Nathan Dan Aira

Nathan Dan Aira
No. 73


__ADS_3

Aira melihat sebuah foto seorang wanita cantik bersama dengan Nathan dan bahkan bukan hanya satu namun banyak.


dengan langkah gemetar Aira berjalan lebih dalam, dia mengambil foto wanita itu yang tampak tersenyum dengan memeluk Nathan yang juga tersenyum, mereka tampak sangat bahagia.


Matanya kembali menatap laci lemari sampai ranjang, tangan nya kembali membuka sebuah kotak cincin terlihat di sana.


Dengan rasa penasaran Aira mengambil dan membukanya.


Dua buah cincin bertuliskan nama Jessica.


Jadi semua yang Santi katakan benar, semua kenangan Mas Nathan bersama Jessica berada di kamar ini.


Tapi kenapa Mas Nathan terus menyimpan nya, atau rasa cinta itu masih ada dalam hatinya.


Tes..


Aira mengusap air mata yang tiba tiba menetes di wajahnya.


Rasanya sesak, karena selama ini Nathan Sudah membohongi nya.


Aira terus menatap keliling, semua foto terpajang jelas di dalam kamar.


Ting..


Aira menatap ponselnya yang bergetar,, dia pun menyeka air matanya dan menatap pesan masuk yang ternyata dari Nathan.


My husband


Jangan Lupa Sarapan, Setalah itu Boy akan menjemput kamu Sayang.


Aira menautkan alisnya,,


Boy akan menjemput nya, Nathan akan membawa nya kemana ??


Aira meletakan foto dalam laci dan beranjak, Dia kembali menatap ruangan itu dan menyeka Air matanya.


pedih dan sesak, namun dia akan mencoba menanyakan semua ini kepada suaminya.


Nathan pasti memiliki alasannya.


Aira menghela napasnya dan berjalan keluar..


" Nyo-nya " Sapa Seno yang berdiri di depan pintu.


Aira tersenyum dan berjalan keluar melewati Seno yang tampak Bingung.


Astaga..


sejak kapan Nyonya berada di dalam kamar itu, bagaimana saya menjelaskan semua ini kepada Tuan.


Seno menatap Aira yang berjalan turun, karena ternyata Boy sudah menunggu nya di ruang bawah.


" Selama Siang Nyonya " Sapa Boy yang langsung berdiri menatap Aira datang.


" Mas Nathan sudah memberitahu saya, jadi kita langsung berangkat sekarang?"


" Maaf Nyonya, tapi Anda belum makan " Ucap Seno yang langsung mengejar Aira.


" Saya tidak lapar,, Ayo Pak Boy kita jalan sekarang."

__ADS_1


" Baik Nyonya " Ucap Boy menatap Seno yang tampak bingung.


_____


Nathan sengaja meminta Boy menjemput Aira karena ingin memberikan kejutan untuk Istri nya.


Namun Seno menceritakan semuanya jika Aira sudah tau isi kamar itu membuat bimbang untuk menceritakannya atau tidak.


Sementara Aira hanya terus diam menatap jalanan membuat Boy semakin di buat heran.


Seno yang bertingkah kebingungan dan kini istri Bos nya yang terus diam sesekali dia menyeka matanya entah apa yang telah terjadi namun Bos nya di kantor terlihat baik baik saja.


hingga mobil sampai di depan Perusahaan,,


Boy membuka pintu mobilnya.


" Silahkan Nyonya " Ucap Boy dan hanya di jawab anggukan Aira.


Beberapa karyawan langsung berdiri dan menunduk saat melihat istri Bosnya datang.


Mereka sudah tau siapa Aira setelah pernikahan mereka Nathan umumkan di Perusahaan waktu itu.


Aira terus berjalan menuju lift khusus, bersama Boy yang membuntuti nya.


Ting..


Pintu Lift terbuka dan melihat kan ruangan CEO dengan Nama Nathan yang terpampang jelas di sana.


" Silahkan Masuk Nyonya, Tuan sudah menunggu Anda di dalam." Ucap Boy


" Terima kasih Pak Boy "


" Sama sama Nyonya, Saya Permisi."


Aira sengaja melakukan semua itu hanya ingin tau bagaimana Nathan akan menceritakan nya semua atau tidak kepadanya.


Ceklek,,


Pintu terbuka,,


namun tidak terlihat suaminya berada di dalam, Aira terus melangkah masuk, Nathan tidak ada di sana bahkan ruangan terlihat sepi.


Dimana Mas Nathan,,


Apa dia sedang di kamar mandi. batin Aira terus berjalan masuk hingga dia merasakan seseorang langsung memeluknya dari belakang.


" Kamu sudah datang Sayang " bisik Nathan dengan menciumi tengkuk leher Aira.


Semakin Nathan seperti ini semakin membuatnya perih, Apa benar jika Nathan masih memendam perasaan kepada Jessica apalagi semua foto kenangan mereka masih Nathan simpan dengan sangat rapi di ruangan itu.


Aira membiarkan Nathan yang terus memeluk serta menciumi tengkuk lehernya,,


Pikiran dan perasaan nya campur aduk saat ini, di saat dirinya sudah sangat mencintai suami nya dan mereka sudah menyatukan cinta mereka tapi malah sebuah masalah datang dan semua itu dia tau bukan langsung dari suaminya.


Nathan tau jika saat ini Aira sedang memikirkan Jessica, dia sendiri sudah berjanji untuk tidak menyakiti hati istri nya, Jessica hanya masa lalunya dan Aira lah masa depannya sekarang.


" Sayang hei " Ucap Nathan memutar tubuh Aira untuk menatapnya terlihat tatapan sendu di wajah Aira dan Nathan sangat tau jika Aira baru saja menangis.


Aira memalingkan wajahnya,,

__ADS_1


Dan melepaskan tangan Nathan yang terus memeluk pinggang nya,,


Namun bukan Nathan namanya jika hanya diam dengan sikap dingin istri nya.


Nathan kembali menarik tangan Aira dan kembali memeluk pinggang rampingnya.


" Eum" Legukan terdengar dari bibir mungil Aira saat Nathan langsung mencium dan ******* bibirnya.


Aira diam dan hanya membiarkan suaminya melakukan apa yang dia mau hingga Nathan sedikit menggigit bibir Aira.


" Mas,, Apa mau membunuhku" Kesal Aira mendorong tubuh suaminya.


Nathan tersenyum dan hanya menatapnya dengan masih saja memeluk pinggang Aira tanpa berniat melepaskan nya.


" Ini Kantor dan bukan di rumah bahkan di kamar " Tambah Aira membuat Nathan semakin gemas dan malah semakin menginginkan lebih.


" Karena aku sangat merindukanmu Sayang."


Aira menghela napasnya,,


Sebenarnya bagaimana perasaan Nathan terhadap nya, apa benar Nathan mencintai nya atau hanya pelampiasan saja karena di hatinya masih ada Jessica.


Fiuh..


Aira mengerjap kan matanya saat Nathan meniup wajahnya.


" Kenapa diam Hem,, Apa kamu tidak merindukan suami mu ini " Goda Nathan membuat Aira menggeleng.


" Sayang "


Aira melepaskan tangan Nathan dan duduk di Kursi kebesaran suami nya.


Nathan berjalan mengikutinya dan duduk di meja menatap Aira yang tampak mengotak Atik Laptop di meja.


Tok,,


Tok,,


Tok,,


Nathan menoleh saat mendengar suara ketukan pintu,,


" Ya Masuk " Ucapnya dan terlihat Boy yang masuk dengan membawa sesuatu di tangannya.


" Maaf Tuan ini pesanan Anda "


" Oke Makasih Boy "


" Sama sama Tuan , Saya permisi"


Nathan mengangguk dan membuka bungkusan yang sudah dia pesan.


" Apa itu Mas " Ucap Aira menatap Suaminya.


" Seno bilang jika kamu belum makan karena Boy sudah datang, Jadi aku pesan makanan buat kamu. "


" Tapi Mas,-


" Sayang,, Kamu tidak boleh telat makan ingat Asam lambung kamu "

__ADS_1


Aira terdiam,,


Kenapa Nathan selalu begitu baik dan perhatian terhadap nya, apa semua itu memang benar dan tulus dari hatinya atau hanya pura pura saja untuk melupakan Jessica.


__ADS_2