Nathan Dan Aira

Nathan Dan Aira
No. 90


__ADS_3

Nathan berjalan masuk dan menghampiri Aira yang masih terlelap.


Sangat ingin rasanya dia membangunkannya dan mengatakan jika dirinya harus ke Surabaya namun, Melihat Aira yang begitu pulas membuat Nathan tidak tega untuk membangunkannya Sementara Boy sudah mengabarkan jika Semua sudah siap tinggal keberangkatan mereka saja.


Maaf Sayang,,


Aku harus segera ke Surabaya, tapi aku janji untuk segera kembali dan menemani kamu terus.


Nathan mengusap wajah Aira dan mengecup nya dalam.


Rasanya sangat berat akan meninggalkan istrinya apalagi dalam keadaan Hamil seperti saat ini.


Nathan menghela napas nya dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


__


Boy baru saja sampai di rumah,,


Seno menautkan alisnya heran, Masih sangat pagi dan hari Minggu namun Boy datang dengan pakaian rapi.


" Selamat Pagi Pak Seno " Sapa Boy


" Pagi Boy,, Tumben pagi datang dan terlihat rapi apa ada sesuatu."


Boy mengangguk,,


" Namun ini dari Cabang Surabaya Pak Seno."


" Jadi Kalian akan ke Surabaya hari ini juga."


" Iya Pa, Kita harus ada di sana dan menyelesaikan masalah ini. "


Ketika mereka masih berbicara, terdengar suara langkah berat dari dalam .


" Kita berangkat sekarang " Ucap Nathan menghampiri Boy dan Seno.


" Tuan " Sapa Seno menundukkan kepalanya.


" Pak Seno, Tolong beritahu Istri Saya saat bangun nanti jika Saya harus ke Surabaya, Aira masih sangat pulas Saya tidak tega untuk membangunkannya."


" Baik Tuan,, "


" Permisi Pak Seno " Ucap Boy saat Nathan berjalan keluar


" Hati hati "


Seno terus menatap Tuannya, bahkan dadanya terasa sesak dengan kepergian Nathan kali ini padahal Nathan sering Perjalanan Bisnis ke Luar Kota bahkan keluar negeri namun sangat berbeda kali ini dan itu tidak di mengerti oleh Seno.


Mobil melaju keluar halaman luas Rumah mewah mereka.


Sementara Aira,,


Dia membuka matanya dan menyadari jika suaminya sudah tidak ada di sampingnya.


" Mas Nathan" Panggil Aira namun tidak ada jawaban membuat Aira bangun.


Dia menatap Balkon kamar yang masih tertutup, kamar mandi yang tidak ada orang namun di saat kembali dia melihat sebuah kertas berada di atas ponselnya.


" ***Selamat Pagi Sayang..


Maaf karena Hari ini Aku harus ke Surabaya karena ada suatu masalah di sana.


Aku akan memberitahu kamu, tapi melihat kamu yang tertidur pulas membuatku tidak tega untuk membangunkannya.


Jaga diri kamu baik baik, selalu kabari Aku apapun yang terjadi dan jangan lupa untuk makan teratur, minum susu juga vitaminnya.

__ADS_1


Aku janji untuk segera kembali setelah urusan ini selesai.


I love you Sayang.


Suami kamu


Nathan*** "


Itulah isi dalam Kertas itu,,


Namun Aira terasa sangat sedih hanya dengan membaca ya saja.


Padahal suaminya pergi untuk sebuah Pekerjaan .


Mas Nathan,,


Semoga semua baik baik saja Mas dan kamu bisa segera kembali.


menemani aku hingga aku melahirkan nanti.


Aira menyeka air matanya yang berhasil menetes di wajahnya.


Dia mengusap Perutnya..


Tok,,


Tok,,


Tok,,


" Nyonya,, Apa Anda sudah bangun "


Aira mengusap wajahnya ,,


" Ya Pak Seno "


Pintu terbuka dan Seno berjalan masuk dengan membawa Nampan berisi Susu hamil, sarapan , Vitamin juga buah buahan yang sudah di potong kecil.


" Susu juga Sarapan Anda Nyonya"


" Terima kasih Pak Seno "


" Jam berapa Mas Nathan berangkat pak Seno."


" Tuan berangkat sangat pagi Nyonya, Namun karena Nyonya masih tertidur membuat Tuan tidak tega membangunkannya."


Aira mengangguk,,


" Jika Anda membutuhkan sesuatu, Bisa Langsung panggil Saya saja Nyonya "


" Terima kasih Pak Seno."


Seno mengangguk dan berjalan keluar.


Aira menatap sarapan yang di bawa Seno baru saja, namun rasanya sangat berbeda.


Dia tidak ingin makan, nafsu makannya hilang karena biasanya Nathan lah yang selalu membawa Sarapan untuk nya bahkan hingga menyuapinya.


*********


Nathan baru saja sampai di Surabaya..


Dia segera menuju Perusahaan tanpa beristirahat lebih dulu.


Semua Karyawan hari ini terlihat di sana dengan menundukkan wajahnya.

__ADS_1


Mereka terlihat takut karena Nathan yang begitu sangat menyeramkan kali ini, Nathan tipe Pemimpin yang tegas namun sebenarnya dia selalu mengutamakan dan mensejahterakan semua karyawannya.


Brak..


Semua terdiam dengan Sikap Nathan yang langsung melempar Berkas di depan mereka.


Laporan Tahunan yang sangat gamblang dengan laporan yang selalu mereka kirim ke email nya.


" Apa Seperti ini Cara kerja kalian semua." Ucap Nathan dengan suara tinggi.


Boy berada di sana..


dan membuka Berkas yang memang terlihat sangat aneh bahkan semua anggaran terlihat tidak biasa.


Semua tidak ada yang menjawab dan hanya menundukkan kepalanya.


" Laporan yang sangat tidak jelas. "


Nathan menatap mereka satu per satu, tidak ada yang menjawab dan masih saja menunduk.


" Revisi semua dan segera laporkan Sore ini juga."


Semua Langsung berjalan keluar,


Nathan memijat pelipisnya, baru kali ini dia tidak datang ke Surabaya dan sudah terjadi Masalah.


" *Gara gara masalah ini jadi lembur kita, padahal gue udah ada janji sama pacar gue "


" Sama,, gue juga udah terlanjur janji sama Anak gue mau ngajak pergi*."


Beberapa karyawan merasa kecewa karena di waktu libur, mereka harus berangkat kerja bahkan bisa jadi jika hari ini mereka akan lembur.


Di dalam Ruangan,,


Nathan masih terus menatap Laporan masuk, dia tidak mengerti kenapa bisa semua Laporan sangat berbeda dengan laporan yang mereka kirimkan lewat email.


Padahal selama ini tidak ada yang mencurigakan dari semua Karyawan nya.


" Tuan ,, Lihat ini " Ucap Boy saat menemuka sebuah rekaman Cctv kantor Minggu lalu terlihat salah seorang Staff keuangan bertingkah sangat mencurigakan namun setelah itu rekaman hilang begitu saja.


" Kamu Cari tau bagaimana bisa mengembalikan rekaman itu." Titah Nathan dan Boy mengangguK.


Boy terlihat mengotak Atik Laptop nya, dia begitu mahir bermain Laptop dan karena itulah Nathan mengangkatnya sebagai Asisten nya.


*******


Aira merasa sangat bosan hanya berada di rumah terus, Sementara Nathan sama sekali belum menghubungi nya apalagi semua pesanan belum ada satupun yang di balas bahkan belum di baca olehnya.


Apa sebegitu sibuk nya kamu Mas sampai tidak bisa membalas pesan aku.


Aira menghela napasnya dan kembali menatap Ponselnya berharap suaminya menghubungi nya namun tetap saja tidak ada Notifikasi masuk.


Aira meletakan ponselnya dan berjalan keluar, dia akan mencari udara seger di luar karena bosan hanya berada di Kamarnya.


" Nyonya,, Apa Anda membutuhkan sesuatu" Ucap Seno .


Aira menggeleng,,


" Apa Mas Nathan ada menghubungi Pak Seno "


" Tidak ada Nyonya "


Aira mengangguk dan kembali berjalan turun, dia berjalan menuju samping rumah nya tempat dimana dirinya selalu duduk di sana.


Seno menghela napasnya,,

__ADS_1


Dia tau jika Perusahaan Di Surabaya sedang mengalami Masalah besar, dan sudah pasti Tuan nya sedang sibuk mengurus nya namun melihat Aira yang seperti ini membuat nya tidak tega.


Tapi yang bisa dia lakukan, Sementara memang Nathan tidak ada Menghubungi nya.


__ADS_2