
Alif turun dari ranjang itu mencari istrinya turun dari lantai atas kebawa,mungkin saja Afiyah lagi berbincang dengan bik ning sangka Alif.
Alif mencari bik ning lagi menyiapkan makanan malam saat ini dimeja makan.
"Bik mana Afiyah kok saya gak liha.?"
"Nona belum bangun ya den."
"Emang nya dia tidur dimana bik aku tidak lihat tudur dokamarku." ucap Alif bingung dengan bibik nin.
"Nona tidur di kamar tamu Den,tadi katanya dia lagi malas naik keatas lagi."jelas bik ning pada Alif.
"Ya sudah biar aku yang bangunkan dia saja bik,dia belum juga makan." ucap Alif pada bik Ning
Alif berjalan menuju kamar tamu tidak jauh dari meja makan itu,Alif masik kedalam melihat istrinya itu sedang tertidur nyeyak,Alif memperhatikan wajah istrinya itu sedikit sembam dan ada sedikit bekas air mata dipipi itu.
"kamu menagis,aku melihat bekas air mata di pipi kamu sayang,"ucap Alif sambil megusap bekas air mata yang kering itu.
"Apa aku bikin kamu menangis hari ini dan bikin kamu sedih." pikiran Alif mulai megigat kesalahan apa yang sudah dibuatnya tadi.
"Mas sedang apa kamu disini."ucap Afiyah yang baru bagun.
"Aku ingin mbagukan kamu sayang kita makan malam,sudah jam sebilan ini ayok kita makan dulu."Ajak Alif pada istrinya itu.
"Mas pergilah dulu kemeja makan aku, cuci mangka dulu."ucap Afiyah agak sedikit cuek pada suaminya itu.
"Baiklah aku menunggu kamu dimeja makan."ucap Alif tidak mau bertanya pada istrinya itu dulu.
__ADS_1
"Baiklah aku akan bersihkan mungka dulu."ucap Afiyah menigalkan Alif yang masih memperhatikan tingka istrinya itu agak kurang semagat itu.
Alif menunggu Afiyah dimeja makan malam ini,sudah 15 menit Alif berada di meja makan Afiyah tidak juga keluar dari kamar tamu itu.
Alif kembali lagi masuk kedalam kamar itu,namun tidak melihat Afiyah didalam kamar itu,Alif menyusul istrinya itu kedalam kamar mandi,Alif melihat Afiyah lagi mencuci mangkanya dengan sabun munka.
"Sayang apa yang sedang kamu lakukan kok bisa lama kamu keluar dari kamar mandi ini,cepatlah aku sudah sangat lapar sayang."
"Iya,kamu makan saja dulu aku lagi membersihkan Mungka aku mas,kamu tidak usa menungguku jika kamu lapar."ucap Afiyah apa adanya.
"Ada apa dengan kamu Fiyah,aku perhatikan kamu kurang semagat tidak seperti biasa aku lihat?"tanya Alif pada istrinya itu.
"Ayok kita makan janga berdebat dengan hal yang tidak penting."ucap Afiyah keluar dari kamar mandi itu menuju meja makan.
Alif duduk disamping Afiyah saat ini,Afiyah mulai mengambilkan Alif masih kepiring dan lauk kedalam piring Alif yang ada di depan suaminya itu.
Alif makan dengan diam saja tidak bayak bicar tidak seperti hari-hari biasanya mereka makan dan bersikap malam ini.
Afiyah santai saja dengan apa yang lagi dipikirkan dari sore tadi tampa bertanya pada Alif.
Setelah siap makan Afiyah selalu membuatkan kopi Alif yang lagi melakukan kan pekerjaanya di ruang kerja malam ini.
Afiyah masik kedalam dengan segelas kopi, dan menarih kopi itu didepan Alif saat ini lagumi pokus dilayar teptopnya.
"Ini mas kopimu,aku akan tidur duan jika kamu sudah lelah istirahat lah jangan memaksakan dirimu terlalu capek berkerja mas."ucap Afiyah langsung menigalkan Alif yang tertegun mendegar apa kata istrinya itu,baru pertama Afiyah berkata begitu tampa terseyum padanya dengan sikap biasanya saat ini Alif bertanya lagi ada apa dengan istrinya itu,apa dia melakukan kesalahan.
"Aku tidak mau ambil pusing dengan ini semua fiyah,masih bayak yang aku pilikirkan lagi."ucap Alif santai saja menyikapinya istrinya itu tampa mau bertanya lagi.
__ADS_1
Afiyah masuk kekamar dan berbaring di kasur empuk itu dengan kemudahan hatinya saat ini,hatinya masih betanya siapa wanita yang berani memegang tangan suaminya tadi ditoko.
"Gila aku bisa gila memikirkan ini semua,biarkan saja itu aku akan mencari tahu sendiri nati apa tuan wanita tadi dengan menatap Alif seperti itu."ucap Fiyah berbicara sendiri.
Afiyah Sangat kepikiran dari sore sampai sekarang masih menggangu pikirannya,namun Afiyah mencoba bersikap biasa saja pada Alif karena Afiyah tidak mau bertanya pada Alif, takunya mereka akan bertengkar dengan masalah tak jelas ini.
"Sayang kamu belum tidur?"ucap Alif tiba-tiba megisik pikiranya yang lagi pokus bepikir tentang wanita tadi sore itu.
"Mas,kamu sudah siap dengan kerjaan kamu.?"
"Sudah hanya sedikit saja yang aku kerjakan,mari tidur, aku sudah sangat mengantuk."ucap Alif.
"Ya"ucap Afiyah membaringkan tubuh kembali disamping suaminya itu.
Aafiyah mengambil guling yang ada di sebelah Alif menaruh guling itu di samping kirinya,Afiyah memeluk guling itu dan membelakangi Alif saat ini yang lagi menatapnya.
"Sayang aku melihat kamu agak berbeda dari biasanya pada ku malam ini ada apa,apa aku berbuat salah padamu.? "
"Tidurlah jangan membahas yang tidak-tidak mas,aku hanya capek saja hari ini."ucap Afiyah pada Alif yang masih saja membelakangi Alif.
"Ya sudah selamat malam.ucap Alif jiga menghadap pungungnya pada istrinya itu,yang biasanya setiap malam Alif tidur dengan memeluk istrinya itu, namun tidak malam ini mereka berdua sama-sam berpikir malam ini.
"Aku akan mencari tahu sendiri siapa wanita tadi, mungkin saja kamu tidak mau mengenalkan wanita itu padaku,aku akan mencari tahu dengan caraku sendiri,aku sangat Kecewa saja kamu tidak mau menjelaskan ini padaku,pada hal aku berdiri dibelakan kamu mas,apa kamu malu mengakuiiku istrinya kamu pada teman kamu."ucap Afiyah dalam hati sambil manahan tagisnya lagi.
"Jika itu benar kenapa dulu kamu menikahi aku,pada akhirnya kamu tidak mau megakuiku pada orang yang kamu kenal,aku merasa cemburu waktu wanita itu memegang tangan kamu dan menatap kamu dengan tatapan cinta dimatanya,aku tidak mau kamu seperti ini mas,seharusnya kamu bisa bilang bahwa sku ini istrinya kamu tapi tidak kamu menjawab dengan yang lain."Afiyah masih saja berkecamuk menahan hatinya saat ini atas sikap Alif sore tadi.
Ada sedikit rasa kecewa dihati Afiyah saat ini atas sikap Alif padanya sore tadi,siapa yang tidak cemburu melihat suaminya diperlakukan oleh wanita cantik dan Afiyah berada dibelakang Alif,namun Alif tidak mau mengenalkan Afiyah pada temannya itu,entah apa maksud Alif saat itu.
__ADS_1
**************