MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Perpisahan Maya Dengan Danil


__ADS_3

Setelah kepergian Afiyah dan Alif diruman Maya saat ini Danil kembali datng kerumah itu akan memintak maaf atas apa yang telah dia lakukan padaaya, membuat gadis itu merasakan sakit yang mendalam kerena Cintanya tidak sepenuhnya untuk Maya,tapi Danil sangat mencintai Maya, dusisi lain tapi dia juga tidak bisa melupakan Yesi begitu saja kerena yesi adalah wanita yang pertama membuat dia bisa jatuh cinta.


Danil megetuk pintu rumah Maya,setelah Bosnya itu pergi dari rumah itu, Maya membuka pintu hanya diam melihat orang yang ada didepannya itu.


"Apa Aku boleh masuk May?"


"Silakan!! "ucap Maya sedikit acuh pada Danil tidak sehangat biasanya lagi melihat Danil bersamanya.


"Ada Apa kamu kesini?"Kata Maya seadanya pada orang yang membuatnya sakit hati dan kecewa saat ini.


"Aku Ingin mintak Maaf telah meyakiti kamu,dan tidak pernah jujur pada Kamu selama ini tentang Yesi, maafkan aku May."ucap Danil menatap Gadis yang lagi tidak bersemangat itu.


"Aku sudah memaafkan kamu Mas,sekarang Angap ini semua tidak ada apa-apa yang terjadi lagi diantara kita."jawab Maya lembut.


"Maafkan aku masih mencintai Yesi May,tapi aku jujur juga sangat meyayangi kamu."ucap Alif sedikit melihat Maya saat ini.


"Tidak perlu kamu bahas kisa cinta kamu dengannya dihadapanku lagi Mas,kenapa kamu Mega sih harapan Padaku dulu, sehinga aku jatuh terpuruk seperti saat ini,hatiku hancur, semua kebahagia yang aku impikan hidup bersama kamu sudah hancur Mas."kata Maya sambil meneskan air matanya itu.


"Maafkan aku May telah meyakiti kamu."ucap Danil yang ingin menyentuh tangan Maya tapi dengan cepat Maya menarik tanganya itu.


"Simua sudah berakhir Mas,tidak ada hubungan apa-apa Lagi diantara kita, Aku mohon jangan pernah kita Bertemu lagi, aku tidak sekuat kamu pikirkan Mas."isak tagis Maya mulai terdengar pilu saat ini menundukan kepalanya itu.


"Aku mintak maaf May,menikahlah denganku, mari kita Mulai hubungan kita dengan Awal lagi, saat ini aku masih mencintai wanita lain tapi aku juga tidak ingin melihat kamu seperti ini."ucap Danil tampak sadar ucapannya itu menambah sakit hati Maya.


"Kamu menikahimu ingin menambah luka itu Mas,apa kamu sudah meyakiti sangat dalam saat ini, aku tidak mau lagi melanjutkan hubungan ini yang Akan membuat aku hancur,aku yang akan bertambah terpuruk jika aku melanjutkan pernikaha ini."


"Aku iklas Mas jika Mas melajutkan hubunganmu dengan Mantan kekasih kamu kembali,terimakasih atas semua yang kamu berikan padaku selama ini, yang sudah membantu ibu untuk pegibatanya selama ini, aku belum bisa untuk membayar semua uang yang sudah kamu berikan untuk biaya pengobatan ibu,setelah rumah ini Terjual aku Akan mengembalikan semuanya pada kamu."Ucap Maya pada Alif.


"Aku tidak pernah memintak uang itu pada kamu May, angap saja aku melakukan itu hanya untuk ibuk."


"Aku tidak mau Berutang pada kamu,aku akan tetap membayar itu pada kamu,nantik aku akan menitipkan pada Mbak Afiyah."balas Maya yang tidak mau merasa berhutang budi pada Danil orang pernah dia cintai itu.


"Apa kamu akan meningalkan kota ini haya ingin menjauh dariku May?"


"Bisa dikatakan seperti itu Mas,aku tidak sekuat wanita lain,aku rapuh jika aku masih tetap disini."ucap Maya sedih.

__ADS_1


"Jangan hanya ingin melupakan aku kamu meningalkan kota ini,kamu berkerja Hanya bisa dikota ini, jika kamu pergi kamu tingal diamana dan biaya hidup selanjutnya pakai apa?"ucap Danil masih saja memikirkan hidup Maya, tapi tidak sadar sudah membuat Maya terluka.


"Aku bisa hidup, dimana aku kan pergi, kamu tidak usah mencemaskan aku lagi,sekarang hiduplah dengan Yesi nikahilah dia Mas,aku ingin kamu bahagia dengannya walau aku sakit saat ini,Seiring waktu nantik aku bisa melupakan ini semua."ucap Maya menatap Danil saat ini.


"Apa kamu tidak akan mempertimbangkan ini dulu May?"Kata Danil juga merasa sakit mendegar Kata-kata Maya barusan.


"Aku harap kamu bisa melupakan aku juga, mari kita terimah keputusan ini dengan baik, suatu saat nantik aku bertemu kamu lagi aku tidak merasakan kesakit lagi, kerena aku sudah bisa menerima semuanya dengan iklas."ucap Maya sagat hancur.


"Jangan ucapkan ini May, aku sangat menyayanginya kamu,aku juga mencintaimu."ucap Danil lagi.


"Buang rasa cinta itu jauh-jauh mualai malam ini Mas,agar kita bisa saling menerima ini."ucap Maya menagis dipelukan Danil yang dia cintai itu.


"Maafkan aku May. "


"Aku yang salah Mas, mencintai kamu selama ini sepenuh hatiku."ucap Maya didalam Pelukan danil saat ini.


"Semoga aku bisa menemukan laki-laki yang sungguh-sungguh mencintaiku, hanya untuk aku saja cinta itu tampa ada wanita lain dihatinya."ucap Maya lagi.


"Maafkan aku membuat kamu Sesakit ini."ucap Danil memeluk Maya terhir kalinya, di perpisahan mereka saat ini.


"Baiklah, aku akan pergi sampai jumpa nantik May."ucap Danik sedih menigalkan tempat Maya.


Setelah Kepergian Danil dari rumah itu Maya lansung megemas semua barangnya,malam ini jiga Maya pergi dari kota Bandung, kerena surat-surat rumah sudah dikasihnya pada Alif dan Afiyah pas mereka di rumahnya tadi.


Maya Ke terminal bus, untuk kembali ke desa asal ibunya saat ini,dia akan memulai kehidupan baru didesa itu lagi dengan kesendiriannya saat ini, kerena masih ada bibiknya didesa itu yang tingal,adik dari ibunya itu.


Dalam perjalanan ke desa itu Maya hanya Duduk termenung dibangku bis itu, tampa memperhatikan orang yang duduk disamping saat ini.


"Hai Nona kamu saya perhatikan dari mulai bis ini berangkat dari terminal tadi sudah 3 Jam perjanan kamu hanya melamun diam terpaku."ucap Pria yang Duduk disebelahnya itu menyadarkan Maya lari lamunannya.


"Maaf,apa aku membuat Anda kurang nyaman kerena aku.?"ucap Maya melihat pada pria itu.


"Tidak sih, tapia aku cuma aneh melihat kamu seprti ini melamun saja dalam perjalanan."ucap Pria itu asal


"Aneh kenapa ya,aku rasa aku tidak seperti anda bilang itu."ucap Maya kurang suka pada Pria itu.

__ADS_1


"Kamu bayak masalah ya?, aku lihat kamu saat ini lagi memikirkan beban yang sangat berat, lihat wajah kamu itu tidak ada ceriahnya sedikitpun ."kata pria itu acuh.


"Jika aku memiliki masalah, apa urusan kamu sih!!Ucap Maya kesal pada pemuda itu.


"Gak apa-apa sih,Tapi kamu sangat pemarah Ya."ucap Pria itu lagi pada Maya sedikit tersenyum.


"Jika kamu ingin membagi beban itu dari pikiran kamu saat ini,aku siap mendegarkannya."ucap Pria itu lagi dengan pedenya.


"Enak saja kamu,siapa kamu bagiku, sampai kapanpun aku tidak akan pernah berceritakan apa masalahku pada pria seprti kamu ini."ucap Maya Kesal.


"Eh jangan marah,nantik kamu bertambah jelek lo."ucap Pria itu lagi.


"Kamu bisa diam gak,jika tidak aku tabok kamu pakaii ini."ucap Maya pada Pria itu mengakat Tasnya.


"Jangan-jangan, baiklah aku akan diam Nona."ucap Pria itu tersenyum pada Maya.


"Cantik-cantik Tapi galak."ucap Pria itu asal sehinga Maya memukulkan Tasbya itu ke wajah pria yang dari tadi mengaggunya itu.


"Auuuuu,kamu ini betul-betul Wanita galak y!!"ucap Pria itu menahan sakit di pipinya yang kenak pukulan oleh Maya.


"Sapa suruh kamu ganggu aku."ucap Maya kesal.


"Isss betul-betul ni cewak buat aku kesal, janga terlalu pemara,entar kamu gak ada yang mau sama kamu, jadi cewek itu lembut kenapa sikit sihh."omel Pria itu.


"Apa urusanmu denganku!! "kata Maya tidak maau kala kepada pria yang tidak dikenalnya itu.


"Hai Kita bisa berteman jangan galak-galak dong,perjalanan kita masih sangat jauh, Jadi tidak masalah kita Bisa berkenalan, bisa bercerita."ucap Pria itu lembut.


"Gak mau.!! "ucap Maya cepat.


"Aku Kevin!" kata pria itu menyebutkan namanya dan mengulurkan tangannya pada Maya.


Lama Maya Meyambut uluran tangan kevin saat ini, sehinga pria itu kembali menarik tangannya kembali.


"tidak apa jika kamu masih engan untuk mau berteman denganku."ucap Kevin acuh, kerena Kevin orang santai.

__ADS_1


*************


__ADS_2