MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Akhirnya Maafkan Juga


__ADS_3

"Tidak ada yang perlu dimaafkan Lif,aku tidak sejahat itu pada orang yang sudah magakui kesalahannya."ucap Afiyah pada alif.


"Sekarang kamu memaafkan aku?"ucap Alif pada istrinya itu.


"Aku memaafkan kamu bukan kita untuk bersama, aku tidak akan pernah kembali ke kota apa yang ada dipikiran kamu sekarang ini.


"Aku sangat mencintaimu kamu sayang, bisakah kita untuk hidup bersama lagi demi Lian anak kita." ucap Alif pada Istrinya itu.


"Untuk itu aku tidak bisa kerena aku tidak mau lagi bersama Kamu,aku takut anakku akan jadi bulan-bulanan wanita gila kamu itu."


"Jangan pernah menyebutkan dia wanitaku Fiyah karena aku tidak pernah membalas apa yang dia iginkan selama ini."jawab Alif tampak marah pada istrinya itu selalu mengatakan itu padanya.


"Sekarang apa yang kamu inginkan darimu Lif ?"ucap Afiyah pada Alif menatap mata itu dengan tajam.


"Mari kita perbaiki kesalahan ini sayang,jangan biarkan aku hidup dalam kesalahan dan penyesalan selama ini pada kamu Sayang."


"Aku sudah mengatakan pada kamu Lif aku tidak mau kembali ke kota lagi aku sudah senang hidup didesa ini karena aku tidak mau mempertarukan hidup anakku dan diriku."ucap Afiyah kembali.


"Aku berjanji akan menjaga kamu sayang dengan putra kita, tidak aku biarkan wanita itu menyentuh kamu dan Lian."ucap Alif meyakinkan istrinya itu.


"Tidak Lif jika kamu ingin kita bersama,aku mau hidup tenang disini tampa ada yang mengagguku lagi, jika kamu mau bersama Lian kamu bisa kembali kesini jika merindukan Lian."jelas Afiyah pada Alif.


"Jadi apa bungan kita ini Fiyah, apa ini dari akhir pernikahan kita, tampa ada sedikit ruang untuk aku bersama kamu lagi,aku sungguh sangat kecewa pada kamu."ucap Alif kecewa mendengar ucapan dari kata Afiyah barusan.

__ADS_1


"Kamu bisa menlanjutkan hidup kamu tampa aku Alif,carilah wanita yang bisa mengantikan aku dihidup kamu kedepan, kerena aku bukan cocok untuk mendampingi hidup kamu,aku haya wanita biasa, yang tidak memiliki apa-apa,apa yang diucapkan Zakia padaku waktu itu, memang benar seperti itu kedaanku,aku tidak pantas utuk kamu,carilah wanita yang berkelas untuk mendampingi hidup kamu selanjutnya." ucap Afiyah dengan hati sedih mengatakan itu,kerena dia tidak mau terhina lagi,cukup Zakia saja yang menghinanya waktu itu.


"Apa ini sudah keputusan kamu sebenarnya Fiyah,aku tahu kamu akan mengatakan ini semua,aku sadar apa yang sudah akau lakukan selama ini pada kamu,tapi hari ini aku tidak akan pernah memaksa kamu lagi, aku akan menghargai keputusan kamu itu."ucap Alif merasa kecewa pada Istrinya itu.


"Maafkan aku sudah menyakiti kamu hari ini,tapi ini dari keputusan akhirku, aku harap kamu bisa menerima ini,walau ada Lian diantara kita saat ini,aku akan tetap memperolehka kamu untuk bertemu dan membawanya kerena Lian adalah putra kamu."


"Baiklah aku akan melakukan apa mau kamu mulai hari ini,aku ada syarat untuk kamu,aku tidak akan pernah menceraikan kamu Fiyah kerena aku sangat mencintaimu dan meyangangi kamu."


"Apa maksud kamu itu Lif,aku Jagan sejahat itu padaku,aku tidak mau digantung kehidupanku masih panjang, aku akan melakukan hidup bersama anakku kelak, jika ada lelaki lain akan meminangku." jelas Afiyah pada Alif tidak habis pikir.


"Kamu tidak ada yang akan memiliki kamu selain aku Fiyah,aku sangat mencintaimu dan jika tidak hidup bersamaku untuk masa depan kita dan Lian."


"Apa kamu mau kita tigal berjahuhan seperti ini salamanya,aku tingal disini,kamu berada di bandung apa mungkin suami istri seperti itu.?"


"Gila kamu Lif,, desa ini bukan dekat kamu tidak akan tahan untuk bolak balik setiap minggu kesini."ucap Afiyah pada Alif.


"Lebih baik seperti itu dari pada aku kehilangan kamu,aku tidak mau kamu berpisah denganku,aku sangat menyayangi kalian berdua, tolonglah pikirkan kembali keputusan kamu itu sekali lagi Fiyah,jangan sampai kita mengobankan kebahagia Lian, anak kita masih membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tuanya."ucap Alif pada Afiyah.


"Apa kamu sangup menjalankan hidup seperti ini,dan tidak akan mengulang kesalahan itu lagi,kerena aku tidak akan pernah lagi memaafkan kamu Lif untuk kesekian kalinya,cukup ini semua."ucap Afiyah pada akhir katanya.


"Aku janji tidak akan mengulangi ini semua, aku akan menjaga kalian berdua, apapun akan aku lakukan asalkan kalian berdua bahagia dan tetap bersamaku."ucap Alif agak bernafas legah mendegar kata istrinya itu.


"Baiklah kita bisa bersama lagi,aku tidak mau ikut dengan kamu ke kota, aku akan tetap tingal disini bersama Lian,Kalau kamu setuju kita akan lanjut hubungan ini."ucap Afiyah pada suaminya itu.

__ADS_1


"Aku akan mengikuti kata kamu Fiyah asal kalian berdua bersamaku walau kita akan berjauhan."ucap Alif mengikut keinginan istrinya itu menjelang ada jalan lain untuk bisa membawa istrinya itu ke kota bersamanya kembali.


"Baiklah aku memaafkan kamu Lif,kita akan bersama lagi demi Lian."ucap Afiyah memeluk suaminya itu.


"Terimakasih kamu mau memaafkan aku sayang."Alif juga membalas pelukan dari istrinya itu.


"Jangan pernah seperti ini lagi,lari dari aku fiyah,kamu sudah meyiksaku selama setahun lebih."ucap Alif berkata pada istrinya itu.


"Aku takut Lif, wanita itu mengyelakan aku,makanya aku pergi jauh dari kamu."jawab Afiyah pada Alif masih memeluknya dengan erat.


"Kamu bisa tunggu aku kembali saat itu"


"Aku sudah menunggu kamu tapi kamu tidak datang tapi mala wanita sialan itu yang datang menemuiku saat itu."jelas Afiyah.


"Tapi sebelum kamu pergi aku mintak kamu menungguku datang,tapi apa yang kamu lakukan saat itu, kamu pergi tampa mendegar penjelasan aku sama sekali."ucap Alif.


"Hari itu aku masih merasa kecewa pada kamu dan rasa takut aku sama wanita itu yang maengacam aku terang-terangan jika aku tidak jauh dari kehidupan kamu nyawa aku jadi taruahannya Lif."ucap Afiyah menumpakan tagisnya lagi didada bidang suaminya itu,yang dulu tempat bersandarnya,tapi hari ini Afiyah dapat merasakan hangatnya pelukan itu kembali.


"Sudah jangan mengingatnya lagi itu sudah berlalu,mari kita lanjutkan hubungan kita ini untuk kedepannya,aku akan menjaga kamu, tidak ada yang bisa menganggu kehidupan kita lagi."ucap Alif mencium kening istrinya itu dengan rasa rindu dan cintanya selama ini dia tahan.


Alif memeluk istrinya itu dengan erat karena Afiyah sudah memaafkan dia,hari ini Alif tidak akan membuat Afiyah pergi lagi darinya, karena sudah ada putranya yang juga dia jaga, keduanya sangat penting dikehidupanya.


Alif tidak mau menyerah begitu saja apapun akan dilakukan demi orang yang sangat disayanginya salama ini.

__ADS_1


*********


__ADS_2