MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Tidur Sekamar Untuk Kedua Kalinya.


__ADS_3

Sehabis makan malam,merekam semua berbicang-bincang terlebih sebelum mereka untuk beristirahat malam ini.


Mama alin membuat kopi untuk kedua orang yang sedang duduk disofa sambil nonton TV.


Afiyah membatu membereskan meja makan lerena bibi nining lagi membersikan piring bekas makan malam barusan.


"Fiyah sudah kamu bisa tingalkan kerjaan itu,sekarang kamu bawak kopi ini untuk suami dan papa diruang santai"


"Ya ma,ini sudah siap kok,ya sudah ma biarkan aku bawak ma."ucap fiyah pada metuanya itu sambil membawa kopi kedepan.


"Pa ini kopinya,dan ini kopi untuk kamu Lif."


"Terimakasih yang nak,sudah membuatkan kopi buat kita."


"Bukan Fiyah buat pa,mama yang bikin untuk papa dan Alif."ujar fiyah.


"Mama kamu mana kok gak keluar.? "


"lagi mengambil cemilan pa,bentar lagi mama kesini."


"Ada apa pa sebentar saja aku gak dekat kamu sudah nyari." ucap mama alin baru sampai diruang santai itu.


"Tidak ada apa-apa ma,papa cuma nanya aja kok."


"Lif besok mama dan kalian berdua piting baju pengantin kalian untuk gaun dan kebaya untuk Akat nikah kalian berdua."


"Aku ngikut saja ma apa kata mama."Sambung Alif pada mamanya.


"Paginya kita kebutik langganan mama."ucap mama alin pada putra dan menantunya itu.


"Fiyah nantik mama tinggal kamu disini sama Alif gak apa-apa ya sayang,mama sebenarnya gak mau meningalkan kamu berdua saja disini tapi Mex juga membutuhkan papa disana."


"Aku tidak masalah ma,aku pasti merindukan mama."ucap Afiyah sedih kerena baru merasa ada ibu didekatnya,namun sebentar saja masa itu.


"Kami bisa ajak Alif ke Amerika jika kamu merindukan kita berdua."


"Sayang jangan sedih gitu doong,ada aku disini bersama kamu,jika kita merindukan mama dan papa kita bisa menyusul mereka kesana."ucap Alif megasih pengertian pada Afiyah yang tampak sedih.


"Betul itu nak fiyah kata suami kamu itu,kalian berdua bisa berkunjung nantik kesana,papa dan mama sangat senang kamu berkunjung ketempat kami."ucap pak wira pada menatunya.


"sudah sayang gak usah sedih gitu,mama pasti sering berkunjung kesini kalau jika sudah disana." ucap Alif.


"Ya lif,"ucap Afiyah memaksakan senyuman pada kedua metuanya dan Alif saat ini.

__ADS_1


"Ya sudah mama mau masuk kamar dulu untuk tidur kerena mama sudah merasa capek hari ini seharian berkutat toko tadi."ucap mama alin pada menatunya dan putranya itu.


"Ma,tunggu dulu,terus bagai mana dengan toko mama siapa yang akan megirusnya disini."ucap Alif pada mama Alin.


"Ada karyawan yang bisa mama percaya untuk mengurus itu semua,kamu tidak usah kawatir tentang semua itu."ucal mama Alin


"syukurlah kalau begitu,jadi aku tidak terlalu sibuk menurut toko mama juga."ucap Alif santai pada mamanya.


"Ahh kamu ini dasar anak gak balas budi sama orang tua ya." mama Alin geram pada putaran ya itu sambil mencubit perut Alif.


"Apun ma,sakit jangan dicubit,"rigis Alif menahan sakit akibat cubitan mama alin.


"Sudah mama bilang tadi sudah ada yang akan megurusnya toko itu,kamu itu saja yang bawel,rasakan enak bukan kenak jepitan kepitinngnya."


"Mama itu selalu seperti itu nantik pasti unjung-ujung aku juga yang mama suruh megurusnya nantik."repet Alif pada mamanya itu.


"Sekarang mama tidak akan menyuruh kamu lagi ada menatu aku yang akan megantikan semua itu untuk seterusnya. "


"Maksudnya mama Afiyah gitu."


"Iya "terus siapa lagi sayang hanya kalian berdua yang mama pinya sekarang."


"Emangnya mau kamu sayang megurus toko mama?"tanya Alif pada istrinya itu.


"Kenapa tidak si Lif kalau mama mempercayai aku,lagian aku tidak ada kegiatan dirumah."


"Itu jika kamu bayak kerjaan saja Lif aku membantu kamu."


"Tenang saja kamu Lif,istrinya kamu tidak akan seharian ditoko karena Afiyah hanya megecek saja kerja karyawan."jelas mama Alin.


"Ya sudah itu keputusan kamu saja sayang,lagian aku tidak terlalu merisaukann itu semua,kamu dalam bidang itu mungkin sudah bisa diandalkan.


"Mama kekamar dulu ya kalian bisa tidur sekarang besok kita akan kebutik teman mama."ucap mama Alin yang sudah meningalkan Alif dan menatunya itu.


"Ayok sayang kita kekamar,kamu butu istirahat sekarang.ajak Alif pada istrinya itu.


"Ya sudah kamu duluan keatas aku mau menarok gelas kopi ini dulu kedapur."


"Ya sudah kamu cepatan susul aku kekamar ya."


"Ya"


Afiyah kedapur menaruh gelas kopi yang sudah kotor itu dan langsung mencuci gelas itu kerena Afiyah tidak mau bibi nining yang membersihkan gelas itu.

__ADS_1


Setelah itu Afiyah langsung menyusul suaminya itu kekamar, Afiyah melihat Alif masih duduk di sofa yang ada dikamar Alif.


"Kok kamu belum tidau lif?"


"Aku lagi tungguin kamu sayang,emang apa yang kamu kerjakan lagi di dapur sayang kok bisa lama."


"Aku hanya mencuci gelas bekas kopi tadi kok."


"Bibik nining bisa mengerjakan itu besok sayang kenapa harus sekarang."


"Kasihan bibi nining Lif masa gelas dia biji saja masih dia kita suruh."


"Ya sudah kamu bersikan mungka sana kita akan tidur sekarang."


"Baiklah aku membersikan mungka dulu." Fiyah meningalkan Alif yang masih memperhatikan istrinya itu.


Alif hanya terseyum melihat istrinya itu tampak cantik dan imut ingin rasanya Alif memakan Istrinya itu malam ini namun Alif masih ingat ucapan Afiyah pas baru nikah dengan istrinya itu,bahwa Afiyah belum bisa menerima pernikahan dadakan bagi Afiyah saat itu.


Afiyah memintak pernikahannya diulang lagi karena mereka hanya menikah sirih saja waktu d'Italia.


Makanya Alif sampai saat ini belum mau menyentuh Afiyah atas permintaan istrinya sendiri sampai mereka menikah lagi dah secara agama dan negara.


Dua hari lagi mereka akan melangsungkan pernikahan mereka secara sah,kerena Alif tidak mau Afiyah pergi lagi dari dirinya.


"Lif kamu karenapa,ada sesuatu yang mengagu pikiran kamu saat ini?"ujar Afiyah pada Alif sedikit melamun.


"Ahhh aku tidak apa-apa sayang,mari kita tidur."Jak Alif pada istrinya.


Afiyah hanya mengikuti apa kata suaminya itu saat ini,Afiyah naikk keranjang Saat ini dihari kedua Afiyah tidur bersama Alif,membuat Afiyah sedikit kawatir jika nantik Alif macam-macam padanya.


"Hai kamu kenapa kok diam saja disitu,sini tidar jangan takut aku tidak akan memintanya malam ini sampai kita siap akad nikah lagi jika itu yang kamu ragukan."ucap Alif pada Afiyah saat ini dengan lembut.


"Kamu janji ya Lif" ucao Afiyah dan melihat mata Alif ada kejujuran disana.


"Iya aku janji tidak akan meyetuh kamu sampai kamu siap memberikan itu padaku.


"Terimakasih ya,kamu mengerti saat ini."ucap Afiyah lembut.


"Tapi selesai kita siap akad nikah ulang nantik aku bisakan memintaknya dari kamu fiyah?


"Ya"dan angukan Afiyah pada suaminya saja yang terlihat kerena ada sedikit malu Afiyah pada Alif.


"Ya sudah kita tidur sekarangsekarang. " ucap Alif membawa istrinya itu kedalam pelukannya.

__ADS_1


Alif merasa bahagia kerena dua hari lagi,Afiyah bakal menjadi miliknya seutuhnya,kerena baru saja Alif mendegar jawabannya dari mulut istrinya itu,Sedikit rasa semagat didiri Alif saat ini karena Afiyah yang selalu dicintainya itu sudah menjadi istrinya.


***********


__ADS_2