
Tak lama ijab kabul itu dimulai oleh pak penghulu dan dijawab lantang oleh Alif dengan jelas,kata sah dari saksi yang terucap.
"Sah"
"Sah"
Afiyah Sah menjadi istrinya Alif saat ini,dalam beberapa jam saja Afiyah statusnya berganti dengan menjadi seorang istri saat ini,rasa tak percaya saat ini Afiyah sudah menjadi seorang istri saja.
"Gila aku sudah sah menjadi seorang istri,apa aku gak mimpi ya." ungkap Afiyah dalam hatinya saat ini.
"Hai apa aku gila yang ada di pikiran kamu itu saat ini Fiyah."
"Iss kok dia masih bisa tahu isi hati aku saat ini, dasar kamu alif nikah masa iya aku disuruh pakaian tidur saja hanya ditutup seledang saja kepalaku, sungguh miris sekali nasib kamu Afiyah."
ungkap hati Afiyah yang masih berfikir tentang pernikahan dadakan nya saat ini bersama Alif.
"Nak Afiyah lagi mikirkan apa,tante lihat kamu hanya bigung saja dari tadi." ungkap mama alin pada Afiyah saat ini.
"Gak ada apa-apa tante."Elak Afiyah pada mama Alin.
"Ada apa Fiyah kamu merasa tidak percaya apa yang sudah terjadi hari ini,sekarang kamu sudah tahu keseriusan aku." ungkap Alif pada Afiyah saat ini.
"Sudah aku katakan padamu bisa diam gak mulut kamu itu Lif."kesal Afiyah saat ini pada Alif dengan bisikan ditelinga Alif.
"Baiklah aku akan diam sekarang kamu sudah terikat dengan aku,kamu tidak bisa lagi lari dari Afiyah." Senyuman licik Alif terpancar penuh makna di wajah tampan itu saat ini.
"Lif, kamu tidak usah memandang Afiyah seperti itu,nantik saja kamu puaskan dengannya."ucap pak wira saat ini memperhatikan tingkah putranya itu.
"Sekarang kamu pasangkan Cicin ini pada istri kamu tadi mama sempatkan untuk beli sama istri Anan."
"Baiklah ma."Alif mengambil cicin nikah nya dan langsung memasang pada jari manis Afiyah,dan begitu juga yang dilakukan Afiyah saat ini,Afiyah mencium tangan Alif dan dibalas dengan mencium kening Afiyah oleh Alif saat ini.
kedua orang tua Lif merasa sangat bahagia hari ini kerena anak mereka bisa menikah tampa ada persiapan apapun saat ini semuanya penuh dadakan.
Alif memintak restu kedua orang tuanya saat ini bersama dengan istrinya,setelah itu,pak Wira kembali kerumah Anan lagi selesai putranya itu melakukan ijab kabul itu.
__ADS_1
Saat ini hanya Afiyah dan Alif saja yang tingal di apartemen Afiyah saat ini,wajah tak percaya Afiyah masih sangat terlihat saat ini,Alif memperhatikan Afiyah saat ini hanya bisa tersenyum saja.
"Fiyah kamu masih shok apa yang baru terjadi sama kita?"
"Bagaimana tidak shok aku Alif kamu betul-betul gila aku pikir dari sebelumnya."
"Benar kata kamu Fiyah,kerena aku gila dengan kamu."ucap Alif mendekati Afiyah yang ada disamping Alif saat ini.
"Apa yang mau kamu lakukan Lif,jangan macam-macam kamu padaku."Ancam Afiyah pada Alif saat ini.
"Kamu adalah istriku sekarang Afiyah jadi tidak ada yang akan marah padaku,aku mau apakan kamu saat ini."Alif mulai menjahili istrinya itu saat ini.
"Jangan mendekat kamu Lif," ucap Afiyah mulai takut apa yang baru dikatakan oleh Alif padanya barusan.
"Kenapa kamu takut sayang? "
" Apa sih kamu Lif,sudah aah jangan gila lagi kamu Lif,ini juga gara-gara kegilaan kamu terjadi." kesal Afiyah pada Alif
" Ya siapa dulu yang menantang aku kamu bukan,jadi jangan menyalakan aku lagi Afiyah."ucap Alig santai tampa ada salah.
"Aku sangka kamu cuma becanda Lif rupanya kami benar-benar melakukannya diluar dugaanku."ucap Afiyah tanpa semangat.
"Tidak Lif,hanya saja bukann seperti begini aku inginkan saat aku menikah Lif,bukan nikah sirih kayak gini mauku,aku ingin kamu melamar ku dangan betul-betul aku siap" Terang Afiyah saat ini.
"Afiyah ini sebagai pegikat kamu saja aku lakukan semua ini karena aku tidak mau lagi kita berpisah,Aku ingin hidup bersama kamu Fiyah.ucap Alif penuh kesungguhan saat ini menatap Afiyah penuh cintanya,agar Afiyah yakin pada Alif saat ini.
"Sudahlah Laf ini semua sudah terjadi tidak ada yang disesal lagi Lif,Aku maunya kita nikah sah secara agama dan negara, jika kamu ingin memiliki aku seutuhnya Lif.
"Baiklah aku akan penuhi apa keinginan itu,agar kamu tidak merasa kesal padaku lagi Fiyah."
"Aku bukan kesal lif,cuma saja aku betul-betul malu sama kedua orang tua kamu aku nikah sama kamu seperti gembal,keadaanku masih pakai piama tidur,kamu paksa aku nikah tampa kamu bolehkan aku untuk mengganti pakaian ku yang lebih pantas sedikit saja.
Sungguh malang nasib aku ini memiliki suami seperti kamu Lif,Sifat pemaksa kamu itu tidak pernah berubah dari dulu lif,kesal Afiyah pada Alif saat ini.
"Apa hari ini kamu akan merepet saja kerjaan kamu Fiyah,apakah kamu tidak akan memasak sesuatu untuk suami kamu ini?"
__ADS_1
"Aku sudah bilang lif hari ini aku malas masak,jika kamu lapar masalah sendiri." ucap Afiyah masih ketus pada Alif.
"Kamu berdosa Afiyah menolak kata suami."
"Biarin aja,Siapa suruh kamu menukahi aku seperti ini,mana ada orang menikah dalam keadaan seperti ini." ungkap Afiyah masih saja kesal pada Alif.
"Ada yang menikah seperti itu Afiyah jangan bilang gak ada." sambung Alif yang masih tidak mau kalah dari istri nya itu.
"Siapa"
"Kita barusan Afiyah,ada bukan?"
"Puuk"bunyi bantal sampai diwajah tampan Alif kerena Afiyah melempar bantal kursih tamu pada Suaminya itu.
"Sudah dong Afiyah marahannya aku mintak maaf sama kamu,setelah ini aku akan melakukan semua yang kamu inginkan saat ini,Kita akan menikah ulang lagi ditanah air nantik jika kamu tidak senang dengan nikah dadakan ini."jelas Alif pada Afiyah saat ini.
"Baiklah aku akan menunggu saat itu Lif,jangan pernah kamu menyentuh aku sebelum pernikahan itu dilakukan kembali,kerena aku tidak menerima pernikan barusan semuanya sungguh dadakan Lif."
"Baiklah aku tidak akan menyentuh kamu sebelum kita menikah ulang lagi."ucap Alif mengikuti apa keinginan Afiyah saat ini.
"Sekarang aku mau bikinkan kamu makanan cepat saji saja kerena aku lagi malas betul masak Lif."
"Saya tungguin apa yang kamu bikin hari ini,aku sungguh lapar Fiyah. "terang Alif pada istrinya itu.
"Tunggu lah sebentar lif "ucap Afiyah mbil berlalu dari akif menuju tempat masak Afiyah hanya memasak mi goreng cepat saji saja hari ini kerena itu yang cepat,lebih mudah,setelah siap Afiyah membawa dua piring mi itu kedepan untuk diberikan pada Alif saat ini sedang menunggunya.
"Ini Lif hanya itu yang bisa aku masak untuk menganjal perut mu hari ini aku baru memesan makanan paling bentar lagi datang,makanlah ini lebih dahulu."ucap Afiyah masih perhatian pada Alif saat ini,Afiyah tidak tega melihat Alif harus makan mi goreng.
"Terimakasih Fiyah kamu masih mau masakan aku hari ini,apapun yang kamu masak hari ini aku akan memakannya."
"Tapi kamu tidak apa-apa makan mi ini Lif,kerena kamu tidak pernah menyukai nama mi Lif."
"Tidak masalah Afiyah aku akan memakannya kerena ini adalah bikinan istrinya aku untuk pertama kalinya."
"Jangan mulai kamu Lif. "
__ADS_1
Alif hanya terseyum melihat Afiyah salah tingkah oleh perkataan nya barusan,Alif sagat bersyukur hari ini bisa menikahi Afiyah.
**********