
Lintang baru saja selesai mandi. Dia memeriksa jadwal pertandingan hari ini Babak perempat final. Sore nanti, dirinya akan berhadapan dengan tunggal putra no. 7 di negara Denmark.
Lintang tidak punya banyak informasi tentang pemain ini. Turnamen Spanyol terbuka adalah turnamen level 300, di mana tahun ini banyak negara yang menurunkan pemain pelapis.
Tujuannya tidak lain adalah untuk mendebutkan pemain pelapis di level senior, sekaligus para junior belajar dari senior-senior yang ikut dalam turnamen ini.
Lintang merasa dirinya cukup senior di turnamen ini. Alasannya adalah dirinya sedang mengejar poin, agar bisa berpartisipasi di turnamen penutup tahun yang rencananya akan digelar di Cina.
"Semangat-semangat" teriak pemain ganda putra di depan pintu kamarnya.
"Tukang rusuh" ujar Lintang sambil membukakan pintu yang diketuk heboh oleh teman-temannya.
Mereka menunggu Lintang selesai berpakaian, sembari melemparkan jokes receh. Lintang senang sekaligus kesal mendengar lelucon aneh yang sering dilontarkan anak-anak sektor ganda putra. Tapi dia bersyukur, sektor ganda putra adalah salah satu sektor yang penuh energi positif dan ramai. Berbanding terbalik dengan sektor tunggal putra, yang hampir semua pemainnya kalem dan tidak banyak tingkah.
"Buset lama amat, udah kayak cewek aja" komentar Danar salah satu pemain ganda putra yang dikenal sebagai duta komunikasi pelatnas, karena paling talkative dibanding yang lainnya.
__ADS_1
Seperti biasa Lintang hanya senyum-senyum, sambil menyisir rambutnya perlahan.
"Sudah, lu mau caper sama siapa? disini sudah ada pawangnya semua" ujar Danar lagi, kembali di sambut gelak tawa yang lainnya.
"Bisa aja lu debu warnet" ujar Lintang cuek sambil menutup pintu.
Spontan semua berbalik menertawakan Danar, yang hanya bisa melongo mendengar jawaban Lintang.
"Yok buruan" ujar Koh Toni yang entah kapan sudah ada di antara mereka. Menggiring mereka menuju lift ke ruang makan.
Sore itu pertandingan berjalan lancar. Semua wakil Indonesia berhasil lolos ke semifinal. Hal ini tentu saja mengundang respon positif penggemar badminton di tanah air.
Ada pula yang berkomentar bahwa satu wakil ganda putra dipastikan gugur, karena bertemu di semifinal. Apapun hasilnya besok yang pasti hari ini tenaga Lintang telah terkuras banyak. Pelapis No. 7 Denmark memiliki skill mumpuni untuk bersaing di level senior dan sangat percaya di di lapangan. Lintang berhasil menang setelah kalah di game kedua dan di game ke 3 menang dengan poin 24-22 benar-benar match yang menguras tenaga dan emosi.
Lawan Lintang besok adalah lawan yang punya track record bagus selama satu tahun. Satu-satunya tunggal putra Singapura yang baru saja masuk peringkat ke 10, ranking bulu tangkis dunia.
__ADS_1
******
"Yes" ujar Regata pelan.
Genta dan Mia menatap Regata tanpa bersuara. Regata sedang membaca postingan hasil pertandingan hari ini di Twitter dan Instagram. Komentar dan postingan di Twitter yang paling menarik perhatiannya. Regata bahkan nimbrung menyerukan semangat untuk tim Indonesia, tentunya dengan akun palsu miliknya, agar dirinya bebas berkomentar tanpa takut identitasnya terungkap.
Sejak suami Bi Nina masuk rumah sakit dan Bi Nina diliburkan dalam waktu yang lama. Regata mengambil alih semua pekerjaan rumah. Mia bahkan ikut membantu Regata merapikan kamarnya dan mencuci piring.
Tidak hanya itu, dr. Genta menawarkan agar dirinya yang menjemput Mia dan Mia diizinkan berada di kliniknya sambil menunggu Regata selesai bekerja.
Mia tentu saja senang. Dia duduk manis sambil menggambar, dan saat sedang sepi dr. Genta akan membantunya mengerjakan PR. Hal itu hanya berlaku saat dirinya tidak ada jadwal les di tempat kursus.
"Sudah sampai" ujar Genta membuyarkan konsentrasi Regata yang sedang menulis komentar.
"Terima kasih" ujar Regata dan Mia sembari turun.
__ADS_1
"Sampai jumpa besok" ujar Mia sambil melambaikan tangan kecilnya.
...----------------...