
"Apa lihat-lihat,mau gue conkel tu mata." kata Maisi pada Albert.
"Hai Jagan GR Lo ya, sapa yang lihat cewek bar-bar kayak lo itu,gak Iklas mata Gue lihat lo."sambung Albert juga kesal pada Maisi.
" Apa kata lo,gue bar-bar lo bilang, dasar cowok sobong ankuh lo,es balok lo." umpat Maisi kesal.
Sedangan kan ketiga manusia yang ada didepan mereka saat ini hanya bingung saja melihat mereka berdebat, kevin hanya diam saja melihat Albert tidak seperti biasanya mau berdebat dengan sembarang wanita selama ini.
"Kalian ngapain ribut kayak gitu,lo ngapa Maisi,gak usah galak-galak jadi cewek, entar gak ada yang Nyukai lo." Kata Kenzi jika bicara suka asal.
"Diam lo gak Ken,jika gak diam juga mulut lo gue Sumpal pake ni bantal ini!! "kata Maisi mengakat bantal sofa yang lagi dipegangnya itu.
"Ya siapa yang akan mau sama lo, kalau tingkah lo sama cowok kaya gitu." kata Kenzi lagi.
"Biarin aja,emang gue pikirin, jadi perawan tua juga gak apa."kata Maisi santai.
"Tumben lo mau Berdebat sama cewek kayak Maisi Al?mimpi apa sih kamu?"tanya Kevin pada Asistennya itu juga heran sikap Albert pada Maisi.
"Tumben apanya, gue anti sama cewek kayak bar-bar kayak dia!!! " jawab Albert juga sangat kesal pada Bosnya itu,kerena Albert tidak bisa jika direpeti oleh cewek merepeti Maisi.
"Hai kalian ribut kayak gitu,entar Lo sama-sama kepincut baru rasa lo!! "kata Kenzi
"Ogak bangat gue suka sama dia!! " kata Maisi sedikit Berkata pelan disamping Maya saat ini, Maya hanya tersenyum saja melihat Sahabatnya itu.
"Jangan Galak-galak sama dia, seperti dia gagah juga tu." kata maya Berbisik pada Sahabatnya itu, saat ini Maisi yang lagi melototi Maya.
"Apa si kamu May,mana mungkin aku suka sama cowok kayak dia, dingin kayak es balok."umpat Maisi kesal oleh perkataan Maya.
__ADS_1
"Gak usah Kesal,entar benar suka kamu!! "ejek Maya pada Temannya itu.
"Hahahaha!! kamu lucu bangat Maisi kaya gitu. "ketawa Kenzi pada Sahabatnya itu.
"Apaan sih Lo Ken kayak gak punya kerjaan aja, urus sana istri Lo, sudah seharian gak keluar-keluar."Kata Maisi lagi pada Sahabatnya itu lagi.
"Benaran tu oncong!! apa yang dikatakan Maisi, kasiha Ririn tu sudah seharian gak keluar kamar, sebaiknya kamu temanin dia napa sih."kata Maya menyambung kata Maisi.
"Kalian berdua aja yang kedalam temanin Ririn dehh, entar kalau udah mau tidur gue masuk kedalam."kata Kenzi agak sedikit malas kekamarnya.
"Yang punya bini siapa, kokk bini gue lo suruh nemanin istrinya lo,ahhh dasar lo Ken.!! "sahut Kevin pada sepupunya itu.
"Apaan sih kamu Kak, sebentar saja, aku masih ingin gobrol sama kalian berdua bentar." jawabnya santai,kerena Kenzi juga ingin membicarakan sesuatu pada Kedua orang yang ada dihadapannya.
"Ya sudah Sayang Kamu masuk dulu sana temanin Ririn bentar, aku ada yang ingin dibicarakan sama Kenzi bentar."kata Kevin megusap pundak istrinya itu.
"Kapan tu berubahnya pangilan jadi sayang, apa gak salah dengar gue ?" kata Kenzi santai dan sedikit megejek Kakaknya itu.
"Tuh,, Maisi saja bisa gerti, masa kamu gak?" Kata Kevin lagi.
"Ya sudah Kami tingal dulu kedalam ya Mas, kita juga ingin curhat bersama Ririn.", Kata Maya Berjalan Masuk kedalam kamar Ririn dan Maisi meningalkan Mereka bertiga.
"Apa yang ingin kamu bahas Ken?" Kata Kevin mulai kenada seriusnya lagi jika soal pekerjaan.
"Kak,untuk Hotel yang baru dibangun dikota bandung, apa Kenzi harus pinda kesana Nantik jika sudah siap untuk pembukaan, kerena Sudah hampir 100 % pembagunan siap dalam satu bukan lagi.!! " kata Kenzi pada Kevin, saat ini Hotel yang berada di bandung dipercayakan pada Kenzi selama ini oleh Kevin dan Bunda Mery, kerena Kevin juga tidak bisa menghedel semua pekerjaan apa gimana perusahaan Kevin juga Harus diurusnya.
"Bagaimana ya Ken, aku belum bisa memutuskan sekarang, tunggulah Sebulan ini aku cari cara bagai mananya nantik,sekarang Aku juga lagi banyak Kerjaan diperusahan."
__ADS_1
"Jika Kenzi dipindahkan ke Bandung Jadi siapa yang akan Menemani Bunda disini tuan." kata Albert menyambung kata Bosnya itu.
"Betul itu juga Kak,jika aku gak disini sama Ririn,kasihan Bunda tingal sendiri disini,Bunda sudah bilang Sama Ken dia tidak akan mau ikut kakak."kata Kenzi.
"Aku gerti saat ini Bunda tidak mau ikut kami kerena Bunda tidak mau meningalkan rumah ini."kata Kevin sulit juga Untuk saat ini memikirkan Cara untuk pimpinan Hotel yang ada di kota bandung.
"Kalian Jangan Pikirkan Bunda Nak,selama ini Bunda bisa hidup sendiri,jika tidak ada jalan lain tidak apa Kenzi Ke Bandung,untuk menetap disana, kerena Bundan tidak mau membuat kalian terbeban oleh bunda." kata Bundan Mery yang baru keluar dari kamarnya.
"Tapi Bun,,Kevin gak mungkin untuk meningalkan Bunda disini sendiri,Kevin gak tenang jika Bunda sendirian disini."Kata kevin lagi
"Jika itu yang mengharuskan Kenzi kesana Itu tidak akan menjadi masalah, bunda juga bisa kesana Bekunjung melihat keadaanmu"kata Bunda mery lagi.
"Tapi Bun, Ken bukan gak mau pinda kesana, Ken gak mau Jauh dari bunda, dari kecil Ken sudah terbiasa sama Bunda,jadi jika Bunda gak mau ikut Dengan Ken, sebaik Ke juga gak Mau Kesana, biar Saja Kak Kevin mencari orang diperusahaannya yang bisa dipercaya."kata Kenzi Agak sedikit sedih jika Bunda Kevin tidak mau ikut pinda Dengannya.
"Maafkan Bunda Nak, Bukan Bunda Gak mau,tapi kalian berdua harus menjalan hidup kalian, saat ini kelian berdua sudah berkeluarga jadi Berpikirlah untuk kedepan dan masa depan untuk kekuaga kalian."kata Bunda Mery mengingatkan kedua putranya itu.
"Bunda bisa tingal Disini Sama Bik sani yang akan setiap hari menemani Bunda Disini, lagian sehari libur Kamu juga kembali kesini Ken, kenapa Dipersulit semua Sih,jika tidak seperti ini kapan kamu bisa berkembang Ken.!! " kata Bunda pada Kenzi Yang Menatap sendu pada Orang yang telah membesarkan Ken dari bayi kerena ibu Ken menigal saat melahirkan dia.
"Benaran Bunda gak akan sedih jika kami berdua jauh dari Bunda?" kata Kevin lagi pada Bundanya itu.
"Benaran Bunda Gak apa ditingal, lagian Bunda masih kust dan Masih mudah begini."kata Binda Mery becanda pada putranya itu.
"Nantik dicari lagi dua orang pembantu bun ,Agar Bunda tidak merasakan sepi jika kami tidak disini."kata Kevin pada Bunda nya itu.
"Itu terserah kamu saja Vin, bukan Bunda juga yang bayar,semua kamu yang Bayar, jadi Bunda mengikuti apa kata Kamu."senyum Bunda mery pada putranya.
"Bun ada satu lagi yang ingin Kevin bilang Setelah kembali kami kejakarta, Kevin akan mengadakan pesta pernikahan disana,kevin juga harus memperkenalkan Maya Istrinya Kevin pada Kolega bisnis Kevin,jadi Kevin mintak bantuan Bunda Nantik Sekalian membawa keluarga Maya Juga kesana."kata Kaevin Pada Bundanya itu.
__ADS_1
"Kalau soal itu kamu gak usah kawatir pasti Bunda akan Bantu."senyum Bunda Mery senang mendegar kata Putranya itu.
**********