
Alif yang mendegar itu,juga negara tidak enak hati pada kekauarga istrinya itu,yang seharusnya selama ini dia sebagai suami Afiyah tidak bisa memberikan kebahagian untuk Istrinya sendiri,malah menambah luka hatinya.
Alif merasa selama ini sangat bersalah pada listrinya itu,jauh selama ini dia selalu mengasih luka pada Istrinya itu.
Setelah siap menaruh Lian ke kamarnya Afiyah kembali lagi keluar untuk bergabung lagi bersama Sang Nenek.
Afiyah ingin mengatakan maksudnta pada Neneknya itu.
"Nek Ada yang ingin kami bicarakan pada Nenek dan Kak Pino,mengenai kami berdua saat ini,aku sudah memaafkan Mas Alif kami sepakat akan bersama lagi,menjalankan pernikahan ini seperti dulu kembali Nek."ucap Afiyah agak ragu.
"Syukurlah Nak kamu sudah memaafkan suami kamu,Nenek senang melihat ini semua."ucap Nenek bahagia melihat cucunya itu bisa terseyum lagi.
"Begini Nek,bukan aku bermaksud lain Maaf sebelumnya,Setelah ini Afiyah akan tingal divilla bersam Lian,Nenek bisa ikut Kami disana."ucap Alif pada Nenek Istrinya itu.
"Apa Kamu tidak akan ikut suami kamu kekota Nak?"
"Tidak Nek,, aku sudah nyaman tingal didesa ini,aku memutuskan tingal divilla saja bersama Lian."
"Aku akan kembali sekali seminggu untuk bersama Mereka Nek, aku tidak masalah jika Afiyah tingal disini jika itu pilihannya,asalkan aku masih bisa bersamanya Nek."terang Alif pada Sang Nenek.
"Apa tidak Akan membuat kamu repot Nak untuk bolak balek kesini,itu memakan waktu yang cukup lama Nak,bukan dekat."ucap Sang Nenek pada Kedua cucunya itu.
"Tidak Masalah Nek bagiku,Asal Afiyah senang."jelas Alif Lagi.
"Pikirkanlah keputusan kamu itu Nak,apa kamu tidak merasa kasihan melihat suami kamu harus bolak-balek kesini demi kalian berdua."
"Nenek tidak Usah memikirkan Ini semua,aku ingin Afiyah abahagia Nek,aku melakukan ini demi dia dan putraku."
"Dek,kota ke desa bukan dekat butuh waktu Lima jam melakukan perjalanan kesini jika setiap minggu suaminya kamu harus kesini betapa Lelahnya." ucap Pino juga menasehati adiknya itu untuk mempertimbangkan keputusannya itu.
"Jika Mas Alif Merasa lelah,tidak masalah tidak kembali untuk melihat kami,kapan Mas akan sempat saja,kerena aku sudah tidak mau kembali kesana bersama kamu mas."ucap Afiyah masih bersikeras dengan keputusannya.
"Saya aku tidak masalah dengan ini semua aku akan berusaha bisa kembali dalam satu minggu itu untuk kamu dan Lian nanti."Ucap Alif cepat menyahuti kata-kata istrinya itu, kerena Alif takut Afiyah akan marah lagi padanya.
__ADS_1
"Ya sudah,Nenek akan menghargai niat baik kalian itu,itu semua Nenek serahkan pada Kaliian berdua karena kalian yang akan menjalankan ini semua."
"Terimakasih Nek."ucap Afiyah senang jika neneknya itu tidak bersikaras untuk mamaaksa untuk ikut suaminya kekota.
Jadi kapan Kamu akan membawa Afiyah pindah kevilla Nak? " tanya Nenek pada Suami cucunya itu.
"Besok pagi aku sudah membawa Afiyah Nek kerena Yang dibutuhkan oolehny sudah Aku siapkan semua disana,juga pegasuh untuk Lian Nantik,pembantu kami yang biasa Bekerja keluagaku sudah sangat lama, dia juga sangat dekat sama Afiyah akan menemanin Afiyah divilla Nek."jelas Alif.
"Baguslah,, karena besoknya lagi Adalah acara pernikahan kakak kamu Nak,sebaiknya besok kamu pinda karena hari minggunya kita sudah sibuk di pernikahan Kakak kamu."
"Baiklah Nek Tidak Banyak barang yang aku bawak kok cuma Pakaiannya Liandan Aku saja yang harus aku bawa." ungkap Afiyah.
"Nak Alif bisa Nginap sini saja biar tidak bolak balek nantik menjemput istrinya kamu kesini."
"Tidak Apa-apa Nek aku kembali saja ke villa Nek."ucap Alif menolak untuk meginap Disini bersam istrinya itu karena Afiyah tidak mengajaknya untuk nginap.
"Kamu bermalam disini saja mas,kamu bisa bantu aku berkemas besok,paginya kita sudah bisa langsung kesana."
"Ya,sudah Terserah kamu saja,aku tergantung kamu Fiyah."ucap Alif senang akhirnya bisa melihat wajah cantik itu lagi tidur bersamanya malam ini.
Afiyah melihat Alif bingung dia hanya terseyum saja,kerena sulit bagi Alif tidur tampa AC malam ini.
"Lif kapan kamu akan kembali lagi kekota.?" tanya Pino pada suami adiknya itu.
"Mungkin senin atau selasa kak, kerena aku sepulang dari sini aku harus keluar negeri untuk megurus kerja sama perusahaan kami yang baru." jelas Alif pada Pino.
"Berakti Afiyah akan sendiri saja selama kamu dikota Lif? "
"Tidak Kak dia akan ada Bik Ning yang menemanin Afiyah selama aku dikota dan Ada lagi tambahan pembantu dua orang besok semua sudah datang,untuk keamanan Afiyah aku sudah menaruh pegawal untuk jaga-jaga Dan skurity menjaga Villah selama aku tidak bersamanya."jelasnya.
"Gitu ya,,apa kamu merasa ada yang tidak aman?" ucap Pino merasa ada piling tidak baik.
"Kalau disini aku merasa Afiyah aman kak,jika dikota dia mungkin belum aman untuk aku bawak kesana, kerena Zakia gadis yang meyukaiku masih disekitarku,aku takut saat ini membawa Afiyah kekota, gadis itu akan bertindak diluar kedaliku nantik."
__ADS_1
"Tidak Masalah afiyah tingal disini aku akan tetap menjaganya, jangan sampai gadis itu tahu jika kamu telah menemukan Afiyah,jika kamu kesini pandai-pandailah mencari cara."
"Aku takut orang suruahan Zakia terus memantau aku pergi kemana,tapi tenang saja kak,besok aku kan megecoh mereka tidak mengunakan mobilku lagi, jika aku mau kedini pakai kendaraan yang lain."ucap Alif.
Bagus juga,Lebih baik begitu orang suruhan gadis itu tidak akan megira kamu akan kesini." ucap Pino terseyum pada Alif.
"Kak,,Apa kakak akan pindah dari sini siap dari pernikahan kakak nantik? "tanya Afiyah pada Pino.
"Dek jika aku pinda siapa yang akan menjaga Nenek disini sedangakan Ayah dan ibu masih tingal dikota ditempat ayah berkerja."ucap Pino pada Adeknya itu.
"Syukurlah kakak masih mau tingal disini, Apa Liza tidak keberatan tingal disini kak? "
"Tidak,,dia mengikuti saja untuk saat ini dia belum pernah komplen padaku dek, kamu tidak usah pikirkan kami,sekarang kamu pokus saja dengan keluarga kamu dek."
"Itu tentu kak,apa aku boleh bawak Nenek tingal bersamaku? "
"Kalau itu tergantung sama Nenek saja dek,jika Nenek mau silakan, kakak tidak pernah melarang sama siapa Nenek tingal yang penting Nenek nyaman."ucap Pino
"Aku rasa Nenek tidak Akan mau tingal bersamaku,Nenek sudah biasa disini berkebun."ucap Afiyah pada Pino.
"Tapi coba lagi kamu tanya sama Nenek sendiri,jika Nenek tidak Mau kita tidak bisa memaksanya kerena ini rumahnya jadi Nenek pasti nyaman tingal dirumahnya sendiri."
Besok saja deh aku coba ngomongin lagi sama Nenek."ucap Afiyah pada Kakak sepupunya itu.
"Sebaiknya kamu masuk ini sudah malam,aku akan disi dulu kerena belum. ngatuk."ucap Pino.
"Apa Kamu sudah ngatuk Mas jika kamu capek kamu bisa tidur sekarang dekat Lian? "
"Belum,sebentar lagi aku akan nyusul kamu,pergilah istirahat temanin Lian didalam."ucap Alif pada Istrinya itu.
"Baiklah aku akan masuk dulu."ucap Afiyah meningalkan suamianya dan kakaknya itu berdua diteras rumah itu.
"Apa kamu sangat senang sudah baikkan sama adikku Lif? "
__ADS_1
*************