Nathan Dan Aira

Nathan Dan Aira
No. 71


__ADS_3

Aira terus memalingkan wajahnya setelah apa yang sudah dia lakukan sungguh membuatnya malu dan tidak percaya, namun Nathan selalu saja memaksanya hingga dia pun akhirnya melakukan nya.


Derrt..


Nathan menatap ponselnya dan terlihat Boy yang menghubunginya,,


" Sebentar aku angkat telpon Boy dulu " Ucap Nathan mengusap pucuk rambut Aira yang berada di samping nya.


Aira mengangguk dan membiarkan suaminya berbicara dengan Boy..


" Ada Apa ?"


" Maaf Tuan,, Santi sudah mengakui semuanya dan kini dia pun sudah berada di Kantor Polisi bersama Hendra."


" Pastikan mereka mendapatkan hukuman seberat-beratnya."


Aira menoleh saat mendengarkan ucapan suaminya,,


" Mas,, Ada apa ?"


Nathan tersenyum dan menggenggam tangannya,,


" Hendra dan Santi sudah masuk ke penjara , Mereka harus mendapatkan hukuman atas perbuatannya."


" Tapi bukannya Santi harus mendapatkan pengobatan lebih dulu dengan lukanya "


" Tidak ada luka serius, dan sudah seharusnya mereka mendekam di Penjara."


Aira terdiam,,


Walau sebenarnya mereka sudah sangat jahat terhadap nya namun melihat keadaan Santi yang masih lemah dengan luka di kepalanya membuat nya sedikit iba.


" Apa aku boleh bertemu Dengan nya ?"


Nathan menatap Aira,,


Apa maksud istri nya, Bukankah Santi terlalu berbahaya dan untuk apa Aira ingin menemuinya..


" Buat apa Sayang,, Biarkan mereka mendekam di penjara.."


" Sebentar Saja Mas, Aku hanya ingin berbicara dengannya."


Nathan terdiam,,


Namun akhirnya mengangguk saat Aira terus memohon.


Kantor Polisi.


Boy masih bersama Seno di sana,,


Mereka masih mengurus Hendra juga Santi bahkan mereka akan menunggu Nathan yang akan datang.


" Seno,, Boy " Ucap Nathan bersama Aira membuat keduanya menoleh dan segera berdiri.


" Tuan, Nyonya " Sapa mereka


" Bagaimana mereka "


" Saya sudah berbicara dengan Polisi dan mereka akan mendapatkan hukuman sesuai dengan semua perbuatannya." Ucap Boy dan Nathan mengangguk.


" Apa Saya bisa bertemu dengan Santi ?" Ucap Aira membuat Boy dan Seno saling pandang.


" Bisa Nyonya,, Sebentar " Ucap Boy yang terlihat berbicara dengan salah seorang Polisi.


" Silahkan Nyonya " Ucapnya dan Aira mengangguk.


" Sayang,, Kamu benar sendiri biar Aku temani kamu "


Nathan sangat khawatir jika Santi kembali akan mencelakai Istrinya,, Namun Aira menggeleng..


" Aku sendiri ya,, Gapapa aku bisa jaga diri aku " Ucap Aira menatap wajah suaminya.

__ADS_1


" Tolong jaga istri Saya " Ucap Nathan saat Aira berjalan masuk bersama seorang polisi.


Santi yang masih merasakan sakit di kepala hanya bisa duduk di dalam Cell, seharusnya dia masih butuh perawatan namun Nathan langsung mengirimi kan kepada polisi untuk di proses hukum.


" Bagaimana keadaan kamu "


Santi Mendongak dan terlihat Aira berdiri menatapnya,,


" Untuk apa kamu ke mari, Pasti hanya ingin menertawakan aku bukan..?"


Aira menggeleng,,


" Santi dengar, Apapun yang sudah kamu lakukan terhadap Saya.. saya sama sekali tidak pernah dendam dan sudah memaafkan kamu, Saya hanya ingin tau apa alasan kamu melakukan semua itu. Apa kamu sangat membenci saya.


Santi, Pernikahan saya bersama Mas Nathan semua itu sudah di atur oleh Tuhan dan kita tidak bisa menolak nya.


Kamu cantik, sudah pasti banyak laki laki di luar sana yang mencintai kamu."


Santi tersenyum licik dengan semua ucapan Aira,,


" Jika kamu hanya ingin ceramah,, Mending kamu pergi "


Aira menghela napasnya,,


" Usia kamu bahkan mungkin sama dengan saya, Dan kenapa kamu bisa melakukan semua itu, seharusnya kita bisa menjadi teman."


" Teman maksud kamu, aku tidak pernah mau berteman dengan wanita seperti kamu Aira,, Kamu sudah merusak semua rencana aku untuk bisa mendapatkan hati Tuan Nathan.


Hahaha,, Walaupun sekarang kamu sudah menikah dengan Tuan tapi Aku yakin jika keberadaan kamu tidak sepenuhnya ada dalam hati Tuan, Karena sebenarnya Tuan memiliki Cinta Pertama yang bahkan tidak pernah Tuan lupakan hingga sekarang."


" Cinta Pertama, Maksud Kamu ?"


" Bukannya kamu sendiri bilang jika Tuan mencintai kamu,,


Aira Aira,, Ternyata kamu terlalu bodoh,, Apa kamu lupa dengan Ruang pojok itu. "


Deg..


Aira terdiam,, Bahkan dia belum masuk ke dalam ruangan itu.


" Apa Kamu sudah masuk dan melihat nya ?"


Aira terdiam dan menggeleng,,


" Jika memang Tuan mencintai kamu, Sudah pasti Tuan akan bicara jujur dan menceritakan semua tentang Jessica."


" Jessica ?"


" Bahkan Jessica saja Kamu tidak tau,,


Lebih baik semua kamu tanyakan kepada Tuan, dan sekarang kamu pergi Saya tidak ingin kamu datang kemari."


Aira menatap Santi yang terus memegang kepalanya,,


dia pun berjalan keluar.


Nathan langsung beranjak dan menghampiri Aira,,


" Sayang,, Kamu gapapa ?"


Aira tersenyum dan mengangguk,,


" Kita pulang sekarang" Ajak Nathan dan mereka berjalan keluar.


Seno juga Boy pun terlihat mengikuti nya.


Mereka masuk ke dalam mobil masing masing.


_____


Dalam Perjalanan Aira hanya terus diam memikirkan semua ucapan Santi tentang ruangan itu, tentang Jessica.

__ADS_1


Sebenarnya siapa Jessica, Apa dia Cinta pertama Nathan dan ruangan itu apa benar semua kenangan mereka berada di ruang itu.


Tapi kenapa Nathan tidak pernah menceritakan tentang Jessica, dan di saat dirinya bertanya soal Ruangan Nathan bahkan terlihat seperti tidak ingin menjawabnya.


" Sayang,, "


Nathan menautkan kedua Alisnya karena Aira terus diam saat dirinya terus memanggil nya.


Aira bahkan terlihat melamun memikirkan sesuatu.


" Sayang hei.. " Ulang Nathan membuat Aira menoleh.


" Ya Mas, Ada apa ?" Ucapannya..


Nathan menghela napasnya,,


" Apa yang kamu pikirkan Hem,, Apa kamu ingin menanyakan sesuatu?" Ucap Nathan dan Aira menggeleng.


" Apa Santi sudah berbicara sesuatu kepada kamu ?"


Aira tersenyum dan menggeleng..


" Engga Kok,, Aku,, Aku hanya lelah apa boleh kita pulang ke rumah sekarang."


Nathan menatap Aira,,


" Ya Sudah kita pulang sekarang."


Aira tersenyum dan kembali menatap jalan lurus.


sesekali Nathan melirik Aira yang masih terus diam dan hanya menatap jalanan.


Apa yang sudah terjadi dengan istrinya setelah bertemu Santi Aira seperti berubah.


Lebih baik setelah sampai rumah Saya minta Boy untuk menyelidiki semuanya.


Apa yang sudah Santi katakan terhadap Aira hingga dia berubah seperti ini.


Nathan kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,,


______


Setelah perjalanan yang cukup lama,,


Mobil mewah Nathan berhenti di depan rumah mewah Milik nya, namun Aira malah tertidur seperti biasanya.


Nathan segera membopong tubuh nya masuk.


Terlihat Boy juga Seno yang sudah menunggu nya di rumah,, Nathan sudah lebih dulu meminta mereka untuk menunggu nya di rumah.


Di dalam kamar,,


Nathan membaringkan Aira di atas ranjang, melepaskan sepatu yang Aira kenakan dan melekatnya di lantai.


Cup,,


Kecupan Nathan berikan untuk istri nya, dia pun berjalan keluar untuk menemui Seno juga Boy yang sudah menunggu nya di ruang kerja.


***********


Haii..


Selamat Malam semua,,


Aku kembali lagi setelah beberapa Hari tidak Up dong,,


Mudah mudahan bisa aktif untuk Jadwal Up-nya,,


Makasih juga yang sudah mendoakan Si kecil kembali sehat.


untuk kalian semua,, Jaga kesehatan ya ..

__ADS_1


Bye..


love you all


__ADS_2