
Jam delapan pagi Alif sudah harus berangkat ke kota untuk bekerja lagi diperuhaannya kerena banyak kerjaan yang menunggunya saat ini.
"Mas ini sudah jam tujuh sana kamu siap-siap dulu,sini Lian aku kasih sama mbaknya dulu." ucap Afiyah pada suaminya itu.
"Baiklah sayang ayah, kita cukup sampai disini dulu mainnya sama ayah, kerena ayah akan berangkat untuk bekerja dulu,besok ayah akan kembali kita bisa main lagi ya."ucap Alif berbicara sama putranya itu.
"Sini sayang Bunda,kamu sama mbak dulu,karena ayah akan siap-siap untuk kekota."ucap Afiyah mengendong Lian dan membawa Lian pada pengasuhnya.
Tidak lama Afiyah masuk kembali ke kamarnya dan menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya berangkat kekota.
Alif melihat istrinya itu sibuk mencari kemeja yang ingin dipakai oleh suaninya itu.
"Kamu cari apa sayang?"
" Cari kemeja yang kamu igin pakai hari ini." jawab Afiyah tidak melihat pada suaminya itu.
"Bukankah kemeja itu aku pakai kemaren saat aku mengantar kamu kepasar?"ucap Alif
"Ya Allah aku lupa Mas."ucap Afiyah sedikit memegang kenangnya itu.
"Sudah aku bisa pakai yang ini saja, lagian aku juga tidak lansung ke kantor hari ini."ucap Akif pada istrinya itu.
" Ya sudah,kamu gak apa pakek baju itukan Mas?"
"Tidak apa Sayang, kesinilah aku ingin memeluk kamu sebentar saja sebelum aku berangkat." Alif menarik Afiyah kepelukannya saat ini kerena Alif masih duduk disofa yang ada dikamar cantik itu.
"Mas,jangan bercanda lagi ini sudah jam 7 loh."ucap Fiyah
"Memangnya kenapa jika jam tujuh."ucap Alif mencium leher jenjang istrinya itu setelah itu diteruskan ke bibir istrinya itu.
Afiyah selalu tidak bisa berkutik jika suaminya itu sudah menguasai dirinya.
Alif juga tidak bisa menahan dirinya jika sudah berdekatan dengan istrinya itu,bawaannya ingin selalu melakukan permainan ranjang itu, kerena sudah lama Alif tidak mendapatkan itu semua dari istrinya itu.
Setelah puas Alif langsung mengedong istrinya kekamar mandi untuk mandi kedua kali sebelum waktu shubuh tadi mereka berdua juga sudah mandi wajib.
Setelah itu mereka siap dengan retual mandinya dikamar mandi itu Alif beranjak duluan dari istrinya itu keluar.
"Mas handuk ku tolong dong!! "
"Baiklah,,tunggu sebentar aku ambil dulu."ucap Alif pada Afiyah.
"Ya,, Afiyah menunggu suaminya itu membrikan Handuk padanya.
"Sayang ini handuk kamu keluarlah sayang tidak akan ada yang melihat kamu sekarang."ucap Alif pada Afiyah dengan senyuman di bibir maninya itu.
"Mas walau aku ini istrinya kamu tapi aku masih malu jika bertelanjang didepan kamu."
"Aku sudah tahu lekuk tubuh kamu itu sayang jadi apa yang kamu malukan pada ku. "
"Kamu sangat bawel mas, dan tidak pengertian sekali."gerutu Afiyah pada suaminya itu.
__ADS_1
"Yang benar saja sayang kamu masih malu sama aku."
"Jangan bahas lagi sekarang siapkan semua apa yang aku perlukan."ucap Alif lagi.
"Tunggu bentar Mas aku pakai pakaian dulu."
Tidak Usah dipakai pakaian,kamu akan tetap cantik sayang."
"Apa kamu berniat untuk menunda keberangkatan kamu hari ini Mas,jika aku kamu melarang untuk berpakaian,bisa-bisa kamu berdiam seharian dikamar,dasar kamu ini."
"issy paya istri ku ini,tidak ada yang bisa melarang aku jika aku menunda keberangkatan aku jika aku mau." ucap Alif lagi.
"Ini Mas pakai pakaian kamu itu sekarang semua sudah siap dari tadi kamu saja yang ingin selalu melihatku.
"Karena kamu cantik seperti itu saja jika bersamaku."",
"Dasar gila suamiku ini,masa aku harus seperti ini setiap hari bersama kamu,bisa-bisa aku gak bisa jalan Mas."kesal Afiyah sambil memakai pakaiannya kembali.
Akhirnya Afiyah yang membantu memakai kemeja suaminya itu ditubuh suaminya itu.
"kenapa kamu ingin lagi,apa tergoda lagi dengan tubuhku ini."ucap Alif memperhatikan istrinya itu memakaikan kancing baju Alif.
"Apaan Sih Mas,kamu tidak bisa diam selalu menggodaku."
"Aku pasti sangat merindukan kamu sayang,kerena seminggu ini membuat aku menahan sikadal aku ini mencari sarangnya bisik Alif pada Afiyah."
"Sudah siap saatnya kita sarapan karena bentar lagi kamu akan langsung pergi."ucap Afiyah.
"Mas jangan seperti ini, aku sangat sedih kamu meningakan aku hari ini."ucap Afiyah mulai meneteskan air matanya.
"Hai kamu menagis,aku akan kembali jangan sedih seperti ini sayang."
"Makanya kamu jangan pancing aku untuk menagis."ucap Afiyah sedih
"Hai jangan menagis."ucap Akif menghapus air mata istrinya itu.
"Aku tidak akan penah meningalkan kamu lagi setelah ini aku akan menjemput kamu dan Lian jika kamu ingin selalu bersama ku."
"Kamu hati ya selama disana,ingatlah aku dan Lian Mas."
"Aku akan selalu mengingat kalian berdua."ucap Alif sangat berat berpisah dengan istri-anaknya itu.
"Baiklah kita keluar sekarang Mas."ajak Afiyah sambil dia menghapus air mata yang tersisa di pipinya itu.
Ayok." ucap Alif pada istrinya itu.
Afiyah berjalan keluar lebih dahulu dari suaminya itu, Alif hanya mengikuti apa kata istrinya itu krena tidak mau membuat istrinya itu merasa sedih saat dia meningalkannya.
Sampai dimeja makan Alif mekihat Bik Ning sedang menyiapkan Piring makan dimeja makan itu.
"Selamat pagi Bik Niang."sapa Afiyah dan juga di ikuti oleh Alif.
__ADS_1
"Bibik bikin sarapan apa pagi ini?"
"Ini saja Non tidak ada yang lain,ini semua yang ada dimeja saja Non."ucap Bik Ning pada Istri majikanya itu.
"Tidak apa Bik tapi seprtinya ini sangat enak?" ucap Alif
"Kamu mau makan apa Mas?"
"Terserah kamu saja."
"ini aku sudah menganbilkan untuk kamu Mas."ucap Afiyah mengasih piring yang sudah di isinya makanan didalamnya.
"Terimakasih sayang, kamu makanlah."ucap Alif lagi pada istrinya itu.
"Baiklah Mas."
Afiyah tidak berkata lagi sampai mereka bedua siap dengan sarapan paginya itu.
"Bik Ning aku titip Afiyah dan Lian bersama Bibik,selama aku dikota,temanin Istri ku ya bik."ucap Alig Pada Bik Ning.
"Siap Den,Bibik akan jaga Nona dengannya baik."ucap Bik Ning semangat.
"Baiklah aku berangkat sekarang,ayok sayang kamu ambil dulu Putraku sama Pengasuhnya."
Afiyah mengambil Lian dari pengasuhnya itu,kerena Alif mau melihat putranya itu sebelum dia berangkat.
"Kita antar Ayah keluar dulu sayang."ucap Afiyah mendendong Lian dan berjalan pada Suaminya itu.
" Sini sayang Ayah biar ayah gendong kamu sebentar saja,kamu tidak boleh nakal ya selama ayah tidak ada disini,kasihan bunda jaga kamu jika kamu rewel."ucap Alif pada Lian yang memperhatikan Alif berbicara seprti mengerti saja Lian apa yang diucapkan Ayahnya itu.
"Kamu jaga Diri baik-baik selama aku dikota ya."ucap Alif keistrinya itu.
"Iya."ucap Afiyah tidak bayak kata karena dia sangat sedih berpisah kembali dengan suaminya itu.
"Jangan sedih, aku akan usahakan pulang kesini secepatnya jika aku pulang dari luar negeri nantik."
"Tidak apa Mas, jika kamu tidak sempat dan masih sibuk dengan kerjaan kamu."
"Aku akan usahakan sebaik mungkin untuk menemui kalian berdua."
"Jangan memaksakan diri kamu jika kamu capek atau lelah Mas."
"Iya"ucap Alif mencium kening isrinya itu dan tidak lupa Alif mencium putranya itu.
"Jaga putra kita Baik-baik ya, aku berangkat dulu ucap Alif.
"Ya,,, kamu hati-hati Mas,jangan terlalu laju mengenidikan mobilnya." ucap Fiyah mencium tangan suaminya itu.
"Kamu tidak usaha mencemaskan aku, dan mereka yang akan membawa kalian selama aku tidak ada."menujuk kedua orang yang berdiri tidak jauh darinya berdiri sekarang.
Alif sudah mencari penjaga istri dan anaknya selama dia tidak ada di desa itu dan keamanan untuk Villa itu Alif sudah mencari tiga sip skuritiy selama 24 jam agar Villa itu aman.
__ADS_1
...**********...