MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Akhirnya Mendapatkan Maaf Juga


__ADS_3

Alif terbangun ketika istrinya itu berbicara padanya saat tidur, Alif membiarkan Istrinya itu, dia mendengar saja apa yang diucapkan oleh Afiyah walau matanya terpejam tapi dia mendegar semuanya.


"Sayang Jagan pergi."kata Alif memegang tangan istrinya itu yang hendak pergi meningalkan.


"Mas kamu sudah bangun?"


"Bagai mana aku bisa tidur jika ada orang mengagguku!! "


"Maaf aku jika kamu terganggu oleh ku."


"Tidak masalah, asal kamu temanin aku disini tidur!! "


"Aku harus bikinkan sarapan dulu buat kamu Mas."ucap Afiyah tidak mau menatap mata suaminya itu.


"Ada Bik Ning yang bikin kamu tidak usah sibuk mengurus itu semua!! "


"Aku tidak mau membuat Bik Ning terlalu capek kerena dia tidak mudah lagi." ucap Afiyah mencari cara bagai mana bisaa lepas dari suaminya itu.


"Jangan pernah menjadi cara untuk bisa lepas dariku sayang! "


"Aku tidak seperti yang kamu katakan itu Mas."


"Maafkan aku sayang, jangan membuat aku gila kerenamu, aku sangat merindukan kamu."ucap Alif sungguh-sungguh.


"Aku sudah memaafkan kamu Mas, aku tidak bisa marah padamu."balas Afiyah padanya.


"Terimakasih kamu mau memaafkan aku."ucap Alif dengan senyuman yang terkembang dibibinyan itu.


"Aku mau Mas merubah caramu, jangan pernah bikin aku kawatir memikirkan kamu."


"Aku janji tidak akan mengulang ini lagi,semua yang aku buat padamu tolong maafkan aku ya!! " kata Alif lembut pada istrinya itu.


"Mmmm!! " angukan Afiyah saja yang terlihat oleh Alif dan sedikit senyuman dari istrinya itu.


"Terimakasih sayang kamu memaafkan aku!! "ucap Alif senang.


"Berbaringkah dengannku,temanin aku tidur sebentar saja kerena aku sangat lelah hari ini."


"Baiklah aku akan menemanin kamu, tapi gak boleh macam-macam!! "kata Afiyah memberi syarat pada suaminya.

__ADS_1


"Ok!! "


Baiklah! "kata Afiyah ikut berbaring disebelah suaminya itu.


Alif sangat senang hari ini tidak sampai satu hari mekihat istrinya itu merajuk padanya, Alif memeluk istrinya itu dengan rasa rindu yang sudah dua pekan ini tidak bertemu dengan istrinya itu.


Alif mencium kening istrinya itu dengan kasih sayang dan rasa cintanya selama ini tidak pernah hilang dihatinya walau mereka berdua sudah berkali-kali terpisa hidup, namun Alif tidak dapat melupakan Afiyah begitu saja pada istrinya itu.


Mereka berdua tidur dalam pelukan yang hangat dangan cinta Alif pada istrinya itu membuat nya selalu mersa bahagia bersama istrinya itu.


Tidak terasa sudah siang saja,sepasang suami-istri itu masih enak dengan tidurnya, Afiyah yang berasa dalam pelukan suaminya itu tidak dapat dipungkiri jika dia juga sangat merindukan pelukan dari suaminya itu.


Alif yang terbangun dari tidurnya duluan dari istrinya itu, Alif hanya terseyum saja melihat wajah cantik itu di depan matanya itu, Alif mengecup bibir itu yang selalu mengodanya.Alif bangkit dengan pelan agar istrinya itu tidak terbangun,dia keluar dari kamar itu mencari putranya yang sudah dirindukannya.


"Hai jagoan Ayah!! "sapa Alif mekihat Lian berada diruang tengah bermain bersama Pengasuhnya.


"Kamu pasti merindukan Ayah bukan, hari ini kita akan bermain bersama Sayang."ucap Alif pada Lian dan mengedong anaknya itu dan membawa Lian keluar dari pilah itu mencari angin segar diluar.


"Singa tuan ucap penjaga yang ditugaskan untuk menjaga Afiyah dan Lian selama 24 jam oleh Alif.


"Siang juga Dik,apa ada tanda mencurigakan selama aku tidak ada?" tanya Alif pada Didik sang penjaga Istrinya dan putranya itu.


"Tidak masalah Dik, yang penting saat ini dia tidak terganggu selama didesa ini, aku masih tenang meningalkan dia bersama kalian."ucap Alif.


"Kami akan menjaga Nona dan Den Lian dengan baik tuan,anda tidak usah kawatir kan itu."


"Terimakasih banyak Dik, aku tidak bisa menjaga Istri dan anakku selama 24 jam Hanya kalian yang aku handalakan, aku percayakan keselamatan istri dan putraku pada kalian."ucap Alif tegas pada Didik yang ditugaskan untuk itu semua. "


"Baik tuan saya akan mengingat apa kata tuan, dan akan menjaga mereka berdua dengan Baik tuan."


"Bagus Dik, aku sangat berterimakasih pada tim kalian masih setia bersamaku."ucap Alif


"Kabar dari kota saat ini Nona Zakia lagi mencari keberadaan tuan seminggu ini, dia sudah bolak balik mecari tuan keperisahaan."


"Bisa gila aku Dia selalu bikin masalah terus,bagai mana aku harus menyngkirkan dia agar hidupku bisa bebas darinya, aku tidak mau istri ku salah paham lagi kerena adanya dia." kata Alif merasa tidak nyaman jika Zakia selalu ada disekitarnya.


"Aku akan mengurus dia jika tuan mau!! "


"Jagan gila Kami Dik, anak buahnya itu banyak tidak sebanding dengan anggota kamu,apa lagi itu angotanya itu musuh tim kamu dari dulu."

__ADS_1


"Tidak Masalah Tuan jika tuan bisa hidup aman aku akan melakukan dengan aman."tawar Didik pada Bosnya itu.


"Tidak Dik,, aku tidak mau ada korban disini karena aku tidak mau menangung dosa."ucap Alif lagi.


"Itu terserah pada tuan saja, jika tuan mau hidup aman."ucap Didik santai.


"Pikirkan jalan yang lain dari ide gila kamu itu Dik,aku tidak mau melakukan sekejam itu."


"Aku takut jika wanita itu yang melakukan kejam terhadap keluarga Tuan nantik,apa tuan mau Nona dan Den Lian Terancam?"ucap Didik pada Bisnya itu.


"Kita lihat saja bagai mana pergerakan dia nantik jika melihat Istriku, kamu selalu awasi dia."


"Aku tidak akan pegah tuan untuk mengawasi wanita itu,karena tangung jawabku untuk melindungi Nona dan putra anda tuan."


"Bagus Dik,, aku suka cara kerja kamu."ucap Alif terseyum pada Alif.


Alif masuk lagi kedalam membawa putranya itu masuk kerena diluar sangat panas,sampai didalam Afiyah sudah berada diruang makan lagi menyiapkan makan siang untuk mereka siang ini.


"Maskamu sudah masuk,lagi bicarakan apa sih denagan Didik kayaknya serius,


bangat?"


"Gak ada cuma maslah kerjaan!! "jawab Alif apa adanya


Gitu ya!! "ucap Afiyah tidak melakukan perkataannya lagi.


"Ayok kita makan dulu kamu belum sarapan dari pagi mas, makanlah!! "suruh Afiyah pada Suaminya itu.


"Aku kasih dulu Lian pada mbak Ita."ucap Alif memberikan Lian pada Pengasuhnya.


"Ayok kita makan sayang, kamu juga makan. "


"Baiklah Mas, kamu mau makan apa biar aku ambilkan dulu untuk kamu!! "kata Afiyah perhatian pada suaminya itu.


" Terserah saja Sayang semuanya enak kok." jawab Alif sungakat.


"Ini Untuk kamu Mas, karena kita sudah lama juga tidak makan ayam bakar."kata Afiyah memberikan Sepotong Ayam bakar itu pada suaminya itu.


"Terimakasih banyak Sayang."ucap Alif tersenyum melihat istrinya itu sangat perhatian pada dirinya.

__ADS_1


************


__ADS_2