MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Pernikahan Pino


__ADS_3

Hari hari yang ditunggu oleh Pino dan Liza akhirnya datang juga kerena Acara pernikahan mereka diadakan dirumah Liza Sesuai dengan kebiasaan orang desa sekitar.


Hari ini Afiyah melihat kakaknya itu sunggu tampan memakai pakaian seperti saat ini dia lihat.


"Kak kamu sungguh tampan hari ini,aku tidak percaya kamu bisa setampan ini, kerena biasanya kamu dengan gaya kamu itu biasa-biasa saja."


"Kamu ini dek, bikin aku gak percaya diri saja."


"Apa kamu sudah mulai goyah ada sedikit ketakutan pada diri kamu kak?"


"Sedikit padahal dari kemaren aku merasa biasa-biasa saja kok hari ini aku ada rasa tidak percaya diri."


"Biasa itu kak,dulu aku nikahin adik kamu juga merasa seperti itu,apa lagi kami nika dua kali kerena adik kamu itu tidak mau menerima nikah sirinya waktu di Italia."ujar Alif.


"Jangan mengingat lagi itu Mas." ucap Afiyah sedikit malu jika Pino tahu itu.


"Jadi kalian pernah nikah dua kali dong."


"Benar kak,kita nikah ulang sebulan setelah kami nika sirih."ucap Alif terseyum pada Pino.


"Kamu rilex saja kak, tidak usah merasa tegang seperti itu sebentar lagi acara akan dimulai."ucap Afiyah paa Kakakbya itu.


Tidak lama Acara akat nikah Pino sudah sudah dimulai, Afiyah yang menyaksikan janji ikral mereka berdua depann penghulu sudah siap.


Hari ini Ijab kabul itu sudah selesai dilaksanakan tingal acara pesta mereka saja yang harus dijalankan oleh kedua pengantin itu,Liza sangat cantik dibaluat dengan pakaian adat ditempat mereka tingal dan begitu juga dengan Pino yang tampak gagah.


"Lihatlah mereka Mas,aku ingin seperti itu kembali jika bisa untuk megulangnya kembali."ucap Afiyah terseyum kearah kedua pengantin itu.


"Kita sudah melebihi dari pesta mereka ini, kamu saat itu lebih cantik dari mereka memakai gaun pengantin saat itu."ucap Alif megenang masa itu.


"Kenapa kita jadi bicarakan tentang kita sih Mas."ucap Afiyah tersadar atas apa ucapannya itu.


"Tidak masalah kita megenang itu kembali. " ucap Alif penuh maksud.


"Mana Kak regi dan Aisy ya kok belum juga mereka sampai apa mereka tersasar lagi."ucap Afiyah pada Suaminya itu.


"Emangnya mereka sering kesini?"


"Sering sih tidak mas,adalah beberapa kali mereka kedini dan meginap untuk beberapa hari ditempat Nenek."jelas Afiyah pada suaminya itu.


"Berakti selama ini Aisy juga tahu kamu disini selama ini."ucap Alif tidak percaya pada Istrinya itu.


"Iya,kak jamal dan Aisy pernah nginap seminggu disini waktu Lahir Lian saat itu juga Tiara dan Kak Regi." jelas Afiyah jujur.


"Tapi kanapa kamu tidak mau memberi tahuku?"


"Kerena alasan sudah aku katakan pada kamu semua Mas tidak perlu aku menerangkan kembali."ucap Afiyah santai.

__ADS_1


"Tapi memang tega istri ku saat itu melihat aku menderita saat itu."ucap Alif


"Ya harus bagai mana lagi biar kamu tahu kesalahan kamu telah mengabaikan aku selama ini." balas Afiyah pada Alif yang menatapnya.


"Aku tidak pernah mengabaikan kamu sayang Selama ini aku berusaha mencari kamu, tapi aku tidak bisa menemukan kamu."


"Sudah Mas tidak usah membahas ini lagi karena aku sudah berada dekat kamu sekarang,kamu hanya bisa menahan aku biar aku tidak lari lagi dan meninggalkan kamu."canda Afiyah pada Alif.


"Kamu ini,, mulai sekarang tidak ada yang bisa membuat kamu lari dariku sayang,aku akan mengikat kamu agar tetap bersamaku."balas Alif Afiayh.


Tidak Lama orang yang mereka tunggu sudah sampai di tempat acara itu, dimana Afiyah berada dengan Alif.


Afiyah menungu mereka saat ini, hanya bisa terseyum kearah kedua sahabatnya itu yang masing-masing sudah memiliki buah hati.


"Hai Fiyah,ucap Aisy yang sangat merindukan sahabatnya itu.


"Aisy aku sangat merindukan kamu."balas Afiyah memeluk Aisy.


"Apa kabar kamu Sekarang kok kamu bisa langsing kayak gini sih Fiyah?"Mulut judes sahabatnya itu yang sudah lama tidak didegarnya hari ini dapat dia dengar lagi.


"Jangan membahas disini bayak tamu. "ucap Fiyah pada Aisy.


"Hai Tiara apa kabar kalian.? "Afiyah mencubit pipi gembul gadis imut di gedongan Tiara.


"Kami sehat saja Bunda Fiyah,bagai mana dengan adek Lian.?"Balas Tiara menirukan suara anak kecil itu.


"Kalian ini Memang rekan kerja yang kompak Ya."ucap Afiyah kedua pria tampan di depannya itu.


"Ya seperti itulah kami Dek."jawab jamal apa adanya.


"Lian Ada sama Alif, itu disana lagi duduk bersama oma dan opanya."jelas Afiyah pada Kedua orang yang sudah diangap keluarganya.


"Alif,,ucap Mereka betemapat kompakpl dan mekihat kearah Alif yang lagi mengedong putranya itu.


"Itu aku gak mimpi ya."celetuk istrinya jamal.


"Puukk,, Afiyah memukul legan Aisy dengan lembut."


Aduhh sakit Fiyah. "ringis Aisy pada sahabatnya itu.


"Berakti kamu gak mimpi Aisy itu benaran."ucap Afiyah.


"Kamu behutang penjelasan sama kita."jawab Tiara padanya.


"Ok,, setelah acara kita bisa omongin ini lagi sekarang saatnya untuk menganggu pengantin itu."ucap Regi pada Ketiga wanita cantik itu.


"Ayok kak kita gabung dengan mereka disana."ajak Afiyah menuju tempat kedua mertuanya dan Alif.

__ADS_1


Jamal dan Regi juga bergabung dengan mertua Afiyah saat ini.


Alif melihat rekan bisnisnya juga disana Alif menyapa Regi dan Jamal.


"Hai apa kabar."ucap Alif pada kedua orang itu dengan ramah.


"Baik tuan Alif."ucap mereka betsamaan.


"Kalian berdua tidak usah pormal seperti ini padaku jika kita bertemu diluar seprti ini kak."ucap Alif p


ada Jamal yang sudah diangap kakak oleh istrinya selama ini.


"Dan juga kamu Regi kita seumuran bisa pangil nama saja pada ku."ucap Alif lagi pada Regi.


"Baiklah Lif, jika kita berdua membuat kamu tidak nyaman."ucap Jamal pada Alif.


"Tidak Masalah kak, aku juga senang kita seperti ini lebih nyaman. "ucap Alif lagi


Setelah cukup lama Mereka menghabiskan waktu dipesta Pino akhirnya mereka memutuskan untuk kembali keVilla dimana Afiyah sudah tingal disana bersama Alif.


Sebelum mereka semua kembali Tidak lupa mereka semua mengucapkan selamat pada Pino dan Lisa.


"Selamat ya Nak Pino "ucap kedua mertua Afiyah pada Pino dan Liza.


"Terimakasih banyak pak wira dan buk Alin sudah datang ke acara kami."ucap Pino pada kedua mertua Adiknya itu.


"Selamat Pin,, akhirnya kalian berdua bisa menuju singasana seperti saat ini, ucap Jamal pada Pino dan Liza.


"Ini semua berkat doa kalian semua."balas Pino dengan senang.


"Semoga kalian berdua hidup dengan bahagia. "sambung Regi yang ada disebelah Pino.


"Terimakasih bayak kalian sudah datang jauh dari kota kesini."ucap Pino.


"Kakak, Liza,, Selamat ya semoga kalian berdua bisa hidup bahgia dengan pernikahan kalian yang penuh cinta ini,aku senang melihat kalian bersama." ucap Afiyah pada kedua orang itu.


"Kak,ini hadia dari kami berdua untuk kalian semoga kalian bisa menikmati bulan madu kalian dengan ini."ucap Alif pada Pino dan Liza memberikan sebuah amplop yang berisi paket perjalanan dan penginapan untuk bulan madu merekan selama dua minggu dibali."


"Tidak usah dibuka sekarang nantik saja dikamar setelah siap acaranya."jelas Afiyah.


"Kami semua kembali keVilla dulu kak, semoga perjalanan untuk kalian besok menyenangkan."ucap Alif. "


"Terimakasih bayak atas bantuannya ini,kami sangat senang kalian sudah datang ke acara kami berdua."


" Sudah kami kembali dulu ya kak."ucap Afiyah dan teman-temannya itu meningalkan Sepasang pegantin itu .


************

__ADS_1


__ADS_2