
"Angel kebiasaan banget sih lo maen makan makan aja, udah tau itu punya gw! "Kesal Putri
"Abwis lu lamwa bwanget mwakannya"ucap Angel tanpa bersalah dengan bakso yang masih dimulutnya
Raziel, Rafael, dan Putra hanya tersenyum dengan tingkah kekanak-kanakan sahabat mereka itu
*Ckrek Ckrek*
Salah satu penghuni kantin memotret ketiga cowo tampan itu ketika tersenyum
*(disisi lain kantin)*
"Lo main apa? Asik banget deh"Tanya Nessa
"Ini gw lagi main PUBG"jawab Al
Brak
"Lo pada ngapain sih disini? Ini tuh tempat gw tau!!"bentak seorang cewe yang rusuh dikelas tadi
"Tempat lo? Emang ini milik nenek moyang lo? "Celetuk Nessa
"Eh inget ya, lo ini baru disini lebih baik lo diem deh! "
"Ada apa ini berisik lagi"tegas kakak tingkat XII dengan nada ketus
"Eh nggak papa kak"jawab cewe tadi, berusaha menyembunyikan rasa takutnya pada kakak kelas
Kakak tingkat XII pun pergi dengan tatapan kesal pada cewe tadi
Ketika si cewe hendak melanjutkan omongannya
"Pergi sana" tegas Al dengan sorot mata tak peduli tapi tajam
Seketika tubuh cewe itu gemetar dan langsung pergi meninggal kan Vanessa dan Alea
"Waw mata lu barusan keren banget, ajarin gw dong, gw pengen kaya lu tadi"seru Nessa
__ADS_1
"Susah, lu orangnya cerewet,jadi asik diajak bicara,beda jauh sama gw,yang gk peduki sekitar,mereka juga bilang gw gk asik"jelas Al
"Eh kata siapa lo gk asik, gw rasa lo asik kok, lo orangnya baik,kalau ngobrol nyambung"Vanessa berusaha menyemangati teman baru nya itu
Alea hanya tersenyum dan mengucapkan sebuah kata simple tetapi memiliki makna yang besar, "Thanks, ya"ucap Alea dengan senyum menghiasi wajahnya, Vanessa hanya membalas senyuman Alea
*(setelah bel masuk, di kelas XI-2)*
"Putra jangan keasikan main, nanti guru dateng kena omel loh"ucap Putri memperingati kembarannya itu
Sang kembarannya itu hanya menjawab singkat dengan nada ketus, "Diem deh lo! "
"Lo lagi ngapain sih, Bro? "Tanya Raziel
"Ini loh, temen sepergame gue ngajak maba lagi"jawab Putra tanpa melihat Raziel
"Emang lo tau siapa nama asli temen sepergame lu itu? "Tanya Angel yang mulai penasaran
"Kenapa lo yakin dia cowo bukan cewe? Main asal ngasih nama Aliando segala"tanya Putri
"Ya, karena dia jago banget mainnya, cewe mana bisa main sejago dia"celetuk Putra
"Apaa!!! "Kesal Putri dan Angel
Cukup lama Putra keasikan bermain game, tanpa sadar guru sudah berdiri di pinggir tempat duduk nya
"Ehh, kok dia ngilang? Gk pamit lagi, biasanya pamit"ucap Putra tanpa sadar melirik pinggirnya
Kaget, Putra pun jatuh dari bangkunya sehingga membuat sekelas pun tertawa, menertawakan salah satu cogan yang dipuji semua orang. Mungkin jika mereka menyebarkan berita ini Putra tidak lagi terkenal seperti Rafael, Raziel, Putri, dan Angel
Beruntungnya Putra hari ini, karena yang mengajarnya adalah Guru terkiller di sekolahan itu, Bu Susi
"Mana hp kamu?! "
"I-ini bu, jangan di ambil ya bu, hp saya satu satunya"ucap Putra perlahan menunjukan hpnya
__ADS_1
"Terus ibu harus peduli, itu hp kamu satu satu nya atau bukan? Salah kamu sendiri main hp di kelas, dijam pelajaran lagi"bentak bu Susi
"Sekarang hp kamu ibu bawa"
"Yah ibu, mau diapain? "Tanya putra
"Mau ibu gadaikan! "Tegas bu Susi
"Yah ibu"pasrah Putra dengan wajah penuh harap agar hp nya dikembalikan
"Pffft"meskipun berusaha menahan tawa, tetap saja Putri ingin tertawa terbahak bahak melihat saudara kembarnya mengeluarkan wajah memelas yang jarang ia tunjukan pada orang banyak
"Pokoknya, kalau kamu ingin hp kamu dikembalikan, bujuk orang tua kamu untuk datang kesekolah hari ini saat pulang dari sekolah"tegas bu Susi, lalu berjalan kedepan kelas untuk memulai pembelajaran
"Tenang Putra, gw bantuin lu ngomong sama Bunda, pffft"meskipun kalimat yang Putri berikan membantu, tapi makna kata itu untuk mengejek Putra
*(di kelas X-1)*
"Loh, Alea, kok muka kamu kaya khawatir gitu? Kamu sakit?"tanya Vanessa ketika menyadari kekhawatiran Alea
"Gpp sih, cuman karena tadi guru ngedadak masuknya,gw lupa pamitan"jelas Alea
"Pamitan? Sama siapa?"tanya Vanessa lagi, semakin penasaran
"Sama temen maba gw... "Jawab Alea dipotong guru
"Alea, Vanessa, jangan ngobrol, ibu lagi menjelaskan"tegur bu guru
"Ck, ternyata murid baru sama cewe bau game sama aja, sama sama suka ngobrol dalem kelas"bisik cewe berambut ungu yang merupakan cewe rusuh sebelumnya
Meskipun cewe berambut ungu itu berbisik, tetap saja terdengar Vanessa dan Alea, karena Nessa dan Al duduk di belakangnya
"Dih dasar mulut bebek bocor, apa aja dicerocosin"bisik Nessa
"APA LO BILANG?!!!"
__ADS_1