis didada bidang suaminya itu.
Afiyah senang Suaminya itu memeluknya saat ini, Afiyah tidak mau hidup jauh dan terpisah lagi dengan suaminya itu.
Keesokan harinya Afiyah dan Alif sekeluarga hadir di pemakaman Zakia yang dilakukan agak tertutup dari media.
Zakia melihat Pada tuan cal yang menagis saat jasad putrinya itu dimasukan kedalam liang lahat,setelah itu tumpahan tanah menutupi liang hahaha itu.
Hanya ongokkan tanah saja terlihat dimakan Zakia saat ini, rasa sedih yang dirasakan oleh tuan Cal juga dirasakan Afiyah.
"Tuan Cal, maaafkan Aku!! "ucap Afiyah berdiri disamping tuan Cal.
"Nak Afiyah,kamu tidak bersalah atas kematian putriku,ini kejadian ini terjadi olehnya sendiri."ucap Tuan Cal pada Afiyah
"Tidak tuan aku juga salah pada Zakia kerena tidak mau berbagi suamiku dengannya.
__ADS_1
"Kamu tidak salah Nak, siapa yang mau membagi suami dengan orang lain." ucap Tuan Cal.
"Sayang apa yang kamu katakan ini, Jagan bilang itu lagi aku tidak pernah ingin menduakan kamu."ucap Alif tertegun mendegar istrinya itu berkata seprti itu barusan.
"Aku sebagai orang tua Zakia memintak maafkan atas Nama Zakia telah jahat pada kalian berdua,maafkan kesalaha putriku."ucap tuan Cal sedih.
"Kami sudah memaafkannya Tuan, jadi jangan memintak maaf lagi pada kami."ucap Alif
"Hiduplah bahagia Nak, tidak ada lagi yang menganggu kehidupan kalian lagi."ucap Taun cal menagis kerena masih sedih teringat atas sikap anaknya itu sungguh keras.
"Sudah Tuan Cal Putri anda sudah tenang disana, relakan ini semua tuan."ucap Alif pergi meningalkan tuan cal bersama Asistennya dimakam putrinya itu.
Alif dan Afiyah kembali kerumah dan membersihkan dirinya yang baru dari makam, tubuhnya sangat merasa lelah kerena dari semalam tidak bisa tidur kerena masih terbayang saja kejadian yang menipanya semalam.
"Sayang tidurlah, aku akan menemanin kamu disini."ucap Alif sambil memeluk istrinya itu.
"Aku masih wajah itu mas,ucap Afiyah sambil menagis dipekukan suaminya itu.
"Tidak usah megingatnya lagi sayang biarkan dia tenang disana, kita lupakan ini semua." ucap Alif mencium kening istrinya itu dengan kasih sayang dan rasa cintanya selama ini pada istrinya itu.
"Aku kasihan mekihat Tuan Cal sagat sedih kehilangan Putrinya Mas."
"Semua orang akan Merasa sama yang dirasakan oleh Tuan Cal sayang, sudah jangan ada rasa bersalah kamu dengan kejadian semua ini."ucap Alif
"Mas bantu aku melupakan kejadia kemarin karna aku selalu mengingatnya, apalagi pas Zakia tertembak itu aku tidak bisa membayangkan betapa sakitnya dia saat menahan peluru itu tertancap di perutnya itu."
"Aku bantu kamu menghilangkan itu semua sayang, asal kamu bisa tidak mengingat kejadian itu lagi, cobalah berlaha-lahan tidak mengigat itu lagi.
"Aku akan mencobanya mas."ucap Afiyah memeluk suaminya itu dengan erat.
"Pejamkan mata kamu sayang,biar kamu tidur dengan mimpi indah, terbangun dengan wajah yang Cerah kerena mentari pagi menunggu senyummu."ucap Alif kembali mencium Kening istrinya itu.
Alif tersenyum mekihat wajah cantik istrinya itu tertidur dengan damai,sambil membelai rambut panjang istrinya itu Alif juga membaaringkanntubuhnya disamping istrinya itu, sehinga dia juga tertidur dengan nyaman disamping istrinya itu dengan mimpi yang indah.
__ADS_1
Semoga setelah kejadian ini mereka berdua bisa hidup dengan damai bersama keluarga kecilnya saat ini, karena Afiyah ingin hidup bahagia bersama suami dan putra satu-satunya itu.
************