NOISY GIRL

NOISY GIRL
3


__ADS_3

"APA LO BILANG?!!! "Bentak cewe berambut ungu, karena tak terima dirinya disebut mulut bebek bocor



"Lisa!! Kenapa kamu membentak tak jelas! "Tegas guru



"Duduk kamu!! "Perintah guru pada lisa, yang dibentak langsung menuruti kata gurunya, lalu kembali berbisik



"Awas ya lo! "



*(ketika pulang sekolah, di kelas XI-2)*



"Cepetan Putra, gw pen cepet pulang, biar bisa ngobrol sama Bunda"canda Putri



"Diem lo! "Kesal Putra



"Udah lah, pulang ya pulang, kita juga ngapain di sekolah lama lama"lalu Rafael pergi meninggalkan Putra, Putri, Angel, dan Raziel



"Loh, kalian gak mau lihat wajah Putra nanti? "Tanya Putri



"Yah, maaf ya, kan ada Pr jadi gak bisa lihat deh"jawab Angel sedih



"Yaudah gpp, nanti gw fotoin wajahnya"celetuk Putri, Putra langsung nendengus kesal, lalu pergi berlalu disusul Raziel



"Sabar bro, moga selamat"ucap Raziel berusaha menyemangati sahabat nya itu



Raziel pun pulang lebih dulu dengan motor ninja merahnya itu, sedangkan Putra menunggu kembaran yang menyebalkan menurutnya



*(setelah ibunya datang kesekolah, bersama Putra dan Putri)*



"Ibu, anak ibu, Putra, bermain hp dalam kelas, dijam pelajaran pula, saya sarankan, agar anak ibu lebih diawasi, takutnya anak ibu akan punya nilai yang kurang memuaskan, Putra harus fokus dengan belajar, bu"jelas bu Susi berusaha ramah



"Saya mengerti Bu guru, saya akan lebih mengawasi anak saya, Putra, mohon maaf bu, saya merepotkan ibu"ucap Bunda Putra

__ADS_1



"Iya, tak apa, maaf pula saya harus memanggil anda kemari"



"Iya, kalau begitu saya pamit pulang ya bu"pamit Bunda



"Iya silakan, hati hati ya"ucap bu Susi



Bunda, Putra, dan Putri pun pulang ke rumah



*(dimobil perjalanan pulang)*



Hening menyelimuti mobil tersebut, sampai Putra membuka pembicaraan



"Maaf Bun"



"Gk usah minta maaf, Bunda udah kecewa, gk tau kalau papa kamu tau"jawab Bunda dengan tatapan yang berusaha santai




"Aku nggak maksud gitu Bun.. "



"Udah, Bunda nggak mau bahas soal ini sama kamu, kamu lebih tua dari saudara kamu, tapi kenapa Putri lebih dewasa dari kamu. Hp, ps, dan game yang lain Bunda sita, termasuk TV yang ada dikamar kamu"tegas Bunda memotong ucapan Putra



Putra hanya diam melirik jendela mobil, pasrah dan tak tau harus bagaimana. Sedangkan Putri merasa bersalah, ia seakan merasakan rasanya dibandingkan seperti itu



Sampai dirumah, Bunda langsung menyuruh pembantu mengangkut barang barang yang disita dipindahkan ke gudang utama



Bunda bergegas ke kamarnya, begitu juga dengan Putra, hanya tinggal Putri yang berdiam diri diruang tamu, meratapi kesalahannya



Ia tak seharusnya bilang pada bunda bahwa ini kesalahan Putra, padahal ia tidak memberi tau Putra bahwa ada guru masuk. Ia merasa seharusnya sebagai saudara, harus menolong dengan memberi tau Putra. Putri tak menyangka akan berakhir seperti ini, hubunganya dengan kakaknya terputus



Putri akhirnya pergi menuju kamarnya, ketika melewati kamar Putra yang tak ditutup rapat, ia sekilas melihat Putra yang terduduk diam melihat luar lewat jendela, Putri tak dapat melihat wajah saudara kembarnya itu, karena posisi Putra membelakangi pintu

__ADS_1



*(Di Rumah Vanessa)*



"Nessa, ke toko swalayan di depan dong, kakak pengen es krim nih"perintah cewe berambut pink dengan mata biru laut yang memelas



"Kenapa gak kakak aja sih, atau Reza aja tuh"protes Nessa



"Apaan sih! "Ucap seorang cowo berambut biru tua dengan ketus, mata coklatnya menandakan ia kesal. Baru saja ia keluar dari kamarnya, namanya langsung disebut



"Tuh kak Cathy nyuruh kamu beli es krim di toko swalayan"jelas Nessa



"Kak Cathy nyuruh kak Nessa, bukan nyuruh aku. Apa susahnya sih ke swalayan didepan doang ribet"celetuk Reza, sang adik



"Tuh kak dengerin"celetuk Nessa pada kakaknya



"Udah lah kak Nessa pergi gih, nanti kalau kakak di jepret tau rasa loh"



Seketika Nessa ingat bahwa kakaknya itu adalah seorang Cio, yang selalu menghukum para mapia dengan jepretan mautnya



Vanessa pun bergegas meminta uangnya dan pergi ke swalayan di depan



*(Di Swalayan)*



*nyari cemilan buat malem dulu ah* pikir Nessa



Tiba tiba Nessa menabrak seseorang



"Duh, lo lagi lo lagi, bisa gk sih kalau jalan liat liat, udah dua kali gw jatoh gara gara lo"kesal Nessa



Raziel lagi lagi tak merespon ia langsung pergi tanpa membalas sepatah katapun


__ADS_1


"Kok lama, kak? "


__ADS_2