MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Pernikahan Maya dan Kevin


__ADS_3

Dua hari setelah kedatangan Bundan Mery ke rumah bibiknya Maya saat ini pernikahan Maya dan kevin digelar dirumah Maya dengan sederhana saja tidak bayak tamu hanya keluarga saja dan teman terdekat Maya yang menghadiri akat nikah mereka Hari ini.


Tidak ada Pesta besar, hanya Akat nikah saja yang dilakukan hari ini Dirumah sederhana Maya,Kata Sah dari saksi dan tamu yang ada diruangan kecil itu saat ini Menyaksikan janji dan kata sakral itu terdegar juga.


"Sah.... Sah!! " kata Para saksi yang sudah meyaksikan ijab kabul yang diucapkan Kevin.


Akhirnya Hari ini mereka sudah Sah menjadi suami istri,kevin memasang akan cicin pernikahan Pada Maya dan begitu juga dengan Maya, keduanya tampak tersenyum saat ini, rasa sesak didiri Maya saat ini, dia bisa menikah dengan kevin,ini semua lakukan agar dia bisa keluar dari masa lalu yang membuat dia sangat terluka itu.


"Apa kamu Masih Takut?"bisik Kevin berbisik pada Maya setelah mencium kening istrinya itu.


"Tidak!! " kata Maya Tersenyum.


"Hai Jangan Sekarang kalau mau bucinnya."kata Kenzi Asal.


"Apaan Sih Oncong,kamu menganggu saja." kata Maya.


"Udah nantik aja pelukannya, setelah kami pulang dari sini."kata Kenzi lagi.


"Pelukpun tidak ada salah Ken dia istri ku."kata Kevin.


"Sono sungkam dulu sama Orang tua."kata Kenzi asal.


Setelah itu mereka Berdua sungkam pada Kedua orang tua Kevin dan bibiknya maya, dua jam setelah akat nikah siap akhirnya tamu pada pulang semua, kerena Sudah satu harian ini mereka bersama Maya dan Kevin.


Saat ini tingal Maya dan Kevin saja yang berada Dirumah kecil Maya itu.


"May,, apa yang kamu Rasakan saat ini setelah kita nikah. ?" tanya Kevin ingin tahu.


"Jujur Mas,aku merasa legah,akhirnya aku bisa melewati masa sulit itu, dari kemaren aku sesak menahan ketakutan, takut hal yang sama akan terjadi, disaat ajab kabul akan selesai takut seseorang dagangan dan menghentikan kembali acara yang sedang berlansung."jelas Maya jujur pada Suaminya itu.


"Tapi itu tidak terjadi kan? " kata Kevin tersenyum pada istrinya itu.


"Akhirnya aku menikahi kamu juga Mai, aku tidak meyangka kita bisamenikah secepat ini." kata Kepvin kembali.


"Aku senang mas, semoga apa yang aku takutkan selama ini tidak pernah terjadi lagi padaku."kata Maya menatap Kevin dengan sendu.


"May, aku tidak akan pernah meninggalkan kamu, walau kita saaat ini belum ada merasaman cinta, tapi aku sekuat aku untuk mencintai kamu, kerena aku sudah nyaman bersama kamu selama setahun ini kita kenal,aku mulai suka pada kamu,entah itu cinta, aku belum bisa memastikan saat ini, begitu juga dengan kamu may."kata Kevin memegang tangan istrinya itu.


"Mari kita Sama-sama untuk meyakini diri kita Mas, kita akan memulainya dengan pernikahan kita."kata Maya lembut


Kevin hanya terseyum saja mendegar kata istrinya itu, kerena Maya pasti ada sedikit menaruh hati padanya.


"Aku senang Kamu mau menerima lamaran Bunda, akhirnya kamu jadi istriku."ucap Kevin memcium Bibir istrinya itu.


"Apaan sih main meyelonong terus."kata Maya melepaskan ciumannya itu dari bibir suaminya itu.

__ADS_1


"Hahahah,, kamu ini lucu May,gak ada yang marah aku mencium kamu,sekarang kita udah nikah,gak akan dosa." kata Kevin lagi sambil ketawa sedikit kencang melihat mungka istrinya itu sudah merah menahan malu.


"Kenapa gitu tu mungka,kamu malu aku cium." kata Kevin lagi pada istrinya itu.


"Sana Mandi ini sudah sore Mas."ucap Maya kesal.


"Kita Mandi sama yok!! " Kata Kevin usil.


"Mas kamu jangan Macam-macam ya." kata Maya sudah sangat malu oleh suaminya itu.


"Kenapa Kamu malu May,Kita sudah Nikah istri sayang."kata Kevin gemas melihat Maya sudah mati kutu oleh ulahnya itu.


"Mas jangan becanda dong, apa secepat itu aku melayani kamu."kata Maya Lemas.


"Kalau aku megiginkan sekarang apa kamu mau melakukan dengan ku sekarang?" tanya Kevin lagi.


"Isss masa tega kamu mas, jangan ngebut-ngebut dong."kata Maya sedikit nyeri dengan ucapan Kevin barusan.


"Kasih jedah dulu kenapa sih Mas, aku belum siap jika sekarang kamu mitak hak kamu."kata Maya Bermungka imut itu menatap Kevin.


"Jagan seperti itu may, nantik aku Jadi gak bisa nahan." kata Kevin masuk meyelonong masuk kekamar madi yang ada didalam rumah itu, kerena Kevin sudah tidak tahan melihat Wajah imut Maya lagi.


Sampai didalam kamar mandi yang sempit itu Kevin hanya Menghebuskan nafasnya, kerena Maya sangat mengoda imannya.


"Kenapa denganku, biasanya aku gak seperti ini jika bersamanya,jangan sekarang Vin kamu mintak gak kamu pada Maya,itu akan membuat dia takut."kata Kevin berbicara sendiri didalam kamar mandi.


"May Mana Pakaianku?"tanya Kevin pada Maya yang asik membersikan mungkanya didepan kaca dari meka'up dari hiasannya.


"Tungguin bentar Mas aku tingal sikit lagi membersikan dari wajahku."ucap Maya santai, setelah siap kehapus meka'upnya itu dua lansung ke koper Kevin dan megambilakan Pakaian santai untuk Suaminya itu.


"Ini Mas,, kata Maya gugup memberikan Pakaian Kevin kerena Maya mekihat Kevin memakai handuk saja yang sedang menunggunya memberikan pakaian, Kevin lagi sibuk melihat HPnya saat ini.


"Mmmm,, kamu tarok dulu disutu. " kata Kevin acuh.


"Kenapa yu orang kok cuek, apa yang sedang dilihatnya itu di HP nya itu sih."kata Maya dalam hati sambil memperhatikan Kevin lagi serius menatap hpnya itu.


"Sebaiknya aku juga mandi juga, dari pada aku mikir Macam-macam padanya."ucap maya meningalkan Kevin didalam kamar itu.


Setelah kurang 30 menit Maya siap dengan mandinya, Maya masuk kedalam kamarnya saat ini Maya tidak melihat suaminya itu ada di kamar itu, Maya tidak terlalu memikirkan itu, dia dengan santainya membukak handuk seprti biasanya dengan memakan pakaian dalamnya dengan santi tampa penutup di tubuhnya itu, tampa sadar Maya saat ini tidak menyadari Kevin masuk kedalam kamar itu kembali.


"Kamu meu memancingku ya May. "ucap Kevin santai duduk di ranjang melihat istrinya itu memakai Pakaian dalamnya, dangan sedikit sesak Kevin menahan dirinya saat ini.


"auuuuuuw!! " teriak Maya Kaget suami sudah ada didalam kamar itu melihatnya santai memakai pakaian dalamnya.


"Mas apa yang kamu lakukan,kalau mekihat Tubuhku?"ucap Maya sangat malu menutup tubuhnya itu cepat dengan handuk kembali.

__ADS_1


"Gak usah ditutup aku sudah lihat semua." kata Kevin santai.


"Mas, kamu masuk kok gak ketuk-ketuk pintu sih."kata Maya Lemas.


"Masak aku harus ketuk pintu sih may, kita sudah menikah,gak salah aku melihat kamu dengan mata aku yang tidak akan berdosa jika lihat tubuh istri ku yang bohai."usil Kevin pada Maya.


"Mas jangan gitu dong, aku jadi malu sama kamu."kata Maya yang masih Berdiri mematung dengan ketutup tubuhnya itu dengan handuknya.


"Sini!!! Kevin menarik Maya kedalam dekapannya saat ini.


"Apaan sih kamu mas makan tarik aja, lepaskan aku mas."kata Maya tiba-tiba gugup dilihat oleh kevin.


"Kamu Takut ya? Aku tidak akan menyentuh kamu sebelum kamu siap melakukan tangung jawab kamu sebagai istri yang baik buatku." kata levin berbisik sedikit pelan pada Istrinya itu.


Maya Yang mendegar itu hanya bisa tersenyum, dan megusap wajah tampan kevin dengan lembut.


"Maafkan aku jika hari ini aku belum siap melakukan ini Mas,bukan aku menolak,tapi aku masih ragu dengan hatiku saat ini, aku janji jika hatiku sudah yakin dengan semuanya nantik aku akan memberikan itu untuk kamu."ucap Maya mencium bibir Kevin lembut.


"Aku akan menungu saat itu May, mari kita sama-sama untuk meyakinkan hati kita, untuk membagun rumah tangga yang Bahagia."ucap Kevin kembali mencium kening istrinya itu.


"Sana pakailah Pakaian kamu sebelum aku Khilaf."ucap Kevin pada istrinya itu.


"Jangan dilihat lagi ya!! " kata Maya santai.


"Dilihat pun tidak akan dosa." jawab Kevin santai melihat istrinya itu memakai pakaiannya.


"Kamu itu hari ini membuatku sunggu esxra sabar menahan May."kata Kevin membaringkan tubuhnya diranjang Maya yang Kecil itu.


"Emang kenapa lagi denganku sih mas?"kata Maya menyusul Kevin diranjang kecil miliknya itu.


"Sini !! biarkan aku memeluk kamu hari ini,kerena besok aku harus berangkat kejakarta, ada kerjaan yang tidak bisa aku tingal May, aku harap kamu bisa aku tingal Sebulan ini May, sendiri disini, setelah aku kembali lagi, aku akan membawa kamu hidup bersamaku."kata Kevin memeluk istrinya itu.


"Kok cepat Mas, kamu kembali kejakarta,apa tidak bisa kamu meningalkan Kerjaan itu dua hari lagi disini."'kata Maya sedikit sedih.


"Tidak bisa May, aku harus sudah sampai di besok besok, itu untuk masa depan kita,jika aku di pecat, pakek apa aku harus menghidupkan kamu."kata Kevin bercanda.


"Gitu ya."kata Maya Melihat sumainya itu selalu tidak pernah serius dalam bicara.


"Jika kamu malas disini sendiri, kamu pergi lah kerumah Bunda."kata Kevin kembali.


"Itu pasti Mas,tidak apa aku sendiri, lagian Sebulan ini dan bulan depan aku sudah sangat sibuk disekolah kerena anak kls 3 Akan ujian Mas, jadi aku tidak akan merasa sepi jika kamu gak ada."jawab Maya Pada suaminya itu.


Maya tidak mau Kevin berat untuk meningalkan dia besok jadi Maya tidak melihatkan wajah sedih itu didepan kevin.


Begitu juga dengan Kevin saat ini juga tidak mau secepat ini Berangkat kejakarta dan meningalkan istrinya itu sendiri disini.

__ADS_1


************


__ADS_2