
Nathan terus menatap Aira yang tengah menemani nya di kantor, tidak ada ucapan darinya soal foto Jessica.
Seno sudah memberitahu jika Aira masuk ke dalam kamar itu.
Jika memang Aira mempertanyakan semuanya Nathan akan menjawab dan menjelaskan nya namun, Aira tidak sama sekali mengungkit atau bertanya soal foto foto itu.
Sedangkan Aira,,
dia sengaja diam dan pura pura untuk tidak tau soal ruangan itu, dia berharap jika suaminya akan menceritakan semuanya tanpa dia tanya namun hingga detik ini Nathan sama sekali tidak bicara soal itu, tidak mungkin jika Seno tidak memberitahu nya soal dirinya yang sudah masuk ke dalam kamar itu.
Nathan menyambar ponselnya dan mengetikan sesuatu di sana..
Dan dia berjalan menghampiri Aira yang duduk di sofa dengan mejanya dengan asik memainkan ponselnya.
" ehem "
Aira Mendongak dan hanya tersenyum manis melihat suaminya duduk di sampingnya.
" Mas Cinta sama aku ?" Ucap Aira dengan menyandarkan kepalanya pada bahu suaminya.
" Hei,, kenapa bertanya seperti itu Sayang..
sudah sangat jelas jika Aku sangat mencintai istriku ini,, Memangnya kenapa kamu bicara seperti itu, Apa kamu memikirkan sesuatu?"
Aira menggeleng,,
" Aku hanya takut jika suatu saat Mas akan pergi ninggalin aku.. Aku hanya punya Mas saat ini, sedangkan Paman, Bibi juga Anggita entah dimana mereka."
Natha terdiam,,
Bukan hanya Jessica yang tidak dia ceritakan kepada Aira, Namun masalah Perusahaan Bratama pun dia belum menceritakan nya kepada Aira, Nathan sudah mencari keberadaan mereka namun hingga saat ini tidak ada titik terang dimana keberadaan mereka.
" Sayang Dengar,, Hingga kapan pun Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu, Kita akan hidup bersama hingga maut lah yang memisahkan kita. jangan pernah berpikir jika aku akan pergi ninggalin kamu oke." Ucap Nathan menggenggam tangan Aira hanya hanya mengangguk.
Aku berharap semua ucapan kamu benar Mas, tapi bagaimana jika suatu saat Jessica kembali apa kamu masih bisa mengingat ucapan kamu atau kamu bahkan melupakan nya begitu saja.
______
Hari semakin sore,,
Aira masih setia menemani suaminya di Kantor dan sama sekali tidak menggangu nya, dia hanya duduk bermain ponsel dan sesekali membaca buku yang memang ada dalam ruangan suaminya itu karena Nathan sendiri memang suka membaca.
Nathan menatap jam di tangannya, bahkan pesan singkat dari Boy sudah dia baca.
" Kita pulang sekarang " Ajak Nathan membuat Aira mendongak dan menatap jam di ponselnya sudah jam 5 sore
__ADS_1
" ternyata sudah sore ya,, Ayo " Ucapnya menyambar tas dan langsung Nathan menggandeng nya keluar.
Sudah tinggal beberapa karyawan yang terlihat akan pulang, mereka menundukkan kepalanya dan tersenyum saat mendapati Bos juga istrinya berjalan keluar.
Boy sendiri sudah tidak terlihat di kantor.
Nathan melajukan mobilnya namun bukan pulang ke rumah mereka melainkan Nathan akan membawa Aira ke suatu tempat dimana dia sudah meminta Boy menyiapkan semuanya.
" Mas,, Kita mau kemana ?" Ucap Aira sadar jika bukan menuju jalan pulang.
" Nanti kamu akan tau Sayang."
Aira menautkan kedua alisnya,
Kemana Nathan akan membawanya..
Hingga mereka sampai di depan sebuah Hotel Mewah, baru kali ini Aira datang ke tempat itu.
tidak mungkin Nathan akan mengajak Aira menginap di sana sementara Dia sangat tau jika suaminya memiliki banyak Vila di luar.
" Kita turun " Ajak Nathan dan Aira hanya menurut mengikuti langkah suaminya.
" Tuan " Sapa salah seorang laki laki paru baya yang terlihat menyambut mereka.
Aira terus menatap bangunan Hotel yang begitu mewah dan elegan, bahkan beberapa staf Hotel pun tampak menunduk saat melihat Mereka berjalan apa Hotel ini juga milik suaminya, tapi Nathan sama sekali tidak menceritakan nya ,Dia hanya tau jika suaminya memiliki Banyak Cabang perusahaan hingga di Luar Negeri.
Aira membulatkan matanya saat melihat Rooftof yang di sulap menjadi tempat yang sangat indah dan romantis.
" Mas ini "
Nathan tersenyum dan menarik tangan Aira menuju kursi yang sudah di siapkan di sana.
Hanya tinggal menunggu hitungan detik akan terlihat langit senja dari sana.
Sungguh pemandangan yang sangat indah, langit orang'e dengan hembusan angin sore yang sejuk membuat rambut panjang Aira seakan menari oleh tiupan ya.
" Happy Anniversary Sayang " Ucap Nathan yang berlutut menatap Aira yang tidak bisa berbicara apapun lagi.
Nathan berlutut dengan sebuah sebuket bunga mawar merah.
Aira menerima nya dan langsung memeluk suaminya..
Entah mengapa Air matanya kembali menetes, Dia benar benar bingung dengan sikap Nathan yang selalu manis , perhatian kepadanya.
Bagaimana sekarang, apa yang harus dia lakukan, Apa dia harus percaya dan melupakan Jessica.
__ADS_1
Aira memikirkan semua itu saat ini.
Nathan melepaskan pelukannya dan mengusap air mata yang menetes di wajah Ayu istrinya.
" Jangan lagi kamu menangis Sayang, Air mata kamu sunggu sangat berharga bagi aku." Ucap Nathan mengusap nya.
Aira mengusapnya dan mengangguk,,
" Jadi Mas siapin semua ini " Ucapannya dan Nathan mengangguk.
Tepat hari ini adalah Anniversary pernikahan mereka yang pertama, Nathan sengaja menyiapkan semua kejutan untuk Aira.
" Kamu tunggu sebentar" Ucap Nathan membuat Aira semakin Bingung apa yang akan suaminya lakukan.
Tidak lama terlihat Nathan kembali dan berjalan menghampiri nya..
" Untuk kamu Sayang " Ucapnya dan terlihat beberapa Staf datang dengan membawa kue bahkan bunga membuat Aira tidak percaya dan menatap Nathan yang tampak tersenyum.
" Semua ini hadiah untuk kamu, dan Hotel ini Aku beli untuk kamu Sayang"
" Mas " Ucap Aira tidak percaya dan langsung memeluk suaminya.
Nathan sengaja membeli kan sebuah hotel mewah untuk Aira dan langsung mengganti Nama dengan Aira Hotel sebagai hadiah Anniversary pernikahan Mereka.
Aira melepaskan pelukannya dan menatap banyak orang termasuk Boy juga Seno di sana. mereka mengucapkan selamat atas Anniversary pernikahan keduanya.
" Tuan , Nyonya selamat Atas Anniversary pernikahan Kalian, dan atas Aira Hotel " Ucap Boy dan Seno .
" Terima kasih "
Aira tersenyum dan menatap suaminya,,
Sekarang dia tau, dia berusaha akan melupakan tentang Jessica karena Nathan terlihat tulus mencintai nya.
" Sekarang kita duduk di sana " Ajak Nathan mengandeng tangan Aira.
Nathan menarik kursi untuk istrinya duduk, sementara Aira terus tersenyum dengan sikap suami nya.
" Apa kamu menyukai nya ?" Ucap Nathan dan Aira mengangguk.
" Makasih Mas, Aku sangat menyukai nya dan Hotel ini .-
Nathan tersenyum dan menggenggam kedua tangan Aira.
" Mulai saat ini semua yang aku miliki semua itu pun menjadi milik kamu Sayang, perusahaan, Vila bahkan rumah yang kita tempati. Dan ada satu hal yang juga ingin aku ceritakan sama kamu. "
__ADS_1
deg..
Aira terdiam, Jantung nya berdetak kencang apa Nathan akan menceritakan soal Jessica kepadanya.