
Aira berada di Kamar nya untuk beristirahat karena tubuhnya yang terasa lelah bahkan beberapa kali perutnya pun terasa sakit membuatnya meringis.
Hanya beberapa detik dan nyeri itu pun hilang.
Aira menghela napasnya dengan bersandar pada tepi ranjang seraya mengusap pelan perut besarnya.
Dia berharap jika saat melahirkan nanti Nathan sudah kembali dan bisa menemaninya.
Matanya kini menatap ponsel yang tergeletak di atas meja samping ranjang, tidak ada kabar dari suaminya bahkan setelah dirinya meminta ijin untuk bibi dan Anggita tinggal di rumahnya Nathan tidak lagi menghubungi nya.
Apa Mas Nathan begitu sibuk sampai tidak menghubungi aku.. Gumam Aira pelan.
Rasanya begitu merindukan suaminya, dekapan hangat, perhatian bahkan semua tingkah laku Nathan begitu sangat dia rindukan.
Tok,,
Tok,,
Tok,,
Aira menoleh saat suara ketukan pintu kamarnya.
" Masuk " Ucap Aira masih berada di atas tempat tidurnya.
Melisa membuka pintu kamar dan tersenyum, dia masuk dengan membawa susu hangat berjalan menghampiri Aira.
" Kamu lupa kan belum minum susu " Ucap Melisa duduk di sisi ranjang.
" Makasih Bu " Ucap Aira menerima dan meminumnya.
Melisa tersenyum menatap keponakan nya itu, Namun Aira malah tidak menghabiskan nya.
" Loh sayang kenapa, apa tidak enak "
Aira menggeleng,,
Terlihat jelas jika Aira sedang memikirkan sesuatu.
" Apa mau cerita sama Bibi, karena Bibi lihat kamu sedang memikirkan sesuatu."
Aira menghela napas nya.
" Aira kepikiran Mas Nathan Bi, sejak pagi tidak ada lagi kabar nya. Aira takut terjadi sesuatu dengan Mas Nathan."
__ADS_1
Melisa mengusap wajah Aira dan menggenggam tangannya,,
" Mungkin suami kamu sedang sibuk, Dan bibi yakin setelah semua selesai pasti akan langsung menghubungi kamu Nak "
Aira mengangguk,,
Selama ini suaminya memang selalu memberikan kabar kepadanya.
" Ya Sudah sekarang Istirahat dan jangan berpikir macam-macam."
" Iya Bi "
" Bibi keluar dulu "
Melisa beranjak keluar dan membiarkan Aira untuk istirahat.
*******
Di tempat lain..
Nathan tampak terus menatap beberapa berkas di Meja nya, Bahkan semua Staff pun tidak ada yang di perbolehkan pulang sebelum mereka mengumpulkan semua data yang di minta.
Sore menjelang malam..
Tidak pernah selama ini Perusahaan nya mengalami masalah sebesar ini.
Astaga Aira.. Gumamnya saat menyadari jika dirinya belum mengirimkan kabar kepada istri nya di Jakarta.
Dia pun segera mengambil ponselnya dan segera mencari Nomor Aira.
Tut,,
Tut,,
Tut,,
Tidak ada jawaban di sana, Nathan kembali mencoba menghubungi nya namun tetap saja tidak ada jawaban membuat Nathan khawatir.
Dia segera mencari nomor rumah dan menghubungi nya..
" Halo "
" Dimana Istri Saya "
__ADS_1
" Maaf Tuan, Nyonya Aira sedang berada di Taman bersama Nona Anggita "
" Berikan Telp nya sekarang."
" ***Baik Tuan "
" Halo*** "
" Sayang,,
Kamu baik baik saja bukan, Maaf aku baru menghubungi kamu. "
" Gapapa Mas dan aku baik baik saja. "
" Syukurlah.
Aku kangen banget sama kamu Sayang, bahkan saat
aku ingin memeluk kamu dan mencium perut kamu
bicara dengan anak kita "
" Aku juga kangen Mas,,
Kapan Mas Nathan pulang, dan Mas janji di saat
melahirkan nanti Mas ada di samping aku "
" Pasti sayang dan aku janji bakal segera menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan pulang ke rumah "
" Aku percaya,, Mas jaga kesehatan di sana jangan
lupa makan Oke "
" Iya sayang,,
Kamu juga istirahat dan tolong jaga anak kita dulu,
I Love you "
" I Lover you too "
Nathan menutup telponnya, dan seakan mendapatkan tenaga Nathan kembali dengan semua pekerjaan nya.
__ADS_1
Dia harus segera menyelesaikan nya dan segera pulang untuk menemani istri saat melahirkan anak mereka nanti.