
Sudah Hampir seminggu Maya berada didesanya saat ini, hari ini maya lagi bersama Ketiga temannya itu,ada Ririn, maisi dan Kenzi bersamanya saat ini, hampir seminggu Tari tingal di rumahnya para sahabatnya itu tidak pernah meninggalkan dia untuk sehari saja mereka selalu menghibur Maya yang lagi Sedih.
Maya sudah mulai sedikit melupakan apa yang terjadi padanya kerena ada mereka bersamanya.
"Ohh ya May, tadi Kak kevin bilang mau ke sini, kok dia belum samapai ya?"kata kenzi pada Maya.
"Katanya besok Mas kevin akan berangkat kejakarta, kerena dia tidak mungkin bolos lama bekerja." kata Maya Santai
"Itu orang akan lama lagi datang kesini May, kalau Bunda tidak Mintak pulang dua tidak akan pulang, dia betah tingal disana."ucap Kenzi.
"Mungkin kerena pekerjaanya kali Ken,pantas saja aku tidak pernah tahu tentangnya selama ini kamu punya sepupu." jawab Maya Lembut.
"Dia itu gila kerja, sampi tidak memikirkan dirinya sendiri, umur sudah tua begitu."ucap Kenzi asal.
"Kalau ini aneh ya, itu adalah hidupnya, mungkin saja belum memikirkan itu Mas Kevin."kata Maya Pada Sahabatnya itu.
"Hai begok, emang kamu hanya mikir nika melulu." sambung Maisi pada Kenzi.
"Maka bujuk tu teman kamu itu untuk menikah denganku!! "ucap Kenzi lemas melihat Ririn yang sedang menatapnya dengan tajam.
"Mau aku tabok kamu pakai ini. "ancam Ririn pada Kenzi.
"Tukan May, lihatlah dia selalu kasar tidak berubah dari dulu padaku."ucap Kenzi lemas.
"Memang apa salahnya Sih Rin kamu menikah dengan Kenzi, kalian sudah lama menjalankan hubungan ini dari SMA lagi, masak begini-gini saja, benarnya apa lagi yang kalian berdua tunggu lagi."ucap Maya Apa adanya pada kedua temannya itu.
"Dulu dia bilang tunggu aku ada pekerjaan menetap dulu baru dia mau Menikah denganku May."kata Kenzi jujur pada temannya itu.
"Bukannya dulu aku ingin menikah dengan kamu, aku mau kamu lamar jika temanku sudah lengkap bersamaku."ucap Ririn singkat.
"Kedegarannya ni ada lampu hijau ni Ken, kamu langsung gasak Ken, kerena sudah ada bayangan ni untuk melamar dia ni."ucap Maisi meluruskan kata Ririn barusan.
"Benaran itu Rin?" ucap Maya menatap Sahabatnya itu.
"Ya!! "kata Ririn tersenyum pada Ketiga orang yang ada didepan ya itu.
"Tunggu aku Rin, aku akan membicarakan ini semua dengan bunda, agar secepatnya Keluagaku melamar kamu untukku." ucap Zaki Senang.
"Ada baiknya juga kamu kembali May, jika tidak aku tidak akan menikah sampai tua menunggu kita berkumpul seprti ini kembali."repet Kenzi pada Ketiga orang itu.
"Sekarang sudah jelas oncong, jangan merepet lagi Mulut kamu itu.Kata Maya Pada Kenzi.
Saat mereka lagi asik bedebat dengan ucapan-ucapn tidak penting mereka itu, Kevin datang dengan motor bebeknya.
"Tu kak Kevin datang May."ucap Kenzi
__ADS_1
"Malam Semuanya." sapa Kepin sopan dan lembut.
"Malam Mas, silakan duduk."ucap Maya
"Terimakasih banyak May."ucap Kevin duduk disamping Maya.
"Apa kamu sudah agak baikan May ?"tanya Kepin menatap Maya.
"Allhamdulilah Mas, berkat kalian semua aku sudah agak baikan walau belum sepenuhnya bisa."ucap Maya jujur.
"Tidak apa, seiring waktu kamu bisa melupakan itu semua."kata Kevin lembut.
"Ohh ya Mas, kamu jadi besok berangkat?"ucap Maya pada Kevin.
"Mungkin jadi May,kenapa ?kamu mau ikut denganku?" canda Kevin pada Maya dengan senyumannya saat ini.
"Gak Mas, aku cuma ingin tahu saja kok."ucap Maya Santai.
"Jika kamu mau ikut tidak masalah bagiku,kamu bisa jadi tukang masakku disana."kata Kevin lagi Bercanda.
"Kamu ini Mas asal saja jika ngomong,aku belum mau Ke mana-mana saat ini Mas."ucap Maya sendu.
"Jangan sedih, jalankan hidup kamu dengan semestinya, nantik aku akan mintak Kenzi untuk mencarikan kerjaan untuk kamu disini, agar kamu ada kegiatan."kata Kevin sedikit perhatian pada Maya.
"Syukurlah jika kamu sudah ada kerjaan,semoga itu bisa megisi hari kamu, aku rasa mengajar itu seru, aku yakin kamu bisa melepaskan beban itu dengan berlahan"kata Kevin lagi.
"Ya mas, aku juga berharap begitu."ucap Maya tersenyum. pada Levin yang juga melihat padanya.
"Seperti kalian cocok Dehh!!! "kata Maisi asal.
"Hai begok,cocok apanya."selah Kenzi pada Maisi.
"Mereka berdua itu."ucap Maisi lagi pada Maya dan Kepin.
"Oncong apaan si kamu."kata Maya kesal pada Maisi asal bicara.
"Bukankah tidak salah May, pemikiran aku ini." kata Maisi tersenyum pada Sahabatnya itu yang sudah salah tingkah.
"Mana Dia akan mau Sama Gadis seprti kalian ini, kalian bukan tipe Kak Kevin,kelasnya tinggi."ucap Kenzi Asal.
"Dasar kamu ini, kamu bilang apa aku ini."ucap Kevin melempar buah jambu yang ada diatas meja pada Kenzi.
"Idih dia marah Rin,Lihatlah Itu mungkahnya!!"kata Kensi masih ketawa pada Kakak sepupunya itu.
"Diam gak."kata Kevin pada Adik sepupunya itu.
__ADS_1
Mereka semua malam ini hanya megabiskan malam dengan canda dan kehebohan yang mereka ciptakan sendiri karena sudah lama mereka tidak seperti ini.
Begitu juga dengan Kevin juga ikut dengan mereka, malam terahir bersama Maya malam ini,kerena besok dia juga akan berangkat kejakarta karena Kevin tidak bisa meningalkan pekerjaannya.
"Ini sudah malam kami pulang dulu May,sampai besok."ucap Ririn.
"Kami balek dulu May, aku harus megajar besok."ucap Maisi lagi juga sudah naik ke motornya.
"Kalian hati Hati-hati ya."ucap Maya melihat Ketiga Temannya itu pergi dari rumahnya.
Saat ini tingal Maya saja yang tingal dengan Kevin berdua didepan teras rumah Maya.
"Kalau begitu aku juga akan pulang May, kuhaharap kamu bisa kuat menjalankan ini semua." kata Kevin dengan senyum melihat kearah Maya.
"Terimakasih banyak Mas selama seminggu ini selalu menghiburku."ucap Maya
"Kamu tidak Usah merasa Seperti itu May, aku senang melihat kamu bisa tersenyum seperti ini, jadi aku tidak marasa berat meningalkan kamu walau kita baru berteman satu minggu ini, tapi aku juga nyaman berteman dengan kamu."kata Kevin jujur.
Maya hanya membalas perkataan Kevin dengan senyum saja karena dia juga merasa begitu seminggu ini bersama Kevin.
"Tapi sampai kamu dijakarta jangan sampai melupakan aku ya Mas, kerena kita baru saja berteman." kata Maya pada Kevin.
"Aku pasti akan mengubungi kamu, tapi tidak setiap hari May, kerena pasti aku sangat sibuk sekali saat sampai sana nantik, pekerjaaku pasti banyak."ucap Kevin santai.
"Tidak apa Mas aku ngerti kamu kok,kamu orang pekerja keras,aku bukan berharap tiap saat kamu berkomunikasi dengan aku tidak, sekali-sekali saja."jawab Maya
"Baiklah Aku tidak akan pernah melupakan kamu May, kamu gadis baik, bawel pemarah membuat aku terhibur dengan tingkah kamu itu."kata Kevin.
"Ya sudah aku pulang dulu, entar Bunda Merepet lagi kerena pulang malam."kata Kevin.
"Ya!! "ucap Maya Maelihat Kevin naik keatas motor bebeknya itu.
"Jaga diri kamu May, Daaaa sampai jumpa nantik."ucap Kevin sungguh berat saat ini melihat Maya sedikit sedih.
"Ya, kamu juga Hati-hati."kata Maya melambaikan tangannya pada Kevin yang sudah menjalankan motornya untuk kembali pulang.
Maya Masuk kedalam saat ini baru dia maeraya dirinya sendiri lagi menjalankan ini semua,baru dia teringat kembali Dengan ibunya selalu menemani dua selama ini.
Di kesendirian malamnya Maya hanya bisa menagis sendiri kesedihan yang tidak bisa dia lupakan secepat ini.
Maya Hanya bisa menjalankan hidupnya seperti biasanya lagi, didesa ini dengan Bibik dan kakak Sepupunya satu-satunya saat ini yang dia miliki,untung saja bibiknya sangat meyayagai Maya dan juga Abang sepupunya sagat perhatian padanya.
" Aku Harus kuat mejalankan tampa ada ibu disampingku lagi,aku akan selalu tegar buk, maafkan jika Maya sudah mebuat ibu kecewa kerena kejadian itu,sehingga ibu tidak sangup melihat Aku menderita, ibu memutuskan untuk meningalkan Maya sendiri."kata Maya mengusap poto ibunya itu dengan bersandar di sandaran tempat tidurnya itu dengan tetesan air matanya.
**********
__ADS_1