Naina(The Same Perfection)

Naina(The Same Perfection)
Naina marah!


__ADS_3

Naina berusaha melepaskan cengkraman tangan Syam,Syam menatapnya tajam.Syam tidak menyangka jika Naina mengenal Rangga,musuh di masa lalunya yang membuatnya terlibat masalah besar dan Syam tidak bisa melupakan kejadian itu.


”Sakit, lepas”Naina berhasil melepaskan cengkraman tangan Syam,dia elus pergelangan tangannya yang terasa ngilu.”Kamu kenal dengan pak Rangga? kenapa kamu berani menyentuh ku.Jangan menyentuh aku sembarangan,aku tegaskan sekali lagi jangan menyentuh ku!”Naina berkata dengan suara tegas dan tatapannya tajam,menatap Syam yang sudah berani menyentuhnya.


”Lalu kamu mau disentuh siapa, disentuh Rangga baru kamu mau begitu?”Syam kesal dan berteriak,Naina menutup matanya saat Syam memukul kaca mobil di sebelah telinganya itu, Naina benar-benar takut melihat Syam marah dan dia tidak tahu alasannya apa.


”Aku mau turun”Naina berusaha membuka pintu tapi Syam menguncinya, mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan Naina berpegangan pada kursi yang dia duduki.Naina terus meminta Syam berhenti dan Syam berulangkali menyalip kendaraan lain dengan sangat liar.


Naina menangis,dia takut kecelakaan kembali terjadi kepada dirinya seperti di masa lalu.Tanpa ingin menoleh sedikitpun,Syam terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.Hantaman keras membuat Syam refleks menahan Naina dengan menahan dada gadis itu agar tidak mengalami benturan.Naina menangis histeris dan mobil berhenti setelah menabrak bagian belakang truk tronton.


”Asstagfirullah hal adzim"Naina berusaha menguasai kesadarannya,Syam terdiam dan banyak orang yang memburu mereka berdua karena mendengar hantaman yang begitu keras.Beruntungnya hanya bagian depan mobil yang hancur dan tidak sampai membuat Naina dan Syam terluka,namun nampaknya Naina sangat syok atas apa yang terjadi saat ini.Naina menepis tangan Syam kasar,dia kecewa dan terluka.Bukan hanya sombong,manja,dan sangat jutek.Syam ternyata sangat pemarah dan kasar, Naina benar-benar takut untuk melanjutkan pernikahan ini.


”Naina!"teriak Syam saat gadis itu keluar meninggalkan nya, untuk pertama kalinya Syam menyebutkan nama gadis itu.Calon istrinya.


Semua orang memperhatikan Syam yang meninggalkan mobilnya,Syam melangkah untuk mengejar Naina yang pergi.Naina berulang kali menepis tangan Syam yang meraih pergelangan tangannya.Dia tidak mau lagi,Naina benar-benar tidak mau dan ketakutan.Impiannya adalah memiliki seorang suami yang lembut dan menerimanya,tapi Syam sangat jauh dari ekspektasi nya.


”Nai,aku minta maaf!”teriak Syam dan Naina berhenti melangkah,Naina mengusap air matanya.Dia enggan berbalik, Syam melangkah mendekatinya.


”Kamu terluka Nai?mana yang sakit.Kita ke rumah sakit, jangan begini.Jangan pergi,nanti aku di marahin ayah Nai”seru Syam dan Naina terbelalak mendengarnya,dia mengira Syam memang perduli padanya,pada calon istrinya.Namun ternyata ayah Rahman sangat membuat Syam takut.


****


Amira datang ke kantor perusahaan milik ayahnya Syam,dia tidak bisa bertemu dengan Syam.Syam yang sudah ganti ponsel sekaligus nomornya karena insiden kecelakaan itu dan tidak ingat nomor ponsel Amira melupakan Amira begitu saja.Syam terlalu sibuk memikirkan cara agar bisa menaklukan Naina,dia tidak mau merasa malu pada dirinya sendiri.Seorang gadis untuk pertama kalinya sama sekali tidak tertarik kepadanya, sangat mustahil.


”Permisi mbak,bapak Rahman nya ada?”tanya Amira kepada resepsionis.


”Pak Rahman lagi ada meeting mbak,sudah buat janji?"

__ADS_1


”Belum sih,emm apa mbak pernah melihat Syam kemari?”tanya Amira kembali, terlihat raut kebingungan di wajah wanita itu.


”Anak nya pak Rahman mas Syam kan mau menikah mbak,gak tahu ya?"katanya dan membuat Amira tersentak kaget, Amira terdiam dan kedua matanya berkaca-kaca.Berbagai macam pertanyaan muncul di benaknya,kenapa Syam mau menikah dengan orang lain,dia dan Syam sudah menjadi hubungan selama enam bulan apa tidak memiliki arti apa-apa untuk Syam?.


”Syam mau menikah dengan siapa kalau boleh saya tahu mbak?"Amira benar-benar penasaran,wanita mana yang berhasil merebut Syam darinya.


”Saya kurang tahu mbak,saya hanya mendengar kabar saja kalau mas Syam mau menikah”wanita itu tersenyum,Amira yang tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaannya sangat kecewa,dia harus bertemu dengan Syam sekalipun ke rumah orang tuanya Amira akan melakukannya,dia ingin meminta penjelasan tentang apa yang terjadi selama dia pergi ke Singapura.


***


Di rumah sakit,Syam menunggu Nai yang sedang diperiksa oleh dokter.Syam takut Naina mengalami luka lagi.Nai keluar membawa resep obat yang harus di tebus dan Syam merebutnya.


”Ayo"ajak Syam meraih tangan Naina.


”Lepas,jangang pegang-pegang bukan muhrim”kata Naina seraya bergeser menjauh.


”A-pa?”Naina gugup.


”Kenapa?"Syam melangkah mendekat dan Naina memilih pergi meninggalkannya.”Issh Naina"teriak Syam.


Naina ingin membayar sendiri biaya pemeriksaan dan obat yang harus dia tebus untuk luka di wajahnya,tapi Syam tidak membiarkan Naina membayarnya.Sebagai laki-laki yang bertanggung jawab dia yang membayarnya.


”Bilang apa?”


”Terima kasih”Naina mendelik sebal.


Syam dan Naina keluar dari rumah sakit bersama-sama.

__ADS_1


****


Malam hari tiba,Syam datang ke rumah sahabatnya yaitu Miko.Dia ingin curhat kepada sahabatnya tentang pernikahannya dengan Naina yang akan berlangsung dalam waktu dekat.Miko yang sedang duduk di atas sofa menoleh melihat kedatangan sahabatnya.


”Ada apa Syam, tumben elu kemari?”Miko bertanya,sangat jarang Syam datang ke rumahnya.Raut wajah Miko terlihat kesal, beberapa jam yang lalu Amira datang menangis dan mengadu sembari marah-marah karena mendengar kabar pernikahan Syam dan entah gadis yang mana.


Bug! hantaman keras di wajah Syam membuat Syam tersungkur kasar ke lantai,tidak lama Syam bangkit dan menahan Miko yang akan kembali memukulnya.


”Aku salah apa Mik,kenapa lu kayak gini!”bentak Syam kesal, ingin sekali dia membalas Miko.Namun sudah banyak yang di lakukan Miko untuknya membuat Syam enggan mengikuti hawa nafsunya.


Adik Miko datang menahan Miko yang terus berontak.


”Bang,elu kenapa? kesurupan elu bang?"tanya Rafli seraya terus menahan Miko bersama Syam.


”Gue udah relain Amira buat elu Syam,tapi apa.Sekarang lu mau nikah sama cewek lain,Amira sudah pulang Syam.Dia hancur karana mendengar kabar lu mau nikah!”bentak Miko membuat Syam terdiam,Syam melepaskan cengkeramannya dan berlalu pergi untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut.


Di sebuah kafe,Syam menunggu Amira.Sudah dua gelas kopi dia habiskan,namun sosok Amira belum juga terlihat.Syam membuka ponselnya.Membuka aplikasi WhatsApp, melihat profil wa Naina yang hanya bertuliskan nama olshop Naina.


”Syam”suara Amira terdengar,Syam meletakkan ponselnya dan berdiri lalu Amira menghambur memeluk nya.Banyak orang yang risih melihat keduanya,Syam berusaha melepaskan pelukan Amira,dia malu menjadi bahan tontonan seperti itu.


”Duduk”titahnya dan menekan bahu Amira,Amira akhirnya duduk tenang.Air matanya terus menetes deras,merasa di khianati oleh Syam.Cukup lama keduanya terdiam,Syam yang menunggu Amira tenang.Dan Amira terus menangis tidak mau Syam menikah dengan gadis lain,hanya dirinya yang berhak atas Syam.


”Syam apa benar kamu mau menikah?”lirih Amira bertanya dengan suara begitu serak dan menatap Syam sendu.


”Aku di jodohkan dengan seorang gadis,aku gak bisa menolak.Aku bisa saja di penjara sekarang jika aku gak mau menikahinya Amira.Tolong, mengertilah”kata Syam dan mengenggam tangan Amira erat,Amira langsung melepaskannya kasar.Tangisannya semakin menjadi,dan Syam berusaha menenangkannya.


”Kenapa kamu mau,ayah kamu kan pasti.Ayah kamu memang gak suka sama aku,itu sebabnya ada kesempatan dia langsung menjodohkan kamu Syam”kesal Amira tapi masih berbicara dengan nada rendah.

__ADS_1


Syam mendelik sebal mendengar ucapan tidak sopan Amira kepada ayahnya,seburuk apapun Syam dia sangat menyayangi orang tuanya.Jika tidak,mana dia mau setuju dengan perjodohannya dengan Naina.Andai kecelakaan itu tidak terjadi, mungkin dia tidak perlu menikah dengan Naina.Jika dia menolak,dia juga tidak akan kuat tinggal di penjara.Dia sangat mengenal ayahnya,ayah Rahman tidak akan menolongnya jika itu memang kesalahannya.


__ADS_2