Nathan Dan Aira

Nathan Dan Aira
No. 32


__ADS_3

Bratama tersenyum karena pasti Aira akan luluh dengan semua Ucapan Nya, Aira pasti akan bisa kembali ke rumah dan bisa dengan mudah nya dia akan membawanya kepada Hendra dengan seperti itu Uang mengalir dalam rekening nya dan hutang nya akan lunas begitu saja.


Siapa yang tidak mau menerima uang banyak, hutang lunas dan mereka pasti akan melakukan apa pun untuk bisa mendapatkan semua itu.


" Papah kenapa sih, Dari semalam Mama Lihat terus tersenyum, Menang Lotre ya, Bagi dong Maka uangnya."


" Ini bukan sekedar menang Lotre Ma.. "


" Lantas apa sih Pa, Mama jadi penasaran ini."


" Semalam Papa bertemu Aira dan,-


" Tunggu Pa, Maksud Papa ketemu Aira gimana sih ini "


" Jadi kemarin Malam, Papa menghubungi Aira dan mengajaknya bertemu , Papa menjemput nya sore tadi dan makan malam bersamanya.


Papa menceritakan jika selama ini yang sudah kita lakukan sudah keterlaluan, Papa bahkan meminta maaf dan mengaku menyesal. "


" Papa, Buat apa sih melakukan seperti itu.. "


" Ma, Denger in dulu..


Papa sengaja melakukan semua itu agar Aira bisa kembali ke rumah ini, membuat Aira percaya jika kita menyesal telah melakukan semua itu dulu, Kita berniat untuk menebusnya dengan Cara membawa Aira kembali pulang. "


" Dan setelah itu, Mama sudah tau selanjutnya..


pasti Papa akan membawa Aira kepada Hendra Bukan.?"


Bratama terkekeh dan mengangguk,,


Melisa terdiam dengan senyuman di wajahnya,,


Aira adalah Robot sekaligus Mesih ATM baginya, dengan Adanya Aira, dia bisa menyuruhnya untuk melakukan apa pun bahkan bisa mendapatkan uang dengan mudah.


_______


Adi menghampiri Aira dengan membawa makan, dia duduk bersama Aira di saat Cafe sepi, mereka memanfaatkan waktu untuk makan karena jika Cafe ramai pasti mereka akan sulit untuk beristirahat ataupun sekedar Makan.


" Loh kenapa gak di makan Ra, ?" Ucap Adi


" Iya Kak, "


Aira mulai menyendok kan Makan nya namun terlihat jika Aira sangat tidak nafsu makan.


" Aku lihat selama dua hari ini, kamu sering murung dan tidak nafsu makan, sebenarnya ada apa sih Ra, kamu bisa cerita sama aku siapa tau aku bisa bantu "


Aira menatap Adi..


selama ini memang Adi selalu membantu nya, semua nya selalu Aira ceritakan kepadanya karena memang mereka cukup dekat dan Aira sendiri menganggap Adi sebagai kakak laki laki nya.


Apa aku cerita semua sama Kak Adi,,

__ADS_1


Baiklah,, setidaknya aku bisa mendapatkan masukan darinya..


" Semalam Paman mengaku menyesal sudah membuat aku menderita selama ini, Paman minta maaf dan berniat untuk menebusnya." Ucap Aira


" Om Bratama minta Maaf , Terus apa kamu memaafkannya."


Aira mengangguk,,


" Bagaimana pun mereka satu satunya keluarga aku sekarang setelah kepergian Papa dan Mama. "


" Kamu memang gadis yang berhati Baik Ra, kamu sama sekali tidak memiliki dendam terhadap mereka , terus apa yang masih kamu pikirkan."


" Paman mengajak aku kembali ke rumah, dia bilang jika selalu di datangi Almarhum Papa Mama dalam Mimpinya karena Mereka tidak bisa menjaga aku dan aku malah tinggal bersama orang lain."


" Terus apa kamu akan kembali ke rumah itu ?"


Aira menggeleng,,


" Entahlah Kak, Aku masih trauma dengan rumah itu, Apalagi bagaimana mereka memperlakukan aku selama ini hingga mereka menjual aku."


Adi menatap Aira tulus,,


Dia tau bagaimana hancur nya Aira saat itu, Dia akan di jual oleh Paman nya sendiri.


" Semua keputusan ada pada kamu Ra, Aku ikut senang karena Mereka menyesal dan ingin menebusnya juga atas perubahan Om Bratama terhadap kamu.


Tapi satu Hal, Yang di katakan Om Bratama ada benarnya..


kamu seorang perempuan dan tidak baik jika tinggal bersama laki laki lain apalagi kalian tidak adanya ikatan apapun.


Aira terdiam,,


Apa dia memang harus kembali ke rumah, tapi bagaimana jika kejadian saat itu kembali terulang.


" Kamu juga Baru mengenal Nathan, sebelumnya kamu tidak tau siapa dia, bagaimana dia, Tidak mungkin jika hanya begitu saja dia memberikan semuanya kepada Kamu, Apartemen, Makanan juga apa lah yang selama ini dia berikan.


Dia Pengusaha sukses, bukan tidak mungkin dia melakukan semua itu karena suatu alasannya."


" Maksud Kak Adi, Nathan tidak seperti itu dia baik sama aku selama ini ."


" Maaf Ra,


Kamu perempuan biasa sedangkan dia, dia pengusaha sukses, banyak bisnisnya, tampan siapa sih yang tidak mau dengannya dan bukan tidak mungkin juga dia tidak memiliki perempuan lain di luar.


Bisa saja seperti sekarang, dia pergi ke Luar Negeri mendatangi seseorang di sana.


Tapi semua itu terserah kamu, Aku hanya memberi masukan dan mengungkapkan semua yang aku pikirkan."


Aira terdiam,,


" Jangan terlalu kamu pikirkan, yang terpenting sekarang keadaan kamu, Ingat kamu baru saja sembuh dari sakit dan harus makan teratur.

__ADS_1


Sekarang kamu makan ,, Aku tinggal ke sana."


Adi beranjak bangun dan meninggalkan Aira yang tampak berpikir.


Sebenarnya dia tidak ingin mengatakan semua itu, namun ini salah satu caranya agar Aira menjauhi Nathan.


Aira adalah Cinta pertama Adi, gadis cantik manis yang sudah berhasil menempati hatinya selama ini, dia tidak mau jika Aira bersama laki laki lain termasuk Nathan.


Aira memikirkan ucapan demi ucapan yang dia dengar, ucapan Bratama jika dia merasa menyesal dengan semua perbuatannya dan ingin memperbaiki nya, dan kini Adi yang membicarakan tentang siapa Nathan , bagaimana mereka cocok dengan perbedaan langit dan bumi.


Aira menghela napasnya,,


Dia membereskan bekas makannya dan kembali bekerja karena waktu istirahat nya sudah habis.


" Aira,, " Panggil Sal


Aira menoleh dan terlihat Sal berjalan mendekat,,


" Ra, Ada yang Cariin Lo tuh di depan."


" Nyari Aku,, Siapa ?"


" Gak tau Gue, Mending Lo ke depan deh."


" Ya Udah, makasih Sal." Ucap Aira berjalan keluar.


Matanya menatap dimana Seno berdiri di depan mobil membuat Aira tersenyum dan Mendekat.


" Pak Seno,, Anda ngapain kemari ?"


Seno tersenyum dan membawa paper bag yang di bawanya..


" Saya hanya mengantar kan ini Untuk Nona. "


Aira menerimanya,,


" Apa ini Pak Seno ."


" Obat dan Vitamin, Semalam Tuan Nathan menelpon dan meminta Saya membelikan obat juga Vitamin untuk Anda. karena Tuan ingat jika Obat Anda habis hari ini."


Aira mengingat kembali,


memang benar, Obat juga Vitamin nya memang habis dan dia berniat untuk membelinya sepulang dari Cafe.


Namun yang Aira bingung kan, kenapa Nathan tau dan meminta Pak Seno membelinya.


" Astaga, Saya baru ingat memang Obatnya habis dan Saya berencana untuk membelinya pulang dari Cafe tapi malah Pak Seno membawanya. sekali lagi terima kasih Pak Seno dan Maaf sudah merepotkan."


Aira tersenyum dan menatap paper bag di tangannya.


" Tidak sama sekali Nona, Kalau begitu Saya Permisi Nona karena Anda harus kembali bekerja."

__ADS_1


" Sekali lagi terima kasih Pak Seno , Hati hati."


Air menatap Seno yang masuk ke dalam mobil, dia pun masuk kembali ke dalam Cafe setelah mobil melaju pergi.


__ADS_2