
Kesok harinya Maya Baru saja pulang dari Sekolah dengan diantar oleh Maisi,maya Langsung masuk kedalam rumah itu,setelah siap dengan mandi Maya kerumah Bibiknya sudah seharian kemarin dia tidak datang ke rumah bibinya itu.
Sampai dirumah itu Maya melihat Abang sepupunya itu lagi duduk santai didepan rumah kecil milik bibinya itu.
"Assalamu'alaikum Bang!! "kata Maya
"Waalaikumsalam...!!! kamu Dek, tumben baru datang, kemana saja seharian kemarin kok abang kerumah kamu,gak ada kamu dirumah, kemana?"kata Abang sepupunya itu.
"Kemaren aku sampai sore disekolah kak,kerena sudah dekat Anak-anak kls 3 akan ujian,Jadi sudah mulai sibuk megurus persiapan unjian."jelas Maya Santai.
"Gitu ya!! "jawab Ivan
"Emangnya ada apa Abang sampai mencari Maya?"kata Maya lagi pada Abangnya itu
"Ibuk suruh tegok kamu kemaren itu,ibu ada pembicaraan sesuatu sama kamu, abang juga gak tahu itu apa, kamu tanya saja Sama ibu sana. "ucap Ivan Santai.
"Ya sudah aku kedalam dulu, nantik biar Maya tanya sama Bibik Dehh. " kata Maya santai, dan masuk kedalam rumah itu mencari bibinya itu.
"May, kamu disini!! "kat Bibik Maya senang.
"Iya Bik baru saja sampai."
"Bibik lagi apa ?" kata Maya lagi melihat Bibinya itu lagi membuat bolu coklat.
"Bibik bikin bolu coklat untuk tamu, ada yang igin datang Malam nantik kesini lihat kamu Nak."jawab Bibik Maya berkata pada Maya dengan lembut.
"Lihat Maya?"kata Maya bingung tidak mengerti apa maksudnya bibinya itu.
"Nak,, duduklah, bibik ingin bicara pada kamu."ucap bibinya itu sambil membawa Maya duduk disampingnya saat ini.
"Ada apa Bik?"
"Begini Ada Yang menginginkan Kamu Nak dari kampung sebelah,ibuk itu ingin kamu menjadi menantunya, untuk anaknya yang tidak kunjung menikah." kata bibiknya Maya.
"Kapan Bibik bertemu dengan ibu itu?"kata Maya lagi.
"Kemaren siang Ibuk itu datang Kesini memintak kamu pada bibik, agar kamu mau Menikah dengan putranya.
"Tapi bik Maya sagat jakut, Maya takut dengan kejadian itu lagi terjadi, apa lagi Maya tidak kenal dengan pria itu."kata Maya sedikit berat.
"Nak,cobalah untuk membukak hati kamu kembali, mungkin dengan ini caranya kamu bisa melupakan masa lalu kamu."kata bibinya itu.
"Tapi untuk malam ini cobalah untuk perkenalan saja dengan pemuda itu,keputusan ada pada kamu May, bibik tidak akan memaksa kamu, kita hargai niat baik keluarga itu malam ini akan datang untuk melamar kamu, jika kamu tidak mau,kamu bisa menolak pemudah itu baik-baik."kata Bibinya itu dengan lembut.
"Baiklah bik, malam ini Maya akan coba mengikuti apa kata bibi, untuk menghargai niat baik mereka."jawab Maya.
__ADS_1
"Terimakasih Nak, bibik senang jika kamu bisa megerti."Kata bibinya itu tersenyum.
"Kalau begitu maya pulang dulu bik, kerena ini sudah magrib keburu orang itu datang." kata Maya meningalkan Bibinya itu yang lagi memasak kue.
Maya Haya bisa diam saja saat ini,kenapa tiba-tiba saja ada orang yang datang untuk melamarnya, saat ini dirinya belum mau untuk menikah, apa bisa dia menolak pemudah itu malam ini.
Waktu Tamu malam ini sudah datang Maya begegas kerumah bibiknya saat sebelum Tamu yang dimaksud bibinya itu datang duluan darinya.
Maya sedikit tudak tenang duduk disampinga Iva abangnya yang Saat ini lagi megopi dimeja makan dapur.
"Kamau gugup Dek?" kata Ivan memperhatiakn adiknya itu tidak nyaman.
"Ya pasti Bang, kenapa ada orang ingin melamar Maya sihh Bang, disaat Maya masih belum ingin Menikah, terlalu cepat bagi Maya, Maya masih troma dengan ini semua,kejadian itu masih sangat mengantuhi diri Maya Bang."kata Maya dengan lemas duduk bersandar dibahu abangnya itu.
"Kamu kalau gak suka sama pemudanya nantik, kamu bisa tolak Dek,lagian ini cuma ingin mengenalkan kamu saja,abang yakin ibu tidak akan memaksa kamu, keputusan padamu Dek." kata Ivan lembut pada Adiknya itu.
Tidak lama tamu yang ditunggu oleh keluarga Maya sudah sampai,tamu itu duduk di ruang tamu saat ini.
"Berdua aja Buj Mery.?"kata Bibik Maya Sopan
"Saat ini putrku yang bungsu lagi nungguin istrinya hamil muda jadi susah untuknya begerak. "kata buk mery pada Bibik Maya.
"Maaf bukan, ini putraku yang ingin saya jodohkan dengan keponakan Ibuk."ucap Bunda Mery pada bibik Maya.
"Kamu tampan sekali Nak,, semoga saja Keponakan Ibuk mau menerima niat baik kalain ini."Jawab Bibik Maya Sopan.
"Sebentar Biar saya pangil dulu keponakan saya buk.!! " kata Bibi Maya masuk kedalam untuk menangil Maya.
Tidak lama Maya Keluar dengan bibikya itu, dengan rasa gugup yang terlihat diwajahnya saat ini, samapai diluar Kevin yang menunduk kerena menahan rasa gugup dan sesak saat ini,Kevin kaget melihat Maya yang ada didepannya, begitu juga dengan Maya sama-sama kagetnya.
"Kamu!!!!! "ucap mereka bersmaan.
"Bik jangan bilang Dia yang akan melamar Maya."kata Maya pada bibiknya itu.
"Haiii diamlah May, ikut dengan ku sebentar!!"kata Kevin menarik Maya keluar dari ruanga tamu itu.
"Bik,Bun !!kami izin sebentar ya. kata Kevin pamit menarik tangan Maya cepat keluar dari ruangan itu.
"Ada-ada saja kelakuan mereka buk, kata Bunda Mery pada bibik Maya.
"Biarkan mereka bicara duku Buk mery, semoga saja mereka mau menerima perjodohan ini."kata Bibik Maya senang.
Sedangakan dua manusia yang sedang berdebat diluar kerena Maya sangat Kaget Melihat Kevin yang datang Untuk melamarnya.
"Ini pasti akal-akal kamu saja ya Mas,kamu suruh Bunda untuk melamarku."tuduh Maya pada Kevin.
__ADS_1
"Sumpah May Aku tidak tahu itu kamu, Bunda yang sudah mengatur ini semua,aku juga gak bisa untuk menolak keingin Bunda."jelas Kevin agar Maya tidak salah paham padanya.
"Terus apa yang harus kita lakukan Mas, aku juga gak mau buat bibik Kecewa padaku jika aku harus menolak lamaran kamu."kata Maya lemas dengan kepala tersandar lemas dibahu Kevin.
"Apa kamu mau menikah dengan ku May?"
"Kamu jangan bercanda Mas, kamu tahu bukan akau masih takut dengan Pernikahan,aku takut itu kan terjadi lagi padaku,kerena kamu tidak mencintaiku."jawab Maya Apa adanya.
"Apa salahnya kita untuk mencobanya May,mungkin saat ini Kita belum bisa saling mencintai,mungkin dengan kita menikah cinta itu datang dengan sendirinya nantik,bukankah kita sudah saling mengenal selama setahun ini, kamu sangat dekat denganku,jujur May aku sangat nyaman jika bersama kamu selama kita berteman, apa kita tidak bisa untuk mencobanya dengan kita menikah.?"kata Kevin serius menatap Maya, dengan sungguh-sungguh pada Maya.
"Kamu sungguh-sungguh dengan ucapan kamu itu Mas?"kata Maya lagi.
"Apa Ada terlihat dimataku jika aku berbohong May?"Kevin kembali Bertanya pada Maya saat ini.
"Tidak!!! " jawab Maya Santai pada Kevin.
"Ayoklah May,Tidak salah kita mencoba May, mungkin selama kita berteman Aku sudah mulai suka sama kamu selama ini."jujur Kevin lagi meyakinkan Maya yang sedang bimbang saat ini.
"Jika Kamu tidak Mencintaiku Selama pernikahan kita Berjalan bagai mana Mas, aku takut menjadi janda. "kata Maya dengan tingkah bodohnya itu.
"Kamu ini bodoh atau oon Sih May,aku sudah mulai Suka sama kamu May, mana mungkin aku Akan memceraikan kamu. "kata Kevin geram pada gadis yang sedang duduk di sampingnya itu.
"Benaran itu kamu Meyukaiku?"ucap Maya Tersenyum pada Kevin.
"Ya!!!
"Mari Kita Menikah."kata Maya Menarik Kevin masuk kedalam kembali untuk menemui Bundan Kevin dan Bibinya itu.
Dua orang yang menyaksikan kedua orang itu hanya begung mekihat tingkah Kedua orang dihadapanya itu.
"Kenapa?apa kalian Akan membatalkan Lamaran Bundan ini?"tanya Bundan Mery pada Kedua orang sedang saling senyum pada Bunda Mery.
"Siap bilang Bun, kita ingin melanjutkan, besok aku ingin menikahi Maya, kerena sudah tidak banyak waktu Kevin lama-lama desa ini Bun,kerjaan Kevin lagi menupuk."ucap Kevin pada kedua orang itu.
"Benar itu May? "tanya bibinya Maya.
"Benar Bik, kami ingin melanjutkan hubungan kami selama setahun ini Maya sudah nyaman bersama mas kevin."ucap Maya Lembut dan sedikit rasa malu dihapan Bibik dan Bunda Mary.
"Alhamdulillah!!! "ucap Bunda mery dan bibik Maya Bersamaan.
"Kami ingin Akad nikah saja Dulu Bun, kerena kalau pesta mungkin gak terkejar kerena Kevin harus keluar negeri minggu devan,kerjaan ini tidak bisa Kevin tingalkan."ujar Kevin pada Bunda nya.
"Boleh, dua hari lagi kalian Bisa menikah,besok Binda akan memitak Pak lurah dan Rt untuk megurus Pernikahan kalian."kata Bunda Mery senang.
Kevin dan Maya sangat legah mendegar itu semua, akhirnya acara lamaran itu selesai juga walau hanya Mereka berempat saat ini,tidak ada istimewa diacara lamaran malam ini, namun kedua Manusia itu senang.
__ADS_1
***********