Nathan Dan Aira

Nathan Dan Aira
Part 113


__ADS_3

Hari ini Nathan terlihat gusar, bagaimana tidak dia harus pergi ke Amerika karena ada masalah di sana sementara dia tidak mau meninggalkan Aira yang sedang hamil besar bahkan bisa sewaktu waktu melahirkan.


Nathan menatap wajah Aira yang kini sudah terlelap, Koper pakaian nya pun sudah tertata.


Pesawatnya akan berangkat besok pagi jam 8.


Jika bisa dia meminta Orang untuk menggantikannya dia akan melakukan nya, namun hanya harus dia lah yang pergi.


" Mas, belum tidur " Ucap Aira membuka matanya membuat Nathan tersenyum.


" Kenapa bangun Hem,, tidur lagi ya " Ucapnya mengusap lembut pipi Aira.


" Mas juga tidur, besok berangkat pagi bukan "


" Iya Sayang, Sekarang kita tidur ya "


Aira mengangguk dan kembali memejamkan matanya, Nathan pun ikut menyusul dan terlelap bersama dengan cahaya bulan yang menyinari bumi malam ini.


_____


Suara burung berkicau, Cahaya matahari mulai terpancar membuat Aira membuka matanya, tidak ada Nathan di samping nya namun suara Air terdengar mungkin saja Suaminya sedang mandi.


Di liriknya jam yang baru sudah menunjukan pukul 6 pagi.


Aira terbangun dengan tangan memegang perut besarnya.


Dia berjalan turun saat dan menyiapkan pakaian yang akan di gunakan oleh suami nya.


Nathan yang tengah selesai pun berjalan keluar dengan handuk yang melilit di pinggang nya, wajah yang terlihat segar dengan rambut masih basah sungguh sangat menggoda siapa yang melihatnya.


Namun pemandangan itu sudah selalu Aira lihat, namun tetap saja tidak membuatnya bosan bahkan semakin kagum akan ketampanan suami nya.


" Sayang hei,, " Ucap Nathan mengusap pucuk rambut Aira.


" Ah ya, Mas kenapa ?"


Nathan tersenyum,,


" Masih pagi jangan melamun. "


" E- engga Kok, aku lagi siapin baju " Elak Aira langsung memalingkan wajahnya yang sudah pasti merah.


Nathan menggeleng dan mengambil pakaiannya, dia mulai memakai nya.


" Sayang, apa kamu sama sekali tidak mau membantu suami kamu "


Aira menolah dan mengangguk,,


Dia pun membantu Nathan untuk memakaikan kemeja panjangnya.


" Apa Mas di sana akan Lama ?" Ucap Aira


" Mungkin satu sampai dua Minggu sayang "


Aira terdiam,,


Bagaimana jika dia melahirkan di saat suami nya masih di Amerika, Bagaimana jika dia kembali mengalami kontraksi.


Nathan selalu ada untuk nya.


" Tapi aku Janji akan segera menyelesaikan nya dan segera pulang."


Aira mengangguk dan mengambil jas serta kembali memakai nya.


Kini Nathan sudah rapi dengan setelan Jasnya, Koper pun sudah Seno bawa.


Nathan mengandeng Aira turun, terlihat jalan Aira yang sudah mulai sedikit susah.

__ADS_1


" Ingat jangan Melakukan apapun, Panggil Seno ataupun siapa jika kamu ingin sesuatu. Dan Telpon aku jika terjadi sesuatu." Ucap Nathan menatap Aira


" Mas hati hati, selalu kabari aku di sana dan cepat pulang."


Nathan mengangguk dan memeluk erat tubuh Aira, walau terhalang perut besar Aira namun mereka terlihat begitu romantis.


Nathan berjongkok dan mengusap perut Aira seraya meminta ijin kepada anaknya.


" Anak anak Papah, Bantu Papa untuk Jaga Mommy jangan buat Mommy repot, Dan tunggu Papa kembali" Ucap Nathan mengusapnya dan mengecupnya dalam.


Aira tersenyum,,


Namun sebenarnya dia merasa begitu sedih karena suami nya akan pergi.


Ini Kali pertama baginya di tinggalkan Nathan selama mereka bersama


Selama ini Nathan akan selalu mengajaknya, namun karena masalah yang cukup serius membuat nya mau tidak mau harus pergi dan meninggalkan Aira yang sedang hamil besar.


" Maaf Tuan, Pesawat Anda jam 8 pagi ini "


Nathan mengangguk dan beranjak bangun.


" Ingat semua yang aku bilang tadi " Ucap Nathan menangkup wajah Aira.


" Eum,, Mas juga Hati hati, jaga kesehatan makan teratur aku gak mau Mas sakit di sana "


" Pasti Sayang,,


Aku berangkat Dulu "


Aira seakan tidak rela dengan kepergian suaminya, Aira terus memeluk erat tubuh Nathan bahkan matanya mulai berkaca.


Nathan melepaskan pelukannya dan menatap tajam wajah Aira.


" Aku ikut Mas,, " Rengek Aira seperti anak kecil yang tidak mau di tinggal oleh orang tuanya.


" Ya sudah,, Kamu ikut tapi sampai di Bandara saja Oke karena kamu harus banyak istirahat"


Seno melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, dia tidak akan berani melaju cepat karena ada istri dari Bos nya yang sedang hamil besar, dan sudah pasti Akan kena marah.


Aira terus menggenggam tangan Nathan, bahkan dia bersandar pada bahu suaminya itu.


Nathan membiarkan nya, seseorang mengusap lembut wajah cantik istri nya itu.


Tidak ada obrolan di sana, semua berada dalam pikiran masing masing hingga mobil sampai di Depan Bandara.


Mereka berjalan turun,


Banyak dari beberapa di sana menatap ke arah Nathan dan Aira yang berjalan masuk.


Ketampanan Nathan yang membuat banyak kaum hawa terpikat, namun mereka harus merasa iri karena melihat seorang wanita cantik di samping nya apalagi Nathan yang terlihat begitu menjaga nya.


Perut besar Aira pun sangat terlihat dan membuat semua merasa patah hati.


" Sampai sini ya, Sekarang Kamu pulang dan istirahat" Ucap Nathan.


" No,, Aku mau melihat sampai pesawat Mas terbang"


Nathan tersenyum dan menggenggam kedua tangan Aira, andai saja Aira tidak sedang hamil besar dan tidak ada masalah di Perusahaan miliknya di Amerika sudah pasti Nathan akan mengajaknya.


" Sayang, Kamu harus banyak istirahat..


Ingat apa kata dokter, jika kamu harus banyak istirahat. Aku janji akan langsung menghubungi kamu setelah sampai di sana."


Aira terdiam,,


" Sayang,, Heii "

__ADS_1


" Janji "


" Iya Sayang "


Aira memeluk Nathan erat.


" Mas hati hati "


" Seno, Tolong antar istri saya pulang dan ingat jangan ngebut atau kamu tau konsekuensinya."


" Baik Tuan, Mari Nyonya "


Aira mengangguk dan berjalan pergi, Namun langkahnya terhenti dan kembali menoleh.


Nathan yang masih berdiri di sana terlihat tersenyum..


Aira kembali berjalan keluar dan masuk ke dalam mobilnya.


Sementara Nathan berjalan masuk bersama beberapa orang juga Asistennya.


_____


Di dalam mobil,,


Aira terus menatap jalanan, mulai hari ini dia akan sendiri hingga nanti Nathan pulang.


Tangannya mengusap perut besarnya.


Seno menatap nya dadu spion dalam, dia yakin jika Cinta keduanya begitu besar.


Apalagi selama bersama Aira, Nathan banyak berubah dan lebih lembut.


Aira benar benar wanita yang bisa mengubah Es Kutub mencair.


Derrt.. Derrt,,


Aira mengusap wajahnya saat Ponsel nya berdering, dia pun mengambilnya .


Telpon masuk dari Anggita.


" Halo Git "


" Halo Ra, Lo lagi dimana ?"


" Aku baru saja mengantar Mas Nathan , Kenapa "


" Oh gapapa,,


Mama sudah memasak masakan kesukaan kamu dan kamu berniat untuk datang ke rumah.


Apa boleh kita datang Ra."


" Boleh Dong, Ya sudah aku sudah di jalan kok kamu juga Bibi datang ke rumah ya "


" Oke deh,, Aku bilang Mama dan siap siap "


Aira menutup ponselnya,,


Mungkin dengan adanya Anggita juga Bibinya, dia tidak akan merasa kesepian lagi.


*********************


Haii Guys,,


I'am Come Back,, 🤩🤩😍


Mohon Maaf karena sudah hampir 2 bulan tidak Nongol, tapi insya Allah mulai malam ini bisa kembali Up dan Halu lagi bareng kalian Bestie. 🥰

__ADS_1


Terus dukung semua karya aku ya,,


Dan ada yang baru lagi dong "PERNIKAHAN DINI (ANAK SMA)" bantu Follow, Like juga komennya juga ya Sayang..


__ADS_2