
Hari ini Alif akan membawa Afiyah berleling dikota Francisco,hari ini mereka akan menghabiskan waktu mereka berdua dan kebersamaannya selama beberapa di kota ini.
Alif melakukan ini semua demi kebahagiaan istrinya itu kerena mereka sudah lama tidak seperti ini selama beberapa tahun ini kerena alif sudah memutuskan hubungan dengan istrinya itu sebelum mereka menikah,bayak hal yang terjadi dalam beberapa tahu itu.
Hari Alif menebus itu selama ini membuat Afiyah kecewa dan merasa sedih sehinga Afiyah sampai pergi jauh untuk melupakannya.
Alif mengingat itu sungguh meyakiti hatinya rasa bersalah itu sampai saat ini tidak pernah hilang pada dirinya.
Hari ini Afiyah sangat gembira menikmati alam yang terbuka seperti saat ini,Alif membawa Afiyah keair terjun yang terkenal dikota itu.
Afiyah tampak senang dan senyuman manis itu selalu terpancar di bibir manis miliknya itu,Afiyah tidak pernah ada rasa bosan saat berada sempat pariwisata di kota itu.
Setelah itu Alif membawa istrinya itu ketaman yang ada di kota itu,tumbuhan bergai bangga cantik membuat hati siapa saja yang berada disana akan merasa senang dan nyaman.
"Sayang apa kamu senang hari ini?tanya Alif pada istrinya itu.
"Aku sangat senang Lif kamu sudah membawaku kesini hari ini." dengan senyuman yang tulus Afiyah pancarkan itu pada suaminya yang duduk disamping.
"Besok kita akan kembali lagi kekota papa dan mama berada,maaf ya sayang aku hanya bisa membawa kamu berlibur sebentar saja kerena kita juga akan kembali ke Indonesia." ucap Alif tidak enak pada istrinya itu.
"Tidak apa-apa Lif aku sudah senang kita menghabiskan waktu berdua walau dalam waktu singkat seperti saat ini,aku juga berterimakasih pada kamu hari ini mau membawaku melihat pemandangan indah saat ini,ini semua sudah melebihi dari apapun Lif."ucao Afiyah.
"Kamu benar-benar senang dengan ini semua sayang ?
"Aku benar-benar senang Lif dan aku juga suka tempat ini."
"aku senang mendengarkan ini semua sayang,kamu menyukai tempat ini." ucap Alif merangkul istrinya itu.
"Apa kamu sudah puas berjalan- jalan seharian ini sayang?
__ADS_1
"Aku sangat puas hari ini kita bayak mengunjungi tempat yang keren di kota ini."
"Besok kita akan kekota lain jika kita ke negara ini lagi,Mari kita kita kembali ke hotel hari sudah sore,perjalanan kita cukup jauh hari ini dari hotel tempat kita meginap jadi kita harus kembali secepatnya sebelum malam kerena kita pagi harus menempuh perjalanan jauh."
"Baiklah kita kembali sekarang,kapan-kapan kita akan kembali lagi kedini lif."ucap Fiyah pada suaminya itu.
"Aku janji kita akan kembali lagi kesini jika kamu belum hamil."ucap Alif santai pada istrinya itu.
"Benar juga ya lif,jika aku hamil apa kamu tidak mau membawa aku ya lif.?"
"bukan seperti itu sayang kalau kamu hamil aku tidak mungkin mengajak kamu melakukan perjalanan jauh sayang itu akan berdapak buruk pada kandungan dan janin yang ada dirahim kamu."
"Baiklah itu tidak masalah lif,karena itu lebih penting dari semuanya."ucap Afiyah negerti apa yang diucapkan suaminya itu.
"Mari kita kita kembali sayang nantik kemalaman samapai hotel."ajak Alif pada Afiyah.
"Ayok"Afiyah berdiri dari duduknya dari rumput itu dan menggandeng tangan suaminya itu.
Butuh Dua jam lebih mereka menempuh perjalanan untuk kembali kepeginapan mereka saat ini,Afiyah yang berada di samping Alif saat ini sudah mulai mersa lelah oleh perjalanan mereka seharian ini.
"Kamu lelah sayang?jika kamu merasa lelah tidurlah nantik aku bangunka kamu jika kita sudah sampai hotel."ucap Alif membelai rambut panjang istrinya itu dengan kasih sayangnya.
Afiyah juga ikut merebahkan kepalanya kesamping pundak suaminya itu,Alif melihat tingkah istrinya itu hanya bisa diam dan tersenyum saja saat ini sikap manja istrinya itu membuat Alif senang dan merasa bahagia,selama berpisah dengan Afiyah Alif tidak pernah lagi terseyum pada siapa saja,dia bersifat dingin selama ini,semenjak kejadian itu,papanya Alif menjodokan dengan anak temannya.
Tidak butuh lama membuat Afiyah tertidur dipundak suaminya itu dengan nyaman,Alif sambil mengendarai mobil saat ini hanya megelus wajah cantik istrinya itu yang sedang terlelap itu.
"Kamu kalau sudah tidur seperti ini aku selalu megigat waktu kita kuliah sayang apa yang sudah kamu lakukan padaku diperkemahan waktu itu.ucap Alif dalam hati megigat Afiyah sampai tidak sadar dikerjain Alif waktu tidar diperkemahan saat itu,Afiyah dipindahkan keluar tendanya oleh Alif.
"Sungguh menyenangkan masa-masa itu sayang ingin aku mehmgulang kembali tingkah bodoh itu lagi."senyum Alif mengingat masa itu.
__ADS_1
Harganya sampai juga mereka di hotel jam 8 malam kerena perjalanan cukup jauh hari ini,Alif melihat istrinya itu masih tidur dengan nyenyak membuat Alif tidak tega membangunkan istrinya itu,akhirnya Alif megendong Afiyah masuk ke kamarnya malam ini.
Sampai dikamar Afiyah terbangun setelah Alif masuk kedalam kamar mandi saat ini untuk membersihkan dirinya dari bauk keringat karena sudah seharian diluar dengan terik matahari mereka berdua lalui.
"Lif kamu dimana,"ucap Afiyah melihat sekitar kamar tidak melihat suaminya ada disampingnya.
"Apa dia lagi mandi ya,ucap Afiyah bangkit dari tempat tidur itu dan menyusul Alif kedalam kamar mandi itu.
"Sayang kamu sudah bangun,apa kamu mau mandi juga sayang,ucap Alif pada istrinya itu saat ini Alif lagi berendam.
"Tidak lif badan ku merasa dingin sekali lif."ucap Afiyah mengambil mencuci mungka dan gosok gigi dan membersihkan mungkanya."
"Ada air hangat sayang akan membuat tubuh kamu itu agak rilex sayang."ucap Alif pada istrinya itu.
"Gak laif aku gak kuat membayangkan saja aku sudah tidak kuat."ucap Afiyah lagi.
"Ya sudah kembalilah ketempat tidur sayang jika itu yang kamu mau"ucap Alif lembut pada istrinya.
"Ya sudah aku kedalam dulu ya,kamu teruslah mandinya aku akan menganti pakaian dulu."ucap Afiyah meningalkan Alif yang terseyum padanya.
Afiyah saat ini sudah siap dengan memakai piama tidurnya saat mau keluar dari ruang ganti itu Alif masuk akibatnya Afiyah jadi menabrak tubuh suaminya itu.
"auuu"ucap Afiyah memegang dahinya kena dagunalif.
"Sayang kamu tidak apa-apa? makanya kalau jalan itu lihat kedepan jangan lantai yang dilihat sehinga menabrakku,untung aku yang kamu tabra jika dinding itu yang kamu tabrak bisa-bisa benjol kepala kamu itu."repet Alif pada istrinya itu.
"Sedikit saja kok"ucap Afiyah masih memegang keningnya itu.
Alif hanya bisa menghebusakan nafas melihat istrinya itu salalu saja bertingkah bodoh, selalu tidak memperhatikan dirinya itu akan celaka,kurang hati-hati dalam berjalan.
__ADS_1
**************