MANTAN TAPI CINTA

MANTAN TAPI CINTA
Rasa Tak Percaya Satu.


__ADS_3

"Afiyah dengar dulu penjelasan aku,papa kesini bukan kemauan aku,itu keinginan mereka berdua agar kita bisa bersama lagi Fiyah,percayalah padaku."


"Maafkan aku Fiyah membuat kamu kecewa padaku,dan lari dariku sejauh ini tampa kamu meningalkan jejak sedikit saja,sehingga aku sulit untuk menemukan kamu samapai sekarang,kalau bukan papa memintak pada om sarif mungkin sampai kapanpun aku tidak akan menemukan kamu disini."


ungkap Alif pada Afiyah saat ini,kerena Alif merasa bahagia bisa bertemu kembali dengan Afiyah wanita yang selama tiga tahun lamanya dia cari,barulah sekarang Alif dapat menemukannya.


"Jadi orang tua kamu tahu aku disini dari pak Sarif??"


"Ya,"Om Sarif yang telah memberitahukan kamu disini,dan menyuruh papa dan mama kesini untuk berbicara sama kamu,agar kamu bisa memahami semua ini Fiyah."


"Aku sungguh bersalah padanya Lif,aku mintak maaf apa yang telah aku lakukan pada kedua orang tua kamu kerena aku menolak permintaan mereka berdua."


"Emangnya apa yang dimintak papa-mamaku pada kamu Fiyah??"


"Papa kamu memintakku menikah dengan kamu,aku menolak semua itu tampa berpikir lebih dahulu kerena hati ini merasa sangat kecewa padamu Lif."


"Maafkan aku telah membuat kamu kecewa selama ini."ungkap Alif pada Afiyah dengan rasa sesalnya.


"Sudahlah Lif tidak perlu kamu ungkit lagi masa itu."


Kata Afiyah saat ini yang masih betah berdiri di pintu bersama Alif.


"Apa kamu tidak mau menawarkan aku masuk Fiyah..?"


"Silakan masuk Lif maaf jika aku tidak sopan." "Tidak masalah Fiyah,mungkin aku membuat kamu merasa tidak percaya kerena adanya aku disini tiba-tiba dihadapan kamu."


"Duduklah dulu Lif aku,aku akan membuat kamu minum dulu."


"Ya"


Afiyah masuk kedalam membuatkan Alif kopi setelah siap Afiyah membawa sekelas kopo untuk Alif saat ini berada diruang tamu,Afiyah meletakan didepan Alif.


"Selakan diminum Lif,Aku belum sempat masak karna hari ini aku lagi malas masak."Afiyah berkata pada Alif.


"Ini saja sudah cukup Fiyah,aku bersyukur kamu mau mendegar aku saat ini."senyum Alif pada Afiyah saat ini hanya bersikap santai saja pada Alif saat ini.


"Fiyah apakah masih bisa kita mengulang kembali kisa kita yang sudah lama tidak tahu arah ?."


"Entahlah," aku ragu dengan kamu saat ini Lif,kerena kamu tidak pernah berusaha megejarku lagi pada saat malam itu kamu hanya membiarkan aku pergi."


"Maafkan aku Fiyah malam itu aku benar-benar kecewa pada kamu kerena kamu sendiri yang bilang sudah memiliki kekasih."

__ADS_1


"Aku hanya mendegar separuh kata dari kamu Lif,kalau tahu kayak gini ceritanya aku tidak mungkin aku meningalkan kamu.


Kamu saja pada saat itu tidak menjelaskan lebih meyakinkan saat itu,tapi tidak perlu disesalkan lagi semua itu sudah berlalu.


"Jadi apa untuk kedepanya Fitah,aku juga butuh penjelasan dari kamu saat ini,aku ingin hidup dengan kamu seperti apa yang dulu kita pernah impikan Fiyah,kasih aku kesempatan sekali lagi."ungkap Alif pada Afiyah saat ini penuh dengan keseriusannya.


"Bukan aku tidak mau,tapi aku takut kamu akan meninggalkan aku seperti dulu lagi Lif."


"Aku berjanji pada kamu Afiyah tidak akan berbuat sama seperti dulu lagi pada kamu,dulu aku hanya mengikuti kata orang tuaku,aku juga tidak mau kamu merasa sakit jika tahu kebenarannya.."


"Terus apa yang harus aku lakukan Lif?? "


"Mari kita menikah fiyah,kita sama-sama apa yang kita impikan sewaktu kulia,ini sudah cukup lama bagi kita menagung kesalahan yang pernah aku lakukan kepada kamu."


"Apa kamu serius mengucapkan itu padaku"


"Ya" aku tidak pernah bercanda Fiyah,apa kamu mau kita sekarang menikah?"


"Jangan gila kamu Lif pernikahan itu bukan main-main."


"Aku tidak main-main dengan kata-kataku Fiyah agar kamu percaya padaku."


"Baiklah jika kamu menantangku mari kita menikah hari ini juga karena aku ingin tahu keseriusan kamu pada aku."


"Baiklah aku akan menunggu hari ini."tantang Afiyah pada Alif.


Alif keluar dari apartemen Afiyah saat ini,Alif langsung memberi tahukan keinginan Afiyah kerena menatantangnya saat ini,setelah siap menelpon papanya Alif kembali masuk lagi kedalam apertemaennya Afiyah saat ini.


Afiyah melihat Alif masuk dengan senyuman dibibirnya membuat Afiyah cemas,kerena dia takut Alif betul-betul serius dengan kata-katanya.


"Kenapa wajahnya seperti itu?"Tanya Alif pada Afiyah saat ini.


"Gak apa-apa kok lif." Ucap Afiyah tampak santai namun hatinya sudah mulai cemas apa yang dikatakan Alif pada orang tuanya saat ini.


"Mampus aku,mulut ini kok bisa-bisanya dia menatang Alif sih,Afiyah bodoh kali kamu hari ini,"ucapa hati afiyah sudah mulai gunda dan cemas dengan kata-kata Alif barusan.


"Hai kamu takut degan apa yang baru kamu bilang barusan,aku tahu kamu Afiyah saat ini aku tidak akan melepaskan kamu lagi,kerena ini tantangan dari kamu dengan senang hati aku melayani kamu hari ini."Ucap Alif lagi pada Afiyah.


"Jadi benaran kamu mau menikahi aku hari ini Lif."


"Ya"ucap Alif Suanggu-sunggu.

__ADS_1


"Gila kamu Lif,masa kita mau nikah kayak gini gak... gak.. aku tidak mau tampa ada persiapan sedikitpun."ucap Afiyah saat ini cemas.


"Aku tidak butuh persiapan Afiyah,aku butuh kamu jadi istri aku hari ini juga."Jelas Alif pada Afiyah yang sudah tampak pucat saat ini.


"Kenapa kamu takut Fiyah?"


"Bukan aku takut Lif,aku ingin pernikahan penuh dengan persiapan dan mental Lif,bukan seperti ini yang aku inginkan."kesal Afiya pada Alif saat ini.


Satu jam Alif menunggu kedatangan kedua orang tuanya,Akhirnya kedua orang tua Alif datanya dengan membawa penghulu dan Anan bersama istri-anaknya untuk menyaksikan pernikahaan Alif dan Afiyah.


"Ma-pa"hari ini Alif ingin menikahi Afiyah walau pernikahan ini cuma dadakan seperti ini Alif tidak ingin lagi Afiyah lari dariku lagi.


Setelah ini baru kita lakukan pernikah apa yang dimintak oleh Afiyah ma."


"Baiklah nak" mama dan papa hanya bisa mengikuti keinginan kalian berdua saat ini yang penting kalian bisa bahagia,kami juga akan bahagia melihat kalian."


"Pak penghulu bisakah akad nikah kita dimulai?"ucap pak wira.


"Baiklah"kita bisa mulai akad nikah ini,apakah pembelai pria sudah siap?"


"Saya siap pak penghulu"jawab Alif semagat pada penghulu tersebut.


Afiyah mencubit pinggang Alif yang lagi duduk disampingnya saat ini,kerena dia kesal pada Alif tidak memberinya kesempatan.


"Apa-apaan sih kamu lif masa aku kamu tega lihat aku cuma pakai kerudung kayak gini,dasar gila kamu ya,mana lagi aku gak kamu beri untuk mengganti pakaianku."


"Gak perlu cantik yang penting sekarang kamu bisa jadi istri ku".


" Dasar kamu lif"bisik Afiyah diselah Alif masih merasa sakit akibat cubutan Afiyah masih terasa di kulitnya.


"Mari kita mulai Akad nikah ini,apa anda sudah siap tuan Alif.


"Sudah pak,silakan dimulai pak penghulu," ucap Alif pada penghulu yang akan menikahkan mereka berdua.


Tak lama ijab kabul itu dimulai oleh pak penghulu dan dijawab lantang oleh Alif dengan jelas,kata sah dari saksi yang terucap.


"Sah"


"Sah"


Afiyah Sah menjadi istrinya Alif saat ini,dalam beberapa jam saja Afiyah statusnya berganti dengan menjadi seorang istri saat ini,rasa tak percaya saat ini Afiyah sudah menjadi seorang istri saja.

__ADS_1


********


__ADS_2