MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Mama Alin Sangat Senang Dan Merasa Bahagia


__ADS_3

Sudah Setahun Lebih Mama Alin tidak bertemu dengan Menantunya itu, apa lagi saat ini Putranya masih mencari istrinya,rasa kasihan didiri Mama Alin saat ini melihat Putranya itu sangat terpukul kerena kepergian Afiyah.


Mama Alin dan Suaminya Berusaha untuk membantu mencari keberadaan menantunya sampai saat ini, Namun sia-sia saja Pak Wira melakukan itu tetap saja tidak ada hasilnya.


Hari ini Mama Alin berangkat ketokonya untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih menumpuk,Disaat Mama Alin hendak masuk kedalam toko itu,Dia melihat Tiara sedang menunggunya di depan toko itu.


"Kamu Tiara bukan?"ucap Mama Alin pada Tiara yang terseyum padanya.


"Apa kabar tante?"ucap Tiara pada Mama Alin.


"Ada apa kamu kesini Nak, apa ada yang ingin kamu cari ditoko tante?"tanya Mama Alin lagi.


"Tidak tante aku kesini memang untuk menemui tante kerena ada yang ingin aku sampaikan padatante Alin, apa tante ada waktu sebentar saja kita berbicara?" ucap Tiara pada Mama Alin.


"Baiklah,, kalau begitu kita bicara di cafe depan saja biar kita lebih santai."ujar Mama Alin pada teman menantunya itu.


"Terimakasih tante,mari kita kesana tante."ajak Tiara pada Mama Alin yang duluan berjalan kearah cafe dekat dengan toko Mama Alin.


Sampai dicafe itu mereka berdua tidak lupa memesan kopi dan cemilan yang akan menemani perbincangan mereka berdua.


"Ada Apa Tiara, apa yang ingin kamu sampaikan pada tante Nak?"ucap Mama Alin pada tiara sudah sangat penasaran.


"Begini Tante Aku ingin memberitahu tentang Afiyah,tapi tante harus janji padaku demi Afiyah karena Saat ini dia belum mau melihat Alif,aku juga belum tahu sampai kapan Dia bisa memaafkan Alif tante."jelas Tiara pada Mama Alin saat ini biging kerena ucapan Tiara.


"Afiyah,,ucap Mama Alin yang masih bingung.


"Ya tante,Afiyah saat ini sudah memiliki seorang anak, sekarang anaknya itu sudah berumur 4 bulan."ucap Tiara menjelaskan pada Mama Alin.


"Apa Afiyah sudah menikah lagi Nak?"ucap Mama Alin pada Tiara sedikit kaget.

__ADS_1


"Tidak tante,,semenjak dia meninggalkan Alif dia tidak pernah menikah."ucap Tiara lagi.


"Jadi Anak siapa yang dikandung dan dilahirkan oleh Afiyah?"ucap Mama Alin.


"Tante jangan salah sangka dulu tentang ini,Anak itu adalah anak Alif tante,saat Afiyah pergi dia sudah hamil tante."jelas Tiara pada Mama Alin saat ini tidak bisa berkata lagi dia shok mendengarkan apa yang diucapkan Tiara padanya.


"Maafkan Mama Afiyah,kami tidak tahu kamu sedang hamil sampai sekarang kamu penuh penderitaan nak kerena Alif."ucap Mama Alin sambil menagis.


"Tante tidak usah merasa bersalah seperti itu pada Afiyah kerena Afiyah meyuruhku untuk mengatakan ini pada Tante kerena dia belum mau berbicara pada keluaga tante,aku juga mintak maaf tante meyemuyikan ini dari tante."ucap Tiara juga merasa bersalah pada tante dan Alif."ucap Tiara juga sangat menyesal.


"Tidak Apa-apa Nak, tante paham kerena itu semua permintaan Afiyah."ucap Mama Alin.


"Kerena saat itu Afiyah sangat merasa ketakutan tante dengan Wanita yang bersama Alif megancamnya dengan terang-terangan wanita itu mengakan itu pada kami berdua."ucap Tiara pada Mama Alin.


"Tante sudah tahu itu semua Nak, tante sudah melihat dari cctv rumah." jawab Mama Alin.


"Afiyah juga berpesan padaku tante jika tante punya waktu ikutlah denganku nantik pas Pernikahan kakak sepupunya seminggu lagi akan diadakan."ucap Tiara menyampaikan pesan itu pada mertua sahabatnya itu,untuk ikut dengannya.


"Tapi tante jangan bilang ini pada Alif kerena Afiyah belum siap untuk bertemu dengannya tante."


"Baiklah tante akan merasakan ini pada Alif dulu sampai Afiyah siap untuk bertemu dengan Alif."ucap Mama Alin sedikit sedih saat ini Afiyah belum bisa memaafkan kesalahan Alif.


"Kalau begitu aku pamit dulu ya tante karena aku harus belaja untuk kebutuhan rumah."ucap Tiara pamit pada Mama Alin.


"Terimakasih bayak ya Nak kamu sudah mengatakan ini semua pada tante, tante sangat bahagia karena tidak tante sadari tante sudah memiliki seorang cucu."


"Tante tidak usah seperti ini,karena aku tidak mau Lian tidak tahu tentang Ayahnya makan kami selalu mengingatkan Afiyah untuk mengatakan ini semua,pada akhirnya dia mau juga apa yang kami sarankan."


"Itukah Nama anak Afiyah dan Alif,apa dia cantik atau tampan Nak.

__ADS_1


"Dia tampan seperti Alif tante,Lian sangat gagah tante."ucap Tiara pada Mama Alin tersenyum.


"Jadi Cucuku laki-laki Nak?"


"Iya tante,, nantik tante bisa melihatnya pasti tante sangat gemas jika bertemu dengan Lian."ucap Tiara pada Mama Alin sangat bahagia.


"Apa tante bole melihat potonya Nak?"


"Boleh tante biar aku kirim saja pada tante potonya Lian."ucap Tiara sambil mengotak atik bendah pipi itu dan tidak lama pesan masuk ke dalam chat Mama Alin.


"Terimakasih ya Nak, tante sunggu senang hari ini, mendapat kabar ini sudah tidak sabar untuk bertemu dengan mereka berdua, karena tante sangat merindukan Afiyah selama ini."


"Kalau begitu aku pamit ya tante,sekarang tigasku sudah selesai,sekarang tingal tante saja lagi yang merahaiakan hal ini pada Alif sampai Afiyah mau memaafkan dia."


"Baiklah Nak tante akan merahasiakan ini pada Alif dulu."


"Sekarang aku harus pergi tante aku aku takut Regi mencariku,biasanya aku sudah sampai dikantor untuk mengantarkan makan siang untuknya."


"Ya,silakan Nak."ucap Mama Alin.


Tiara meningalkan Mama Alin sendrian di cafe itu saat ini yang sedang terseyum.Mama Alin merasa Bahagia kerena Saat ini dia sudah memiliki Cucu yanga sangat tampan dan lucu, sambil melihat poto Lian Mama Alin sungguh Sangat senang.


Mama Alin tidak jadi ketokonya saat ini dia lansung pulang untuk menemui suaminya karena ingin memberi tahu kabar bahagia ini pada suaminya,pasti suaminya itu juga sangat senang mendegar apa yang akan disampaikan pada suaminya itu dan melihat poto Lian pak Wira pasti sangat bahagia.


Mama Alin sangat semagat hari ini karena akan membicarakan ini dengan suaminya selalu membantu mencari Afiyah untuk kebagian Putra satu-satunya.


Mama Alin sampai dirumah mencari keberadaan suaminya itu saat ini karena tidak sabar berbagi kabar itu dengan suaminya, Mama Alin masuk kekamar saat ini pak Wira lagi duduk disofa dikamar itu dengan santai sambil membaca koran didepannya.


Mama Alin terseyum melihat suaminya itu saat ini,kerena sangat senang Mama Alin langsung memeluk suaminya itu,sambil tersenyum kerah suaminya itu.

__ADS_1


***********


__ADS_2