MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Pembicaraan Dengan Bunda


__ADS_3

Diatas mobilnya Kevin saat ini hanya memperhatikan gadis yang duduk disampingnya saat ini,Maya tidak banyak Bicara dari keluar dari villa Alif.


"Kenapa Kamu May,kok aku gak dengar suara cemreng kamu lagi, capek ya ngomel saja dari tadi."kata Kevin santai.


"Aku diam Salah,jika aku Ngomong aku dibilangin bawel, kayak mana kamu itu sih mas,gak bisa lihat aku senang sedikit saja."ucap maya Bicara agak Sedikit Malas.


"Gak,,aku cuma sepi aja kalau dekat kamu gak dengar celoteh kamu itu May."kata Kevin kembali.


"Ini,, yang aku Janjikan kemaren."kata Kevin memberikan kita kecil pada Maya."Jangan sampai gak dipakai, dengan susah paya aku Nabung gajiku untuk beli ini."canda Kevin.


"Ihhhh kamu bohongin aku Ya mas, masa tega sih."ucap Maya Mengambil dengan senang hati kotak yang ada di tangan Kevin saat ini."Aku pasti pakai kok,terimakasih banyak." kata maya sangat senang Dengan hadiah Kevin untuknya.


"Gak usah dibukak sekarang May, nantik dirumah saja."ucap Kevin santai.


"Kenapa gak boleh si, aku bukak sekarang ya, biarkan Mas lihat aku pakai." kata Maya dengan santainya membukak kotak yang berisi kalung,Hadia ulang tahun sebulan yang lalu yang janjikan Kevin untuk maya, jika dia kembali ke desa untuk pulang menemui bundanya, Kevin akan memberikan hadiah itu pada Maya.


"Wowwwww,, ini cantik sekali Mas,aku suka!!ucap maya sangat senang. "ini pasti mahal ya mas, maafkan aku jika membuat gaji kamu habis untuk membelikan hadiah ini untuk aku." kata Maya melihat pada Kevin yang masih pokus megemudikan mobilnya.


"Itu tidak mahal May, hanya kalung biasa yang bisa aku berikan untuk kamu, sebagai hadia dari aku untuk Teman baikku."ucap Kevin santai saja, kerena Kalung itu sangat mahal dipesan oleh Kevin dengan jauh hari untuk Maya.


"Tidak apa Mas,aku gak menilai dari harganya kok, yang penting kamu iklas kasih ini sama Aku."jawab Maya santai.


"Aku senang kamu suka,pakailah Aku akan lihat kamu mekainya, jangan pernah dilepas dari leher kamu itu, ingat separuh bagiku untuk membeli kalung itu." canda Kevin pada Maya.


"Iya, aku gak akan lupa kata kamu itu."ucap Maya kesal pada Kevin.


Tidak Lama mobil mereka sampai juga dirumah Maya,sudah sampai turunlah,ini sudah malam besok kamu akan kesekolah."kata Kebin


"Tungguin bentar Mas aku pasang kalungnya dulu."ucap Maya Megambil kalung itu dari kotaknya.


"Sini aku bantu."Kata levin dengan cepat menambar kalung itu dari tanggan Maya.


Kevin memasangkan Kalung itu ke leher jenjang Maya,setelah siap Kepin menatap Maya dengan tatapan yang tidak dapat diartikan saat mereka sudah berdekatan seprti ini,mereka berdua saat ini sama-sama saling menatap dengan keheningan Malam.


Jantung Maya tidak dapat tenang lagi, detak jantung keduanya sama-sama tidak bisa diajak damai saat situasi seperti saat ini.

__ADS_1


"Cantik!! "reklek Kevin mengucapkan itu pada Maya, sehinga Kevin tidak menyadari bibirnya menyentuh bibir Maya,begitu juga dengan Maya saat ini tidak menolak sedikit saja apa yang sudah dilakukan oleh Kevin, mereka sama-sama menikmati ciuman mereka didalam mobil itu.


Maya Tersadar apa yang mereka lakukan dengan cepat Maya melepaskan ciuman Kevin dari bibirnya.


"Mas,, apa yang kita lakukan!! "kata Maya sedikit malu pada Kevin.


"Maafkan aku May, aku gak segaja."kata Kevin santai.


"Aku turun dulu ya Mas, kamu Hati-hati pulangnya. " kata Maya sedikit Agak Malu pada Kevin.


"Ya, masuklah kata kevin pada Maya.


"Daaa mas!! "kata Maya pada Kevin saat mau masuk kedalam rumahnya.


Kevin kembali Melanjutkan perjalanan pulangnya ke rumah, setelah pulang dari mengantarkan Maya, sampai dirumah Kevin masih melihat Bundanya masih belum tidur ada diruang TV.


"Bunda belum tidur?" kata Kevin ikut duduk disamping Bundanya itu.


"Belum Vin, Bunda Segaja Menunggu kamu pulang, kamu dari mana sih jam segini baru pulang.?" kata Bunda Mery pada Putranya itu.


"Aku dari Villa Alif Bun, dia berada disini Sekarang Besok dia sudah kembali lagi kebandung."jelas Kevin pada Bunda Mery.


"Kevin sudah memikirkan itu, Bun tapi Aku belum bisa matikan Gadis itu mau sama Kevin, kerena saat ini Kevin masih berteman saja dengannya Bun."kata Kevin Acuh


"Jika kamu merasa menyukai Gadis itu, bicaralah baik-baik dengan dia untuk menjalin hubungan Yang lebih baik dengan gadis itu, bunda tidak pernah membatasi dengan siapa kamu akan menikah, asal gadis itu baik."kata Bunda Mery.


"Jika kamu belum bisa, bagai mana Dengan pilihan bunda saja,besok biar bunda lamar gadis itu untuk kamu Nak,pasti kamu suka dengan gadis pilihan Bunda ini."ucap Bunda Mery tersenyum pada Putranya itu.


"Memang Bunda sudah meyiapkan calon buat Kevin." kata Kevin menunjuk dirinya sendiri.


"Iya!! "


"Gila ini bagai mana aku bisa nolak pilihan Bunda ini."kata hati Kevin saat ini.


"Hai,, ada apa kamu menolaknya Nak?" ucap Bunda Mery

__ADS_1


"Tidak Bun, aku tidak nolak kok, mana yang baik saja bagi Bunda , jika gadis itu Baik bagi Bunda silakan Bunda lamar gadis itu, kerena aku gak bisa lama disini Bunda."kata Kevin tidak Mau menolak keingin bundanya itu.


"Kalau begitu besok Bunda akan kerumah gadis itu, untuk melamar pada bibiknya, kerena bibik gadis itu juga Bunda Kenal."kata Bunda Kevin sangat senang.


"Kevin terserah Bunda saja, jika gadis itu baik untuk kevin."ucap Kevin juga tersenyum pada Bundanya itu.


"Kevin kekamar dulu Ya Bun."kata Kevin Masuk kekamarnya.


Sampai dikamarnya Kevin menghempaskan Tubuhnya itu diranjang empuk itu, sambil berpikir.


"Sial bangat Hidup gue,kok aku gak bisa nolak kata Bunda ya, apes nasid gue,Baru gue ingin dekat sama gadis,Mala ini yang akan gue hadapi."kata Kevin sambil berpikir.


Kevin kesal Pada dirinya sendiri gak bisa nolak keinginan bundanya itu, saat ini Kevin lagi Ingin curhat sama sahabatnya, siapa lagi bukan Alif.


"Ada Apa Lo nelpon malam gini,gangu aja Lo orang lagi tidur."kesal Alif pada Kevin.


"Elahhh Lif baru jam sepuluh udah tudur lo, masa kalah sama banci lo."kata Kevin Asal.


"Apaan sih lo samain gue sama Banci,anrit lo Vin." kesal Alif pada Sahabatnya itu.


"Gue mau curhat sama lo, dengar gue dulu bentar, setelah itu lo boleh ngelonin istrinya lo lagi."kata Kevin tidak semagat.


"Katakan Apa yang ingin lo katakan."kata Alif


"Lif, Bunda Ingin jodohin gue sama gadis pilihan Bunda."kata Kevin tidak semagat.


"Baguslah itu, biar lo cepat nika, biar lo gak jadi bujang Lapuk lo."kata Alif Santai.


"Teman gak Ada aklak lo Lif,teman lagi kesusahan gini mala lo senang."ucap Kevin kesal pada Alif.


"Vin lo kalau gak suka sama tu gadis, lo bisa nolak Vin, ngapain lo bingung sih Viv."kata Alif santai.


"Lo tahu dari dulu gue gak bisa nolak jika Bunda menginginkan sesuatu dari gue."kata Kevin tidak semagat.


"Ya kalau lo gak bisa bilang Sama Bunda, ya lo nikmati saja nasib sial lo itu, sudah gue mau lanjut tidur lagi, daaa Vin, nikmatilah nasib sial lo ya."ketawa Alif Terdegar diponsel Nya itu.

__ADS_1


"Issa dasar lo ya Lif, awas saja jika gue dekat lo."kesal Kevin menarik Hpnya itu disamping dia bering.


**********


__ADS_2