MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Pemberian Oma-Opa


__ADS_3

Tidak terasa sudah seminggu saja usianya putri Afiyah dan Alif saat ini,putrinya itu diberi nama oleh kedua orang tua Alif.


Pak wira dan Mama Alin yang memberikan nama pada putri cantiknya Afiyah saat ini, kerena hari acara Aqiqah dan pemberian Nama putrinya itu.


Acara Aqiqah putrinya itu sangat lancar jari ini, semua Para sahabat dan kalangan bisnis Alif saat ini banyak yang menghadiri acara Itu.


Setelah pemberian Nama itu selesai dilanjutkan dangan pembacaan Doa yang baca oleh pak ustadz sangat merdu diacara Aqiqah putrinya Afiyah saat ini.


KINARA PRAMAJA MAHAWIRA itu nama putri kecil Alif yang diberikan oleh Pak Wira kerena dalam keluarga itu belum ada yang terlahir pewarisnya yang perempuan Nama keluarga besar itu selalu ada dibelakang nama cucunya itu.


"Alhamdulilah akhirnya acaranya siap juga Mas."ucap Afiyah memeluk Putrinya itu yang sudah tertidur Cantik ditangannya setelah ustadz siap dengan pembacaan Doa untuk putrinya itu.


semua tamu juga sudah meyantap Hidangan yang sudah di se diakan oleh keluarga Alif saat ini.


"Mas aku kedalam dulu ya,kina sudah enak tidur ni, kasihan dia digengong terus, kamu sapa dulu tamu ya."ucap Afiyah pada suaminya saat ini lagi melihat putrinya itu.


"Ya sudah kamu tarok dulu, setelah itu kamu kesini lagi ya, suruh pengasuh kina yang jaga dikamar."ucap Alif pada istrinya itu.


"Ok,kamu tunggu aku bentar ya."ucap Afiyah masuk kekamar untuk menaruh putrinya itu yang sudah tertidur.


"Mbak Ita Jaga Kina ya, aku mau keluar lagi."ucap Afiyah lembut pada Mbak itu yang selalu setia menjagamu Lian dari kecil sampai anak keduanya lahir Mbak Ita masih saja Bekerja Pada Mereka.


"Baik Non, mbak akan disini jaga kina."ucap Mbak ita.


"Titip Ya mbak Kina nya, soalnya masih rame tamu."kata Afiyah pada Mbak Ita.


"Baik Non."


Afiyah keluar dari Kamar itu kembali Keluar untuk bergabung bersama teman-temannya Saat ini,Afiyah melihat Danil baru saja datang bersama Maya mebuatnya marah kerena besok adalah hari pernikahan mereka, masih juga dia Datang untuk menghadiri Acara Aqiqah Kinara.


"Danil Kamu ini ya, jelas-jelas besok kalian akan menikah kenapa kamu bawak calon pengantin kamu."ucap Afiyah pada Danil.


"Bukan aku Nona yang mintak, dia sendiri ingin datang, katanya sudah kagen sama Kina."ucap Danil menjawab kata istri bosnya itu dengan santai.


"Kamu lagi May,kalau gadis yang sudah mau nikah itu seminggu kamu tidak boleh keluar lagi dari rumah, karena besok itu hari pernikahan kalian berdua."ucap Afiyah merepet pada Maya.


"Gak apa Mbak,berdoa saja yang baik buat aku sama Mas Danil semoga gak ada yang terjadi."ucap Maya Santai.


"Dasar kamu ini Ya May."ucap Afiyah kesal pada karyawan kepercayaan Mama Alin.


"Ya sudah Mbak mau ketempat Teman-teman Mbak dulu kamu silakan icipi hidangan yang ada."ucap Afiyah lagi pada kedua orang yang ada didepannya itu.


"Tunggu dulu Mbak, kinara mana sih?"tanya Maya lagi.


"Dikamar!! dia lagi tidur jangan diganggu dulu, jika kamu ingin bayi mungil kaya Kina, setelah nikah kalian berdua sudah bisa bikin sendiri."ciletuk Afiyah pada Sepasang pengantin yang mau menikah itu.


"Itu mah gak usah diberi tahu Mbak,itu udah urusan kami berdua."repet Maya pada Fiyah yang cegigiran melihat Maya Marah padanya.


"Maka cepat kalian itu nikah, agar cepat dapet Malaikat kecil seperti yang sudah kami miliki saat ini."cekuk Afiyah lagi.


"Iya Mbak, habis Acara nika entar Aku akan langsung ngadon Mbak."ucap Maya Meresa panas oleh Kata Afiyah barusan.


"Ihhh ada yang Lagi marah ni,aku takuttttttt.!!!!" Kata Afiyah yang Menahan tawanya melihat Maya sudah kesal padanya.


"Sayang kamu senang bikin mereka kesal ya."ucap Alif pada istrinya itu.


"Biarkan saja Mas,biar besok dia habis nikah lansung ngebut bikin adonan beby."bisik Afiyah pada Suaminya itu.


"Hahahaha!! "ucap Alif cikikikan mendegar kata istrinya itu.


"Dasar Bos kamret,istri sama suaminya sama saja."ucap Danil juga mulai kesal karena Suami-istri itu megejeknya.


"Gak apa Danil semoga saja besokk kamu sukses membobol Gawang."ucap Alif santainya.


"Kelian berdua selalu senang bikin kami kesal."ucap Danil lagi.

__ADS_1


"Emangnya main bola pakek bobol gawang segalah? "tanya Maya Polos.


"Ha-ha-ha!!! " ketawa Afiyah dan Alif kembali Terdegar didalam ruangan itu kerena lucu mendegar pertayaan Maya brusan.


"Mas,jangan kencang ketawanya, orang pada lihat semua itu."ucap Afiyah baru sadar tingkah konyolnya itu.


"Sudah kamu berjuang saja sama Danil besok."ucap Alif Meningalakan Pasangan itu betdua saja di tempat mereka Berdiri saat ini.


Danil memperhatikan Maya Begong saja dia tersenyum pada calon istrinya itu.


"Kenapa Masih mikir bobol gawangnya?"kata Danil pada Maya.


"isss kamu ini juga sama kayak mereka Mas."


"Besok kita coba bobol gawangnya, setelah siap nikah."ucap Danil usil pada calonnya itu.


"Ya sudah Kita cari makanan yok Mas capek jika berdiri saja disini."ucap Maya menarik calon suaminya itu.


Sedangakan Afiyah kembali Berkumpul dengan Teman-temannya kerena ada Aisy dan Tiara datang diacara Aqiqah putrinya itu sekeluarga.


"Lo Aisy anak-anak pada kemana ?"ucap Afiyah pada sahabatnya itu.


"Taman belakang bermain sama Lian Dan yang lain."jawab Aisy pada Fiyah.


"Kamu gak bawa Ara Tiara?" tanya Afiayah kembali pada sahabatnya itu.


"Ara gak mau dibawak, katanya dia Malas ikut,begitulah kalau anak sudah besar Fiyah,apa lagi dia itu udah masuk remaja saat ini jadi gak Itu kali dengan acara kita bikin saat sakarang."jawab Tiara Apa adanya.


"Sama Tu denga Putraku Tiara mana mau dia ikut,anak kita tidak berapa bedanya kok,kalau gak dipaksa mana mau dia ikut dengan kami."kata Aisy lagi.


"Itulah,, tidak terasa waktu terlalu cepat ya, Anak-anak kita sudah tumbuh besar saat ini."ucap Tiara pada kedua Sahabatnya itu.


"Tapi kita sudah bahagia dengan kehidupan kita dengan pasangan kita Masing-masing yang sangat kita cintai selama ini." ucap Aisy pada Kedua sahabatnya itu.


"Aku juga tidak menyanka aku bisa hidup bahagia bersama Alif, pemudah yang selalu megejarku saat kuliah dulu, yang sring mangkal dipohon cinta dikampus."ucap Afiyah mengigat masa dilu.


"Aku masih ingat kamu saat itu basah kuyup kerena hujan dan hampir dilindas mobil kerena diputuskan oleh Alif, kamu tahu gak aku sampai gak bedarah saat itu, berlari kearah kamu Fi."ucap Aisy melihat kesedihan itu kembali.


"Itulah nama jodoh,kemana saja kita untuk mengidar atau lari dari semua itu, namanya jodoh kita pasti dipertemukan kembali seiring waktu."icap Tiara melihat kesakitan Afiyah dengan kisah cintanya itu bersama Alif.


"Tapi saat ini kata semua sudah Bahagia Fi, kita jalankan hidup kita kedepan bersama anak-anak kita dan kekuaga kecil kita."ucap Mereka berpelukan Bersama.


Orang- orang yang melihat keakraban mereka bertiga Sangat iri karena mereka tidak bisa terpisahkan dari dulu.


" Lihat lah Istri kita Lif jika sudah bertemu pasti seperti itu."kata Regi pada Alif.


"Tapi bersyukurlah kita memiliki mereka,kita memiliki istrinya hebat kayak mereka bertiga, berhati tanguh dan tidak mudah meyerah."kata Jamal meyahuti Kata Regi.


"Benar juga kata kakak Jamal itu, kita sudah bangga memiliki istri kaya mereka."sambung Alif dengan senyum yang terpanca bibirnya itu.


"Kamu betapa jahatnya dulu pada adikku itu lif, berapa lamanya dia tepuruk oleh ketidak jujuran kamu selama bertahun-tahun padanya,dia tahu semua itu dari orang lain tapi tidak tetap meyemuyikan dariku dan Aisy waktu itu, kamu bertunangan Dengan Pilihan orang tua kamu dia tahu selama ini,hanya saja dia ingin tahu dari diri kamu sendri, Pas kamu kembali kamu tidak mrgatakan itu dengan jujur padanya saat itu, itu yang membuat dia pergi sangat lama meninggalkan kamu, tujuan dia ingin melupakan kamu untuk selamanya."ucap Jamal pada Alif juga baru tahu.


"Gila aku baru tahu sekarang, aku tidak mau jujur padanya saat itu karena aku tidak mau membuatnya kecewa padaku, tapi dia tahu dari orang lain."Kata Alif sedikit diam megigat kembali masa sakit Afiyah saat itu.


"Sudahlah Itu masalalu tidak usah megigat itu lagi,kita lupakan tentang itu kerena kita sudah hidup bahagia sekarang dengan mereka semua, dan anak-anak kita."kata Regi jangan megigat masa itu kembali.


"Benar juga kamu kamu Regi, tidak perlu lagi megigat masa yang akan membuat kita sakit kembali."ucap Jamal.


"Sudah Lif jangan kamu pikirkan itu lagi, kita Sudah bahagia bersamaa kekuaga kita." ucap Regi pada Alif.


Tamu undangan Saat ini sudah mulai sunyi dirumah Alif saat ini para sahabat Afiyah juga sudah pulang dan Jamal dan Aisy juga kembali langsung kejakarta kerena besok Jamal tidak bisa meningakkan pekerjaaanya.


Saat ini Tingal mereka Berenam dirumah itu ada Danil dan Maya yang tingal dan juga Mama Alin Yang lagi sibuk menyuruh pembantu dirumah nya itu untuk membersihkan ruangan dan Barang-barang ketring baru saja diambil oleh pihak ketring sendiri.


"Bik Ning, tolong bilang ke yang lain untuk merapikan kembali Ruangan Ini ya bik."ucap Mama Alin.

__ADS_1


"Baik Nyoya."ucap Bik ning.


"May kamu itu gak capek ya,biar kan saja mereka yang membersihkan meja makan ini."ucap Mama Alin pada Maya.


"Gak apa Buk, cuma sedikit saja barang yang harus dibersikan."ucap Maya.


"Tingalkan May, besok kamu itu akan menikah, tantik tangan kamu itu kasar, masa mau jadi pengantin tangannya kasar, bisa-bisa Danil Kaget menyentuh tangan Calon istrinya."canda Mama Alin pada Maya.


"Gak apa Buk."ucap Maya singkat.


"Semoga acara kamu besok lancar ya May,semoga kamu bisa hidup bahagia sama Danil."ucap Mama Alin senang Maya menikah dengan Danil kerena Selama ini Danil tidak dekat pada Siapa lagi semenjak kekasihnya meningalkan dia.


"Amin,, semoga saja Ya buk, aku juga berharap seprti itu buk."ucap Maya tersenyum pada Bosnya itu.


"Danil adalah pemudah yang baik May, ibu yakin dia akan menjaga kamu dengan baik."ucap Mama Alin.


"Kerena kebaikan dia Buk membuat aku jatuh cinta dan meyayanginya, walau dia itu sedikit dingin tapi dia berhati baik."ucap Maya apa adanya pada Buk Alin.


"Kamu ini lucu ya,memang Danil itu bersikap dingin gitu sama kamu?"kata Buk Alin


"Dulu begitu Buk, setiap bertemu denganku mana ada dia senyum atau meyapaku,hanya bisa mencari ribut denganku jika dia datang kekantor menjemput data ke keuangan Toko padaku."ucap Maya jujur pada bosnya itu.


"Tapi sekarang dia berubahkan menjadi pengeran yang penuh perhatian pada kamu bukan?"


"Ya pastilah buk Setiap hari aku harus memaksakan dia."ucap Maya polos.


"Kamu ini jangan terlalu polos May,entar kamu habis diejek mereka berdua lagi."ucap Mama Alin Menunjuk Pada putra dan menantunya itu.


"Kalau itu gak usah dibilang lagi buk, mereka berdua senang jika aku Kesal padanya."ucap Maya.


"Itu sudah siap semua May kamu bisa pulang sekarang karena kamu harus beristirahat besok hari pernikahan kamu."ucap Mama Alin.


"Ya sudah aku pulang dulu ya buk, sampai jumpa besok, jangan sampai gak datang ya Buk."ucap Maya pada Mama Alin seperti teman saja Kerena setiap hari mereka menghabiskan waktu dengan canda dan cerita kehidupan mereka.


"Kamu hati-hati, dandan yang cantik besok karena Ibuk sudah kirim gaun cantik untuk hari pernikan kamu besok."ucap Mama Alin pada Maya.


"Terimakasih banyak Buk."ucap Maya Memeluk Bosnya itu.


"Semoga gak ada halangan dihari bahagia kamu besok."ucap Mama Alin.


Maya Keluar mencari Danil dan megajak pulang Calon suaminya itu kerena ini sudah malam,Danil mekihat Maya sudah menyandang tasnya di bahunya.


"Apa kamu sudah siap bantu Mereka didalam.? "


"Sudah Mas, kita pulang sekarang ini sudah malam, kasihan ibu dirumah."ucap Maya


"Ya sudah kita pulang sekarang."ajak Danil pada Calonnya itu.


"Kalian berdua mau pulang ?"ucap Alif dan Afiyah baru saja keluar dari kamar mereka saat ini.


"Iya,, tuan kami akan pulang ini sudah malam kasihan ibunya Maya Sendiri saja dirumah."ucap Danil


"Ohhh ya sudah." ucap Alif mengerti


"Kalian Hati-hati ya Jangan terlalu kencang Danil kamu bawak mobil ingat besok adalah hari pernikahan kalian berdua."ucap Alif megigat kan Asistennya itu.


"Daik tuan, kalau begitu kami pamit dulu."ucap Danil meminingakan kediaman pramaja itu.


Danil mengantarkan Maya sampai rumah dan dia langsung kembali lagi kerumah nya saat ini kerena besok adalah hari pernikahan mereka berdua,malam ini mereka beristirahat dengan nyaman kerena sudah tidak sabar menunggu hari esok Adalah hari bahagia mereka berdua.


***********


Hai Para pembaca setia Matan tapi cinta kisa Afiyah dan Alif kita tutup sampai disini ya, kerena Afiyah dan Alif sudah hidup bagahiag bersama keluarga kecilnya.


Kita lanjutkan kisah Danil dan Maya dulu, kita lanjukan lagi kisa mereka berdua sampai selesai ya!!!! yok kita pokus ke kisah Danil dan Maya.

__ADS_1


Tetap Setia diNovel ini sebelum tamat,kita selesaikan dulu Kisa mereka berdua, apa Mereka lanjut menika, atau tidak..... Ditunggu cerita Danil dan Maya Ya Gaiiss. 🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2