MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Melihat sanset


__ADS_3

Dua hari Maya menghabiskan Libur bersama dengan Kevin dipulau yang indah terlihat oleh maya,mereka benar-benar menghabiskan bulan madu mereka dengan bermesraan di pulau yang sudah disewah olah Kevin hanya untuk mereka saja yang ada dipulau itu.


"Kamu senang kita ada disini sayang?"kata Kevin membawa duduk istrinya itu diatas pahanya.


"Senang bangat Mas, aku gak bisa harus bilang Apa pada kamu." jawabnya dengan senyuman yang dengan megalung kedua tangannya ke leher Suamianya itu.


"Aku senang kita bisa seperti ini terus, selalu bermesraan dengan kamu setiap hari."kata Kevin memeluk istrinya itu.


"Kamu jangan bucin dehh Mas." kata Maya santai.


"Biarin aja, sama istri sendiri kok, kenapa harus ditahan."cubit Kevin dihidup mancung istrinya itu, dan sebuah kecupan dibir itu.


"Kamu kok gak Bosan-bosan Mas Dari semalam sampai sore ini kamu masih saja Gak bisa bikin aku santai sebentar saja." repet Maya pada Kevin.


"Kamu itu sudah candu bagiku sayang."kata Kevin lagi mendekat hidup mancung itu ke hidung istrinya itu.


"Sudah Ahhh aku malas jika kamu terus mau mengempurku lagi, aku ingin lihat Samset ditepi laut itu Mas, ayok kita duduk di pasir itu.!! " Tunjuk Maya ketepi pantai mengajak suamainya itu yang lagi tersenyum padanya.


"Baiklah!! " ayok kita kesana Sayang, selama disini kita puaskan waktu kita bersama!!! menarik tangan istrinya itu.


"Aku mau digendong dipungung kamu Mas.!!"manja maya pada Kevin.


"Kamu manja kali Sayang, entar jangan lupa kasih aku jatanya satu ronde saja!! "kata kevin sambil memainkan matanya pada istrinya itu.


"Itu sih mau kamu terus Mas." kata Maya dengan Kesal.


"Ayok naik kepungungku dini!! jangan kesal gitu padaku, entar cantiknya hilang." kata Kevin merayu istrinya itu.


"Ayok!! Kata Maya naik keatas pungung Kevin dengan Senang.


"Iiis kamu berat sayang, bisa-bisa punggung ku bisa patah kayak gini. " kata Kevin bercanda.


"Ayok jalan Mas, kita duduk disana menjelang senja datang."tunjuk Maya kearah laut.


"Baiklah Mari kita kesana." Kevin langsung,berjalan mengedong istrinya yang berada di punggungnya.

__ADS_1


Sampai ditepi laut dengan hamparan pasir putih itu Maya turun diri pungung suaminya itu dan duduk tepi pantai itu dengan senyuman dibibirnya yang manis itu.


"Tahu kamu gak Mas? aku masih ingat waktu itu masih hidup ibu, pernah sekali aku diajak kepantai dimana dulu ibu dan ayah bertemu pertama kali mereka."


"Aku mendegar itu kisa mereka sangat iri, ibu sangat mencintai Ayah sampi diakhir hidupnya dia tidak pernah ingin mengantikan Ayah dengan nama orang lain di hatinya."jelas Maya tersenyum pada Kevin, ada sedikit kesedihan dimata istrinya itu.


"Kenapa? kamu sangat merindukan ibumu, atau kamu merindukan ayah kamu sayang?"kata Kevin dengan megusap bahu istrinya itu lembut.


"Aku merindukan ibu Mas!! Tapi tidak dengan Ayah, semenjak ayah meningkatkan kami berdua saat aku kecil, semenjak itu aku juga melupakan ayah,aku tidak pernah bertemu lagi sampai saat ini Mas dengannya, jadi untuk apa aku harus merindukan dia." kata Maya sangat sedih mengapa ayahnya tidak pernah kembali lagi pada ibunya dan tidak pernah lagi menemuiinya walau untuk sekali saja.


"Gak usah diingat lagi, aku yang akan menjagamu sekarang, aku janji untuk membahagiakan dirimu selalu." kata Kevin megeratkan pelukannay pada istrinya itu.


"Lihatlah itu Samsetnya sudah mulai turun, sebentar lagi akan gelap."kata Kevin menujuk kearah mata hari tengalam itu.


"Kita Foto yok Mas, untuk kenang-kenangan kita berdua." Ajak Maya Pada Kevin.


Kevin hanya mengikuti apa yang diinginkan Istrinya itu, mereka berfoto tampak mesra dan bayak gaya lucu yang diciptakan oleh mereka saat ini, kerena dunia milik mereka berdua saat ini.


Setelah Siap berfoto mereka berdua masih Duduk ditempi pantai itu dan hari yang mulai Gelap,Kevin hanya diam saja Melihat Maya masih menatap Kelaut itu dengan Senyuman Yang tidak bisa diartikan.


"Apa sudah puas menatap kelaut luas, itu? " tanya Kevin


"Apa kita mau bermalam disini tidak akan kembali kerisors? " kata kevin lagi pada istri itu.


"Tunggu bentar lagi Mas aku masih ingin disini." regek Maya pada Kevin.


"Ini sudah gelap sayang, sebaiknya kita kembali yok!! " Ajak Kevin pada Maya.


"Bentar lagi ya!! " regeknya pada suaminya itu.


"disini angin sangat kencang Sayang nantik kamu bisa masuk angin."kata Kevin lagi.


"Aku tidak mudah sakit mas, jangan cemaskan aku!! " kata Maya dengan santainya berkata begitu pada Kevin.


"Kamu ini sungguh keras kepala. " kata Kevin kesal pada istrinya itu dan geram.

__ADS_1


"Setengah jam lagi, aku janji kita Akan pulang." kata Maya cepat meyahuti suaminya itu.


"Baiklah Setegah jam lagi aku tungguin setelah itu kita kembali, tidak ada lagi tawaran. " Tegas Kevin pada Maya.


"Iya sayang ku, jangan cerewet gitu."kata Maya memegang Pipi Kevin dangan sedikit mencubut pipi suaminya itu dengan gemas.


"Auuuuw sakit sayang Jagan dicubit kayak gitu."kata Kevin menarik tangan istrinya itu dari pipinya itu.


"Sakit ya si unyu-unyuku ini!!! " canda Maya pada Kevin yang sudah ketawa oleh tingkah istrinya itu.


"Hahahaha kamu lucu, dengan kata yang baru kamu katakan barusan." kata Kevin


"Biar kamu gak kesal lagi padaku Mas."kata Maya dengan santainya.


"Sudah ini sudah Setegah jam kita pulang sekarang May. " kata Kevin bangkit dan berdiri sambil membantu istrinya itu bangkit dari pasir itu.


"Ayook sayang kita kembali." kata Kevin lagi.


"Ayok!!kata Maya merankul tangan sumainya itu berjalan kerisorts tempat mereka sewa selama satu minggu ini.


"Apa kamu sudah senang melihat sanset disini May? " tanya Kevin pada Maya masih berjalan menuju risorts yang tidak jauh dari sana.


"Hari ini aku sangat senang sekali Mas, akhirnya keinginanku bersama suamiku yang sangat aku cinta dan aku sayangi akhirnya aku bisa berdua dengannya melihat mata hari terbenam lagi." kata Maya sangat senang.


"Besok kita kemana lagi, apa kamu ingin berjalan-jalan dikota negara ini, sebaiknya kita besok pagi meningalkan pulau ini dan kita meginap dihotelku yang ada disni, kita bisa menghabis waktu melihat dikehidahan paris nantik." kata Kevin lagi pada Maya.


"Boleh juga Mas aku ingin melihat menara 🗼Eiffel itu pasti indah jika malam hari." kata Maya membayangkan selama hidupnya dia belum pernah melihat secara langsung meranara kebagaan negara saat ini mereka berada.


"Jika kamu setuju aku akan menghubungi orang ku yang untuk mempersiapkan kamar dan keperluan kita selama dikota itu." kata Kevin.


"Terserah kamu Saja Mas, aku mengikut saja apa kata kamu Mas."balas Maya senang.


"Bailak jika begitu,besok pagi kita akan berangkat kesana."balas Kevin senang.


Sampai dialam risorts itu mereka berdua langsung membersihkan diri mereka kerena sudah kenak pasir, Maya duduk di pasir saat melihat sanset tadi, jadi tubunya juga lengket pasir, sebelum mandi mereka meyempakan dulu memadu kasih terlebih dulu di dalam kamar mandi itu sebentar.

__ADS_1


😂😂😂😂😂😂thorrr ngitip sediki kegiatan mereka🤭🤭🤭🤭.selalu setia dicerita ini Ya gaiss.terimakasih bangat atas dukungan teman-teman thor semua, tetap sehat dan selalu sukses.


*********


__ADS_2