
Siang ini Afiyah sudah berada di dalam mobil Tiara sahabatnya waktu bekerja di perusahaan yang sama denganya.
Tiara melihat sahabatnya itu todaknbayak berbicaralah padanya,fiyahbbayak diam.
"Fiyah apa kamu ada masalah?" ucap Tiara pada temannya itu.
"Tidak TTiara aku baik-baik saja kok,perasaan kamu saja kali." ucap Afiyah srfikit menutupi krgindahan hatinya pada sahabatnya itu.
"Fiyah kamu tidak usah menutupi itu dariku,aku tahu kamu tidak sedang baik-baik saja saat ini,apa kamu bertekar dengan Alif.? "
"Aku juga tidak tahu Tiara,aku merasa kecewa saja saat ini padanya."ucap Afiyah tampak sendu."
"Emangnya ada apa dengan Alif ?" tanya Tiara pada sahabatnya itu.
"aku juga tidak tahu sekarang Tiara, aku tidak telah saja jika suamiku dipegang oleh wanita lain,tapi santainya Alif tampa menjaga hatiku akan terluka.tahu kamu tiara sore kemaren aku melihat sendiri suamiku bertemu dengan temannya aku berada dibelakangnya,wanita itu dengan santai dan menatap cinta pada suamiku,tapi Alif tidak menolak dan risih wanita itu memegang tangannya,tampak Alif menolak pada hal aku ada bersamanya saat itu,tampa dia mau mengenalkan aku pada temannya itu,dan dia menjawab dengan santai "Ada urusan ditempat itu", hati sakit pada hal dia jelas-jelas menjeputku,apa salahnya bilang menjemput istrinya pada wanita itu."
"Kamu tidak salah beranggapan seperti itu Fitah,kita sama-sama wanita pasti pikiran kita sama,kita Harus sabar meyikapi ini semua karena suaminya kita adalah orang yang terpandang dan bayak wanita yang ingin bersamanya."ucap Tiara pada Afiyah saat ini.
Mereka berdua sampai dikarenakan yang tempatnya enak untuk bercerita dengan tempat dan pemandangan nyaman untuk tpat menenangkan pikiran sesaat.
Afiyah turun dari mobilnya saat ini saat ini namu pandang matanya tertuju pada mobil yang sangat dikenalinya itu.
"Ada apa Fiyah kamu sedang melihat apa kemobil itu? "tanya Tiara pada Fiyah.
"Alif juga disini Tiara,kita masuk yok kita cari tempat yang tidak bisaa kita lihat dia,aku lagi malas melihatnya hari ini."ucap Afiyah oada sahabatnya itu.
"Ayok,,ucap Tiara masuk bersama Afiyah dan mencari tempat lain dari agak kepojok agar Alif tidak dapat melihatnya juga ada disana.
Namun sebelum sampai di meja yang akan mereka tuju Afiyah tertuju pada orang yang ingin dihindari nya itu saat ini.
__ADS_1
Afiyah mender semua ucapan Alif betsama wanita yang kemaren sore sudah menganggu pikirannya.
Afiyah hanya diam saja mendengar ucapan mereka berdua saat ini,dengan lantang Afiyah dan tiara mendengar Kata-kata itu dari wanita.
"Alif aku sudah lama memendam perasaan ini semenjak kita sma dulu,kamu bisa beri aku kesehatan itu lagi padaku lif,aku sangat mencintaimu lif."
"Bayak yang kamu tidak tahu dariku Zakia,aku ingin kamu tahu hari ini aku sudah menikah,dua bulan ini,jadi aku tidak bisa membalas perasaan kamu itu lagi,sudah ada orang lain yang memilih hatiku saat ini.
"Alif ingin kita bersama lif,jadikan aku yang kedua,aku akan Terima ini semua lif."
"Gila kamu Apa yang kamu pikirkan itu akan membuat wanita lain tersakiti,aku tidak setega itu Zakia untuk berpaling dari istriku.
"Pikirkan kembali Lif,aku sungguh sangat mencintai kamu dari dulu,kasih aku sedikit ruang aku bisa masuk kedalam hati kamu itu."Ucap Zakia pada Alif sedikit memaksakan kehendak.
"Apa-apaan ini mas,aku tidak menyaka saja rekan bisnis yang kamu bilang padaku rupanya wanita ini,yang membuatku marah dari kemaren sore padamu tapi kamu tidak maeyadari sikap kamu pada ku,sekarang kamu mengulang untuk bertemu dengan nya lagi,apa yang aku duga dari semalam kamu menang betul menyukai suamiku.ucap Afiyah pada Zakia saat ini menatap Afiyah dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
"Sayang tunggu aku bisa jelaskan." ucap Alif mengejar Afiyah keluar dari kaffe itu.
"Tidak ada yang perlu kamu jelaskan pada,aku menikah dengan kamu agar aku bisa bahagia hidup dengan kamu,tapi apa sekarang kamu membuat aku sakit untuk kedua kalinya atas sikap kamu itu,kamu tidak bisa menerimaku sebagai istrinya kamu sungguh-sungguh dari dalam hati kamu itu.
Sayang maafkan aku,kamu salah paham dengan ini semua."ucap Alif berusaha menjelaskan pada Afiyah saat ini.
"Cukup mas,nikahi wanita itu dia yang pantas mendampingi hidup kamu,bukan aku dia sangat mencintai kamu pergilah aku tidak akan pernah berusaha lagi ingi bersama kamu lagi."ucap Afiyah pada Alif dengan masuk kedalam mobil tiara dengan tangis yang sangat kuat.
"Maafkan aku fiyah,aku salah janga pergi aku menjelaskan ini semua."ucap Alif madih saja mengejar mobil yang agak pelan dipakirann itu.
Alif tidak dapat berpikir lagi saat ini keadaannya benar-benar kacau.
Alif kembali pulang setelah otaknya sudah agak tenang setelah Afiyah meningalkan dia dicaffe tadi,Alif kembali saju jam setelah itu.
__ADS_1
Alif masuk kedalam rumah mencari Istrinya itu,dan naik ke lantai atas menuju kamarnya.
Sampai didalam. kamar Alif melihat lemari Afiyah sudah kosong tidak ada lagi pakaian didalamnya.
"Fiyah kamu pergi lagi menigalkan aku,kerena kesalahan yang aku buat,maafkan aku fiyah telah melukai hati kamu kembali." ucap Alif sangat menyesal.
"Drarrr.. "
"Drarrr.. "
Bunyi getaran HP Alif dilihatnya nama Afiyah yang ada di layar itu.
"Sayang maafkan aku untuk kali ini saja,jangan tinggalkan aku fiyah,aku mohon pada kamu,aku tidak pernah kegulang kesalahan ini lagi."ucap Laif tidak bisa menahan Kata-kata nya lagi.
"Mas maafkan aku,aku tidak bisa bersama kamu lagi cukup kamu menyakitiku,mulai hari ini lupakan semuanya tentang kita,aku akan pergi jauh dari kehidupan kamu,balaslah cinta wanita itu,aku juga wanita aku sakit saat ini pasti dia juga merasa sakit juga,tapi aku tidak mau membagi suamiku dengan orang lain,jika mas izinkan aku,biar aku yang pergi dari kehidupan kamu,kerena aku cocok untuk bersama kamu,aku salah selama ini cinta kita tidak bisa bersatu mas.
Aku tidak mau kamu mencariku lagi biarkan aku hidup tenang,tampa bayangan kamu mas,terimakasih banyak kamu sudah meletakan aku sebagai ratu dihati kamu,selama dua bulan ini aku sangat bahagia hidup sebagai istrinya kamu mas."
"Sayang tolong dengarkan aku dulu,aku jangan pergi tinggu aku kamu dimana saat ini.?"tanya Alif.
"Tidak usah mas aku akan pergi jalankan hidup kamu dengan baik tampa ada aku dihati kamu lagi."ucap Afiyah sagat sedih atas sikap yang diambilnya ini.
"Aku tahu kamu kecewa Fiyah tapi bukan ini jalan terbaik dengan hubunga kita."ucap Alif prustasi mendegar kata Afiyah barusan.
"Semoga saja ini yang terbaik untuk kita,Winita itu barusan memintak kamu padaku,jalani hidup bersamanya aku bukan sebanding denganya,dia yang lebih pantas hidup bersama kamu,terimakasih atas semuanya mas,aku pergi."ucap Afiyah berakhir.
Alif diam tidak bisa lagi begerak karena dia tidak menyangka hari ini terhir dia bersama istrinya itu.
**************
__ADS_1