MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Perlakuan Mertua Membuat Afiyah Terharu.


__ADS_3

Sore ini Afiyah dan Alif kembali ke Bandung kerena ada piting baju pengantin untuk mereka berdua kerena acara ini pernikahannya dipercepat dari dari waktu yang sudah ditentukan dari awal oleh kedua orangtua Alif.


Setelah Acara ulta putra sahabatnya itu Afiyah langsung pamit kedapa Aisy dan jamal.


"Gue dan Alif harus kembali hari ini ke BBandung,angan lupa lo datang dengan kak jamal dihari pernikahan kami ya."


"Kami akan datang Afiyah,itu momen bahagia kamu aku tidak mau ketingalan dengan momen itu."


"Lo harus datang, jangan sampai tidak Aisy."


"Iya Fiyah,kami pasti datang."


"Gue tunggu kaliann datang hari bahagia kami."


"Kami pamit du ya Aisy,tuan jamal."ucap Alif pada pada kedua sahabat istrinya itu.


"Baiklah,kamu harus menjaga baik-baik adikku Lif,jangan pernah kamu meyakiti dia lagi,kalau terjadi lagi aku tidak segan membawa istri kamu lebih jauh lagi,sampai kamu tidak bisa menemukan dia."ucap jamal tegas penuh dengan penekanan pada Alif.


"Baiklah untuk kali ini saya tidak akan meyakiti istriku tuan jamal,aku akan menjaganya dengan baik,aku akan mengingat semua kata-kata kamu itu."


"Baguslah kalau kamu paham semua yang sudah saya katakan semua tadi siang,kerena saya tidak mau melihat adikku terus kamu sakiti."


"Baiklah tuan kami harus berangakat,sebentar lagi pesawat yang kami akan berangkat.


"Kak jamal aku berangkat ya,terimakasih atas semua yang kakak lakukan untuk aku selama ini,kalian berdua harus datang dihari pernikahan kami."


"Kami akan usahakan untuk datang ke pesta kalian berdua,kamu hati-hati ya Fiyah.ucap jamal pada afiyah.


"Ya kak"ucap Afiyah pada jamal,meningalkan mereka berdua melihat kepergian Afiyah dan Alif.


Afiyah hanya terseyum saja saat dalam mobil yang dibawak oleh Alif.


"Ada apa sayang kamu tersenyum terus aku perhatikan dari tadi?"


"Tidak apa-apa Lif."ucap Fiyah terseyum pada suaminya saat ini.


"Fiyah apa kamu senang sudah bersamaku sekarang?"tanya Alif pada istrinya itu.


"Aku sangat senang Lif bisa bersama kamu sekarang,kita akan hidup bersama."seyum Afiyah terpacar dibibir manisnya itu.

__ADS_1


"Aku senang melihat kamu seperti ini sayang."


"Terimakasih Lif kamu selama ini masih mencitai aku seperti dulu,sama seperti aku selalu mencitai kamu."Afiyah merebahkan kepalanya disamping bahu Alif sambil meyetir mobil.


Afiyah dan Alif sampai dibandara untuk berangkat ke Bandung saat ini kedua orang tua Alif menunggu kedatangan menantu mereka yang sudah dirinduinya.


Alif sampai dibandung agak malam,mama Alin terseyum melihat wajah cantik menantunya itu sudah ada di depannya saat ini.


"Mama,"sapa Fuyah pada mertuanya itu yang sedang senyum. melihat kearah mereka.


"Afiyah apa kabar nak?" ucap mama alin.


"Kabar aku baik ma,ucap afiyah sambil mencium tangan mama alin dan papa mertuanya jug.


"Papa apa kabar?"


"Papa sehat nak,"ucap pak wira pada menantunya itu.


"Mari kita pulang sayang kita akan makan malam bersama malam ini mama sudah masak bayak buat kamu hari ini."


"Terimakasih ma,itu membuat mama repot saja."


"Betul sekali itu nak apa yang diucapkan oleh mama kamu."


"Terimakasih ma,pa."ucap Afiyah dengan hati tersentu saat dia masuk kedalam keluarga Alif,keluarga Alif dapat menerimanya apa adanya.


Mama Alin dan pak Wira tidak memandang orang yang akan dijadikan menantuny,Afiyah merasa senang saat ini atas perlakuan keluarga Alif padanya seperti anak sendiri,begitu juga Afiyah sudah megagap mama Alin seperti ibunya sendiri kerena semenjak ayah menigal Afiyah tidak pernah merasa kasih sayang dari ibunya lagi.


Ibu Afiyah selama ini hanya disibukan dengan urusan sendiri tampa memperhatikannya dan kehidupan dia,untung saja Afiyah dapat teman dan sahabat yang baik selalu men batunya semenjak dia sekolah sma,jasa Aisy tidak perna dilupakan oleh Afiyah sampai saat ini.


"Nak mari kita pulang mobilnya sudah sampai."Ajak mama Alin pada menantunya itu.


"Iya ma,ayok"


Mereka semua masuk menaiki mobil yang sudah menunggu mereka semua,tak lama mereka dalam perjalanan akhirnya mereka sampai dikediaman pramaja itu.


"Ayok Fiyah kita masuk",ucap mama Alin pada.


" Iya ma,"jawab afiyah keluar dari mobil dan afiyah menunggu Alif terlebih dahulu untuk masuk.

__ADS_1


"Sayang kamu bisa masuk duluan sama mama,aku mau bawak barang-barangnya kamu masuk."


"Ayok sayang"ucap mama Alin menarik tangan menantunya itu untuk ikut dengannya kedalam dengan lembut.


Afiyah hanya bisa terseyum mekihat tingkah mama Alin saat ini,sampai didalam Afiyah hanya terdiam saja melihat kenewahan rumah Alif saat ini membuat Afiyah sedikit engan untuk masuk.


"Kamu kenapa Fiyah kok berdiri bingung saja disana,kamu tidak udah segan dirumah ini,ini adalah rumah kamu,semoga kamu nyaman berada dirumah mama ya.


"Iya ma, terimakasih ma sudah menerima Afiyah dikeluarga mama,kerena Fiyah tidak tidak dari kalangan dari orang berada untuk menjadi maenatu mama dan papa,maaf mama malu dengan aku yang tidak memiliki apa-apa."ungkap Afiyah dengan air mata yang membasahi pipinya itu.


"Mama dan papa tidak perna merasa malu menjadikan kamu menantu kami sayang,kamu adalah pilihan Alif,orang yang dicintai oleh Alif,mama dan papa akn mendukung apa yang membuat kalian berdua bahagia."


"Berhentilah Fiyah kamu beranggapan seperti itu pada mama dan papa,kerena kami sangat menyayangi kamu."ucap pak Wira pada menantunya itu.


"Sekarang saat buat kalian berdua untuk bahagia,dan jangan lupa secepatnya kalian buatkan kami cucu yang lucu."goda mama Alin pada menantunya itu saat ini.


Wajah Afiyah sangat memerah ulah mama mertuanya itu plak-plak menyuruhnya membuatkan cucu untuk mereka.


"Sudah ma,lihatlah wajah menantu kita sudah mereh seperti tomat ulah mama."ucap pak Wira pada istrinya itu yang suka megusili menatunya itu.


" Maafkan mama sayang,mama cuma bercanda saja,ayok kita duduk tunggu Alif datang membawa barang-barangnya kamu,setelah itu kamu bisa lansung kekamar langsung sama Alif."


"Baiklah ma"ucap Afiyah terseyum pada mama Alin.


Tak lama Alif datang membawa koper Fiyah masuk dan Alif mehampiri mereka bertiga yang sedang berdiri di ruangan tengah.


"Ma kok berdiri saja disini,ada apa?tanya Alif pada mamanya itu


"Tidak ada apa-apa sayang,kamu bawak Afiyah masuk dulu kekamar dan setelah siap membersihkan badan kalian,turunlah kembali kerena kita makan malam bersama malam ini.


"Baiklah ma aku masuk dulu,"Alif sambil membawa istrinya itu masuk ke kamarnya.


Alif membawa Afiyah masuk kedalam kamarnya,sampai didalam kamarnya Alif menyuruh Afiyah lebih dulu untuk membersihkan badannya.


"Fiyah kamu bisa mandi dulu aku akan menunggu kamu dan setelah itu baru aku yang akan mandi."


"Baiklah Lif"ucap fiyah meningalkan Alif masuk kedalam kamar mandi.


Sampai didalam kamar mandi itu Afiyah merasa senang kerena hari ini dia bisa bersama orang yang selama ini sangat dicintainya itu,Ada rasa kebahagian yang terpancar saat ini di wajah cantik dan imut itu.

__ADS_1


***************


__ADS_2