
Hari ini Afiyah sudah merasa lepas dari tangung jawabnya selama diperusahaan Anan selama tiga tahun bergabung di sini,sehinga ada rasa sedikit sedih meninggalkan pekerjaannya saat ini.
Afiyah baru saja melepaskan jabatannya kepada orang yang akan menduduki jabatannya selama ini yang dipegangnya selama tiga tahun ini.
Hari ini Afiyah sah risen dari perusahaan yang selama ini sudah bayak membatu kehidupannya selama Afiyah masih kuliah.
"Alhamdulillah akhirnya selesai juga tangung jawabku atas apa yang sudah aku pertahankan selama tiga tahun aku diperusahaan ini,muda-mudahan tidak ada masalah lagi nanti pas aku baru masuk disini."ucap Afiyah berbicara sendiri sambil membereskan semua barang-barangnya yang ada diruangan yang akan ditingalkannya.
Setelah itu Afiyah langsung kembali setelah berpamit pada semua kariawannya,dan pada Anan saat pengakatan jabatan orang baru yang akan mengatikannya kepada orang kepercayaan Anan.
Sampai di apartemen nya Afiyah bahagia akan kembali kenak air untuk bertemu dengan sahabatnya di jakarta dan akan berjumpa kembali dengan orang-orang yang selama ini dia rindukan.
Semalam Alif juga akan berangkat hari ini kejakarta untuk menjemputnya kerena setelah sehabis menghadiri ulta anaknya aisy Afiyah akan langsung berangkat ke Bandung kerena dua hari setelah itu mereka akan mengadakan acara pernikahan mereka lagi.
Afiyah akan menelpon Aisy sahabatnya itu untuk megasih tahu semua apa yang terjadi padanya hampir satu bulan ini Afiyah belum memberitahu pada sahabatnya itu tentang pernikahannya dengan Alif.
Pagilan untuk sahabatnya itu belum diangkat oleh aisy,membuat Afiyah harus memangil berulang kali...Afiyah merasa sedikit kesal pada aisy tidak mengakat tlpon darinya..
"Kemana si tu anak, kok gak diangkat-angkat telpon ku ya." ucap Afiyah pada sahabatnya itu,namun tak berselang lama aisy menghubunginya kembali.
"Hallo aisy,lo kemana aja sih dari tadi gue hubungin lo kok gak diangkat-angkat sih.
"Maaf ya fiyah tadi itu aku lagi mandiin ini bocah jadi gak dengar pangilan dari kamu fiyah."
"Aisy tantik malam gue akan kembali ke tanah air,untuk bertemu dengan lo, gue sudah merindukan lo Aisy."
"Siapa suruh kamu lama-lama disana fiyah,sudah lama aku nyuruh kamu kembali kalau gak ada perkembangannya."
"Tapi Aisy gue gak bisa lama dijakarta kerena sehabis acara Habib gue langsung ke Bandung kerena gue akan Melasungkan pernikahan sama Alif ."
__ADS_1
"Apa" kaget Aisy pada sahabatnya itu.
" Apa aku gak salah dengar Fiyah,mana mungkin Alif akan menikahi kamu bukankah dia sudah menikah?" tanya Aisy kenbali.
"Panjang ceritanya kalau gue cerita sekarang pada lo,entar aja gue cerita pas gue udah sampai disana."
"Ok kamu punya hutang penjelasan padaku Fiyah,jangan sampai tidak kamu ceritakan samaku."
"Iya gue janji akan ceritakan semuanya nantik. "Sekarang kamu lagi ngapain sih fiyah,kayaknya sunyi bangat di sekeliling kamu?"
"Gue berkemas Aisy untuk keberangkatan gue nantik."
"Aku tunggu kamu disini Fiyah, aku akan menjemput kamu kebandara."
"Gak usah lo jemput suda ada Alif yang jemput gue pagi besok,kerena hari ini dia sudah berangkat kejakarta untuk menjemput gue."
"Sebenarnya gue sudah hampir satu bulan nikah sama Alif,kerena nika dadakan juga hari itu,pokoknya hari itu aku dadakan semuanya dalam hitungan jam jumpa sama dia gue sah jadi istrinya saat itu,nantik gue akan cerita sama lo Aisy munkin lo dengar cerita gue ini tidak bakal percaya.
"kok bisa kayak gitu sih Fiyah, kamu kok gak pernah cerita sudah mau satu bulan lo jadi istrinya Alif gak cerita sama aku dan mas jamal."
"Mungkin saja kak jamal tahu semua ini,mungkin saja dia gak cerita ke lo."
"Masa sih mas jamal tega gak cerita sama aku,kalian berdua sama saja meyenuyiin hal besar dari aku fiyah." ucap Aisy sedikit ngambek.
"Maafkan aku Aisy kerena gue gak sempat untuk cerita,gue sibuk nyari orang yang akan gantikan gue,kerena gue harus risen dari pekerjaannya itu,Alif tidak memperbolehkan gue kerja lagi."
"Baguslah Fiyah,ini saatnya kamu bahagia bersamanya,aku ikut bahagia jika kamu bahagia bersama orang yang kamu cintai."ucap sahabatnya Afiyah
"Semoga saja Aisy gue bisa hidup bahagia bersama Alif, apa yang kami impikan selama ini akhirnya tercapai juga."ucap Afiyah pada sahabatnya itu sangat bahagia.
__ADS_1
"Berakti kamu sudah melakukan itu sama Alif dong?"
"Apanya"ucap Afiyah kurang gerti apa kata Aisy barusan.
"Malam pertama Fiyah,masa itu aja kamu gak tahu."
"Ya belum aisy,gue gak Terima pernikahan dadakan kayak itu,gue mintak ulang lagi nikah nya,gue juga gak mau nikah sirih, kerena gue masih ragu."
"Jadi besok pas hari itu kanu sama Alif akan melansungkan akat nikah lagi?"
"Iya gue gak mau nikah kaya gitu semua serba dadakan."
"Emang gila kalian berdua ya."ucap Aisy pada sahabatnya itu,mendengar cerita Afiyah barusan.
"Kayak mana lagi udah kayak begitu alur ceritanya mau diapakan lagi Aisy."
"Aku gak nyangka aja kamu bakal nikah sama Alif, itulah jika kita jodoh kemana aja lari kalau sudah namanya jodoh pasti bersatu lagi."
"Ya Aisy gue merasa bersyukur juga tiba-tiba saja sore itu kedua orang tua Alif datang keapertemen gue,dan memintak maaf apa yang sudah terjadi pada Alif,dan papa Alif memintak gue nikah sama Alif,saat itu gue gak mau,gue nolak permintaan orang tuanya itu,Tiba-tiba saja paginya Alif yang datang pagi sekali dia sudah berada diaper temen gue,entah mengapa gue hari itu menantang Alif untuk nikahin gue hari itu juga,gue juga gak nyangka Alif memangil kedua orang tuanya dan membawa penghulu dan saksi tuan Anan saat itu."jelas Afiyah pada Sahabatnya itu.
"Memang luar biasa kisah cinta kamu sama Alif Fiyah,aku saja tidak percaya kamu bakal nikah sama alif,soalnya kita selama ini tahu Alif sudah dijodohkan dan kita sudah menyangkanya sudah menikah dengan pilihan orang tuanya."
"Seperti itulah sekarang statusku Aisy"ucap Afiyah pada sahabatnya itu keren saat ini dia sudah sangat bahagia akan bertemu dengan orang-orang yang sangat dirindukannya saat ini.
Afiyah setelah habis berbicara dengan sahabatnya itu,dia mulai melanjutkan berkemas kembali barang-barangnya saat ini yang akan dibawa Afiyah kembali ke tanah air.
Kerena malam nantik dia harus berangkat kerena penerbangan nya hanya ada malam, Afiyah sudah sangat merindukan suami dadakan itu,sudah hampir satu bulan mereka tidak bertemu,hanya sebatas telponan saja mereka berdua untuk melepaskan rindunya.
***********
__ADS_1