MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Menikmati Pemandangan Malam Bersama.


__ADS_3

Sore ini mereka berdua benar-benar tertidur dengan nyeyak sehiga mereka tidak meyadari hari sudah malam saat ini,Afiyah terbagun kerena perutnya merasa keroncongan kerena dari siang mereka belum sempat makan siang,afiyah melihat Alif gagah dengan tidurnya yang menghadap padanya,Afiyah mendekatkan hidunganya itu kehidung mancungnya suaminya itu,dengan senyuman yang terkembang dibibir seksi itu.


"Ada apa sayang kamu megiginkan seperti tadi lagi?? ucap Alif tiba-tiba saja bagun dari tidaurnya,sehingga membuat Afiyah kaget kerena suaminya itu.


"Tidak Kau hanya ingin membangunkan kamu saja,perutku lapar lif,kita dari siang tadi belum makan,apa kamu ingin membunuhku,membiarkan aku lapar seperti saat ini."jawab Afiyah jujur pada suaminya itu saat ini masih memeluknya.


"Kita makan dikamar saja ya aku malas keluar,kita besok baru jalan seharian biar kamu bisa menikmati kota ini.


"Baiklah aku akan mengikuti kata kamu asal kan aku bisa makan Lif."ucal Afiyah beranjak dari ranjang itu.


" Kamu mau kemana sayang? ucap Alif pada istrinya.


"Mau mandi Lif badanku sudah merasa gerah, kamu bisa pesan makanan dulu aku mau mandi."ucap Fiyah masuk kekamar mandi itu.


"Baiklah istriku sayang,tingkah kamu itu membuat aku ingin mengigit kamu lagi."ucap Alif sambil bebicara sendiri sambil megbil tlpn pihak hotel untuk mengantar makanan untuk mereka berdua malam ini.


Setelah itu Alif bangkit dari ranjan itu dan duduk disofa dengan memperhatikan imel yang masuk,Alif memeriksa isi semua yang baru dikirimkan oleh asisten itu.


Alif melihat ada pangilan dari Danil tidak menunggu lama Alif menjawab pangilan itu.


"Ada Danil kamu menghubungiku apa kamu tidak bekerja saat ini??ucap nya pada danil.


"Aku lagi dikantor tuan,aku ingin mengabarkan tentang perusahaan yang sudah mencuri ide produk kita tuan,perusahaan xxxxx yang sudah meyuruh orang kepercayan perusahaan kita tuan."


"Terimakasih kerja kerasnya kamu Danil telah berusaha menetas perusahaan yang mengambil ide kita,kita tingal menuntuk perusahaan itu saja lagi,saat ini ketiga pelaku sudah diamanna pagi tadi."jelas Alif pada Danil.


"Syukur kali begitu tuan saya ikut senang,pasti tuan besar sangat senang saat ini,hanya itu yang dapat saya kabarkan pada tuan hari ini,selamat bersenang-senang tuan, sampai jumpa kembali."ucap danil pada bosnya itu.


"Bekerjalah dengan baik,aku akan kembali tiga hari lagi,saat ini aku mau menghabiskan waktu bersama istri ku."Ucap Alif pada asistennya itu.


"Baiklah tuan saya akan mengahiri obrolan kita ini,selamat bersenang-senang tuan."ucap danil dan menutup pagialannya.


"Dasar main matikan saja,ada yang ingin aku tanyakan dia main matikan saja,awas saja nantik aku disana akan aku jitak kepala kamu danil."kesal Alif pada asistennya itu.


"Lif kamu kenapa kok ngomong sendiri sih ucap Afiyah yang baru keluar dari ruang ganti. "Kamu sudah siap ?ucap Alif melihat istrinya itu memakai piama tidur.


"Sudah makan malam kita belum sampai ya Lif??

__ADS_1


"Belum palingan bentar lagi datang tungguin sebentar saja kenapa sih sayang,kamu itu tidak sabaran jadi orang."ucap Alif membelai rambut basah itu.


"Tapi sudah sangat lapar Lif."


"Tungguin sebentar lagi pasti datang" terang Alif pada istrinya itu.


Kamu mandi sana dulu lif biar pas datang makanannya kita tingal makan saja lagi."


"Ya sudah aku mandi dulu ya."ucap Alif masuk kekamar mandi.


Afiyah sudah menunggu pelayan hotel megantar pesanan itu sudah 15 menit belum juga datang sedangkan Alif juga sudah siap dengan mandinya.


" Belum datang juga ya makanan sayang?.


"Belum"ucap Afiyah dengan wajah lesunya.


"Tunggu bentar ya aku telpon kembali lihat restoran hotel untuk megantar kepesanan kita."


"Cepatan lif aku sudah tidak tahan lagi,kamu suruh agak cepat menyiapkan semua yang kita pesan tadi.


"Ya sudah,aku telpon dulu ya."


"Jangan mungkanya seperti itu sayang sudah diantar pesanan kita,bentar lagi sudah sampai."ucap Alif pada istrinya itu.


"Terus harus bagai mana Lif,aku sudah kesal sekali,selerah makan aku juga akan hilang kaya begini."ucap Afiyah pada suaminya itu.


Tidak lama bel kamar itu berbunyi pelayan hotel megantarkan pesanan mereka berdua.


Alif meyuruh pelayan itu menarok dimana saat ini istrinya itu duduk.


setelah itu pelayan itu meningalkan kamar mereka.


"Ayok makan sayang,ini yang kamu sukai sayang,makanlah pasti kamu sudah lapar kali."


"Ya"ucap Afiyah meyantap makan malam bersama suaminya saat ini.


"Pelan kenapa sih makannya sayang,kamu bisak keselak,tidak ada akan memakan makanan kamu itu."ucapa Alif memperingati istrinya itu.

__ADS_1


"Kalau makan juga jangan memperhatikan aku Lif,apa kamu tidak merasa lapar?ucap Fiyah pada suaminya itu.


"Tidak,aku cuma lapar akan tubuh kamu saja sayang. "ucap Alif membuat Afiyah terselak mendegar kata suaminya itu.


"Huk... Huk.. " Afiyah terbatuk-batik setelah Alif abis mengucapkan kata yang baru dengar nya barusan.


"Kamu kenapa sayang,aku bilang apa tadi makannya hati-hati."ucap Alif megasih minum pada Fiyah lagi terbaik itu.


"Kamu apa-apaan si Lif masa Lapar akan diriku."ucap Fiyah tampak kesal pada suaminya itu.


"Ha....ha....ha..jadi karena itu kamu terbatuk sayang,kamu itu lucu Fiyah,lihatlah mungka kamu itu sudah memerah seperti itu akibat kaget mendegar kata-kataku tadi."


"Mamang begitu adanya mau diapakan lagi." ucap Fiyah santai saja.


"Tapi aku memang suka sayang tubuh kamu itu." ucap Alif sambil tersenyum pada istrinya itu.


"Sudah Lif pikiran kotor kamu itu,ini makan" ucap Fiyah menyuapkan sayur yang ada dihadapannya itu kemulut suaminya itu.


Setelah itu mereka berdua makan dengan diam menghabiskan makanan yang sudah pesan Alif barusan.


Alif hanya memperhatikan istrinya itu lagi makan dengan santai saja tidak terlalu memperhatikan Alif lagi sampai siap mereka makan.


Setelah itu mereka berdua bersantai dibalkom kamar hotel itu,Afiyah smbil berdiri dipembatas balkom itu menikmati pemandangan malam kota itu dengan cahaya gedung tinggi sekitar hotel mereka meginap.


"Kamu menyukai pemandangan malam di kota ini Fiyah?


"Aku sangat menikmatinya,lihatlah Lif gedung tinggi itu tampak cantik dilihat karena cahaya lampunya."ucap Afiyah saat ini memperhatikan seluruh kota diatas hotel yang tinggi itu.


"Syukurlah kamu meyikainya,besok kita akan seharian ketempat pariwisata di kota ini,aku akan mengajak kamu samapai kamu puas berada di kota ini."Ucap Alif pada istrinya itu.


" Terimakasih kamu telah meluangkan waktu untuk aku Lif,aku senang kita seperti ini,jadi kita bisa seperti dulu lagi,aku merindukan kamu yang romantis,bercerita apa saja mengenai kamu padaku,sifat terbuka kamu itu yang aku rindukan."ucap Afiyah pada Alif sambil tersenyum.


"Mulai saat ini aku akan mulai kembali terbuka pada kamu,bersikap romantis lagi pada kamu Fiyah seperti yang sering aku lakukan waktu kita kuliah sayang."


"Benaran ya,aku menunggu kaka- kata kamu itu.


Alif hanya terseyum senang pada istrinya itu,karena waktu kuliah dia selalu romantis pada istrinya.alif melihat itu membuat dia mengeleng-geleng kepalanya akan ingat tingkah koyolnya itu.

__ADS_1


******************


__ADS_2