
Setibanya di dalam kamar.
Ze merapikan tempat tidurnya bersama Jimmy. Sedangkan lelaki itu tengah asik melepaskan pakaiannya. Ya, sama seperti biasanya, lelaki itu sudah terbiasa tidur dengan hanya menggunakan celana boxer-nya saja.
Setelah selesai melepaskan pakaiannya Jimmy segera menghempaskan tubuh lelahnya ke atas tempat tidur. Jimmy memperhatikan Ze yang sudah lebih dulu berbaring dengan posisi membelakanginya. Dengan seluruh tubuh tertutup selimut tebal berwarna putih tersebut.
"Ze, apa kamu sudah tidur?" tanya Jimmy.
"Belum, memangnya kenapa?" Terdengar suara Ze dari balik selimut.
"Tidak apa-apa, aku hanya bertanya saja," jawab Jimmy.
Jimmy meraih selimut lainnya, kemudian menutupi seluruh tubuhnya dengan benda berwarna putih tersebut. Tidak lupa, ia juga mematikan lampu tidur yang berada di sampingnya. Jimmy memejamkan matanya dan mencoba tidur.
Namun, setelah beberapa saat, matanya tetap enggan diajak kompromi. Bukannya tertidur, mata Jimmy malah semakin terang benderang. Bukan hanya pasal indera penglihatannya, tubuhnya pun terasa aneh. Ada hawa panas yang ia rasakan dan dan yang lebih mengherankan lagi 'Anaconda berbisa' miliknya yang terasa semakin aktif.
"Astaga, apa yang terjadi padaku?!" gumam Jimmy. Jimmy menyibakkan selimut yang menutupi tubuhnya kemudian duduk di tepian tempat tidur.
__ADS_1
Ternyata bukan hanya Jimmy, Ze pun merasakan hal yang sama. Gadis itu bangkit dari posisi tidurnya kemudian duduk di tepian tempat tidur, berseberangan dengan Jimmy. Jimmy menoleh dan tersenyum tipis setelah mengetahui bahwa Ze pun belum tertidur.
"Belum tidur juga?" tanya Jimmy yang masih memperhatikan punggung Ze.
Ze menggelengkan kepalanya. "Belum. Apakah kamar ini memang panas atau hanya perasaanku saja?" Ze tampak gelisah, sepertinya ia ingin sekali melepaskan piyama tidur yang sedang dikenakannya.
Jimmy menautkan kedua alisnya heran, ternyata Ze pun merasakan perasaan yang sama sepertinya. "Aku pun merasa seperti itu," sahut Jimmy.
"Jika Ze merasakan hal yang sama sepertiku, lalu ... apakah ia juga merasakan bahwa hasratnya semakin liar malam ini?" batin Jimmy sambil menyunggingkan senyuman aneh.
Jimmy masih memperhatikan Ze dan ingin sekali bertanya tentang hal itu. Namun, ia bingung bagaimana cara menanyakannya. Semakin lama, tingkah Ze semakin aneh dan tidak terkontrol. Di saat Jimmy tidak bisa mengontrol 'Anaconda berbisa' miliknya yang semakin aktif, Ze malah nekad melepaskan pakaiannya dengan posisi membelakangi Jimmy.
"Kamu kenapa, Ze?"
Bukannya mendapatkan jawaban dari gadis itu, ia malah mendengar suara desahann yang keluar dari bibir Ze. Ze nekat melepaskan braa serta celana dalammnya kemudian melemparkannya secara sembarang.
Celana dalamm serta braa yang Ze lemparkan, malah terbang ke arah Jimmy dan dengan sigap Jimmy menyambut cd serta braa milik Ze yang hampir saja mengenai wajahnya.
__ADS_1
Jimmy mencium aroma wangi tubuh Ze di celana dalamm serta bra tersebut dan membuat hasratnya sebagai laki-laki naik hingga ke ubun-ubun. "Ze ..." desaahnya.
Ze yang masih asik dengan dirinya sendiri, tidak menyadari bahwa saat ini Jimmy tengah berada di belakangnya. Ze tengah asik meremass bulatan kenyal miliknya yang berukuran kecil sambil mendesahh. Dan sesekali ia memilin serta memainkan ujungnya yang berwarna pink tersebut sambil memejamkan matanya.
Perlahan Jimmy menghampiri Ze kemudian mencium pundak gadis itu. Ze tersadar ketika bulu-bulu halus yang tumbuh di sekitar wajah Jimmy mengenai kulit mulusnya. Ia terkejut dan segera bangkit dari tempat tidur tersebut sambil memasang wajah heran.
"Apa yang kamu lakukan, Mas?" tanya Ze sambil menutupi kedua bulatan kenyalnya dengan kedua tangan. Sedangkan sarang Anaconda berbisa di bawah sana, ia biarkan terpampang jelas di depan mata Jimmy.
Jimmy tersenyum tipis kemudian mengangkat kedua bahunya. "Kamu sendiri, apa yang sedang kamu lakukan?" tanyanya balik.
Jimmy masih memperhatikan sarang anaconda yang terlihat sangat cantik tersebut. Sarang yang masih murni dan belum terjamah oleh anaconda manapun. Dan bulu-bulu halus yang tumbuh di sana membuat Jimmy semakin penasaran bagaimana bentuk lubang sempit itu.
Jika Jimmy penasaran bagaimana bentuknya, Anaconda berbisa miliknya penasaran ingin memasukinya.
"Kemarilah, Ze! Sini biar aku bantu," goda Jimmy sambil mengedipkan matanya kepada gadis itu.
Bersambung ...
__ADS_1
#Jika sempat ngetik malam ini, akan author up malam ini juga, tapi kalau gak sempat, berarti besok lagi. Haha 😂😂😂
...***...