
Dua hari berlalu semenjak Maya menikah dengan Kevin dan sudah satu hari pula saat ini Kevin kembali Kejakarta untuk bekerja.
Maya saat ini merasa sungguh rindu dan kagen pada suaminya itu, kemaren pagi Kevin baru meningalakan dia tapi hari sungguh membuat Maya rasa sudah lama saja dia berpisah dengan suaminya itu.
"Kenapa Aku yang duluan rindu sama Kamu sih Mas,apa benar aku juga mencintai kamu, apa yang sudah kamu bilang Sama Aku kemaren itu adalah benar, kerena kita sama-sama tidak menyadari bahwa cinta itu sudah tumbuh dihati kita." kata Maya berkecamuk saat ini menahan rasa rindu itu pada Suamianya yang baru satu hari tidak bersamanya.
"Sungguh waktu yang lama jika aku satu bulan lagi bisa bertemu dengan kamu Mas,auuuu kenapa aku jadi gini Mas,sepi bangat tidak ada kamu,beberapa hari ini kita selalu berdebat, kenapa sekarang aku merasa lain Jika kamu jauh dariku." Lanjut Maya berbicara sendiri disaat membaringkan tubuhnya di ranjang empuknya.
Maya yang lagi memikirkan suaminya itu Kevin juga Menelponnya disaat Maya lagi memikirkan suaminya itu.
"Mas Kevin,kebetulan sekali aku lagi mikirkan dia nelpon ku.", kata Maya sambil melihat layar HPnya itu, dengan tersenyum.
"Asalamualaikum Mas..!! "
"Walaikumsalam istri cantik ku. "kata Kevin senang melihat Wajah cantik istrinya itu di layar benda pipi itu.
"Jangan lebay dehhh Mas,kamu sudah pulang kerja Mas?"kata Maya santai.
"Baru saja sampai Sayang, kamu baru kembali ya?", tanya Kevin kembali.
"Sudah dari jam 3 tadi Mas aku sampai."jelas Maya
"Kamu Capek ?"kata Kembali melihat Wajah istrinya itu sedikit tidak semangat.
"Tidak Mas, aku meridukan kamu." kata Maya santai.
"Baru satu hari sudah meridukan aku Kamu sayang." senyum Kevin terlihat diwajah tampannya itu.
"Benaran Mas aku sudah meridukan kamu, sepi jika kamu gak disini, kerena seminggu ini kamu selalu megajakku berdebat jadi sangat terasa kamu gak ada Mas." kata Maya lemas.
"'Sebulan itu masih lama sayang, bagai mana bisa tahan kamu May."kata Kevin melihat Istrinya itu manyun saja.
"Entahlah Mas, bisa-bisa aku juga menyusul kamu Kejakarta nantik." kata Maya apa adanya.
"Emangnya berani? "
"Beranilah sapa bilang aku gak berani." balas Maya tidak mau Kalah.
__ADS_1
"Jangan sampai nyusul aku kesini May,soalnya Aku gak akan ada ditanak air selama sebulan ini, aku disibukan Oleh pekerjaan, jadi Aku harus menemani Bos untuk Menemui rekan kerjanya di luar Negeri."kata Kevin santai, dan tidak akau Jujur pada istrinya itu.
"Sesibuk itu ya kamu Mas.? "kata Maya lagi pada suminya itu.
"Iya!! "
"Ya sudah, aku tungguin kamu disini saja samapai kamu kembali."kata Maya tidak semagat.
"Jagan kayak gitu sayang, semangat sikit gitu kenapa sihh!! " bujuk Kevin
"Aku Akan selalu semangat nungguin kamu Mas, walau aku akan menahan rasa rindu ini."kata Maya apa adanya
"Kamu Sangat meridukan aju May?",
"Bangat!!! " jawabnya singkat.
"Kamu Mencintai ku?"
"Cinta bangat!! " jawab Maya Tidak sadar.
"Benarkah itu?" kata Kevin senang pada istrinya itu.
"Benaran Mas, aku gak tahu lagi perasaanku ini, saat kamu gak ada baru aku merasakan itu Mas." kata Maya jujur pada suaminya itu.
"Alhamdulillah, secepat itu kamu bisa merasakan Cinta itu sudah tumbuh dihati kita May,I love you May." Kata Kevin juga membalas Apa yang dirasakan oleh istrinya itu.
"I love you to Mas." senyum Maya terlihat diwajah cantik itu.
"Tunggu aku kembali ya, secepatnya aku Akan menjemputmu."ucap Alif hari ini dia senang Bahwa Istrinya merasakan hal yang sama Dengan Apa yang dirasakan olehnya selama ini.
"Mas Aku mau Kerumah Bibik bentar, aku tutup dulu ya. "kata Maya pada Suamianya itu.
"Ohh ya, kamu Hati-hati ya, jaga diri baik-baik dirumah, tunggu aku kembali, Asalamualaikum sayang." kata Kevin pada istrinya itu mengakhiri pangilannya itu.
Kevin menarok HP nya diatas meja saat ini,lansung bicara dengan Asistennya saat ini sedang duduk santai diruangan Santai rumah nya itu.
"Al,Jam berapa kita akan berangakat Besok.?" kata Kevin pada Albert.
__ADS_1
"Pagi kita sudah berangkat Tuan,kerena agenda miting di Singapura siang, setelah itu kita akan betangakat Brunai di sana kita akan Membahas kerja sama Kembali dengan Perusahaan besar dinegara itu." terang Albert santai.
"Setelah itu apa masih ada lagi yang jadwal kita untuk keluar Negeri Al?" tanya nya lagi.
"Sebulan ini kita ada enam Pertemuan Dingara lain Tuan, jadi jadwal anda sangat padat sebulan ini, kerena siap kita kembali juga ada kunjugan kelokasih pembangunan Hotel baru Anda Tuan." jelas asistennya itu.
"Berakti sebulan ini sungguh sangat padat jadwal ku Ya Al?", tanya Kevin sedikit Lesu.
"Kenapa Tuan selalu menaya itu terus, aku rasa sehari ini aku sudah menjawab pertanyaan Anda itu sudah berkali-kali." Kata Albert bingung dengan tingkah Bosnya itu.
"Gak usah bayak tanya Al,jawab saja Apa yang aku tanya. "kata singkat kevin pada Asistennya itu.
"Bagai mana aku gak bigung dengan ucapan Tuan itu, sangatlah aneh dari tadi, itu terus yang harus aku jelaskan pada tuan, apa Tuan lagi dimabuk cinta ya." kata Albert singkat tampa ada salah berbicara pada Bosnya itu.
"Pukkkkk !! " bantal disofa itu melayang dikepala Albert.
"Jangan Bawel kamu, aku sangat meridukannya Al,aku rasanya ingin kembali lagi ke desa Bunda,ingin menjeputnya." kata Kevin berkata sambil menyadarkan Kepala nya di sandaran sofa yang ada di rumahnya itu.
"Emang bisa bawak anak gadis orang sebarangan saja Tuan.? "kata Albert bingung dengan kata-kata Bosnya itu.
"Bisa Al, dia istriku, jadi gak salah aku bawak dia." kata Kevin santai.
"Ahhhh dasar Bos gak ada Aklak, masa sudah nikah gak bilang, taunya kembali kesini sudah nikah saja."Repet Albert kesal pada Bosnya itu,yang sudah seperti teman baginya.
"Aku juga gak nyangka akan menikah dengan dia secepat ini Al,rasa mimpi saja saat ini aku sudah memiliki istri, dan sudah jadi seorang suami, ada tangung jawabku sekarang untuk kehidupi seseorang sekarang."senyum Kevin membayangkan Wajah cantik istrinya itu.
"Apakah Itu Nona Maya Tuan, teman kamu yang Setahun ini dekat dengan kamu??", kata Albert santai.
"Mmmm,, benar Al, aku bisa menikahi karena Bunda yang Melamarkan Untukku, aku juga gak nyangka akan secepat ini." senyum Kevin kembali terlihat senang diwajah tanpan itu.
"Selamat ya Tuan, akhirnya wanita yang kamu impikan jadi istrinya kamu juga,jadi kapan Tuan akan membawanya tingal disini bersama tuan?"
"Bulan depan Setelah kita siap dengan pekerjaan ini, baru aku akan menjemputnya kesana."kata Kevin Santai.
"Pas kami kembali Kesini kamu sudah siapkan Acara pesta kami Al, kerena kami belum sempat Mengadakan acara, kerena waktu sagat mepet,dan juga aku harus megenalkan Maya adalah istriku." kata Kevin tampak senang.
"Baiklah Tuan aku akan melakukan apa yang anda mintak."kata Albert senang Akhirnya Kevin menikah juga, selama ini dia sangat dingin terhadap Wanita,tidak seprti Pria umumnya sifat Kevin jika meyakut Wanita, Maya gadis Satu-satunya yang bisa masuk dihati Kevin dan Bisa meluluhkan hati Kevin semenjak perginya teman kecilnya selama ini.
__ADS_1
*********