
Paginya Maya sudah menyiapkan Sarapan untuk kevin kerena hari ini suamianya itu harus berangakat kejakarta.
Setelah siap menyiapkan sarapan untuk suaminya itu Maya kembali lagi kedalam kamarnya untuk membangunkan Kevin yang masih tidur dengan nyenyak kerena masih Jam 6 Pagi.
Maya Hanya tersenyum melihat Kevin tidur dengan wajah tampanya itu, Maya mendekati Kevin dan duduk disamping suaminya itu.
"Mas bangun,ini sudah jam 6 pagi bentar lagi Kenzi akan datang menjeputmu."kata Maya lembut membangunkan Kevin.
"Mamm,, bentar lagi sayang,aku masih ngatuk. "kata Kevin suara sedikit serak.
"Bangun Mas!! kata Maya lagi sambil mecubit perut Suaminya itu.
"Aduhhh sakit May, jangan dicubit!! " kata Kevin merigis kerena cubitan istrinya itu.
"Ini sudah jam 6 Mas, bentar lagi Pasti Kenzi akan sampai kamu belum juga siap." kata Maya.
"Kamu ini sangat bawel May!! " Kata Kevin duduk dari tidurnya."Baru satu hari aku menikahi kamu sudah Kdrt kamu pada suami, dosah loh." kata Kevin mencubit hidung istrinya itu.
"Biarin aja, emang aku pikirin, sana mandi aku sudah siapkan serapan buat kamu Mas. " kata Maya santai dan megambilkan handuk buat Suamianya itu.
"Ini handuk sana mandi, keburuan Kenzi datang, bisa-bisa kamu tidak Jadi sarapan." kata Maya Memberikan handuk pada suaminya itu.
"Baiklah istriku yang cantik,aku mandi dulu kamu siapkan pakaianku." kata Kevin pada istrinya itu.
Kevin keluar dari kamar itu untuk mandi kekamar mandi yang ada diluar kamar Maya,sedangkan Maya menyiapkan Pakaian Kevin yang mau dipakai dan akan dibawakan ya kembali kejakarta.
Tidak lama Kevin selesai dari Mandinya, Kevin masuk kedalam kamar itu, melihat istrinya yang lagi melamun Kevin merasa tidak tega untuk meningalkan Maya tingal disini sendirian,kerena saat ini Maya juga sebagai guru,Kevin juga tidak bisa lansung membawa Maya pergi bersamanya, sebulan ini dia juga tidak akan berada dijakarta, kerena dia akan banyak pertemuan diluar negeri jadi lebih baik Kevin meningalkan Maya dulu disini.
"Kamu Sedih aku akan pergi?"ucap Kevin memeluk istrinya itu dari belakang saat Maya masih berdiri disamping ranjangnya yang lagi meyusun Pakaian Kevin kedalam kopernya.
"Pasti aku sedih Mas,kita baru sehari menikah kamu harus pergi." kata Maya sedikit mata sedikit berkaca.
"Aku janji sebulan lagi akan kembali untuk menjemput kamu,setelah ini kita akan selalu bersama May."kata Kevin lembut pada istrinya itu.
"Kamu bisa menyelesaikan tugas kamu dulu sebagai guru yang baik untuk anak-anak di solah setelah itu kamu bisa megudurkan diri." kata Kevin kembali.
"Tapi kamu jangan melupakan aku Mas, pasti sepi lagi saat kamu tidak disni." kata Maya sedih.
"Jangan sedih, aku tidak akan melupakan kamu, setelah siap dengan kerjaanku,aku akan langsung kembali ke sini, untuk jemput kamu."kata Kevin lagi.
"Ya,aku menunggu kamu kembali Lagi Mas." ucap Maya sedikit tersenyum pada Kevin.
"Mana Pakaian ku?"tanya Kevin pada istrinya itu.
"Itu!! " kata Maya menujuk kasur disamping Kevin.
Kevin mengambil pakaiannya itu dan memakainya langsung didepan istrinya itu, Maya yang melihat Suaminya tidak ada segan padanya,dia hanya bisa tersenyum pada Kevin.
"Kenapa Tersenyum melihatku May, setelah Aku kembali aku harap Kamu sudah mencintaiku,jadi kita Bisa untuk jebol gawang."kata Kevin asal.
__ADS_1
"Apaan jebol gawang Mas, kamu itu aneh-aneh saja Mas, emangnya main Bola!!" kata Maya Pada Suaminya itu sedikit lucu, mendegar itu dari mulut Suamianya.
"Alahhh, Jagan belagak ngak tahu dan polos sayang, kita sudah sama-sama dewasa jadi kamu mengerti apa yang aku bilang barusan." kata Kevin santai.
"Jangan Yang Aneh-aneh pemikiran kamu itu Mas,jika aku siap, aku akan melayani kamu seperti semestinya."kata Maya lagi
"Ok ,,aku akan menunggu hari itu datang May walau akau masih harus bersabar."santai Kevin.
"Jika kamu sudah siap Ayok serapan Mas, aku tidak mau kamu berangkat dengan tidak serapan."ajak Maya pada suaminya itu.
"Tunggu bentar, aku ingin memeluk kamu sebentar May,biarkan aku melepaskan rindu dulu, setelah ini kita satu bulan lagi akan bertemu."cegah Kevin menangkap tubuh istrinya itu yang hendak meningalkan dia.
"Apaan sihh kamu Mas, Main meyelonong aja meluk-meluk sihh!! "kata Maya
"Gak akan dosa aku pelukan kamu,kita sudah nikah kok."jawab Kevin santai sambil memeluk istrinya itu.
"Pasti nantik Aku sangat merindukanmu May,satu bulan itu waktu yang sangat lama bagiku."ungkap Kevin sedikit berat berpisah dengan istrinya saat ini.
"Seperti kamu yang akan duluan mencintaiku Mas!!! " kata Maya tersenyum pada suaminya itu.
"Tidak masalah May jika aku yang lebih dulu mencintai kamu, karena aku juga sudah nyaman dan rasa sayang aku selama kamu selama ini,Tapi kita harus pastikan lagi apa itu yang dimaksud cinta." jawab Kevin suka Asal.
"Jika kamu merasa merindukan aku disaat aku tidak ada bersama kamu,dengan perasaan yang lain yang kamu rasa,mukin itu dia."Sahut Maya Santai.
"Semoga saja Seperti itu, kita sama-sama merasakan hal itu, jadi kita bisa melangkah untuk hubungan rumah tangga kita untuk masa depan yang lebih baik."senyum Kevin sambil megecup bibir manis istrinya itu.
"Ayok kita Sarapan Mas,sudah dulu peluk-peluknya."kata Maya melepaskan tangan suaminya itu dari pingangnya.
Sampai dimeja makan Kevin melihat makanan yang dimasak Istrinya itu kaget, bayak menu yang dimasak Maya pagi ini.
"Ini makanan siapa yang akan makan May, sebanyak ini kamu Masak?" kata Kevin bingung meliihat Istrinya itu.
"Biarin aja Mas, ini hari pertamaku bikinin kamu sarapan,jika tidak habis bisa aku bawak Kesekolah Nantik." kata Maya santai.
"Sekarang Makanlah!!"Kata Maya mengabilkan Nasi Untuk suamainya itu.
Kevin Memakan sarapannya Pagi ini pertama kali bersama Istrinya,Kevin tidak menyangka pulangnya kali ini sudah menikah saja, sekarang dirinya bukan lajang lagi,namun sudah menjadi seorang suami.
Setelah selesai dengan sarapannya Kevin duduk diruang tamu sambil menunggu Kenzi datang Untuk megantarnya.
"Kamu gak libur hari ini May?" kata Kevin pada istrinya itu.
"Masuk Mas, hari ini ada meteri yang tertingal yang yang harus aku Ajarkan pada Anak-anak." jawab Maya apa adanya.
"Duduklah sebentar disini May." kata Kevin menepuk Sofa disebelahnya.
"Ada apa Mas?" kata Maya ikut duduk disamping suaminya itu.
"Kamu Bisa Gunakan Kartu ini untuk kebutuhan kamu selama aku tidak disini, kamu juga jaga diri baik-baik." kata Kevin memberikan Satu kartu dari dompetnya pada Maya,saat ini istrinya itu lagi bingung pada Pada Kevin.
__ADS_1
"Kenapa kamu memberikan Kartu itu padaku Mas, nantik kamu pakai Apa disana."kata Maya jika Saat ini Maya tidak tahu Jika suaminya itu adalah pemilik perusahaan dijakarta.
"Kamu gak usah pikirkan aku May,aku tidak akan kelaparan disana."kata Kevin tersenyum pada Istrinya itu.
"Ambillah!! " kata Kevin lagi
"Aku masih punya uang mas, untuk disini." kata Maya.
"Mulai saat ini kamu itu istri ku, jadi sudah tanging jawabku untuk menafkahi kamu." Kata Kevin serius.
"Baiklah jika kamu tetap memaksaku. "Maya megabil Kartu ATM yang dikasih Suaminya itu.
"May,,Kamu Jagan Terlalu lelah bekerja, aku tidak mau mendengar kamu sakit disaat aku tidak ada diani, jaga kesehatan kamu." kata Kevin perhatian pada istrinya itu.
"Jangan Aku saja yang kamu perhatikan mas, kamu juga harus menjaga kesehatan Kamu, jangan sampai terlat makan." kata Maya meyambung kata suaminya itu.
"Aku Akan selalu menjaga Kesehatan."kata Kevin acuh.
"Pittt... pitt..!! "bunyi klason mobil Kenzi yang sudah sampai menjemput Kevin.
"Isss ribut aja tu anak!! " kata Maya kesal kerena sangat berisik bunyi klason mobil Kenzi yang berulang-ulang di bunyikanya.
"Hai oncong ,,apa gak bisa keluar Kamu dari mobil itu?" kata Maya Keluar dari dalam rumahnya.
"Eerh ada manten baru ni,eeh kok Rambut gak basa tu, gak terjadi apa-apa semalam ya?" kata Kenzi jahil.
"Apa Urusannya sama kamu Ken."kata Kevin keluar dari dalam rumah membawa kopernya keluar.
"Eeerh Kak kevin,kenapa Terdesak gini sih kakak berangkat, baru saja Nikah harus berpisah dengan istri." kata Kenzi asal.
"Jagan banya tanya Ken, kamu bawak masuk ni koper Gue."kata Kevin santai.
"Dasar bos,gak ada Aklak ni."ucap Kenzi kesal pada kakaknya itu, sambil memasukan koper Kevin kedalam mobil.
Sedangakan Kevin saat ini lagi memeluk istrinya itu dengan sayang dan rasa sedikit sedih meningalkan istrinya itu.
"Aku berangkat ya, kamu jaga diri baik-baik disini,tunggu aku kembali." kata Kevin mencium Kening istrinya itu.
"Ya Mas,Kamu Hati-hati dijalan mas." kata Maya meneteskan air matanya.
"Jangan menagis, aku hanya satu bulan saja dijakarta setelah itu kamu juga akan ikut denganku." kata Kevin lembut.
"Aku akan menunggu kamu Mas, cepat kembali." kata Maya Memeluk sumainya itu dengan erat.
"Sudah main dramanya, kelamaan."kata Kenzi melihat dua manusia itu.
"Kamu ini gak tau rasanya ditingal sama Laki oncong."kata Maya pada sahabatnya itu.
"Sudah Mas,,berangakatlah nantik kamu Kelamaan sampai jakarta."kata Maya pada suamiany itu, dengan mencium tangan suaminya.
__ADS_1
Setelah kepergian Kevin Maya pun bersiap untuk kesekolah, karena dia tidak mau bersedih kerena kepegian Kevin hari ini.
**********